Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » RAPBD 2026 dan Penyertaan Modal PKB Disorot, Empat Fraksi Beri Catatan Kritis

RAPBD 2026 dan Penyertaan Modal PKB Disorot, Empat Fraksi Beri Catatan Kritis

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar,  Kamis  16  Oktober  2025

RAPBD 2026 dan Penyertaan Modal PKB Disorot, Empat Fraksi Beri Catatan Kritis

 

Rapat Paripurna Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 DPRD Provinsi Bali yang digelar di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, pada Rabu (15/10/2025).

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menghadiri Rapat Paripurna Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 DPRD Provinsi Bali yang digelar di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, pada Rabu (15/10/2025).

Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya ini beragendakan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni: Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026, dan Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah pada Perseroan Daerah Pusat Kebudayaan Bali (PKB), yang dibacakan langsung oleh empat fraksi dalam penyampaian pandangan umum.

Fraksi PDI Perjuangan, yang dibacakan oleh Ni Made Sumiati, SH, menilai bahwa Raperda APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026 telah disusun sesuai prinsip good financial governance, dengan memperhatikan kebutuhan riil masyarakat dan kemampuan keuangan daerah. Fraksi ini mendukung kebijakan penyertaan modal daerah pada Perseroda Pusat Kebudayaan Bali (PKB) sebagai langkah strategis membangun kemandirian ekonomi masyarakat berbasis nilai budaya dan kearifan lokal.
PDI Perjuangan menegaskan bahwa investasi ini bukan semata-mata langkah finansial, tetapi juga investasi sosial dan budaya yang harus dikelola secara transparan dan akuntabel, sehingga manfaatnya dapat dirasakan luas oleh masyarakat Bali.

Fraksi Partai Golkar, yang pandangannya dibacakan Ni Putu Yuli Artini, SE, memberikan apresiasi atas penyusunan RAPBD 2026 yang tetap optimis dan realistis meskipun berada di tengah tekanan fiskal. Namun, Golkar menyoroti adanya penurunan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta potensi pungutan wisatawan asing (PWA) yang dinilai belum tergarap optimal.

Fraksi ini juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam rencana penyertaan modal pada Perseroda PKB senilai Rp1,4 triliun hingga tahun 2028, dengan meminta kejelasan asumsi dan proyeksi pendapatan investasi. Selain itu, Fraksi Golkar mendorong pemerintah memperkuat pengendalian pembangunan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan meningkatkan penegakan regulasi lingkungan untuk mencegah bencana berulang.

Sementara itu, Fraksi Gerindra–PSI melalui Gede Harja Astawa, SH., MH., sebagai juru bicara, mengingatkan agar penyusunan RAPBD 2026 memperhatikan Permendagri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan APBD. Fraksi ini juga meminta revisi terhadap rencana anggaran agar menyesuaikan alokasi transfer pusat sebesar Rp1,9 triliun, sebagaimana hasil rapat Banggar DPRD dan TAPD.

Terkait Raperda Penyertaan Modal, Fraksi Gerindra–PSI menilai perlu adanya analisis investasi yang lebih rinci dan komprehensif, mencakup aspek keuangan, sosial, dan lingkungan. Fraksi ini juga menyoroti perbedaan data luas tanah yang digunakan sebagai penyertaan modal dalam dokumen analisis investasi, serta menekankan perlunya dokumen hukum dan rencana bisnis yang transparan.
Di akhir pandangannya, Fraksi Gerindra–PSI juga mendorong pemerintah mengambil langkah tegas terhadap dua isu aktual: penyelesaian permasalahan pagar GWK dan dugaan pembalakan liar di wilayah Buleleng.

Fraksi terakhir, Demokrat–NasDem, yang pandangannya dibacakan oleh I Komang Wirawan, SH, menyatakan dukungan terhadap kedua Raperda tersebut. Fraksi ini menilai bahwa target makro pembangunan Bali 2026 telah disusun dengan optimisme yang realistis. Namun, Demokrat–NasDem memberikan sejumlah catatan penting, antara lain terkait penurunan target PAD, perlunya optimalisasi pengelolaan sumber pendapatan daerah, serta perhatian terhadap rencana pembangunan infrastruktur strategis dan pengelolaan sampah di seluruh Bali.

