Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumatera Utara » Sumatera Koyak Diterjang Bencana! Ratusan Nyawa Melayang, Ribuan Mengungsi, Akses Terputus Total”

Sumatera Koyak Diterjang Bencana! Ratusan Nyawa Melayang, Ribuan Mengungsi, Akses Terputus Total”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 210
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tapanuli Utara, Selasa  25   November 2025

Sumatera Koyak Diterjang Bencana! Ratusan Nyawa Melayang, Ribuan Mengungsi, Akses Terputus Total”

 

 

Sumatera Utara, indonesiaexpose.co.id  –  Bencana banjir bandang dan tanah longsor telah melanda sebagian besar wilayah Pulau Sumatera sejak akhir November 2025, memicu krisis kemanusiaan dan kerusakan infrastruktur yang signifikan. Peristiwa bencana alam ini telah merenggut sedikitnya 62 nyawa, membuat puluhan ribu warga terpaksa mengungsi, dan memutus akses vital di tiga provinsi utama: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Di Sumatera Utara, bencana terjadi serentak di sejumlah wilayah seperti Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Derasnya hujan memicu banjir bandang hingga longsor yang merusak jembatan, menghambat akses jalan, dan menyebabkan ribuan warga harus mengungsi. Pemerintah Provinsi Sumut juga telah menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat penanganan.

Musibah ini bermula dari hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sumatera secara terus-menerus sejak sekitar 21-23 November 2025. Curah hujan ekstrem ini memicu luapan sungai dan tanah longsor di berbagai titik.

  • Sekitar 21-23 November 2025: Hujan intensitas tinggi dimulai di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, menandai awal pola cuaca ekstrem.
  • 24 November 2025: Cuaca ekstrem memicu banjir dan longsor secara bersamaan di empat kabupaten di Sumatera Utara: Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.
  • 25 November 2025: Hujan deras terus mengguyur, menyebabkan luapan sungai di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Empat warga Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah, meninggal akibat tertimbun material longsor sekitar pukul 07.00 WIB. Bibit Siklon 95B di Selat Malaka berevolusi menjadi Siklon Tropis Senyar pada pukul 07.00 WIB. Status tanggap darurat ditetapkan di Tapanuli Utara hingga 9 Desember 2025. Banjir juga melanda Kota Langsa, Aceh, pukul 10.20 WIB, serta Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada sore hari, dan Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara, pada pagi hari. Lima orang ditemukan meninggal dunia di Humbang Hasundutan akibat banjir bandang.

Bencana ini melanda berbagai wilayah di Pulau Sumatera, mencakup Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di Sumatera Utara, daerah terdampak meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Pakpak Bharat, Mandailing Natal, Nias, Kota Gunung Sitoli, Langkat, Kota Medan, Padangsidempuan, dan Serdang Bedagai. Sementara itu, di Sumatera Barat, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Agam, Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Pasaman Barat, Bukittinggi, Kota Solok, Padang Panjang, Limapuluh Kota, dan Pasaman turut merasakan dampaknya. Di Aceh, bencana terjadi di Pidie, Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Subulussalam, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Utara, dan Aceh Selatan.

Kondisi geografis yang beragam, mulai dari lereng perbukitan yang rawan longsor hingga dataran rendah dan pesisir yang rentan banjir, memperparah dampak bencana. Banyak permukiman warga yang berada di bantaran sungai atau kaki bukit menjadi sasaran utama terjangan air dan material longsor. Gangguan jaringan telekomunikasi dan akses jalan yang terputus membuat beberapa daerah terisolasi, menyulitkan upaya evakuasi dan penyaluran bantuan.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), beberapa faktor pemicu lainnya meliputi:

Siklon Tropis Senyar: Berevolusi dari Bibit Siklon 95B di Selat Malaka, siklon ini memicu pertumbuhan awan konvektif dan hujan lebat di Aceh serta Sumatera Utara.

Siklon Tropis Koto: Berada di Laut Sulu, siklon ini memengaruhi pola belokan angin dan penarikan massa udara basah, memperkuat hujan lebat di wilayah barat Indonesia, termasuk Sumatera Utara.

Indeks Ocean Dipole Negatif: Kondisi ini turut memicu pertemuan arus angin dan massa udara di Sumatera Barat, memperparah curah hujan ekstrem di wilayah tersebut.

Kombinasi fenomena cuaca regional dan global ini menciptakan kondisi atmosfer yang sangat tidak stabil, menyebabkan curah hujan jauh di atas normal dan memicu bencana hidrometeorologi berskala besar.

(212)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Covid 19 Di Denpasar, 3 Orang Pasien Meninggal.Kasus Sembuh Bertambah 28 Orang dan Kasus Positif Bertambah 34 Orang

    Update Covid 19 Di Denpasar, 3 Orang Pasien Meninggal.Kasus Sembuh Bertambah 28 Orang dan Kasus Positif Bertambah 34 Orang

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Denpasar,  Rabu  07  Oktober  2020   Update Covid 19 Di Denpasar, 3 Orang Pasien Meninggal.Kasus Sembuh Bertambah 28 Orang dan Kasus Positif Bertambah 34 Orang   Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai     BALI,  INDEX  –  Penambahan angka kematian pasien Covid-19 di Kota Denpasar kembali mengalami peningkatan. […]

  • Bupati  Sanjaya Ngantor  di Desa Apuan

    Bupati  Sanjaya Ngantor  di Desa Apuan

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Tabanan, Kamis  22   Mei  2025 Bupati  Sanjaya Ngantor  di Desa Apuan   Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya melakukan kunjungan terkait Program Bungan Desa (Bupati Ngantor di Desa) di Desa Apuan, Kecamatan Baturiti Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk mewujudkan pembangunan Tabanan yang Aman Unggul dan Madani (AUM) dimulai dari Desa secara […]

  • Renungan  Joger

    Renungan Joger

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 19 Juli 2023 Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 09 November 2022 Pelayanan Dokumen Kependudukan, Pemkot Denpasar Tanda Tangani Nota Kesepakatan Dengan Pengadilan Agama dan Kementerian Agama Kota Denpasar   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Dalam upaya meningkatkan pelayanan publik khususnya tentang percepatan penerbitan dokumen kependudukan bagi penduduk yang telah melaksanakan pencatatan perkawinan di KUA Kecamatan di Kota Denpasar serta percepatan penerbitan atau perubahan […]

  • Update Harian Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Melejit di Angka 163 Orang

    Update Harian Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Melejit di Angka 163 Orang

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  17  April  2021   Update Harian Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Melejit di Angka 163 Orang   Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar kembali bertambah signifikan. Berdasarkan data resmi Jumat (16/4) ibu kota Provinsi Bali ini mencatatkan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  13  September 2023 Renungan  Joger  

expand_less