Investasi Bali Melejit, DPRD Warning : Asing Jangan Kendalikan Tata Ruang !
- account_circle 080
- calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
- visibility 103
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Denpasar , Senin 13 April 2026
Investasi Bali Melejit, DPRD Warning : Asing Jangan Kendalikan Tata Ruang !

Bali, indonesiaexpose.co.id — Lonjakan investasi di Bali hingga awal 2026 memicu peringatan keras dari DPRD Bali. Sekretaris Pansus TRAP, Dr. Somvir, menegaskan dominasi Penanaman Modal Asing (PMA) berpotensi mengancam kedaulatan tata ruang Pulau Dewata.
Data menunjukkan total investasi Bali periode 2021–2025 mencapai Rp123,65 triliun. Pada 2025 saja, realisasi menembus Rp42,81 triliun atau naik 17,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, sorotan tajam tertuju pada dominasi PMA yang mencapai Rp72,83 triliun dalam lima tahun terakhir. Bahkan pada 2025, investasi asing menyentuh Rp25,60 triliun, didominasi investor Australia di sektor properti dan real estate.
Dr. Somvir tegas: “Jangan sampai Bali dikendalikan kepentingan asing. Tata ruang harus tetap di tangan kita!”
Sementara itu, investasi dalam negeri (PMDN) masih tertinggal di angka Rp17,21 triliun pada 2025, memperkuat kekhawatiran ketimpangan struktur ekonomi.
Di tengah target ambisius pemerintah pusat sebesar Rp45,62 triliun pada 2026, DPRD Bali mengingatkan—pertumbuhan investasi tidak boleh mengorbankan lingkungan, budaya, dan kepentingan masyarakat lokal.
Dr. Somvir kembali menegaskan: “Ini bukan sekadar investasi. Ini soal masa depan dan kedaulatan Bali!”
Situasi ini kini menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah dan pusat untuk memperketat regulasi, terutama dalam pengendalian tata ruang dan arus investasi asing.
(080)
- Penulis: 080
- Editor: putri
- Sumber: tim Index
