Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Sidang Paripurna RAPBD 2022, Gubernur Koster: Proyeksi Pendapatan Daerah Telah Dihitung Secara Cermat

Sidang Paripurna RAPBD 2022, Gubernur Koster: Proyeksi Pendapatan Daerah Telah Dihitung Secara Cermat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
  • visibility 328
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa 19 Oktober 2021

 

Sidang Paripurna RAPBD 2022, Gubernur Koster: Proyeksi Pendapatan Daerah Telah Dihitung Secara Cermat

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Rapat Paripurna ke-30 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021 di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (18/10/2021).

Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama itu mengagendakan penyampaian Raperda inisiatif dewan tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Umum Legislatif, Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2024.

Penyampaian jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2022 dan penyampaian Raperda Provinsi Bali tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Sidang paripurna diselenggarakan secara hybrid (kombinasi offline dan online).

Secara offline, sidang paripurna dihadiri sejumlah anggota dewan, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra beserta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kelompok ahli pembangunan. Sementara sebagian undangan mengikuti secara online melalui aplikasi zoom meeting.

Terkait pandangan fraksi terhadap RAPBD Semesta Berencana 2022 yang disampaikan dalam siding paripurna sebelumnya, Gubernur Wayan Koster menyampaikan bahwa proyeksi pendapatan daerah telah dihitung secara cermat dengan memperhatikan tren pertumbuhan ekonomi, data potensi dan realisasi pendapatan tahun 2021. Ia menyebut, sejauh ini pertumbuhan ekonomi Bali telah membaik, namun secara Year on Year (YoY) masih belum pulih. Gubernur kelahiran Desa Sembiran ini menyampaikan terimakasih atas dukungan, saran dan maşukan untuk mengoptimalkan dan mengatasi stagnannya PAD akibat berkurangnya Pendapatan Transfer Pusat.

Terhadap pertanyaan Dewan terkait Raperda tentang Retribusi Perizinan Tertentu, ia telah menyiapkan implementasinya, antara lain melalui penerapan sistem pembayaran retribusi nontunai secara elektronik melalui pemanfaatan BPD payment dan menyiapkan integrasi antara BPD payment dengan sistem e-perizinan.

Berikutnya mengenai usulan Dewan untuk penyederhanaan administrasi relaksasi pajak daerah dan pengenaan retribusi bagi perusahaan yang menggunakan branding nama Bali, mantan anggota DPR RI tiga periode ini akan mempertimbangkan dan mengkoordinasikannya dengan mengikuti mekanisme dan kaidah-kaidah yang berlaku untuk menghindari dampak dan permasalahan hukum.

Sedangkan mengenai peluang peningkatan potensi pajak dan perizinan minuman beralkohol, menurutnya masih perlu dikaji dari aspek kewenangan dan regulasi yang ada.

“Untuk peningkatan potensi pendapatan dari pengelolaan Sumber Daya Air, saya telah menyiapkan Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Sumber Daya Air, yang materinya masih memerlukan harmonisasi dengan integrasi Revisi Perda RTRW dan RZWP3K serta Raperda Perubahan RPJMD,” urainya.

Pada bagian lain, Gubernur yang juga setuju dengan masukan Dewan terkait penyusunan anggaran yang harus mengedepankan prinsip efektif dan efisien untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menjelaskan terjadinya penurunan anggaran belanja yang signifikan sebesar Rp1,8 triliun lebih, disebabkan karena pada tahun 2021 terdapat alokasi anggaran PEN sebesar Rp 1 triliun dan telah mengakomodir anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), sedangkan dalam RAPBD Tahun 2022 tidak ada dana PEN dan belum mengakomodir alokasi belanja yang bersumber dari DAK.

Ditambahkan olehnya, pengalokasian besaran anggaran untuk urusan pendidikan dan kesehatan yang bersifat mandatory spending telah dirancang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Untuk pendidikan telah dirancang alokasi anggaran sebesar 26,40%, untuk kesehatan telah dirancang sebesar 16,12%,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Koster juga menanggapi sejumlah masukan dan saran dewan yang substansinya di luar materi Raperda. Terkait masukan dan saran anggota dewan untuk mendorong aktivitas perekonomian, ia telah menyusun strategi pemulihan perekonomian dengan konsep Ekonomi Kerthi Bali yang substansinya penguatan sektor pertanian, perikanan, kelautan, serta industri kecil dan menengah.

