Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Gubernur Jabar : ” Secara Umum         di Jawa Barat Tidak Ada Zona Merah “

Gubernur Jabar : ” Secara Umum         di Jawa Barat Tidak Ada Zona Merah “

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung,  Selasa  16  Maret  2021

 

Gubernur Jabar : ” Secara Umum         di Jawa Barat Tidak Ada Zona Merah “

JAWA BARAT,indonesiaexpose.co.id. Rakor kebijakan Covid-19 dan pemulihan ekonomi daerah Provinsi Jawa Barat berlangsung di Mapolda Jabar, Senin (15/3/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jabar, Kapolda Jabar, Pangdam III/ Siliwangi, Kajati Jabar beserta tokoh Forkopimda Jabar lainnya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan bahwa perkembangan Covid-19 di Jabar secara umum tidak ada zona merah, kasus-kasus juga trendnya menurun, ucapnya kepada awak media usai rakor.

“Desa-desa yang tadinya status mikronya merah dari minggu lalu mencapai tiga ratusan dan sekarang hasilnya tinggal hampir 137 turun hampir 2 kali lipat,& imbuhnya.

Dari 80.000 RT, Minggu lalu ada sekitar 3500 RT yang berstatus merah sekarang menjadi 640. Jadi PPKM ini sangat tepat, karena mengunci permasalahan di skala kecil, tanpa mengorbankan kewilayahan yang lebih luas.” ujar Ridwan Kamil.

“Jadi, kita akan terus memastikan sampai akhirnya betul-betul tidak ada lagi mikro yang zona merah dengan menguatkan pengetesan tetsting PCR, Antigen, ruang isolasi dilevel  RT,” lanjut Gubernur Jabar.

Ridwan Kamil menginformasikan, sebelum ada vaksinasi kasus-kasus covid-19 yang pernah kena terhadap tenaga kesehatan itu cenderung naik.

Tapi setelah dilakukan vaksinasi dan sudah beres hampir seratus persen tahap dua, kasus yang kena kepada tenaga kesehatan itu makin turun. Apakah gara-gara divaksin untuk tenaga kesehatan yang berjuang dirumah sakit dan tenaga kesehatan menjadi lebih imun ?

“Mudah mudahan begitu, tapi  menurut statistik kasus kepada tenaga kesehatan Jawa Barat, semenjak ada Vaksinasi ini terlihat menurun” ujar Ridwan Kamil.

Tingkat kepatuhan juga stabil, hasil laporan diatas 80 persen,  jaga jarak 83 persen, memakai masker 85 persen, mudah mudahan target Kapolda Jabar semuanya diatas 85 persen tercapai, kata Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur Jabar menyebutkan bahwa dari tingkat keisian rumah sakit juga menurun, perhari ini dilaporkan tinggal 54 persen, padahal kemarin kemarin sempat mencapai 70 hingga 80 persen diawal tahun, terus menunjukan karena ada korelasi kasusnya semakin turun makan yang kerumah sakit juga makin menurun.

Kemudian kalau dilihat secara ekonomi, kita masuk kategori yang baik yaitu, dampak ekonomi akhirnya kecil dan tingkat kematian rendah.

Jadi di dunia ini mengklasifikasi situasi hari ini, adalah yang paling konkrit tingkat ekonomi dan tingkat kematian.

&Tadi pagi saya rapat dengan kementrian kesehatan pemakaian vaksinasi untuk profesi publik Jawa Barat ranking satu, paling banyak tingkat yang sudah disuntik, seperti halnya Wartawan, TNI, Polri, dan Guru,” ungkap Gubernur Ridwan Kamil.

Untuk lansia sendiri, kata Ridwan Kamil, “Jabar masuk rangking 3, oleh karena itu Minggu ini kita akan melakukan pemaksimalan penyuntikan vaksinasi dilansia,” kata dia.

Jawa Barat butuh 150 ribu perhari penyuntikan, ternyata puskesmas tidak memadai, oleh karena itu kami membutuhkan minimal 40 gedung besar untuk bisa memaksin masal 2000 orang perhari

“Artinya, kami membuka kepada IO yang ada di Jawa Barat bisa bermitra dengan Pemprov Jabar menjadi penyelenggara vaksinasi masal dan vaksinnya dari kami,” ucap Ridwan Kamil.

“Kolaborasi ini kalau berhasil, akan membuat Jabar sukses dalam penyelenggaraan vaksinasi, tapi kalau tanpa ada dukungan vaksinasi masal dengan jumlah yang banyak, kami khawatir target tidak tercapai, dan vaksin keburu kedaluarsa” kata Ridwan Kamil.

