Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Kementerian PPPA RI Dorong 1.000 Pelaku Usaha Perempuan “Naik Kelas”

Kementerian PPPA RI Dorong 1.000 Pelaku Usaha Perempuan “Naik Kelas”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
  • visibility 266
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Jumat  13  Agustus  2021

 

Kementerian PPPA RI

Dorong 1.000 Pelaku Usaha Perempuan “Naik Kelas”

 

Ki-ka) Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga, dan Owner Kopi Lain Hati, Ririn Ekawati, dalam acara Peresmian Program Sispreneur 2021 Kelas Inkubasi Manajemen Bisnis (Pendampingan) bagi 1.000 Pelaku Usaha Perempuan Indonesia di Jakarta, Kamis (12/8/2021).

 

“Melalui program Kelas Inkubasi Sispreneur 2021, para perempuan pelaku UMKM akan mendapatkan bimbingan untuk mengembangkan bisnis dengan memanfaatkan beragam sarana berbasis teknologi digital. Menurutnya, teknologi digital menawarkan kesempatan kepada siapa saja untuk mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki.

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI kembali berkolaborasi mendukung produktivitas perempuan pelaku UMKM. Kali ini kolaborasi terwujud berupa Program Sispreneur “Kelas Inkubasi Manajemen Bisnis (Pendampingan) 1.000 Pelaku Usaha Perempuan Indonesia Berani Naik Kelas. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga, dan Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, meresmikan program edukasi ini di Jakarta, Kamis (12/8). Hal ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan XL Axiata memasuki usia 25 tahun dalam upaya Membangun Indonesia Digital, sekaligus peringatan atas Hari UMKM Nasional.

 

“Saya menyambut baik terselenggaranya program Sispreneur 2021 sebagai bentuk sinergi antara Kemen PPPA dengan PT XL Axiata, Tbk dalam penyelenggaraan sekaligus mewujudkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui partisipasi dunia usaha.  Dan berharap pelatihan yang dilaksanakan pada tahun 2021 ini, dapat menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi para perempuan wirausaha, khususnya dalam membuka akses pengetahuan terkait pemahaman perspektif gender, perencanaan bisnis, pemasaran dan branding, serta literasi keuangan dan akses pasar yang lebih luas melalui digital marketing, sehingga pada akhirnya dapat memajukan usaha, meningkatkan perekonomian keluarga, dan memberi kontribusi pada perekonomian nasional,” kata  Menteri Bintang mengatakan,   Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI di Jakarta, melalui siaran tertulisnya, Jumat (13/8/2021).

 

“Pemulihan ekonomi nasional dapat diupayakan salah satunya dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi bangsa. Dalam hal ini, kemampuan kewirausahaan (entrepreneurship) perempuan sangatlah penting, mengingat pembukaan usaha baru dan perluasan usaha akan mendorong tersedianya lapangan kerja untuk menyerap angkatan kerja yang bertambah setiap tahunnya. Berdasarkan data Perkembangan UMKM dan Besar di Indonesia pada tahun 2014-2018, dari seluruh jenis usaha di Indonesia, 99,99 persennya merupakan UMKM. Selain itu, data BPS pada tahun 2018, menunjukkan bahwa dari total UMKM, lebih dari 60 persennya (sekitar 37 juta) dimiliki dan dikelola oleh perempuan,” tambah Menteri Bintang.

 

Sementara itu, Dian Siswarini menyebut, melalui program Kelas Inkubasi Sispreneur 2021 ini para peserta yang merupakan 1.000 perempuan pelaku UMKM yang terbagi dari lebih 20 (dua puluh) provinsi di Indonesia akan mendapatkan pendampingan manajemen bisnis untuk mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan beragam sarana berbasis teknologi digital. Menurutnya, teknologi digital menawarkan kesempatan kepada siapa saja untuk mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki. Bagi para perempuan pelaku usaha mikro, teknologi digital akan memungkinkan mereka untuk menembus pasar yang lebih luas, yang hampir mustahil bisa dijangkau jika tidak online. Teknologi digital sekaligus akan mempermudah mereka melakukan promosi produk dan jasa secara lebih massif melalui media sosial ataupun platform marketplace.

