Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Ketua DPR RI Puan   Apresiasi   Aksi  Heroik  Bidan  Dona Lubis

Ketua DPR RI Puan   Apresiasi   Aksi  Heroik  Bidan  Dona Lubis

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Rabu  06  Agustus  2025

Ketua DPR RI Puan   Apresiasi   Aksi  Heroik  Bidan  Dona Lubis

 

Ketua DPR RI Puan Maharani

 

Jakarta , indonesiaexpose.co.id  – Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi aksi heroik Dona Lubis, seorang bidan dari Puskesmas Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, yang nekat menyeberangi sungai deras demi mengantarkan obat kepada pasien TBC. Kendati demikian, aksi Dona juga mengundang keprihatinan karena menunjukkan kurangnya pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah.

Menurut Puan, kisah pengabdian luar biasa seperti Dona Lubis seharusnya tidak menjadi norma dalam sistem pelayanan publik yang ideal. “Pengabdian seperti yang dilakukan Ibu Dona patut dihormati, tetapi kita harus jujur bahwa negara tidak boleh membiarkan para tenaga medis menggantikan tanggung jawab infrastruktur dasar yang belum hadir,” kata Puan, kepada Parlementaria Rabu (6/8/2025).

Kisah mengharukan seorang bidan bernama Dona Lubis (46) dari Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat viral di media sosial usai videonya menyeberangi sungai deras demi mengobati pasien TBC di pedalaman tersebar luas.

Dalam video tersebut, Dona tampak berjuang menyeberangi aliran deras Sungai Batang Pasaman tanpa jembatan penghubung. Pasalnya, jembatan sepanjang 15 meter itu terputus sejak Jumat (1/8), sehingga membuat akses ke Kejorongan Sinuangon, Nagari Cubadak Barat, terputus total.

Meski demikian, kondisi tersebut tak menghalangi niat Dona untuk tetap mengunjungi pasiennya. Dona mengatakan bahwa itu bagian dari tugasnya sebagai tenaga kesehatan.

Puan pun angkat topi atas keberanian dan dedikasi tanpa batas yang dilakukan Dona. Namun menurutnya, keberanian individual tidak boleh menutupi celah atau kekurangan pelayanan negara kepada masyarakat, terutama dalam konteks layanan kesehatan di wilayah terpencil.

“Akses kesehatan yang setara dan aman adalah hak setiap warga negara, yang semestinya menjadi tanggung jawab Negara,” ucap Puan melalui siaran resminya di Jakarta.

Mantan Menko PMK itu menilai, apa yang dilakukan Dona Lubis merupakan refleksi nyata bahwa masih banyak titik rawan di republik ini yang belum mendapatkan jaminan konektivitas dan layanan kesehatan memadai. Puan mendorong Pemerintah untuk semakin memaksimalkan pemerataan pembangunan di Tanah Air.

“Ketika satu jembatan rusak menyebabkan terputusnya akses ke fasilitas kesehatan, maka yang terganggu bukan hanya alur logistik, melainkan potensi hilangnya nyawa manusia,” sebut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

“Ini bukan hanya soal satu bidan atau satu pasien. Ini soal sistem. Soal keadilan pembangunan. Kita harus pastikan bahwa program-program infrastruktur dan kesehatan benar-benar menyentuh wilayah yang paling membutuhkan,” tambah Puan.

Puan pun mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan langkah konkret, seperti penguatan anggaran pembangunan infrastruktur penghubung ke fasilitas kesehatan di daerah rawan dan 3T (tertinggal, terdepan, terluar). “Termasuk penyusunan peta risiko wilayah layanan kesehatan, untuk mengidentifikasi titik-titik kritis akses dan distribusi tenaga medis,” jelasnya.

“Serta jaminan keselamatan dan perlindungan kerja bagi tenaga medis lapangan, dan sistem transportasi darurat yang bisa menjangkau lokasi sulit harus dituntaskan,” sambung Puan.

