Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Tekan BPP Tenaga Listrik, PLN Teken Perjanjian Kerjasama untuk Bangun Infrastruktur LNG di 52 Pembangkit Listrik

Tekan BPP Tenaga Listrik, PLN Teken Perjanjian Kerjasama untuk Bangun Infrastruktur LNG di 52 Pembangkit Listrik

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Selasa  06  Oktober  2020

 

Tekan BPP Tenaga Listrik, PLN Teken Perjanjian Kerjasama untuk Bangun Infrastruktur LNG di 52 Pembangkit Listrik

 

 

JAKARTA,  INDEX   – Guna mengurangi konsumsi BBM agar bisa menekan Biaya Pokok Produksi (BPP) tenaga listrik yang efisien, PLN mempercepat pemanfaatan gas untuk sektor ketenagalistrikan dengan melakukan penandatanganan Perjanjian Induk Kerja Sama dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Perjanjian Induk Kerjasama ini merupakan turunan dari Pokok-Pokok Perjanjian yang sebelumnya telah ditandatangani antara PLN dengan Pertamina.

Penandatanganan dilaksanakan oleh Direktur Energi Primer PLN, Rudy Hendra Prastowo dan Direktur Utama PGN, Suko Hartono, Senin (05/10/2020).

Dengan kerja sama itu, PGN akan menyediakan pasokan dan pembangunan Infrastruktur Liquefied natural gas (LNG) di 52 lokasi pembangkit listrik PLN. Dalam implementasinya PGN dan PLN akan saling transparan dalam menentukan desain teknis dan struktur tariff gas di plant gate pembangkit PLN termasuk pemberlakuan tariff gas secara bertahap (staging). Desain infrastruktur dan pola pasokan gas harus andal, reliable dan memenuhi aspek keamanan.

Rudi menegaskan kerja sama ini adalah bentuk sinergi BUMN dalam upaya kemandirian energi untuk mendorong perekonomian nasional dengan ketersediaan energi listrik yang bersaing dan berkelanjutan.

“Pada prinsipnya, pelaksanaan proyek ini harus efisiensi, efektifitas, serta keberlanjutan pemanfaatan gas dan ketersediaan tenaga listrik serta mengurangi konsumsi bahan bakar BBM, hal ini demi menekan BPP tenaga listrik yang lebih efisien,” ungkap Rudi.

Adapun proyek gasifikasi pembangkit PLN di 52 lokasi ini sesuai penugasan dari pemerintah kepada PLN dan Pertamina dengan estimasi kapasitas pembangkit kurang lebih 1,8 GigaWatt.
Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) 13/ 2020 tentang Penugasan Pelaksanaan Penyediaan Pasokan dan Pembangunan Infrastruktur LNG, serta Konversi Penggunaan Bahan Bakar Minyak dengan LNG dalam Penyediaan Tenaga Listrik.

Dalam pelaksanaan proyek ini, PGN bertanggung jawab untuk menyediakan pasokan gas atau LNG, membangun dan menyediakan infrastruktur gas atau LNG.

Infrastruktur tersebut, meliputi jetty, fasilitas pembongkaran (unloading), fasilitas penyimpanan, regasifikasi, transportasi gas atau LNG, pipa gas sampai ke titik serah yang disepakati, termasuk metering regulating system (MRS) pada pembangkit listrik terkait.

Perjanjian Induk ini juga untuk mengatur penyelarasan pasokan LNG dan gas dengan kontrak-kontrak penyediaan LNG dan gas milik PLN yang sudah ada.

Untuk tahap awal, PLN dan PGN sepakat melaksanakan tahap Quick Win di Pusat Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sorong, PLTMG Tanjung Selor, dan PLTMG Nias.

Tahap Quick win ditargetkan dapat menyediakan harga yang lebih rendah dari High Speed Diesel (HSD) di plant gate pembangkit PLN.

Dalam implementasinya, para pihak akan sinergis dalam bentuk koordinasi, penyelarasan kerja sama pemanfaatan fasilitas, percepatan gasifikasi, optimalisasi serta peningkatan produktivitas fasilitas yang ditargetkan dapat selesai pada tahun 2020.

