Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Kemenparekraf Luncurkan “BEKUP 2023” Perkuat Lahirnya Startup Digital Berkualitas

Kemenparekraf Luncurkan “BEKUP 2023” Perkuat Lahirnya Startup Digital Berkualitas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
  • visibility 244
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Jumat 03 Maret 2023

Kemenparekraf Luncurkan “BEKUP 2023” Perkuat Lahirnya Startup Digital Berkualitas

 

Kemenparekraf/Baparekraf meluncurkan program “Baparekraf for Startup (BEKUP) 2023”di Jakarta, Kamis (2/3/2023).(Foto/ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) meluncurkan program “Baparekraf for Startup (BEKUP) 2023” untuk meningkatkan jumlah startup digital berkualitas di Tanah Air sehingga mampu memperkuat kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam “Kick-off BEKUP 2023″, Kamis (2/3/2023), mengatakan, Kemenparekraf/Baparekraf berkomitmen membangun ekosistem startup digital yang lebih baik sehingga akan memunculkan startup-startup digital yang berkualitas.

“BEKUP” menjadi ruang bagi pelaku startup digital untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis startup. “BEKUP” membuka kesempatan bagi pelaku startup yang memiliki rencana untuk membangun bisnis jangka panjang berbasis produk digital yang inovatif.

“‘BEKUP’ sebagai program inkubasi yang berkelanjutan membuka kesempatan bagi para founders startup agar dapat memanfaatkan potensi ekonomi digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Menparekraf Sandiaga Uno, melalui siaran tertulisnya, di Jakarta, Jumat (3/3/2023).

Menparekraf menjelaskan, di “BEKUP 2023” para peserta berkesempatan mengikuti bootcamp dengan mentor-mentor dari profesional serta pendampingan untuk membantu mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh founder startup dan berpartisipasi dalam demo day.

“’BEKUP’ memberikan kesempatan bagi para pendiri startup untuk mendapatkan dukungan dan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan founder startup. Fasilitasi ini diperlukan sehingga dapat mengatasi berbagai tantangan yang mungkin mereka hadapi,” kata Sandiaga.

Menparekraf berharap melalui program ini para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya startup dapat mengambil peran dalam penciptaan solusi inovatif dan modern untuk menghadapi setiap tantangan yang ada guna mendukung dan mendorong ekosistem startup digital Indonesia dalam merealisasikan optimisme ekonomi nasional di 2023

“Pada ‘BEKUP 2023’ kami menargetkan akan ada 24 startup yang bisa mengikuti inkubasi selama tiga bulan dengan materi pelatihan yang komprehensif. Setelah mengikuti pelatihan BEKUP kami harap akan ada dampak langsung bagi startup maupun masyarakat luas,” ujar Sandiaga.

Sementara Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam, mengatakan, pemerintah bersama dengan stakeholder berusaha menciptakan ekosistem startup digital yang mendukung tumbuhnya startup digital Indonesia. Penciptaan ekosistem startup digital dengan taraf global akan memacu startup Indonesia untuk semakin kompetitif di Indonesia sehingga dapat bersaing di tingkat global.

“Pada program ini kami akan memberikan pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang teruji dan didukung oleh para mentor dan expert berpengalaman di industri startup Indonesia,” sambung  Neil.

Sejak tahun 2020, kata Neil, “BEKUP” telah memfasilitasi 300 startup dengan berbagai tingkatan dan mereka berhasil meningkatkan average survival rate startup menjadi 58 persen lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata startup yang hanya 10 persen bisa bertahan lebih dari tiga tahun.

Rata-rata peserta yang telah mengikuti BEKUP juga menunjukkan pertumbuhan revenue yang mencapai 256 persen dan pertumbuhan pelanggan 246 persen dalam kurun waktu satu hingga dua tahun. Hal ini membuktikan melalui program ini peserta memiliki peluang untuk meningkatkan skala bisnis.