Sementara yang kedaluarsa selama ini tidak terjadi di Jawa Barat, karena vaksin diproduksi dengan tanggal yang berbeda, yang kemarin ramai dimedia sosial itu, di Jawa Barat yang tanggal 26 Maret kedaluarsa tanggal 18 itu sudah akan habis

“Jadi sebenarnya tolong sampaikan juga ke publik jangan takut, jangan khawatir, di Jawa Barat itu tidak ada vaksin kadaluwarsa karena vaksin yang harus habis di tanggal 26 dan tanggal 18 juga sudah mau habis, untuk itu kita tidak pernah melanggar prosedur,& jelas Ridwan Kami.

&Mudah-mudahan PPKM Mikro berhasil, kasusnya turun, vaksinasi berhasil, ekonominya meningkat sehingga dapat normal kembali menuju akhir tahun 2021,& tandas Gubernur Jabar.

(078)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Bali Apresiasi Audit TI dari ITB STIKOMBali dalam Proses Penerimaan Anggota Polri

    Polda Bali Apresiasi Audit TI dari ITB STIKOMBali dalam Proses Penerimaan Anggota Polri

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  25  Februari  2021   Polda Bali Apresiasi Audit TI dari ITB STIKOMBali dalam Proses Penerimaan Anggota Polri   Ipda I Made Agus Rai Perbawa, SH, Paur Diapers Bagdalpers Biro SDM Polda Bali (kiri) dan dua rekannya foto bersama Dosen ITB STIKOM Bali I Wayan Ardiyasa, S.Kom., MMSI usai menerima penghargaan sebagai auditor TI […]

  • Polres Tasikmalaya Ungkap Kasus Pembunuhan Rosita alias Ita, Karena Pelaku Cemburu

    Polres Tasikmalaya Ungkap Kasus Pembunuhan Rosita alias Ita, Karena Pelaku Cemburu

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Bandung, Rabu  07  Agustus  2019   Polres Tasikmalaya Ungkap Kasus Pembunuhan Rosita alias Ita, Karena Pelaku Cemburu Plh Kapolres Tasikmalaya AKBP Sunarya, S.IK saat menggelar konfrensi pers di Mapolres Tasikmalaya, Rabu (7/8/2019) atas kasus pembunuhan Rosita alias Ita yang ditemukan telah jadi kerangka dengan pakaian lengkap (Foto:Ist/indonesiaexpose.co.id)   Jawa Barat,INDEX  –  Kepolisian Resot (Polres) Tasikmalaya […]

    • calendar_month Minggu, 19 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  19  Juni  2022

  • Hadiri Puncak HPN 2024, Nana Berharap Pers Jateng Tetap Independen dan Profesional

    Hadiri Puncak HPN 2024, Nana Berharap Pers Jateng Tetap Independen dan Profesional

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  21  Februari  2024 Hadiri Puncak HPN 2024, Nana Berharap Pers Jateng Tetap Independen dan Profesional   (Foto/ist)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana menghadiri acara puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-78, di Ecovention Ancol, Jakarta, Selasa (20/2/2024). Mengusung tema “Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Menjaga Keutuhan Bangsa”, […]

  • Wawali Arya Wibawa Apresiasi Film “Tatu” Garapan Puja Astawa

    Wawali Arya Wibawa Apresiasi Film “Tatu” Garapan Puja Astawa

    • calendar_month Minggu, 4 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 04 September 2022 Wawali Arya Wibawa Apresiasi Film “Tatu” Garapan Puja Astawa   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa berkesempatan menyaksikan penayangan Film “Tatu” yang disutradarai Puja Astawa di Ruang Audio Visual (Mini Theatre) Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar, Sabtu (3/9/2022). Film yang diperankan oleh insan-insan kreatif Bali […]

  • Hadiri CEO Roundtable Forum, Presiden Prabowo Raih Komitmen Investasi 8,5 Miliar Dolar AS

    Hadiri CEO Roundtable Forum, Presiden Prabowo Raih Komitmen Investasi 8,5 Miliar Dolar AS

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    London, Minggu  24  November  2024 Hadiri CEO Roundtable Forum, Presiden Prabowo Raih Komitmen Investasi 8,5 Miliar Dolar AS     Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangan kepada awak media, usai menghadiri CEO Roundtable Forum, London, pada Kamis 21 November 2024. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Lawatan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Inggris […]

expand_less