Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » PPKM Mikro Berbasis Desa Adat Berdampak Turunkan Angka Kasus Positif Covid-19 di Bali

PPKM Mikro Berbasis Desa Adat Berdampak Turunkan Angka Kasus Positif Covid-19 di Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
  • visibility 126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar,  Jumat  02  April  2021

 

PPKM Mikro Berbasis Desa Adat Berdampak Turunkan Angka Kasus Positif Covid-19 di Bali

 

Gubernur Koster bersama Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RI, Letjen TNI Doni Monardo bertempat di Ruang Rapat Gedung Gajah, Jayasabha,Bali, Kamis (1/4/2021)

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Gubernur Bali yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Bali Wayan Koster memaparkan bahwa secara umum pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dengan berbasis desa adat di Pulau Dewata berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari terus menurunnya angka kasus positif di Bali.

“Penambahan kasus harian terus menurun sejak diberlakukannya PPKM skala mikro di Bali. Begitupun tingkat kesembuhan yang kini ada di angka 93,10 persen, mortalitas di angka 2,86 persen dan kasus aktif di angka 4,05 persen,” sebut Gubernur dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Wilayah Bali serangkaian Kunjungan Kerja Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RI, bertempat di Ruang Rapat Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar pada Kamis (1/4/2021).

Gubernur Koster juga memaparkan bahwa masyarakat kini semakin disiplin melaksanakan protokol kesehatan (prokes) serta menerapkan 6M. Ditambah lagi dengan pengawasan lapangan yang senantiasa dilaksanakan Satpol PP, TNi dan Polri.

“ Ditambah adanya sanksi tegas kepada WNA yang melanggar prokes lewat sanksi Rp 1 juta hingga deportasi,” ujarnya lagi.

Pria kelahiran Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng ini juga menjelaskan bahwa pelaksanaan percepatan vaksinasi juga terus dilaksanakan secara masif di Bali dengan target sebanyak 70 persen penduduk Bali atau setara jumlah 3 juta orang. Program ini dalam data sudah memvaksinasi sebanyak lebih dari 580 ribu orang, dengan 380 ribu diantaranya mendapatkan vaksinasi pertama. Vaksinasi tersebut dilaksanakan dengan sasaran prioritas dan khusus yakni zona hijau Ubud, Nusa Dua dan Sanur. Vaksinasi juga dilaksanakan secara linear di fasilitas-fasilitas kesehatan, dibantu vaksinator TNI/Polri.

“ Target kami pelaksanaan vaksinasi di kawasan hijau selesai ini sampai Juni 2021 dan kawasan lain menunggu kedatangan vaksin dari pusat,” katanya,

Alumnus ITB Bandung ini juga mengaku mendukung pelarangan tradisi mudik jelang Lebran yang diharapkan mampu mengurangi resiko peningkatan penularan akibat perpindahan warga dari daerah lain.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional Letjen TNI Doni Monardo menegaskan bahwa rencana pembukaan pintu pariwisata Bali harus tetap dibarengi penerapan protokol kesehatan yang ketat terutama terkait masalah karantina.

“ WNA yang masuk ke Bali diharuskan menjalani protokol kesehatan yang berlaku sesuai SE Satgas COVID-19 Nomor 8 Tahun 2021, Yakni mulai dari dua kali tes PCR hingga karantina selama lima hari,” terang Doni.

Bali seperti dikatakan Doni, merupakan suatu etalase bagi indonesia di mata dunia. Di mana baik buruknya penanganan Covid-19 di Bali akan sangat berdampak kepada pamor Indonesia di mata dunia internasional.

“ Untuk itu, arahan Bapak Presiden jelas, Bali hrus dijadikan prioritas utama dalam penanganan Covid-19. (Pemerintah, red) pusat dari awal sudah komitmen tentang hal itu,” ujarnya.

Menurut Doni, berdasarkan pengalaman selama ini berlaku warga negara asing belum bisa dikatakan sepenuhnya disiplin dalam prokes sehingga diperlukan penanganan lebih lanjut. Terlebih belakangan muncul strain baru virus Covid-19 yang membuat beberapa negara kembali melakukan lockdown.

“ Untuk itu, kita ingin penanganan pelaku perjalanan terutama WNA di Bali bisa dilaksanakan secara terintegrasi, dengan membentuk satuan tugas khusus yang menangani kekarantinaan,” jelas Doni.

“Kedatangan WNA harus kita pastikan (bebas Covid-19, red) dengan diagnostik yang memadai karena kalau kita biarkan, prokes-nya kita kendurkan. Maka pasti akan terjadi kenaikan kasus,” imbuhnya.

