Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Timur » Sentilan Menkeu Bikin Geger: Rp 3,6 Triliun Dana ‘Nganggur’.

Sentilan Menkeu Bikin Geger: Rp 3,6 Triliun Dana ‘Nganggur’.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bojonegoro, Senin 03 November 2025

Sentilan Menkeu Bikin Geger: Rp 3,6 Triliun Dana ‘Nganggur’ .

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

 

Jawa  Timur,  indonesiaexpose.co.id  — Kritik tajam Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengguncang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Sorotannya bukan main: dana kas daerah yang menginap di bank mencapai Rp 3,6 triliun, tanpa segera digerakkan untuk kepentingan rakyat.

“Uang ini uang rakyat. Seharusnya berputar, membangun, dan menciptakan lapangan kerja, bukan diendapkan,” tegas Purbaya dalam pernyataannya, Senin (3/11/2025).

Sentilan keras itu langsung menjadi bola panas. Tak lama berselang, media sosial Bojonegoro dipenuhi unggahan warganet yang mengaku melihat berbagai proyek infrastruktur tiba-tiba dikebut—mulai dari perbaikan jalan, pembangunan drainase, hingga renovasi fasilitas publik.

Fenomena “proyek mendadak” ini memunculkan dugaan bahwa kritik dari pusat menjadi pemantik bagi Pemkab Bojonegoro untuk bergerak cepat.

Dana Triliunan Menganggur, Siapa yang Diuntungkan?

Menkeu Purbaya menegaskan, dana besar yang hanya disimpan tanpa realisasi berarti kehilangan potensi ekonomi yang signifikan.
“Setiap rupiah yang tidak diputar adalah peluang yang hilang untuk menyejahterakan rakyat,” ujarnya.

Kementerian Keuangan bahkan menilai kasus Bojonegoro bisa menjadi contoh klasik lemahnya serapan APBD, yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalih Hati-hati, Publik Bertanya-tanya

Pemkab Bojonegoro membela diri. Mereka menyebut dana Rp 3,6 triliun itu sengaja disimpan sebagai alokasi belanja dan proyek infrastruktur tahun depan, bagian dari manajemen keuangan yang “hati-hati.”

Namun, penjelasan ini tak sepenuhnya meredakan kritik. Publik menilai, kehati-hatian yang berlebihan justru bisa menjadi bentuk kelambanan birokrasi yang berisiko menghambat kemajuan daerah.

Efek Sentilan: Transparansi dan Akselerasi Jadi Tuntutan

Kasus ini menjadi tamparan bagi banyak pemerintah daerah lain di Indonesia. Dana idle dalam jumlah besar tak hanya memperlambat ekonomi lokal, tapi juga menimbulkan keraguan publik terhadap kinerja dan transparansi anggaran.

Purbaya menegaskan, APBD seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi daerah, bukan sekadar angka di rekening pemerintah.

Bojonegoro kini berada di bawah sorotan publik—dan sentilan Menkeu tampaknya mulai menunjukkan efek jera. Warga menuntut agar setiap rupiah di kas daerah benar-benar kembali ke tangan rakyat, dalam bentuk pembangunan nyata, bukan janji semata.

(044)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Cinta Berhaji : Program Arrum Haji (Gadai Emas)solusinya, mendapat kepastian nomor Porsi Haji

    Ketika Cinta Berhaji : Program Arrum Haji (Gadai Emas)solusinya, mendapat kepastian nomor Porsi Haji

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Denpasar,  Minggu  25  Agustus  2019   Ketika Cinta Berhaji : Program Arrum Haji (Gadai Emas)solusinya, mendapat kepastian nomor Porsi Haji   Pemimpin Pegadaian Kanwil VII Denpasar Nuril Islamiah ,di acara seminar bertajuk “Ketika Cinta Berhaji”bertempat  di Hotel Grand Santhi, Denpasar-Bali, Sabtu (24/8/2019).   BALI, INDEX – Ratusan peserta memgikuti Program ‘Arrum Haji’ yang di gelar Pegadaian […]

  • Kontribusi Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, PLN Group Borong Penghargaan CSR Awards 2024 Kementerian Desa PDTT

    Kontribusi Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, PLN Group Borong Penghargaan CSR Awards 2024 Kementerian Desa PDTT

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu 11 Mei 2024 Kontribusi Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, PLN Group Borong Penghargaan CSR Awards 2024 Kementerian Desa PDTT   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – Kontribusi PT PLN (Persero) dalam upaya menggerakkan perekonomian masyarakat berhasil mengantarkan PLN Group memborong 22 penghargaan dalam ajang Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards Tahun 2024 yang digelar […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  26  Desember  2021   Renungan  JOGER  

  • Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson : Lockdown Berakhir,Lepas Masker dan Tak Ada Jaga Jarak

    Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson : Lockdown Berakhir,Lepas Masker dan Tak Ada Jaga Jarak

    • calendar_month Rabu, 7 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    London, Rabu 07 Juli  2021   Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson : Lockdown Berakhir,Lepas Masker dan Tak Ada Jaga Jarak   Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson saat umumkan pelonggaran lockdown (foto/Ist)   Inggris, indonesiaexpose.co.id  – Di saat Indonesia sedang ketatnya melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sebuah keputusan berani dan luar biasa […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  30  Oktober  2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 27 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  28  Desember  2022 Renungan  JOGER

expand_less