Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Rai Mantra : Pelestarian, Penguatan, dan Pengembangan Budaya Sejak Dini.

Rai Mantra : Pelestarian, Penguatan, dan Pengembangan Budaya Sejak Dini.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2019
  • visibility 188
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu 19 Oktober 2019

 

Rai Mantra : Pelestarian, Penguatan, dan Pengembangan Budaya Sejak Dini.

 

 

Walikota Rai Mantra didampingi Kadis Kebudayaan Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Mataram, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Raka Purwantara, Bendesa Adat Sumerta, Wayan Butuantara, serta tokoh adat dan desa setempat meninjau pendidikan yang telah diberikan kepada siswa angkatan Ke-10, Rabu (16/10/2019) di Balai Banjar Kedaton.

 

BALI, INDEX  –  Pasraman Wandhira Widyasrama Banjar Kedaton, Desa Sumerta Kelod kembali melaksanakan kegiatan Pendidikan karakter sejak dini bagi siswa Sekolah Dasar di desa setempat. Penutupan pelaksanaan Pasraman Wandhira Widyasrama Banjar Kedaton untuk angkatan ke-10 telah dilakukan. Pada Rabu, (16/10) pelaksanaan pasraman untuk angkatan ke-11 dibuka secara resmi Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra di Balai Banjar Kedaton ditandai dengan pemukulan kentongan.

Sebelum membuka pasraman, tampak Walikota Rai Mantra didampingi Kadis Kebudayaan Denpasar, I Gusti Ngurah Mataram, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Raka Purwantara, Bendesa Adat Sumerta, Wayan Butuantara, serta tokoh adat dan desa setempat meninjau pendidikan yang telah diberikan kepada angkatan Ke-10. Dari mejejahitan, dharmagita, ulat-ulatan, Pendidikan budhi pakerti, membaca aksara bali, yoga hingga menari dan menabuh. Rai Mantra dalam kesempatan tersebut mengingatkan agar melakukan pelestarian, pengembangan, dan penguatan kebudayaan kepada anak didik.

“Tidak hanya dalam melestarikan kebudayaan, namun juga diharapkan memiliki strategi melestarikan, memperkuat dan mengembangkan kebudayaan ini. Saya sangat berharap kepada penglingsir, guru, pembinaan dan bendesa, Dinas Kebudayaan Denpasar agar dapat memberikan pengetahuan dalam tujuan pelaksanaan pasraman dan dapat berguna bagi pendidikan anak-anak kita kedepan. Tidak saja utk melestarikan, namun dibutuhkan sebuah penguatan dan pengembangan dari kebudayaan itu sendiri,” harap Rai Mantra.

Lebih lanjut disampaikan pasraman yang telah berjalan hingga tahun ke-11 ini telah mampu memberikan imbas positif bagi anak didik dalam memberikan perbedaan dalam hal proses belajar mengajar disekolah. Disamping itu pembelajaran tentang permainan tradisional yang memberikan sebuah Pendidikan kebersamaan dapat juga dilaksanakan dalam pasraman ini. Karena saat ini dengan kemajuan teknologi memberikan dampak positif dan negative bagi perkembangan interaksi sosial anak-anak kita. Mental, spiritual, dan moral menjadi tantangan kita bersama, sehingga pendidikan budhi pakerti sangat tepat diberikan dalam proses belajar di pasraman. Seperti filasafat Ida Pedanda Made Sidemen yakni “selampah laku” relevan hingga saat ini dapat sebagai acuan kita bersama dalam proses pengembangan kreatifitas dalam diri generasi kita kedepan.

“Terdapat tujuh unsur kebudayaan yang tidak saja mencakup seni dan budaya tapi juga mencakup ekonomi, pendidikan dan teknologi. Hal ini dapat digunakan dalam mengembangkan pasraman dan lakukan penguatan,” ujarnya.

Sementara Bendesa Adat Sumerta, Wayan Butuantara mengatakan, tidak saja menggelar pasraman bagi anak-anak namun juga menggelar pasraman bagi remaja.

“Pendidikan dalam pasraman tentu memiliki perbedaan dalam Pendidikan formal disekolah, sehingga dalam pelaksanaan pasraman diharapkan memberikan dampak postif bagi siswa dalam mengasah diri melaksanakan Tri Hita Karana. Di pasraman menajamkan pendidikan diri, tradisi dan agama, dengan memberikan ruang, tuntunan, dan pengawasan sehingga setelah remaja mampu berimbas pada penguatan karakter,” tutupnya.
(071)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • RS Tiara Sella putus kontrak dengan BPJS

    RS Tiara Sella putus kontrak dengan BPJS

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Bengkulu , Kamis  04 Maret  2019   RS Tiara Sella putus kontrak dengan BPJS   BENGKULU, INDEX  – Manajemen Rumah Sakit Tiara Sella, Kota Bengkulu menyebutkan bahwa putusnya kontrak dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bukan disebabkan permasalahan akreditasi rumah sakit itu. “Kita memang membenarkan per tanggal 1 April 2019 Rumah Sakit Tiara Sella […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  19  Januari 2024 Renungan  Joger

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Bali, Senin  16  Juni  2025 Renungan  Joger  

  • KPU Bali : Jelang Pilkada 2024,  Pengiriman Logistik dan Mitigasi Lokasi TPS Menjadi  Perhatian  Khusus

    KPU Bali : Jelang Pilkada 2024,  Pengiriman Logistik dan Mitigasi Lokasi TPS Menjadi  Perhatian  Khusus

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Mangupura, Selasa  12  November  2024 KPU Bali : Jelang Pilkada 2024,  Pengiriman Logistik dan Mitigasi Lokasi TPS Menjadi  Perhatian  Khusus   KPU Bali Gelar Coffee Morning bersama KPU Badung,  tahapan pemilihan serentak tahun 2024, Selasa (12/11/2024). Bali, indonesiaexpose.co.id – KPU Provinsi Bali mengadakan Coffee Morning dalam rangka membahas tahapan Pilkada Serentak 2024 bersama KPU Badung […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  02 Oktober  2019   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan Joger

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Bali, Kamis 27 Juli 2023 Renungan  Joger  

expand_less