 

“Perempuan pelaku UMKM merupakan pihak-pihak yang paling terdampak secara ekonomi dan sosial selama masa pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Karena itu, program kelas inkubasi ini menjadi sangat relevan untuk kami selenggarakan saat ini agar dapat membantu di dua sisi sekaligus, yaitu sisi perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan UMKM yang dikelolanya agar bisa menopang ekonomi keluarga dan menggerakkan ekonomi di lingkungan sekitarnya.  Program ini merupakan program kedua yang kami selenggarakan bersama dengan Kementerian PPPA, setelah sebelumnya kami berhasil membantu sekitar 275 pelaku usaha perempuan menuju dunia digital,” sambung Dian Siswarini.

 

 

Peserta Kelas Inkubasi Sispreneur 2021 berasal dari beberapa komunitas perempuan pelaku UMKM yang menjadi binaan Kementerian PPPA. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, XL Axiata dan Kemen PPPA mendapatkan dukungan dari beberapa lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan, yaitu Asosiasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW), Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK), Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), KAPAL Perempuan, Kalyanamitra, Hapsari, Migrant Care, dan Koalisi Perempuan Indonesia.

 

Sejumlah materi yang diajarkan dalam Kelas Inkubasi Sispreneur 2021 ini meliputi perspektif gender dalam pelatihan kewirausahaan, perencanaan bisnis, pemasaran dan branding, literasi finansial, serta promosi melalui digital marketing. Tahun ini ada beberapa tambahan materi dan skill yang akan diberikan kepada perempuan pelaku UMKM peserta program inkubasi ini, antara lain materi literasi finansial, yang akan diberikan oleh Tim dari Bank BRI, mengenai perlunya menyiapkan sisi finansial yang baik untuk dapat terus bertahan dalam menjalankan bisnis.

 

Dari XL Axiata, para  peserta program ini mendapatkan fasilitas berupa kartu perdana / sim card SisterBiz dengan benefit Gratis Kuota 500MB (Gratis akses aplikasi Sisternet, Zoom, dan elearn.id), serta pendampingan kuliah Whatsapp, dan E-sertifikat. Didukung juga oleh Bank BRI dengan menyediakan materi dan narasumber di bidang literasi finansial, harapannya para peserta dapat menyiapkan finansial yang baik untuk dapat terus bertahan dalam menjalani bisnisnya dan dapat menjadi penggerak ekonomi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

 

Sispreneur merupakan bagian dari program Sisternet yang bertujuan untuk meng-online-kan pelaku usaha mikro Perempuan Indonesia. Karena berdasarkan latar belakang yang masih dijumpainya diskriminasi dan ketidaksetaraan kesempatan bagi perempuan. Padahal, 9,1% Pendapatan Domestik (PDB) Indonesia berasal dari perempuan pelaku usaha mikro, dimana 50% diantaranya dikelola oleh perempuan. Setidaknya 10,2 juta UMKM di Indonesia, berpotensi untuk go-online, dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru.

 

Sejak diluncurkan pada 23 April 2015, Sisternet kini telah membantu lebih dari 40 ribu perempuan. Untuk terus meningkatkan nilai manfaat bagi kaum perempuan Indonesia, termasuk perempuan pelaku UMKM, Sisternet menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas dan organisasi perempuan, juga dengan banyak pegiat sosial di berbagai daerah. Selain itu, Sisternet juga aktif bekerja sama dengan sejumlah instansi pemerintah. Selain dengan Kementerian PPPA juga dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta Kementerian Kesehatan.