Selain itu, fraksi ini juga mendorong evaluasi terhadap efektivitas transportasi publik Trans Metro Dewata agar lebih tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(110)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Juni 2020,  BI  Turunkan  Suku  Bunga Acuan  25 bps

    Juni 2020,  BI  Turunkan  Suku  Bunga Acuan  25 bps

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  23  Juni  2020   Juni 2020,  BI  Turunkan  Suku  Bunga Acuan  25 bps       BALI,  INDEX  –  BI 7 Day Reserve Repo Rate (BI7DRR) diturunkan 25 bps (basis poin) pada Juni 2020. Penurunan dilakukan setelah dua bulan berturut-turut BI mempertahankan suku bunga kebijakan pada April dan Mei 2020. Secara total, BI […]

  • Erwin Soeriadimadja KPwBI Bali : Jegeg Bagus Bali 2023, Dorong Pariwisata Berkualitas

    Erwin Soeriadimadja KPwBI Bali : Jegeg Bagus Bali 2023, Dorong Pariwisata Berkualitas

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  14  November  2023 Erwin Soeriadimadja KPwBI Bali : Jegeg Bagus Bali 2023, Dorong Pariwisata Berkualitas     Bali, indonesiaexpose.co.id – Puncak perhelatan Pemilihan Jegeg Bagus Bali 2023 telah diselenggarakan secara meriah di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dan dihadiri oleh sejumlah pemangku jabatan diantaranya Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, […]

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Bangli, Kamis 20 Januari 2022    

  • Ananda R Mooy : OJK Bali Terus Dorong Perluasan Akses Pembiayaan Petani dan UMKM Melalui KUR

    Ananda R Mooy : OJK Bali Terus Dorong Perluasan Akses Pembiayaan Petani dan UMKM Melalui KUR

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 17 Maret 2024 Ananda R Mooy : OJK Bali Terus Dorong Perluasan Akses Pembiayaan Petani dan UMKM Melalui KUR   Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Bali Ananda R Mooy   Bali, indonesiaexpose.co.id – OJK Provinsi Bali terus mendorong perluasan akses pembiayaan bagi petani dan UMKM melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Gelar Evaluasi Data Konservasi Hutan Mangrove dan Wilayah Pesisir di Denpasar–Badung

    Pansus TRAP DPRD Bali Gelar Evaluasi Data Konservasi Hutan Mangrove dan Wilayah Pesisir di Denpasar–Badung

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 20 Oktober 2025 Pansus TRAP DPRD Bali Gelar Evaluasi Data Konservasi Hutan Mangrove dan Wilayah Pesisir di Denpasar–Badung   Pansus TRAP  DPRD Provinsi Bali kembali menggelar rapat penting di Ruang Rapat Bapemperda Lt. II, Gedung DPRD Provinsi Bali. Rapat yang dijadwalkan Senin (20/10/2025) pukul 10.00 Wita ini   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Panitia Khusus […]

  • Sidang Perdana Gugatan Perlawanan Terhadap Bank BCA, KPKNL, BPN  dan Para Pihak

    Sidang Perdana Gugatan Perlawanan Terhadap Bank BCA, KPKNL, BPN  dan Para Pihak

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Blitar, Rabu 30 Juni 2021 Sidang Perdana Gugatan Perlawanan Terhadap Bank BCA, KPKNL, BPN  dan Para Pihak Pengadilan Negeri Kelas IB Blitar,Jawa Timur Jawa Timur, IndonesiaExpose.co.id – Drs Ec Satria Achyar, SH., M.Hum selaku Kuasa Hukum dari Umi Alfiah dan Didik Cresna Atmodjo selaku penggugat , bertempat di Pengadilan Negeri Kelas IB Blitar,Jawa Timur Senin 28 Juni 2021 […]

expand_less