Rudi berharap dengan kerjasama ini bisa meingkatkan pencapaian bauran energi nasional, serta dalam upaya untuk turut berkontribusi dalam pemulihan perekonomian pascapandemi, peningkatan daya saing, dan upaya menjaga ketahanan energi nasional.

Sementara itu, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengungkapkan, proyek ini untuk kepentingan bersama, seperti diatur dalam Kepmen ESDM 13/ 2020.

Dirinya menyebut, proyek ini dikerjakan dalam rangka wujudkan ketahanan energi nasional dan untuk memperbaiki neraca perdagangan.

“Hal ini untuk mewujudkan ketahanan energi nasional dan sekaligus memperbaiki neraca perdagangan, selain itu, semangat dari Kepmen tersebut adalah dalam rangka pelaksanaan program konversi BBM ke gas (lebih efisien), dan juga untuk menekan BPP PLN yg pada ujungnya akan bermuara pada tarif listrik yg lebih murah, sehingga mampu mendongkrak daya beli masyarakat dan daya saing industri. Kedua hal terakhir tersebut pada saatnya dapat berkontribusi dalam mendorong roda perekonomian nasional untuk lebih cepat berputar,” Ungkapnya.

Dirinya menambahkan, semua merupakan langkah bersama sebagai anak bangsa untuk memperbaiki kondisi mulai dari lingkungan masing-masing.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tabanan Bersama Masyarakat Nikmati Minggu Pagi Dengan CFD

    Bupati Tabanan Bersama Masyarakat Nikmati Minggu Pagi Dengan CFD

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Tabanan, Rabu   15  Februari  2023 Bupati Tabanan Bersama Masyarakat Nikmati Minggu Pagi Dengan CFD     Bali,  indonesiaexpose.co.id   –  Ada yang menarik dari terselenggaranya Car Free Day atau yang biasa dikenal dengan CFD Minggu pagi (12/2/2023) kali ini. Hal tersebut nampak dari berpindahnya lokasi kegiatan acara mingguan tersebut, dari yang mulanya di sepanjang jalan Pahlawan […]

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  12  Juli  2020   Walikota Rai Mantra Suport Lomba Layangan Virtual   BALI,  INDEX  –  Pembukaan Lomba Layangan Virtual pada Minggu (12/7) siang di Pantai Sanur di dukung penuh Oleh Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra. Terlihat Walikota Rai Mantra mensuport para insan muda kreatif ini dengan ikut menyaksikan pembukaan lomba layangan ini […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  16  Maret  2022   Renungan  JOGER    

  • Pasar Badung Tetap Buka Masyarakat Tidak Perlu Risau, dan Borong Sembako. Pasar Badung Tetap Buka Hingga Hari Suci Nyepi.

    Pasar Badung Tetap Buka Masyarakat Tidak Perlu Risau, dan Borong Sembako. Pasar Badung Tetap Buka Hingga Hari Suci Nyepi.

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 22  Maret  2020   Pasar Badung Tetap Buka Masyarakat Tidak Perlu Risau, dan Borong Sembako. Pasar Badung Tetap Buka Hingga Hari Suci Nyepi.   Pasar rakyat dan pasar tradisional dibawah naungan Perumda Pasar Sewaka Dharma Kota Denpasar tetap beroperasi seperti biasa dan baru akan ditutup pada saat Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1942 […]

  • index

    index

    • calendar_month Minggu, 23 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Mangupura,  Minggu  23  April 2023      

  • Jelang Pembelajaran Tatap Muka Desa Pemogan Lakukan Penyemprotan Eco Enzym Di Sekolah

    Jelang Pembelajaran Tatap Muka Desa Pemogan Lakukan Penyemprotan Eco Enzym Di Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  09  Juli  2022 Jelang Pembelajaran Tatap Muka Desa Pemogan Lakukan Penyemprotan Eco Enzym Di Sekolah     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Proses Belajar Mengajar (PBM) akan dimulai, dalam upaya menekan penularan covid 19, Desa Pemogan melakukan penyemprotan Eco Enzym secara bertahap di semua Sekolah Dasar yang ada di Pemogan. Kali ini Jumat (8/7) kegiatan […]

expand_less