Menurut Doni lagi, meski PMI maupun WNA yang tiba di Indonesia sudah membawa surat hasil keterangan negatif COVID-19 dari negara asal, namun tidak menjamin mereka terbebas dari infeksi virus corona.

Ada beberapa repatriasi yang juga baru ditemukan positif corona saat dilakukan pemeriksaan Swab kedua, atau pada hari kelima pelaksanaan karantina.

Dari data yang dipaparkan, total repatriasi yang positif corona per 28 Desember 2020-31 Maret 2021 berjumlah 2.102 orang. Dengan rincian, 1.444 orang positif di Swab pertama dan 658 orang di Swab kedua.

” Setelah dikarantina 5×24 jam, Swab kedua, apa yang terjadi? Masih terjadi 658 orang yang positif COVID. Pertanyaannya, di mana bisa kena? Bisa jadi keberangkatan belum terinfeksi, atau terpaparnya di dalam pesawat,” ucap Doni.

Tak hanya bagi WNI, pihaknya juga menemukan juga banyak WNA yang didapati positif corona, meski sudah membawa surat hasil negatif PCR dari negara asalnya.

Selain itu, dirinya juga mendukung penuh penerapan disiplin prokes yang juga memberikan sanksi baik administratif atau denda hingga proses seportasi bagi WNA yang kedapatan melanggar.

“ Ketegasan seperti ini tentu saya apresiasi karena pada dasarnya kita tetap harus menjaga keselamatan warga kita. Dan jangan karena orang asing kita semua yang kena (infeksi virus, red). Sanksi yang ada sudah cukup bagus dan adil, tinggal pelaksanaannya saja, “ tegasnya.

Ia juga mengajak semua pihak untuk mengedepankan kesabaran dalam menghadapi pandemi yang masih belum jelas kapan akan berakhir.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  02  Desember  2020   Renungan  JOGER    

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Denpasar,  Minggu  28  Juni  2020

  • KUNKER IBU PRESIDEN DAN WAPRES RI, KODAM IX/UDAYANA GELAR OPERASI “PERISAI SAKTI”

    KUNKER IBU PRESIDEN DAN WAPRES RI, KODAM IX/UDAYANA GELAR OPERASI “PERISAI SAKTI”

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  13  Oktober  2019   KUNKER IBU PRESIDEN DAN WAPRES RI, KODAM IX/UDAYANA GELAR OPERASI “PERISAI SAKTI”     BALI,  INDEX  –  Kodam IX/Udayana selaku Koops Pam VVIP wilayah Bali dan Nusa Tenggara bersama Polda, Pemerintah Daerah setempat dan komponen masyarakat serta unsur pendukung lainnya selalu bersinergi dalam melaksanakan pengamanan baik pada even nasional […]

  • Sinergi PLN-KPK Berlanjut,  Lebih dari Rp 2,5 Triliun Aset Milik Provinsi Bali  Berhasil Diamankan

    Sinergi PLN-KPK Berlanjut,  Lebih dari Rp 2,5 Triliun Aset Milik Provinsi Bali  Berhasil Diamankan

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  22  Oktober  2020   Sinergi PLN-KPK Berlanjut,  Lebih dari Rp 2,5 Triliun Aset Milik Provinsi Bali  Berhasil Diamankan   Foto/Ist   – BALI, INDEX  – Kerja sama antara PLN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus dilakukan sebagai upaya mempercepat pengamanan aset yang dimiliki perseroan. PLN kembali […]

  • ILC  2025 : Berkomitmen  Dunia Tanpa Kusta

    ILC  2025 : Berkomitmen  Dunia Tanpa Kusta

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Nusa Dua, Senin 07  Juli  2025 ILC  2025 : Berkomitmen  Dunia Tanpa Kusta Konferensi pers The 22nd International Leprosy Congress (ILC) 2025  bertempat di BNDCC,Nusa Dua,Bali, Senin (07/7/2025).   Bali, indonesiaexpose.co.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Sasakawa Health Foundation menyelenggarakan International Leprosy Congress (ILC) 2025 yang akan pada 7 s/d 8 […]

  • Kakorlantas Polri Tinjau Lalin Pembukaan PON XX Papua

    Kakorlantas Polri Tinjau Lalin Pembukaan PON XX Papua

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Papua, Minggu  03  Oktober  2021 Kakorlantas Polri Tinjau Lalin Pembukaan PON XX Papua (Foto/ist)   Papua, indonesiaexpose.co.id – Jelang Pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Istiono kembali meninjau venue Sadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua. Istiono memulai kegiatannya dengan mengecek pos-pos lalu lintas di sekitar stadiun, dan mengecek […]

expand_less