Ditambahkan Puan, Pemerintah juga harus menyusun kebijakan insentif berbasis risiko geografis dan tingkat keterpencilan. “Ini agar para bidan, perawat, dan dokter tidak hanya diminta mengabdi, tetapi juga dilindungi,” tuturnya.

Puan memastikan, DPR RI melalui komisi-komisi terkait akan mengawal secara ketat pengalokasian anggaran dan efektivitas implementasi kebijakan lintas kementerian, termasuk Kementerian Kesehatan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kementerian Dalam Negeri.

“Kami di DPR akan memastikan agar anggaran kesehatan dan infrastruktur tidak hanya besar di pusat, tapi benar-benar sampai ke pinggir-pinggir republik ini, tempat warga tetap butuh hidup sehat dan aman,” ungkapnya.

Puan juga mengingatkan bahwa wajah negara bisa dilihat dari bagaimana melayani warganya yang paling rentan. Jika bidan di pedalaman masih harus berenang melawan sungai untuk menjalankan tugasnya, menurutnya, maka yang dibutuhkan bukan hanya sekadar pujian, tetapi koreksi dan tindakan nyata.

“Negara harus hadir, bukan hanya melalui program besar dan laporan statistik, tetapi melalui jembatan yang berdiri kokoh, akses yang aman, dan kehadiran yang dirasakan nyata oleh rakyat,” tutup Puan.

(011)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  01  September  2020

  • Dua Jurnalis Raih Beasiswa S2  dari  LSPR 

    Dua Jurnalis Raih Beasiswa S2  dari  LSPR 

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  08 Februari 2025 Dua Jurnalis Raih Beasiswa S2  dari  LSPR   LSPR Bali gelar Media Gathering 2025 dengan tema “Strengthening Collaboration, Inspiring Education”,bertempat di Di Auditorium Kampus LSPR Bali, Jumat 7 Pebruari 2025.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan sinergi dengan insan media di Bali, LSPR Bali dengan bangga menggelar Media […]

  • Pemerintah  Kota  Denpasar  Mengucapkan  Dirgahayu  Provinsi  Bali Ke-64 

    Pemerintah  Kota  Denpasar  Mengucapkan  Dirgahayu  Provinsi  Bali Ke-64 

    • calendar_month Sabtu, 13 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 13 Agustus 2022   Pemerintah  Kota  Denpasar  Mengucapkan  Dirgahayu  Provinsi  Bali Ke-64  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  29  Agustus  2019   Renungan  JOGER  

  • LPS  Himbau, Bank tidak memberi Suku Bunga Simpanan melebihi ketentuan bunga Penjaminan LPS

    LPS  Himbau, Bank tidak memberi Suku Bunga Simpanan melebihi ketentuan bunga Penjaminan LPS

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 27 Mei 2025 LPS  Himbau, Bank tidak memberi Suku Bunga Simpanan melebihi ketentuan bunga Penjaminan LPS   Kantor Perwakilan LPS II gelar konferensi pers ‘Tingkat Bunga Penjaminan LPS’, di Denpasar,Bali, Selasa (27/5/2025).   Bali, indonesiaexpose.co.id – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk menurunkan tingkat bunga penjaminan sebesar 25 basis poin (bps) untuk simpanan […]

  • Pertamina Buka Peluang Kemitraan Bisnis Pertashop di Seluruh Indonesia

    Pertamina Buka Peluang Kemitraan Bisnis Pertashop di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Nusa Dua , Kamis  27 Februari 2020   Pertamina Buka Peluang Kemitraan Bisnis Pertashop di Seluruh Indonesia   BALI, InDEX  –  Pertamina membuka peluang kerjasama kemitraan bisnis Pertashop kepada Pemerintahan Desa, Koperasi serta pelaku usaha atau UKM di seluruh Indonesia. Melalui kerja sama tersebut, Pertamina menargetkan dari 7.196 kecamatan di Indonesia, sebanyak 3827 kecamatan yang […]

expand_less