Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumatera Utara » Sumatera Koyak Diterjang Bencana! Ratusan Nyawa Melayang, Ribuan Mengungsi, Akses Terputus Total”

Sumatera Koyak Diterjang Bencana! Ratusan Nyawa Melayang, Ribuan Mengungsi, Akses Terputus Total”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 364
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tapanuli Utara, Selasa  25   November 2025

Sumatera Koyak Diterjang Bencana! Ratusan Nyawa Melayang, Ribuan Mengungsi, Akses Terputus Total”

 

 

Sumatera Utara, indonesiaexpose.co.id  –  Bencana banjir bandang dan tanah longsor telah melanda sebagian besar wilayah Pulau Sumatera sejak akhir November 2025, memicu krisis kemanusiaan dan kerusakan infrastruktur yang signifikan. Peristiwa bencana alam ini telah merenggut sedikitnya 62 nyawa, membuat puluhan ribu warga terpaksa mengungsi, dan memutus akses vital di tiga provinsi utama: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Di Sumatera Utara, bencana terjadi serentak di sejumlah wilayah seperti Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Derasnya hujan memicu banjir bandang hingga longsor yang merusak jembatan, menghambat akses jalan, dan menyebabkan ribuan warga harus mengungsi. Pemerintah Provinsi Sumut juga telah menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat penanganan.

Musibah ini bermula dari hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sumatera secara terus-menerus sejak sekitar 21-23 November 2025. Curah hujan ekstrem ini memicu luapan sungai dan tanah longsor di berbagai titik.

  • Sekitar 21-23 November 2025: Hujan intensitas tinggi dimulai di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, menandai awal pola cuaca ekstrem.
  • 24 November 2025: Cuaca ekstrem memicu banjir dan longsor secara bersamaan di empat kabupaten di Sumatera Utara: Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.
  • 25 November 2025: Hujan deras terus mengguyur, menyebabkan luapan sungai di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Empat warga Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah, meninggal akibat tertimbun material longsor sekitar pukul 07.00 WIB. Bibit Siklon 95B di Selat Malaka berevolusi menjadi Siklon Tropis Senyar pada pukul 07.00 WIB. Status tanggap darurat ditetapkan di Tapanuli Utara hingga 9 Desember 2025. Banjir juga melanda Kota Langsa, Aceh, pukul 10.20 WIB, serta Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada sore hari, dan Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara, pada pagi hari. Lima orang ditemukan meninggal dunia di Humbang Hasundutan akibat banjir bandang.

Bencana ini melanda berbagai wilayah di Pulau Sumatera, mencakup Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di Sumatera Utara, daerah terdampak meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Pakpak Bharat, Mandailing Natal, Nias, Kota Gunung Sitoli, Langkat, Kota Medan, Padangsidempuan, dan Serdang Bedagai. Sementara itu, di Sumatera Barat, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Agam, Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Pasaman Barat, Bukittinggi, Kota Solok, Padang Panjang, Limapuluh Kota, dan Pasaman turut merasakan dampaknya. Di Aceh, bencana terjadi di Pidie, Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Subulussalam, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Utara, dan Aceh Selatan.

Kondisi geografis yang beragam, mulai dari lereng perbukitan yang rawan longsor hingga dataran rendah dan pesisir yang rentan banjir, memperparah dampak bencana. Banyak permukiman warga yang berada di bantaran sungai atau kaki bukit menjadi sasaran utama terjangan air dan material longsor. Gangguan jaringan telekomunikasi dan akses jalan yang terputus membuat beberapa daerah terisolasi, menyulitkan upaya evakuasi dan penyaluran bantuan.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), beberapa faktor pemicu lainnya meliputi:

Siklon Tropis Senyar: Berevolusi dari Bibit Siklon 95B di Selat Malaka, siklon ini memicu pertumbuhan awan konvektif dan hujan lebat di Aceh serta Sumatera Utara.

Siklon Tropis Koto: Berada di Laut Sulu, siklon ini memengaruhi pola belokan angin dan penarikan massa udara basah, memperkuat hujan lebat di wilayah barat Indonesia, termasuk Sumatera Utara.

