Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Gubernur Jabar : ” Secara Umum         di Jawa Barat Tidak Ada Zona Merah “

Gubernur Jabar : ” Secara Umum         di Jawa Barat Tidak Ada Zona Merah “

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
  • visibility 279
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung,  Selasa  16  Maret  2021

 

Gubernur Jabar : ” Secara Umum         di Jawa Barat Tidak Ada Zona Merah “

JAWA BARAT,indonesiaexpose.co.id. Rakor kebijakan Covid-19 dan pemulihan ekonomi daerah Provinsi Jawa Barat berlangsung di Mapolda Jabar, Senin (15/3/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jabar, Kapolda Jabar, Pangdam III/ Siliwangi, Kajati Jabar beserta tokoh Forkopimda Jabar lainnya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan bahwa perkembangan Covid-19 di Jabar secara umum tidak ada zona merah, kasus-kasus juga trendnya menurun, ucapnya kepada awak media usai rakor.

“Desa-desa yang tadinya status mikronya merah dari minggu lalu mencapai tiga ratusan dan sekarang hasilnya tinggal hampir 137 turun hampir 2 kali lipat,& imbuhnya.

Dari 80.000 RT, Minggu lalu ada sekitar 3500 RT yang berstatus merah sekarang menjadi 640. Jadi PPKM ini sangat tepat, karena mengunci permasalahan di skala kecil, tanpa mengorbankan kewilayahan yang lebih luas.” ujar Ridwan Kamil.

“Jadi, kita akan terus memastikan sampai akhirnya betul-betul tidak ada lagi mikro yang zona merah dengan menguatkan pengetesan tetsting PCR, Antigen, ruang isolasi dilevel  RT,” lanjut Gubernur Jabar.

Ridwan Kamil menginformasikan, sebelum ada vaksinasi kasus-kasus covid-19 yang pernah kena terhadap tenaga kesehatan itu cenderung naik.

Tapi setelah dilakukan vaksinasi dan sudah beres hampir seratus persen tahap dua, kasus yang kena kepada tenaga kesehatan itu makin turun. Apakah gara-gara divaksin untuk tenaga kesehatan yang berjuang dirumah sakit dan tenaga kesehatan menjadi lebih imun ?

“Mudah mudahan begitu, tapi  menurut statistik kasus kepada tenaga kesehatan Jawa Barat, semenjak ada Vaksinasi ini terlihat menurun” ujar Ridwan Kamil.

Tingkat kepatuhan juga stabil, hasil laporan diatas 80 persen,  jaga jarak 83 persen, memakai masker 85 persen, mudah mudahan target Kapolda Jabar semuanya diatas 85 persen tercapai, kata Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur Jabar menyebutkan bahwa dari tingkat keisian rumah sakit juga menurun, perhari ini dilaporkan tinggal 54 persen, padahal kemarin kemarin sempat mencapai 70 hingga 80 persen diawal tahun, terus menunjukan karena ada korelasi kasusnya semakin turun makan yang kerumah sakit juga makin menurun.

Kemudian kalau dilihat secara ekonomi, kita masuk kategori yang baik yaitu, dampak ekonomi akhirnya kecil dan tingkat kematian rendah.

Jadi di dunia ini mengklasifikasi situasi hari ini, adalah yang paling konkrit tingkat ekonomi dan tingkat kematian.

&Tadi pagi saya rapat dengan kementrian kesehatan pemakaian vaksinasi untuk profesi publik Jawa Barat ranking satu, paling banyak tingkat yang sudah disuntik, seperti halnya Wartawan, TNI, Polri, dan Guru,” ungkap Gubernur Ridwan Kamil.

Untuk lansia sendiri, kata Ridwan Kamil, “Jabar masuk rangking 3, oleh karena itu Minggu ini kita akan melakukan pemaksimalan penyuntikan vaksinasi dilansia,” kata dia.

Jawa Barat butuh 150 ribu perhari penyuntikan, ternyata puskesmas tidak memadai, oleh karena itu kami membutuhkan minimal 40 gedung besar untuk bisa memaksin masal 2000 orang perhari

“Artinya, kami membuka kepada IO yang ada di Jawa Barat bisa bermitra dengan Pemprov Jabar menjadi penyelenggara vaksinasi masal dan vaksinnya dari kami,” ucap Ridwan Kamil.

“Kolaborasi ini kalau berhasil, akan membuat Jabar sukses dalam penyelenggaraan vaksinasi, tapi kalau tanpa ada dukungan vaksinasi masal dengan jumlah yang banyak, kami khawatir target tidak tercapai, dan vaksin keburu kedaluarsa” kata Ridwan Kamil.