“Setelah mengikuti program ini, para startup diharapkan bisa menciptakan inovasi dan teknologi untuk dapat memberikan dampak positif seperti menumbuhkan ekonomi dan menyediakan lapangan kerja baru,” kata Neil.

Pendaftaran program BEKUP 2023 resmi dibuka mulai hari ini hingga 21 Maret 2023. Untuk menyosialisasikan program ini, Kemenparekraf juga akan melakukan roadshow di tiga kota yakni Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Dalam peluncuran “BEKUP 2023” juga diisi dengan diskusi panel dengan tema “Peran Inovasi dalam Pembangunan Ekonomi Kreatif 2023” dengan narasumber Direktur Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf/Baparekraf, Yuana Rochma Astuti; CTO Startups Microsoft, Makka Kesuma; Co-Founder & CMO Mecapan; Syifa Alsakina; dan Chief Business & Ecosystem KUMPUL.ID, Amalia Aini sebagai moderator.

(007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Denpasar Zero Kasus Rabies, Distan Denpasar Secara Berkelanjutan Laksanakan Vaksinasi Rabies

    Jaga Denpasar Zero Kasus Rabies, Distan Denpasar Secara Berkelanjutan Laksanakan Vaksinasi Rabies

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  24  Agustus  2020   Jaga Denpasar Zero Kasus Rabies, Distan Denpasar Secara Berkelanjutan Laksanakan Vaksinasi Rabies     BALI,  INDEX  –  Dinas Pertanian Kota Denpasar secara berkelanjutan melaksanakan vaksinasi rabies. Meskipun Denpasar dinyatakan zero rabies, upaya antisipasi harus tetap dilakukan. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, Gede Ambara Putra di Denpasar, Senin […]

  • Pasien Sembuh Bertambah 19 Orang, Kasus Positif Bertambah 25 Orang  GTPP Ingatkan Kewaspadaan Masyarakat Saat Perayaan Hari Suci Galungan, Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

    Pasien Sembuh Bertambah 19 Orang, Kasus Positif Bertambah 25 Orang GTPP Ingatkan Kewaspadaan Masyarakat Saat Perayaan Hari Suci Galungan, Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  15 September 2020   Pasien Sembuh Bertambah 19 Orang, Kasus Positif Bertambah 25 Orang GTPP Ingatkan Kewaspadaan Masyarakat Saat Perayaan Hari Suci Galungan, Wajib Terapkan Protokol Kesehatan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai     BALI,  INDEX  –  Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih bergerak […]

  • PDAM  Tirta  Galuh  Ciamis

    PDAM  Tirta  Galuh  Ciamis

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Jawa  Barat, Jumat  06  Juni  2025 PDAM  Tirta  Galuh  Ciamis  

  • Rapim TNI-Polri 2021 Solidkan Barisan Kawal Vaksinasi Hingga Pulihkan Ekonomi Nasional

    Rapim TNI-Polri 2021 Solidkan Barisan Kawal Vaksinasi Hingga Pulihkan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta,  Senin  15  Februari  2021   Rapim TNI-Polri 2021 Solidkan Barisan Kawal Vaksinasi Hingga Pulihkan Ekonomi Nasional     JAKARTA, indonesiaexpose.co.id –   Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri 2021 mengambil tema ‘Dilandasi Profesionalisme, Soliditas, dan Sinergitas TNI Polri Siap Mendukung Penanggulangan Paripurna Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Menuju Indonesia Maju’ bertujuan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 15  Oktober  2022 Renungan  JOGER    

  • Melestarikan Budaya Nusantara

    Melestarikan Budaya Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Kuta,  Sabtu  28  September   2024 Melestarikan Budaya Nusantara   Budaya merupakan kombinasi dari dua kata: Budhi, yang artinya “pikiran yang jernih,” dan Hridaya, artinya hati yang lembut. Pikiran yang jernih lebih lanjut disebut intelegensia – bukan pengetahuan intelektual pinjaman – tapi intelegensia atau kebijaksanaan berdasarkan pengalaman pribadi dalam hidup. (Guruji Anand Krishna dalam Vedanta, Memaknai […]

expand_less