Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » PPKM Mikro Berbasis Desa Adat Berdampak Turunkan Angka Kasus Positif Covid-19 di Bali

PPKM Mikro Berbasis Desa Adat Berdampak Turunkan Angka Kasus Positif Covid-19 di Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
  • visibility 204
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar,  Jumat  02  April  2021

 

PPKM Mikro Berbasis Desa Adat Berdampak Turunkan Angka Kasus Positif Covid-19 di Bali

 

Gubernur Koster bersama Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RI, Letjen TNI Doni Monardo bertempat di Ruang Rapat Gedung Gajah, Jayasabha,Bali, Kamis (1/4/2021)

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Gubernur Bali yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Bali Wayan Koster memaparkan bahwa secara umum pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dengan berbasis desa adat di Pulau Dewata berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari terus menurunnya angka kasus positif di Bali.

“Penambahan kasus harian terus menurun sejak diberlakukannya PPKM skala mikro di Bali. Begitupun tingkat kesembuhan yang kini ada di angka 93,10 persen, mortalitas di angka 2,86 persen dan kasus aktif di angka 4,05 persen,” sebut Gubernur dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Wilayah Bali serangkaian Kunjungan Kerja Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RI, bertempat di Ruang Rapat Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar pada Kamis (1/4/2021).

Gubernur Koster juga memaparkan bahwa masyarakat kini semakin disiplin melaksanakan protokol kesehatan (prokes) serta menerapkan 6M. Ditambah lagi dengan pengawasan lapangan yang senantiasa dilaksanakan Satpol PP, TNi dan Polri.

“ Ditambah adanya sanksi tegas kepada WNA yang melanggar prokes lewat sanksi Rp 1 juta hingga deportasi,” ujarnya lagi.

Pria kelahiran Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng ini juga menjelaskan bahwa pelaksanaan percepatan vaksinasi juga terus dilaksanakan secara masif di Bali dengan target sebanyak 70 persen penduduk Bali atau setara jumlah 3 juta orang. Program ini dalam data sudah memvaksinasi sebanyak lebih dari 580 ribu orang, dengan 380 ribu diantaranya mendapatkan vaksinasi pertama. Vaksinasi tersebut dilaksanakan dengan sasaran prioritas dan khusus yakni zona hijau Ubud, Nusa Dua dan Sanur. Vaksinasi juga dilaksanakan secara linear di fasilitas-fasilitas kesehatan, dibantu vaksinator TNI/Polri.

“ Target kami pelaksanaan vaksinasi di kawasan hijau selesai ini sampai Juni 2021 dan kawasan lain menunggu kedatangan vaksin dari pusat,” katanya,

Alumnus ITB Bandung ini juga mengaku mendukung pelarangan tradisi mudik jelang Lebran yang diharapkan mampu mengurangi resiko peningkatan penularan akibat perpindahan warga dari daerah lain.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional Letjen TNI Doni Monardo menegaskan bahwa rencana pembukaan pintu pariwisata Bali harus tetap dibarengi penerapan protokol kesehatan yang ketat terutama terkait masalah karantina.

“ WNA yang masuk ke Bali diharuskan menjalani protokol kesehatan yang berlaku sesuai SE Satgas COVID-19 Nomor 8 Tahun 2021, Yakni mulai dari dua kali tes PCR hingga karantina selama lima hari,” terang Doni.

Bali seperti dikatakan Doni, merupakan suatu etalase bagi indonesia di mata dunia. Di mana baik buruknya penanganan Covid-19 di Bali akan sangat berdampak kepada pamor Indonesia di mata dunia internasional.

“ Untuk itu, arahan Bapak Presiden jelas, Bali hrus dijadikan prioritas utama dalam penanganan Covid-19. (Pemerintah, red) pusat dari awal sudah komitmen tentang hal itu,” ujarnya.

Menurut Doni, berdasarkan pengalaman selama ini berlaku warga negara asing belum bisa dikatakan sepenuhnya disiplin dalam prokes sehingga diperlukan penanganan lebih lanjut. Terlebih belakangan muncul strain baru virus Covid-19 yang membuat beberapa negara kembali melakukan lockdown.

“ Untuk itu, kita ingin penanganan pelaku perjalanan terutama WNA di Bali bisa dilaksanakan secara terintegrasi, dengan membentuk satuan tugas khusus yang menangani kekarantinaan,” jelas Doni.

“Kedatangan WNA harus kita pastikan (bebas Covid-19, red) dengan diagnostik yang memadai karena kalau kita biarkan, prokes-nya kita kendurkan. Maka pasti akan terjadi kenaikan kasus,” imbuhnya.

Menurut Doni lagi, meski PMI maupun WNA yang tiba di Indonesia sudah membawa surat hasil keterangan negatif COVID-19 dari negara asal, namun tidak menjamin mereka terbebas dari infeksi virus corona.

Ada beberapa repatriasi yang juga baru ditemukan positif corona saat dilakukan pemeriksaan Swab kedua, atau pada hari kelima pelaksanaan karantina.