Berikutnya soal penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di satuan Pendidikan SMA/SMK/SLB se-Bali, ia mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan hati-hati, mempertimbangkan dinamika kasus dan pengawasan yang konsisten oleh Satgas COVID-19.

Pada bagian lain, Gubernur Koster juga menjelaskan tentang konsep pengembangan Pelabuhan Benoa menjadi BMTH (Bali Marine Tourism Hub) yang telah melalui kajian yang sangat komperhensif melibatkan multi stakeholders dengan mengakomodasi dan mengintegrasikan kepentingan perekonomian nasional, kepentingan pengembangan perekonomian Bali, kepentingan budaya, kepentingan lingkungan hidup, pelibatan masyarakat lokal dan kepentingan korporasi BUMN.

Sesuai dengan agenda sidang, dalam kesempatan itu Gubernur Koster juga menyampaikan penjelasan terkait Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Diuraikannya, Pengelolaan Keuangan Daerah saat ini diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2014 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, maka Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2014 tidak sesuai lagi dengan perkembangan hukum dan kebutuhan saat ini, sehingga perlu diganti. Rancangan Peraturan Daerah ini mencakup pengaturan mengenai perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan, serta pertanggungjawaban keuangan daerah.

Substansi pengaturan dalam Rancangan Peraturan Daerah ini telah disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

(075)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dit Polairud Polda Jabar Gelar Apel Personil dan Pengecekan Almatsus Jelang Pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2019

    Dit Polairud Polda Jabar Gelar Apel Personil dan Pengecekan Almatsus Jelang Pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2019

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Bandung,  Kamis  12  Desember  2019   Dit Polairud Polda Jabar Gelar Apel Personil dan Pengecekan Almatsus Jelang Pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2019     Jawa Barat,INDEX  –  Direktorat Polairud Polda Jabar melaksanakan gelar apel personil dan pengecekan Almatsus (Alat material khusus) yang dimiliki. Kegiatan tersebut diikuti pejabat utama dan para personil, bertempat di Mako Subdit […]

  • Amanat Prabowo ke Danantara: Harus Beres-Beres BUMN

    Amanat Prabowo ke Danantara: Harus Beres-Beres BUMN

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  17  Agustus 2025 Amanat Prabowo ke Danantara: Harus Beres-Beres BUMN   Presiden RI Prabowo Subianto saat menyampaikan Pidato Keterangan Pemerintah atas RUU Tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). (Foto :Ist) Jakarta , indonesiaexpose.co.id  – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan langkah tegas pemerintah untuk […]

  • Pegadaian Gelontorkan Rp.1,5 Triliun Dana PIP untuk Pelaku Usaha Ultra Mikro

    Pegadaian Gelontorkan Rp.1,5 Triliun Dana PIP untuk Pelaku Usaha Ultra Mikro

    • calendar_month Sabtu, 27 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Februari 2021   Pegadaian Gelontorkan Rp.1,5 Triliun Dana PIP untuk Pelaku Usaha Ultra Mikro     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – PT Pegadaian (Persero) konsisten mendukung pemerintah untuk membuat pengusaha Ultra Mikro naik kelas dan mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional dengan menyalurkan dana oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP) untuk pelaku usaha Ultra Mikro (Umi) sebesar Rp.1,5 […]

    • calendar_month Senin, 17 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  18  Oktober 2022

    • calendar_month Kamis, 23 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Klungkung, Kamis 23 Februari  2023 Ketua DPRD Kab.Klungkung : Musrenbang Prioritaskan usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa/Kelurahan   Bali, indonesiaexpose.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Anom menghadiri Undangan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Klungkung bertempat di Ruang Rapat Bhinneka Guna Praja Kantor Camat KlungkungKantor Camat Klungkung, Bali, Kamis 23 Februari 2023. Ketua DPRD […]

  • Dirut Pertamina Turun Langsung Pantau Kesiapan Satgas Lebaran Pertamina di Jawa Barat

    Dirut Pertamina Turun Langsung Pantau Kesiapan Satgas Lebaran Pertamina di Jawa Barat

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu  06  April 2024 Dirut Pertamina Turun Langsung Pantau Kesiapan Satgas Lebaran Pertamina di Jawa Barat   (Foto/ist)   Jawa  Barat,  indonesiaexpose.co.id  – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) melakukan kunjungan kerja ke beberapa sarana dan fasilitas Satuan Tugas Ramadan Idulfitri (Satgas RAFI) 2024 di wilayah Jawa Bagian Barat. Pertamina memastikan kesiapan bahan bakar minyak […]

expand_less