Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Puan Maharani: PeduliLindungi Menuju SuperApp, Perlu Ada Opsi, Biar Tidak Bocor

Puan Maharani: PeduliLindungi Menuju SuperApp, Perlu Ada Opsi, Biar Tidak Bocor

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Senin  04  Oktober  2021

 

Puan Maharani: PeduliLindungi Menuju SuperApp, Perlu Ada Opsi, Biar Tidak Bocor

Ketua DPR RI, Puan Maharani (Foto/Ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Aplikasi PeduliLindungi menjadi salah satu syarat bagi masyarakat untuk beraktivitas. Aplikasi tersebut merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk membantu instansi pemerintah melakukan pelacakan digital guna menghentikan penyebaran virus Corona.

Pada aplikasi itu, Masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19 bisa mengunduh sertifikat vaksin lewat fitur

Selain itu, pengguna PeduliLindungi akan mendapatkan notifikasi jika berada di keramaian atau di kawasan zona merah. Pengguna juga akan mendapatkan peringatan jika di lokasi mereka berada terdapat orang yang terinfeksi Covid-19 positif atau ada Pasien Dalam Pengawasan.

Dengan adanya informasi lokasi pengguna yang dibagikan saat bepergian memudahkan pemerintah mengawasi dan mendeteksi pergerakan orang-orang yang terpapar Covid-19 selama 14 hari ke belakang. Pemerintah jadi lebih mudah mengidentifikasi dan mendeteksi masyarakat melalui lacak data lokasi dan informasi secara digital.

Aplikasi ini sangat berguna bagi petugas di bandara, pusat perbelanjaan atau di tempat lainnya untuk mengetahui apakah seseorang sudah menjalani program vaksinasi atau belum. Hanya dengan menunjukkan atau lewat fitur pindai QR Code akan ditampilkan data vaksinasi Anda.

Melihat segudang manfaat dari aplikasi Pedulilindungi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan punya harapan lebih terhadap fungsi aplikasi PeduliLindungi.

Menurut Luhut, PeduliLindungi bisa menjadi super app di mana di dalamnya terdapat fitur pembayaran digital.

“Nanti mungkin kita coba masukkan ke digital app PelindungiLindungi. Jadi, platform berbagai macam saja bisa masuk,” tutur Luhut.

Luhut melihat potensi PeduliLindungi memungkinkan untuk jadi super app karena masyarakat Indonesia sudah banyak menggunakan pembayaran digital melalui fitur Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Luhut juga berharap Indonesia bisa membuktikan kepada dunia kalau negeri tercinta ini bisa jauh lebih berkembang dibandingkan kondisi ketika 7 hingga 10 tahun yang lalu.

Dia menambahkan, PeduliLindungi juga digunakan untuk mengendalikan jumlah pengunjung di berbagai tempat, seperti misalnya pusat-pusat perbelanjaan, perkantoran, restoran, dan tempat olahraga.

“Nantinya PeduliLindungi juga akan dikembangkan lebih lanjut menggunakan sistem artifisial intelijen (AI), dengan menggunakan face recognition untuk mengidentifikasi orang sesuai dengan identitasnya,” kata Luhut

Selain itu, Luhut juga memperkirakan investasi di sektor AI di Indonesia, nantinya masih akan terus meningkat. Hal itu karena semakin banyak organisasi yang ke depannya akan mulai memanfaatkan teknologi AI tersebut.

“Dari mulai menanamkan AI ke dalam bisnis mereka, dan bagaimana data serta analisis dapat membantu mengungkap wawasan baru dan hal-hal baru,” ujarnya.

Perlu diketahui, Kominfo mengungkapkan belum lama ini PeduliLindungi telah digunakan oleh 32,8 juta pengguna, dengan rata-rata penambahan pengguna per hari mencapai 500.000 pengguna.

Per 29 Agustus 2021, total masyarakat yang melakukan skrining dengan menggunakan PeduliLindungi di beberapa sektor publik, seperti pusat perbelanjaan, industri, tempat olahraga, dan lainnya, telah mencapai 13,6 juta orang.