Indeks Ocean Dipole Negatif: Kondisi ini turut memicu pertemuan arus angin dan massa udara di Sumatera Barat, memperparah curah hujan ekstrem di wilayah tersebut.

Kombinasi fenomena cuaca regional dan global ini menciptakan kondisi atmosfer yang sangat tidak stabil, menyebabkan curah hujan jauh di atas normal dan memicu bencana hidrometeorologi berskala besar.

(212)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krista Exhibitions  Gelar  Tiga  Pameran Teknologi  Pengemasan, Percetakan dan Kertas  pada  12-15 Oktober  2022  di JI Expo Kemayoran  

    Krista Exhibitions  Gelar  Tiga  Pameran Teknologi  Pengemasan, Percetakan dan Kertas  pada  12-15 Oktober  2022  di JI Expo Kemayoran  

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 06 Oktober 2022   Krista Exhibitions  Gelar  Tiga  Pameran Teknologi  Pengemasan, Percetakan dan Kertas  pada  12-15 Oktober  2022  di JI Expo Kemayoran CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim di acara  press conference yang digelar secara online di Jakarta,  Kamis (6 /10/2022) siang.(Foto/indonesiaexpose.co.id)   Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Sebanyak tiga pameran dengan latar belakang industri pengemasan,percetakan hingga […]

  • HUT Korpri ke 52 Tahun 2023, Pemprov Sultra Gelar Jalan Sehat dan Senam Bersama

    HUT Korpri ke 52 Tahun 2023, Pemprov Sultra Gelar Jalan Sehat dan Senam Bersama

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Kendari, Senin  27  November  2023 HUT Korpri ke 52 Tahun 2023, Pemprov Sultra Gelar Jalan Sehat dan Senam Bersama   Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi Revianto Melepas Jalan Sehat dan Senam Bersama di Halaman Kantor Gubernur Sultra, Minggu (26/11/2023) Sulawesi  Tenggara,  indonesiaexpose.co.id – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke 52 Tahun […]

  • Distan Gelar Weekend Dog Festival Serangkaian HUT ke-237 Kota Denpasar.

    Distan Gelar Weekend Dog Festival Serangkaian HUT ke-237 Kota Denpasar.

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  23  Pebruari  2025 Distan Gelar Weekend Dog Festival Serangkaian HUT ke-237 Kota Denpasar.   Pelaksanaan Vaksinasi Rabies di beberapa wilayah Kota Denpasar beberapa waktu lalu. Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Meski digelar secara sederhana, beragam kegiatan turut digelar guna memeriahkan HUT ke-237 Kota Denpasar. Salah satunya adalah Weekend Dog Festival yang akan digelar pada 27 […]

  • Dimulai 1 Oktober, Denpasar Mulai Sosialisasikan PTM Terbatas.Kesehatan dan Keselamatan Tetap Jadi Prioritas Utama

    Dimulai 1 Oktober, Denpasar Mulai Sosialisasikan PTM Terbatas.Kesehatan dan Keselamatan Tetap Jadi Prioritas Utama

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  29  September  2021   Dimulai 1 Oktober, Denpasar Mulai Sosialisasikan PTM Terbatas.Kesehatan dan Keselamatan Tetap Jadi Prioritas Utama   sosialisasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Kegiatan yang dilaksanakan serangkaian penerapan PTM Terbatas Pemkot Denpasar yang akan dimulai 1 Oktober secara virtual, Rabu (29/9/2021).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar melalui Disdikpora menggelar […]

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  30  September  2020

  • Tekan dan Lacak Penyebaran Covid 19, Desa Peguyangan Kangin Gencar Laksanakan Tracing

    Tekan dan Lacak Penyebaran Covid 19, Desa Peguyangan Kangin Gencar Laksanakan Tracing

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  22  September  2021   Tekan dan Lacak Penyebaran Covid 19, Desa Peguyangan Kangin Gencar Laksanakan Tracing     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Guna meminimalisir dan mencegah penularan dan mempercepat melacak penemuan kasus covid 19 kepada warga yang sempat kontak erat dengan pasien covid-19. Tim Satgas Covid-19 Desa Peguyangan Kangin dan tim tracer melaksanakan tracing kasus […]

expand_less