Dari data yang dipaparkan, total repatriasi yang positif corona per 28 Desember 2020-31 Maret 2021 berjumlah 2.102 orang. Dengan rincian, 1.444 orang positif di Swab pertama dan 658 orang di Swab kedua.

” Setelah dikarantina 5×24 jam, Swab kedua, apa yang terjadi? Masih terjadi 658 orang yang positif COVID. Pertanyaannya, di mana bisa kena? Bisa jadi keberangkatan belum terinfeksi, atau terpaparnya di dalam pesawat,” ucap Doni.

Tak hanya bagi WNI, pihaknya juga menemukan juga banyak WNA yang didapati positif corona, meski sudah membawa surat hasil negatif PCR dari negara asalnya.

Selain itu, dirinya juga mendukung penuh penerapan disiplin prokes yang juga memberikan sanksi baik administratif atau denda hingga proses seportasi bagi WNA yang kedapatan melanggar.

“ Ketegasan seperti ini tentu saya apresiasi karena pada dasarnya kita tetap harus menjaga keselamatan warga kita. Dan jangan karena orang asing kita semua yang kena (infeksi virus, red). Sanksi yang ada sudah cukup bagus dan adil, tinggal pelaksanaannya saja, “ tegasnya.

Ia juga mengajak semua pihak untuk mengedepankan kesabaran dalam menghadapi pandemi yang masih belum jelas kapan akan berakhir.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apresiasi Kader PKK, Iriana Jokowi: PKK Ini Kerjanya Melebihi Pegawai Negeri

    Apresiasi Kader PKK, Iriana Jokowi: PKK Ini Kerjanya Melebihi Pegawai Negeri

    • calendar_month Minggu, 21 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Medan, Senin  22  Mei  2023 Apresiasi Kader PKK, Iriana Jokowi: PKK Ini Kerjanya Melebihi Pegawai Negeri   (foto/ist)   Sumatera  Utara,  indonesiaexpose.co.id  –  Iriana mengatakan gerakan PKK tumbuh dari bawah dan mengedepankan prinsip kerja partisipatif. “Untuk itu gerakan PKK membutuhkan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Semangat untuk semua kader PKK untuk bekerja dan mendampingi […]

  • Gandeng Perhutani & PTPN III, PLN Optimistis Tingkatkan Bauran EBT melalui Penggunaan Biomassa

    Gandeng Perhutani & PTPN III, PLN Optimistis Tingkatkan Bauran EBT melalui Penggunaan Biomassa

    • calendar_month Jumat, 22 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Jakarta,  Jumat  22  Januari  2021   Gandeng Perhutani & PTPN III, PLN Optimistis Tingkatkan Bauran EBT melalui Penggunaan Biomassa   JAKARTA, indonesiaexpose.co.id   – Melalui pilar Green dalam transformasinya, PLN terus berupaya meningkatkan bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Komitmen tersebut kembali tercermin melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Perum Perhutani dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III […]

  • Hendardi, Ketua SETARA lnstitute : “Unjuk Rasa UU Cipta Kerja, Ketertiban Sosial Harus Menjadi Prioritas Utama”

    Hendardi, Ketua SETARA lnstitute : “Unjuk Rasa UU Cipta Kerja, Ketertiban Sosial Harus Menjadi Prioritas Utama”

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  13  Oktober  2020   Hendardi, Ketua SETARA lnstitute : “Unjuk Rasa UU Cipta Kerja, Ketertiban Sosial Harus Menjadi Prioritas Utama”     JAKARTA, INDEX  – Unjuk rasa adalah artikulasi kebebasan berpendapat yang dijamin UUD Negara RI 1945 dan juga instrumen hak asasi manusia. Oleh karena itu secara prinsip aksi-aksi unjuk rasa yang menolak […]

  • Dir Lantas Polda Jabar Pimpin Kegiatan Ops Zebra dan Pengamanan Libur Panjang, Antisipasi Lonjakan Volume Kendaraan

    Dir Lantas Polda Jabar Pimpin Kegiatan Ops Zebra dan Pengamanan Libur Panjang, Antisipasi Lonjakan Volume Kendaraan

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Bandung, Kamis  29  Oktober  2020   Dir Lantas Polda Jabar Pimpin Kegiatan Ops Zebra dan Pengamanan Libur Panjang, Antisipasi Lonjakan Volume Kendaraan     JAWA  BARAT, INDEX  – Terjadi lonjakan volume kendaraan dari arah barat menuju timur di wilayah Karawang barat tepatnya Km 48 jalur A, seiring cuti  bersama atau libur panjang tanggal 28 s/d 30 Oktober […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  10  Mei 2022   Renungan  JOGER  

  • Wagub Ingatkan Isu Strategis Pemilu yang Harus Diwaspadai

    Wagub Ingatkan Isu Strategis Pemilu yang Harus Diwaspadai

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Semarang, Selasa  05  September  2023 Wagub Ingatkan Isu Strategis Pemilu yang Harus Diwaspadai   (foto/ist)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta seluruh pihak mewaspadai sejumlah isu strategis, yang biasanya muncul saat pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Pesan itu disampaikannya saat menghadiri Rakor Forum Komunikasi Pimpinan […]

expand_less