Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Bali Interfood 2026 : Dari dapur, menuju pasar global!

Bali Interfood 2026 : Dari dapur, menuju pasar global!

  • account_circle 112
  • calendar_month 28 menit yang lalu
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa 01  September  2026

Bali Interfood 2026 : Dari dapur, menuju pasar global!

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id    Industri makanan dan minuman atau F&B Bali kembali dipanaskan!
Di tengah ekonomi Bali yang tumbuh 5,78 persen secara tahunan, dan melonjak 6,91 persen pada Triwulan II 2026 dibandingkan triwulan sebelumnya, sektor makanan, minuman, hotel, restoran, dan hospitality kembali menjadi mesin penting perekonomian Pulau Dewata.
Kini, Bali Interfood 2026 siap menggebrak Bali Nusa Dua Convention Center atau BNDCC, Nusa Dua, Badung, pada 2 hingga 4 September 2026.

Memasuki penyelenggaraan ke-7, pameran yang digelar Krista Exhibitions Group ini menghadirkan 110 peserta, termasuk 35 UMKM, dengan target sekitar 15 ribu pengunjung selama tiga hari.
Bukan hanya pemain lokal!

Peserta datang dari delapan negara

  1. Indonesia
  2. China
  3. Malaysia
  4. Thailand
  5. Singapura
  6. Vietnam
  7. Jepang
  8.  Prancis.

CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim melihat Bali memiliki potensi besar karena pariwisata, hotel, restoran dan usaha makanan-minuman berkembang secara bersamaan.

Daud menegaskan, Bali Interfood diarahkan menjadi tempat bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, bertemu calon mitra bisnis, sekaligus mendapatkan informasi terbaru mengenai perkembangan industri F&B.
Dengan kata lain, targetnya bukan hanya ramai pengunjung.

” Tetapi bagaimana keramaian tersebut berubah menjadi transaksi, networking, investasi dan kontrak bisnis baru,” ungkap  Daud Salim saat konferensi pers, pada Senin (31/8/2026).

Sementara, Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace menegaskan, Bali Interfood bukan sekadar tempat memajang produk.

Pameran ini dinilai menjadi ruang strategis untuk memperkuat jejaring bisnis, meningkatkan kreativitas, memperluas jaringan usaha, sekaligus memperkokoh daya saing industri hospitality Bali.

Menurut Cok Ace, kuliner bahkan sudah menjadi bagian dari pengalaman otentik wisatawan.
Artinya, makanan bukan lagi sekadar kebutuhan wisatawan.

Kuliner telah menjadi bagian dari produk pariwisata Bali!

Cita rasa, bahan lokal, kreativitas chef, hingga inovasi penyajian kini menjadi bagian dari pengalaman wisata yang ikut menentukan daya tarik destinasi.

Karena itu, menurut Cok Ace, semakin kuat industri kuliner, semakin kuat pula daya saing pariwisata.

Yang menarik, dari 110 peserta, terdapat 35 UMKM.
Ini menjadi peluang penting bagi pelaku usaha lokal untuk naik kelas.
Selama ini, salah satu persoalan UMKM bukan hanya produksi, tetapi akses terhadap pasar, buyer, distributor, jaringan hotel dan restoran, teknologi, hingga standar internasional.

Bali Interfood 2026 juga tidak bermain di level lokal.
Peserta dari delapan negara membawa produk dan perkembangan teknologi industri.

Bali tidak boleh hanya menjadi tempat wisata.
Bali juga harus menjadi pusat bisnis, inovasi, kreativitas dan perdagangan industri pariwisata.
Ketika wisatawan datang, uang tidak boleh berhenti hanya di hotel dan destinasi wisata.
Harus mengalir ke petani.
Ke nelayan.
Ke UMKM.
Ke produsen makanan.
Ke pengusaha kopi.
Ke bakery.
Ke restoran.
Ke distributor.
Dan seluruh rantai pasok yang menopang industri hospitality.
Dengan demikian, pertumbuhan pariwisata dapat menghasilkan efek ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Bali.

Bali Interfood 2026 juga menghadirkan Gelato World Cup Indonesian Selection.
Kompetisi ini menjadi salah satu magnet internasional dalam pameran tahun ini.
Menariknya, peserta kompetisi diwajibkan menggunakan bahan lokal Indonesia.
Artinya, bahan pangan lokal tidak hanya dipandang sebagai komoditas.
Tetapi bisa menjadi bahan utama untuk menciptakan produk kuliner berkelas dunia.
Nangka, pepaya, durian dan berbagai bahan lokal lainnya dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah tinggi.

Target 15 ribu pengunjung dalam tiga hari tentu menjadi angka yang menarik.

Ketika ekonomi Bali tumbuh 5,78 persen, dan sektor akomodasi serta makan minum menyumbang 21,91 persen, pertanyaannya kini bukan lagi apakah F&B penting bagi Bali.
Tetapi:

Seberapa besar Bali mampu membuat pertumbuhan pariwisata menjadi peluang ekonomi nyata bagi UMKM dan pelaku usaha lokal?

 

(112)

  • Penulis: 112
  • Editor: putri
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  06  Agustus  2021

  • Peduli Lingkungan, PLN Serahkan Bantuan Kontainer Bak Sampah

    Peduli Lingkungan, PLN Serahkan Bantuan Kontainer Bak Sampah

    • calendar_month Minggu, 1 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Jembrana, Minggu  01  Agustus  2021   Peduli Lingkungan, PLN Serahkan Bantuan Kontainer Bak Sampah     Bali, indonesiaexpose.co.id  – Salah satu wujud aksi nyata PLN kepada masyarakat selain menyediakan dan menjaga agar pasokan listrik tetap tersalurkan dengan baik, juga melakukan penyaluran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya dengan melaksanakan penyaluran bantuan kepada […]

  • Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

    Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  12  Maret  2021   Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali  

  • Dukungan PLN pada Penerapan KBLBB  Dengan Inovasi Charge.In,

    Dukungan PLN pada Penerapan KBLBB  Dengan Inovasi Charge.In,

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Denpasar,  Rabu  31  Maret  2021     Dukungan PLN pada Penerapan KBLBB  Dengan Inovasi Charge.In     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali  turut mendukung terciptanya ekosistem yang kondusif untuk perkembangan penerapan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Komitmen ini ditunjukkan dengan pengembangan inovasi seperti aplikasi charge.in yang sudah dapat diakses untuk pengguna kendaraan […]

  • Pj Gubernur Sumut: Stok Cukup dan Harga Pangan Stabil Jelang Idulfitri 1445 H

    Pj Gubernur Sumut: Stok Cukup dan Harga Pangan Stabil Jelang Idulfitri 1445 H

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Medan, Selasa  02  April  2024 Pj Gubernur Sumut: Stok Cukup dan Harga Pangan Stabil Jelang Idulfitri 1445 H (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin saat meninjau  pasar murah di beberapa titik Kabupaten/Kota se-Sumut, (foto/ist)   Sumatera  Utara,  indonesiaexpose.co.id   – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin mengatakan, sampai saat ini menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 […]

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Jakarta,  Sabtu 21 Mei 2022

expand_less