Sementara yang kedaluarsa selama ini tidak terjadi di Jawa Barat, karena vaksin diproduksi dengan tanggal yang berbeda, yang kemarin ramai dimedia sosial itu, di Jawa Barat yang tanggal 26 Maret kedaluarsa tanggal 18 itu sudah akan habis

“Jadi sebenarnya tolong sampaikan juga ke publik jangan takut, jangan khawatir, di Jawa Barat itu tidak ada vaksin kadaluwarsa karena vaksin yang harus habis di tanggal 26 dan tanggal 18 juga sudah mau habis, untuk itu kita tidak pernah melanggar prosedur,& jelas Ridwan Kami.

&Mudah-mudahan PPKM Mikro berhasil, kasusnya turun, vaksinasi berhasil, ekonominya meningkat sehingga dapat normal kembali menuju akhir tahun 2021,& tandas Gubernur Jabar.

(078)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau Vaksinasi Serentak 114 Titik di Jatim, Kapolri Optimis Target 2 Juta Per Hari Tercapai

    Tinjau Vaksinasi Serentak 114 Titik di Jatim, Kapolri Optimis Target 2 Juta Per Hari Tercapai

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Malang, Sabtu  11  September  2021   Tinjau Vaksinasi Serentak 114 Titik di Jatim, Kapolri Optimis Target 2 Juta Per Hari Tercapai   Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kegiatan vaksinasi massal serentak 114 titik di 38 Kab/Kota Provinsi Jawa Timur (Jatim), Sabtu  11/9-2021 (Foto/Ist)   Jawa Timur, indonesiaexpose.co.id – […]

  • Pj.Gubenur  Bali  Bersama Istri, Nyoblos Pertama Kali di TPS 009 Banjar Kayumas Kaja

    Pj.Gubenur  Bali  Bersama Istri, Nyoblos Pertama Kali di TPS 009 Banjar Kayumas Kaja

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 15  Februari  2024 Pj.Gubenur  Bali  Bersama Istri, Nyoblos Pertama Kali di TPS 009 Banjar Kayumas Kaja     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Penjabat (Pj) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali memantau pencoblosan pada sejumlah TPS di Kota Denpasar pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu), Rabu (14/2/2024). Usai melaksanakan […]

    • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  29  April  2021   Renungan  JOGER  

  • Wabup Dirga Lepas Ribuan Ikan di Subak Meliling: Lomba Mancing ST. Tunas Mekar 

    Wabup Dirga Lepas Ribuan Ikan di Subak Meliling: Lomba Mancing ST. Tunas Mekar 

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Tabanan ,Minggu  07  Desember  2025 Wabup Dirga Lepas Ribuan Ikan di Subak Meliling: Lomba Mancing ST. Tunas Mekar   Foto/hms   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mewakili Bupati Tabanan menghadiri Lomba Mancing ST. Tunas Mekar Banjar Dinas Meliling Kangin di Aliran Subak Banjar Meliling Kangin, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Minggu (7/12/2025). […]

  • Indonesia Health Economic Assosiation : Munculnya diabetes lebih dominan akibat Pola makan

    Indonesia Health Economic Assosiation : Munculnya diabetes lebih dominan akibat Pola makan

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Nusa Dua, Rabu  06  November  2019   Indonesia Health Economic Assosiation : Munculnya diabetes lebih dominan akibat Pola makan   Prof.DR. dr. Ketut Suastika Sp.PD – KEMD yang juga mantan Rektor Unud, saat menjadi salah satu nara sumber dalam acara “Indonesia Health Economic Association (InaHEA) di BNDCC Nusa Dua,Badung-Bali, Rabu (6/11/2019).   BALI,  INDEX  –  Kadar  […]

  • Wakapolda Jabar Lepas Pemberangkatan 96 Personel Sat Brimob BKO ke Papua

    Wakapolda Jabar Lepas Pemberangkatan 96 Personel Sat Brimob BKO ke Papua

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Bandung,  Senin  29  Juni  2020   Wakapolda Jabar Lepas Pemberangkatan 96 Personel Sat Brimob BKO ke Papua     JAWA  BARAT,  INDEX  – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jawa Barar, Brigjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.IK, M.Si, M.M, Senin siang (29/6/2020) memimpin Pelepasan keberangkatan 96 personil Satuan Brimob Polda Jabar dalam rangka pengamanan Polsek rawan […]

expand_less