Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Pertamina, PT Pupuk Indonesia dan Mitsubishi Corporation Sepakat Kembangkan Bisnis Blue/Green Hydrogen dan Ammonia

Pertamina, PT Pupuk Indonesia dan Mitsubishi Corporation Sepakat Kembangkan Bisnis Blue/Green Hydrogen dan Ammonia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Minggu  06 Maret 2022

 

Pertamina, PT Pupuk Indonesia dan Mitsubishi Corporation Sepakat Kembangkan Bisnis Blue/Green Hydrogen dan Ammonia

 

(Foto/ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero) dan Mitsubishi Corporation sepakat untuk mengembangkan bisnis Green Hydrogen dan Green Ammonia Value Chain serta Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS). Kesepakatan ini sejalan dengan target pemerintah menurunkan emisi sebesar 29% pada tahun 2030.

Kesepakatan kerja sama ini ditandatangani Direktur Strategi, Portofolio & Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Iman Rachman, Direktur Portofolio & Pengembangan Usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) Jamsaton Nababan dan Kepala Perwakilan Mitsubishi Corporation untuk Indonesia, Takuji Konzo, di Jakarta, Rabu, 2 Maret 2022.

Hadir dalam penandatangan kerja sama ini, Wakil Menteri BUMN I, Pahala N. Mansury, Asisten Deputi Bidang Industri Energi, Minyak dan Gas Kementerian BUMN, Abdi Mustakim dan Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN, Zuryati Simbolon.

Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury dalam sambutannya mengucapkan, MoU antara Pertamina, Pupuk Indonesia dan Mitsubishi merupakan langkah awal bagi kolaborasi kedepannya. MoU ini juga merupakan bagian dari misi Green Industry Cluster yang telah disepakati dan diresmikan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Pertamina, dan Pupuk Indonesia sebelumnya.

“Kami sangat berkomitmen untuk memastikan Indonesia bisa mengurangi emisi gas rumah kaca berdasarkan National Determined Contribution (NDC) hingga 29% pada 2030, tetapi kami tidak bisa melakukannya sendirian. Kami tahu bahwa untuk mewujudkannya, kuncinya adalah Partnership,” ujar Pahala.

Pahala menekankan, pada kegiatan Presidensi G20 yang akan berlangsung Oktober mendatang, Pemerintah Indonesia dan BUMN ingin menunjukan kepada dunia tentang keberhasilan transisi energi yang tengah digarap, salah satunya dengan melakukan pensiun dini (early retirement) PLTU batu bara. Namun, itu semua, dapat terwujud dengan adanya kolaborasi dan sinergi yang kuat antar negara dan swasta.

“Kita juga ingin menunjukan bahwa upaya transisi energi dapat dilakukan bukan hanya melalui pensiun dini PLTU namun juga dengan cara mengurangi utilisasinya melalui kegiatan cofiring dengan ammonia dan biomassa serta bagaimana pemanfaatan teknologi seperti carbon capture,” lanjutnya.

Direktur Strategi, Portofolio & Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Iman Rachman yang hadir mewakili Direktur Utama Pertamina mengatakan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), dan Mitsubishi Coorporation, diharapkan akan

segera terwujud bentuk kerja sama strategis baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang dan akan mendukung pencapaian target-target nasional secara masif.

“Langkah awal untuk mewujudkan pengembangan Blue/Green Hydrogen dan Blue/Green Ammonia di Indonesia tentunya juga akan menjadi milestone penting untuk membentuk ekosistem industri hijau yang lebih luas lagi di Indonesia,” tutur Direktur Strategi, Portofolio & Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Iman Rachman melalui siaran tertulisnya di Jakarta, Minggu (06/3/2022).

Menurut Iman, sejalan dengan program dekarbonisasi pemerintah, Pertamina melakukan kerja sama untuk mengembangkan blue/green hydrogen, blue/green ammonia, dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS), dengan difasilitasi produksi milik Pupuk Indonesia dan co-combustion ammonia di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara.

Green hydrogen yang dihasilkan dari pembangkit EBT akan dimanfaatkan untuk memproduksi green ammonia. Sedangkan blue hydrogen yang dihasilkan dari pembangkit low carbon dengan carbon emission treatment facility akan dimanfaatkan untuk memproduksi green ammonia, yang dapat dimanfaatkan untuk co-combustion ammonia PLTU Batubara

Pertamina, imbuh Iman, akan mendukung dan mendorong kolaborasi dengan SH Power dan NRE sebagai motor transisi energi Pertamina. SH Power dan NRE bersama partner, telah mengidentifikasi potensi EBT lebih dari 10 GW yang dapat digunakan untuk Green Hydrogen di seluruh Indonesia.

Komitmen penuh Pertamina dalam penerapan aspek ESG telah mendorong peningkatan rating ESG Pertamina secara global. Pertamina telah menerima ESG Risk Rating oleh Sustainalytics sebesar 28,1 dan dinilai berada pada risiko Medium dalam mengalami dampak keuangan material dari faktor-faktor ESG.