Angkasa Pura II mengungkapkan pada periode 1 Agustus – 19 September 2021 aplikasi PeduliLindungi sudah digunakan sekitar 1 juta kali oleh penumpang pesawat untuk memproses penerbangan (keberangkatan dan kedatangan).

Tingginya penggunaan aplikasi PeduliLindungi tak bisa dilepaskan dari regulasi yang menjadikan platform ini sebagai syarat untuk mengakses layanan transportasi dan tempat-tempat publik.

Tentu saja dengan adanya “dorongan” berupa kewajiban dari regulasi, penggunaan aplikasi PeduliLindungi terus meroket karena diandalkan sebagai alat pengendalian selama pandemi.

Langkah aplikasi PeduliLindungi menjadi SuperApp disorot oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani. Menurut Puan, aplikasi lain bagi warga untuk menunjukkan sertifikat vaksin dan hasil pemeriksaan COVID-19 harus segera diterapkan. Ini diperlukan untuk menunjang aktivitas warga.

“Setiap warga negara, baik yang punya smartphone canggih atau kurang canggih, atau bahkan yang tidak punya smartphone sekalipun harus memiliki hak yang sama untuk mengakses ruang dan transportasi publik. Jadi menyediakan opsi lain di luar aplikasi PeduliLindungi, urgent dilakukan pemerintah untuk menjamin hak warga negara,” kata Puan melalui siaran tertulisnya, di Jakarta, Senin (04/10/2021).

Puan menjelaskan, apapun opsi yang disediakan pemerintah di luar aplikasi PeduliLindungi, jaminan atas perlindungan data pribadi warga negara harus menjadi yang utama. Hal ini mengingat segala mekanisme pasti menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai data utama.

“Apa pun nanti sistem atau alat baru yang akan digunakan nanti, pemerintah harus pastikan alat yang memuat data pribadi warga negara tersebut anti-bocor,” tandas Ketua DPP PDIP ini.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle 110
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  05  April  2026 Renungan  JOGER

  • Realisasi KUR di Kota Denpasar Periode Januari – September 2021 Capai Rp. 2 Triliun Lebih

    Realisasi KUR di Kota Denpasar Periode Januari – September 2021 Capai Rp. 2 Triliun Lebih

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  02  November  2021   Realisasi KUR di Kota Denpasar Periode Januari – September 2021 Capai Rp. 2 Triliun Lebih   Pelaksanaan Rapat Evaluasi Penyaluran KUR di Kota Denpasar Periode Januari – September 2021 di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Selasa (2/11/2021).     Pemerintah Kota Denpasar Terus Berkomitmen Berikan Kemudahan Akses Permodalan […]

  • Bawaslu Tangsel gandeng Satpol PP cegah klaster COVID-19 pada Pilkada 2020

    Bawaslu Tangsel gandeng Satpol PP cegah klaster COVID-19 pada Pilkada 2020

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Tangsel, Senin  12  Oktober  2020   Bawaslu Tangsel gandeng Satpol PP cegah klaster COVID-19 pada Pilkada 2020   Foto/ist   “Kami mengajak BPBD, kemudian Dinkes, Satpol PP serta pihak lain untuk membangun komitmen mencegah klaster COVID-19 dalam Pilkada 2020 ini” BANTEN,  INDEX  –  Bawaslu Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk mencegah terjadinya klaster COVID-19 dalam setiap […]

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Selasa, 26 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Semarang,  Rabu  27  Desember  2023

  • Kapolda Jabar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lodaya 2021

    Kapolda Jabar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lodaya 2021

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Bandung,  Senin  15  November  2021   Kapolda Jabar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lodaya 2021     Jawa Barat, indonesiaexpose.co.id –  Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Suntana, M.Si memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Zebra Lodaya 2021 Polda Jabar. Dalam kegiatan Apel Gelar Pasukan tersebut diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Polda Jabar dan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan Joger

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Bali, Minggu 28 Mei 2023 Renungan  Joger  

expand_less