 

Sementara itu, aplikasi Sisternet selaku solusi digital untuk para perempuan pelaku UMKM Indonesia juga telah menghadirkan fitur learning on demand terbaru bernama Webinar Pintar, Diskusi Pintar, dan Sister Menulis. Materi-materi keahlian tersebut akan memudahkan seluruh perempuan Indonesia dalam meningkatkan keahlian mereka untuk berani “naik kelas” dan jadi lebih baik. Aplikasi Sisternet dapat diunduh melalui Google Playstore dan ios AppStore.

(002)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Denpasar Kunjungi TPA Praba Dharma Yogyakarta, Pelajari Program Penitipan Anak Bagi Orang Tua Pekerja

    Pemkot Denpasar Kunjungi TPA Praba Dharma Yogyakarta, Pelajari Program Penitipan Anak Bagi Orang Tua Pekerja

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 689
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Kamis  18  April  2024 Pemkot Denpasar Kunjungi TPA Praba Dharma Yogyakarta, Pelajari Program Penitipan Anak Bagi Orang Tua Pekerja   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Segenap jajaran organisasi kewanitaan bersama Dinas P3AP2KB Kota Denpasar, melakukan kunjungan dan kegiatan studi tiru ke Tempat Penitipan Anak (TPA) Praba Dharma, yang berada di area perkantoran Balai Kota Yogyakarta, Kamis […]

  • Sekda Alit Wiradana Tinjau Pasar Murah Serangkaian HUT ke-237 Kota Denpasar, Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok.

    Sekda Alit Wiradana Tinjau Pasar Murah Serangkaian HUT ke-237 Kota Denpasar, Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok.

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  18  Pebruari  2025 Sekda Alit Wiradana Tinjau Pasar Murah Serangkaian HUT ke-237 Kota Denpasar, Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Dalam rangka HUT ke-237 Kota Denpasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar menggelar pasar murah yang kali ini dilaksanakan di Wantilan Desa Peguyangan, Selasa (18/2/2025). Pelaksanaan pasar murah kali […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 31 Mei 2022   Renungan  JOGER  

  • Rai Mantra Jadi Pembicara Pada Indonesia Architectur Creative Forum Tahun 2019

    Rai Mantra Jadi Pembicara Pada Indonesia Architectur Creative Forum Tahun 2019

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 14  Oktober  2019   Rai Mantra Jadi Pembicara Pada Indonesia Architectur Creative Forum Tahun 2019     Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menjadi narasumber serangkaian Indonesia Architectur Forum Tahun 2019 di Rumah Sanur Creative Hub, Jumat (11/10/2019).   ”  Indonesia Architectur Creative Forum Tahun 2019, paparkan beragam inovasi, dari Denpasar Kota […]

  • Kapolres Metro Jakarta Timur Berikan Bansos untuk Warga Isoman

    Kapolres Metro Jakarta Timur Berikan Bansos untuk Warga Isoman

    • calendar_month Selasa, 20 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  20  Juli  2021   Kapolres Metro Jakarta Timur Berikan Bansos untuk Warga Isoman   Kombes Pol Erwin Kurniawan Kapolres Metro Jakarta Timur Memberikan Bantuan Bagi Warga Yang Isoman   Jakarta, indonesiaexpose.co,id – Bantuan sosial untuk warga yang sedang Isolasi Mandiri dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Erwin Kurniawan, SIK, SH, M.hum […]

  • Ratusan Peserta Hadiri Dialog Spiritual Bersama Guruji Anand Krishna di Bali

    Ratusan Peserta Hadiri Dialog Spiritual Bersama Guruji Anand Krishna di Bali

    • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  27  Juli  2024 Ratusan Peserta Hadiri Dialog Spiritual Bersama Guruji Anand Krishna di Bali     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Diikuti oleh ratusan peserta baik dari Bali maupun luar Bali  di acara Dialog Spiritual dengan mengahdirkan Guruji Anand Krishna bertempat di aula  Anand Krishna Center (AKC) Kuta, Sabtu ( 27/7/ 2024) malam. Uniknya lagi, sebagian besar peserta adalah anak […]

expand_less