“Semoga semangat, kerja keras dan komitmen yang telah dilakukan tidak berhenti di sini, namun pencapaian ini merupakan awal dari perjalanan untuk membawa perubahan global ke arah yang lebih baik,” tandas Iman.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Bakir Pasaman, menyatakan bahwa Pupuk Indonesia sangat menyambut baik kerjasama dengan Pertamina dan Mitsubishi ini. Hal ini sejalan dengan target Pemerintah untuk meningkatkan akses terhadap green energy dan mencapai target Net Zero Emission. Dan kami di industri pupuk, telah melakukan sejumlah inisiatif untuk dapat mendukung program Pemerintah tersebut, salah satunya adalah pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) sebagai salah satu sumber energi untuk pabrik kami di Pupuk Kujang dan Petrokimia Gresik.

“Kami di industri pupuk sangat optimis terhadap pengembangan green hydrogen, green ammonia maupun blue ammonia. Pengangkutan hydrogen mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi dan sangat mahal. Oleh karena itu, untuk mendapatkan biaya pengangkutan yang ekonomis, salah satu alternatifnya adalah mengangkut hydrogen tersebut dalam bentuk ammonia. Pupuk Indonesia sangat berpengalaman dalam mengoperasikan pabrik ammonia dan hal ini merupakan satu advantage. Kami berharap Pupuk

Indonesia dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan dan pembangunan pabrik green ammonia dan blue ammonia yang akan dikembangkan di Indonesia.”, demikian kata Bakir.

Ia menambahkan bahwa Pupuk Indonesia siap mendukung agenda G20 untuk transisi energi hijau dalam rangka program dekarbonisasi di Indonesia.

(228)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Hut Prokamasi Kemerdekaan RI ke-74, Desa dan Kelurahan Serentak Gelar Aksi Kebersihan Lingkungan

    Sambut Hut Prokamasi Kemerdekaan RI ke-74, Desa dan Kelurahan Serentak Gelar Aksi Kebersihan Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 10 Agustus 2019   Sambut Hut Prokamasi Kemerdekaan RI ke-74, Desa dan Kelurahan Serentak Gelar Aksi Kebersihan Lingkungan   BALI, INDEX – Serangkaian menyambut Hut Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 Tahun 2019, beragam kegiatan turut digelar. Salah satunya adalah aksi kebersihan serentak yang dilaksanakan Desa dan Kelurahan di Kota Denpasar pada Jumat (9/8). Pelaksanaan […]

  • Pemkab Gianyar Gelar Rapat Terkait Berita Meningitis

    Pemkab Gianyar Gelar Rapat Terkait Berita Meningitis

    • calendar_month Sabtu, 22 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Gianyar, Sabtu 22  April  2023 Pemkab Gianyar Gelar Rapat Terkait Berita Meningitis       Bali, indonesiaexpose.co.id  – Menyikapi berita tentang suspek meningitis di Kabupaten Gianyar yang baru-baru ini beredar, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengambil langkah cepat dengan mengadakan pertemuan yang melibatkan berbagai unsur mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian serta para peternak yang terkena imbas […]

  • XL Axiata dan Karyawan Biayai Pembangunan Masjid di Magetan

    XL Axiata dan Karyawan Biayai Pembangunan Masjid di Magetan

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Surabaya, Rabu  16 Desember 2020.   XL Axiata dan Karyawan Biayai Pembangunan Masjid di Magetan (ki-ka) Ketua Majlis Ta’lim XL Axiata (MTXL), Nashrul Hendarsyah, Kepala Desa Bulugunung, Sutarjo, dan Manajer Funding Rumah Zakat, Ganjar Mutaqien dalam acara peletakan batu pertama pembangunan wakaf Masjid Sadiah binti Hadad Gandadiwirja di Dusun Claket, Desa Bulugunung, Plaosan, Magetan, Sabtu […]

  • 2 Siswa Denpasar Ikuti Ajang Global Responsibility Conference di Barcelona

    2 Siswa Denpasar Ikuti Ajang Global Responsibility Conference di Barcelona

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 04 Agutus 2019   2 Siswa Denpasar Ikuti Ajang Global Responsibility Conference di Barcelona   Sebanyak 2 siswa yang tergabung dalam Forum Peneliti Remaja Kota Denpasar kembali dari mengikuti lomba Global Responsibility Converence 2019 di Barcelona.   BALI, INDEX  – Dua siswa dari SMAN 3 Denpasar yang tergabung dalam Forum Peneliti Remaja Kota […]

  • Kehadiran  TNI-Polri di Papua, Ciptakan  Rasa  Aman  Warga  dari  KKB

    Kehadiran  TNI-Polri di Papua, Ciptakan  Rasa  Aman  Warga  dari  KKB

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Papua, Rabu  17  Maret  2021   Kehadiran  TNI-Polri di Papua, Ciptakan  Rasa  Aman  Warga  dari  KKB     Papua ,indonesiaexpose.co.id   — Kehadiran dari TNI-Polri di Papua, diyakini telah memberikan rasa aman untuk seluruh warga di Tanah Cenderawasih. Mengingat, aparat selalu bertugas untuk melindungi dan memberikan keamanan bagi masyarakat luas. Demikian dikatakan oleh, Kepala Suku Dani, […]

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 28 Januari 2022      

expand_less