Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » BNPB Pastikan Pembersihan Puing Rumah Terdampak Gempabumi M 5.6 Cianjur Selesai Dalam 40 Hari

BNPB Pastikan Pembersihan Puing Rumah Terdampak Gempabumi M 5.6 Cianjur Selesai Dalam 40 Hari

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 5 Jan 2023
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Cianjur, Jumat  06  Januari  2022

BNPB Pastikan Pembersihan Puing Rumah Terdampak Gempabumi M 5.6 Cianjur Selesai Dalam 40 Hari

(Foto/ist)

 

Jawa  Barat, indonesiaexpose.co.id  –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan pembersihan puing rumah terdampak gempabumi M 5.6 Cianjur dapat selesai dalam waktu 40 hari, sehingga pembangunan kembali rumah yang hancur dapat segera dilakukan.

Menurut Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, setelah pembersihan selesai, maka warga dapat membangun kembali rumahnya di lokasi yang sama atau insitu, khususnya bagi mereka yang telah mendapat rekomendasi untuk tidak harus direlokasi.

“Sekarang yang sudah dibersihkan hampir seribu rumah. Nanti begitu sudah bersih, secara paralel akan dibangun kembali rumah-rumah yang tidak relokasi. Yang insitu, yang tidak harus pindah,” ucap Suharyanto melalui siaran resminya ,Jumat (6/1/2023).

“Sampai hari ini, Rabu (4/1), sudah ada lebih dari seribu rumah yang telah dibersihkan,” imbuhnya.

Suharyanto mengatakan, dalam proses pembersihan puing hingga pembangunan rumah kembali, pemerintah telah membentuk satgas khusus yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Kementerian PUPR dan lembaga terkait lainnya berjumlah 2.500 personel. Sampai hari ini, seluruh personel itu terus membantu masyarakat membersihkan puing.

“Akan dilaksanakan oleh masyarakat sendiri dibantu TNI, Polri. Sudah ada satgas berjumlah 2.500 orang. Tiap hari membantu masyarakat membersihkan puing,” ujarnya.

Selain personel, pemerintah juga telah mengerahkan lebih dari 40 alat berat untuk mempercepat proses pembersihan puing di 16 kecamatan. Hal itu dilakukan karena pembersihan puing rumah dan bangunan yang hancur tidak dapat dilakukan tanpa alat berat.

Suharyanto juga menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah menggarap pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di dua titik, yakni di Desa Sirnagalih dan Desa Murnisari. Dua lokasi relokasi itu diperuntukkan bagi warga yang memang mendapat rekomendasi harus direlokasi.

Adapun Huntap Relokasi Tahap I di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, dibangun dengan masterplan 200 unit. Progres per tanggal 3 Januari 2023 ada 188 unit lokasi siap bangun, 164 unit RISHA terinstal lengkap, 164 unit tertutup atap dan 91 unit selesai 100 persen.

Sementara itu Pemerintah juga membangun Huntap Relokasi Tahap II di Desa Murnisari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, dengan masterplan 151 unit. Progres hingga hari ini sudah ada 43 unit lokasi siap bangun, 14 unit RISHA terinstal lengkap dan 4 unit tertutup atap.

Dalam menentukan wilayah insitu dan wilayah mana yang harus direlokasi, pemerintah telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam kaitan pemetaan zona kerawanan bencana gempabumi.

Bagi masyarakat yang tinggal di daerah episentrum gempabumi atau daerah patahan yang dapat berpotensi memicu gempabumi, maka tidak boleh membangun kembali rumah di wilayah itu dan harus relokasi. Namun apabila wilayah masih aman dari potensi risiko dampak gempabumi, maka akan diperbolehkan membangun kembali di lokasi yang sama.

Bupati Kabupaten Cianjur, Herman Suherman menuturkan bahwa pihaknya telah menerima rekomendasi dari BMKG pada pekan sebelumnya. Menurut BMKG, ada tiga kecamatan yang masuk dalam zona rawan gempabumi karena berada pada lokasi episentrum. Herman mengatakan jumlah nya di bawah angka seribu.

“Yang relokasi ini kan ada di episentrum gempabumi. Yang mana kami baru legalnya menerima baru di minggu-minggu kemarin. Data sudah masuk. Ada tiga kecamatan yang masuk episentrum. Di minggu ini atau minggu depan akan kita adakan sosialisasi. Ada di bawah seribu,” jelas Suherman.

Setelah mendapat rekomendasi dari BMKG, Pemkab Cianjur akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekaligus menentukan siapa saja yang harus direlokasi dan siapa yang boleh membangun kembali rumahnya insitu. Nantinya pada kesempatan itu pula, Pemerintah Kabupaten Cianjur juga akan menuntaskan penyerahan dana stimulan kepada masyarakat untuk pembangunan rumah insitu.

“Kita sudah putuskan data ini dari BMKG yang datanya sudah diterima oleh pemerintah daerah. InshaAllah minggu depan kita akan sosialisasi langsung tanda tangan. Langsung secara bertahap akan kita masukkan ke sini (relokasi),” tutup Herman.

(119)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pernah Dipenjara Karena Mencuri, Seorang Wanita Kembali Ditangkap

    Pernah Dipenjara Karena Mencuri, Seorang Wanita Kembali Ditangkap

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Bandung,  Senin   8 Maret 2021   Pernah Dipenjara Karena Mencuri, Seorang Wanita Kembali Ditangkap     JAWA BARAT,  indonesiaexpose.co.id  –   Sempat viral di media sosial, seorang wanita mencuri pakaian di toko Octas Boutique Jalan Talun, Desa Tanggulan, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kapolresta Bandung Polda Jabar Kombes Pol Hendra Kurniawan, S.IK mengatakan, kejadian tersebut […]

  • Trisno Nugroho, Kakanwil BI Provinsi Bali : UMKM terus berkarya gerakkan perekonomian Bali

    Trisno Nugroho, Kakanwil BI Provinsi Bali : UMKM terus berkarya gerakkan perekonomian Bali

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Denpasar,  Sabtu  12  September  2020   Trisno Nugroho, Kakanwil BI Provinsi Bali : UMKM terus berkarya gerakkan perekonomian Bali   Putu  Adnyani Owner  Bara  Silver (kiri ) peserta di acara pasar gotong royong Bank Indonesia (BI) Bali hari kedua di depan Kantor Gubernur Propinsi Bali,  di Renon,Sabtu (12/09/2020) pagi .   BALI,  INDEX  –  Pandemi Covid-19 memang […]

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  12  Oktober  2020

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Bali, Senin  11  November  2024 Renungan  Joger

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  28  April   2024 Renungan  Joger  

  • Kelurahan Tonja Perketat Pengawasan Wilayah, Masuk Desa Tonja Wajib Pakai Masker

    Kelurahan Tonja Perketat Pengawasan Wilayah, Masuk Desa Tonja Wajib Pakai Masker

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  26  April  2020   Kelurahan Tonja Perketat Pengawasan Wilayah, Masuk Desa Tonja Wajib Pakai Masker Satgas Gotong Royong Covid 19 Desa Adat Tonja dan Desa Adat Ongan, Kelurahan Tonja, LPM, Kelihan Adat, Kepala Lingkungan, Babinkamtibmas, Babinsa, Pecalang, dan STT melaksanakan pengawasan dan penertiban bagi masyarakat yang memasuki Kawasan Lingkungan/Desa Adat dan Kelurahan Tonja […]

expand_less