Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Dari Kreative Talk 4.0, Berani Berkolaborasi Tanpa Tinggalkan Identitas

Dari Kreative Talk 4.0, Berani Berkolaborasi Tanpa Tinggalkan Identitas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
  • visibility 231
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  07  Maret  2020

 

Dari Kreative Talk 4.0, Berani Berkolaborasi Tanpa Tinggalkan Identitas

Kegiatan Kreatif Talk 4.0 mengisi agenda di Dharma Negara Alaya dibuka Kadis Pariwisata Denpasar Dezire Mulyani didampingi Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Denpasar, I Wayan Hendaryana, Sabtu (7/3/2020)

 

BALI,  INDEX  –  Acara Weekend di Dharma Negara Alaya kembali diisi dengan kegiatan Talkshow yang membahas Creative Talk 4.0 diselenggarakan dinas pariwisata dan Badan Kreatif Denpasar menghadirkan empat sosok anak muda kreatif Denpasar. Mamar Herayukti, Kedux, Duwi Arsana, dan Arya Brata dengan moderator Juniarta berlangsung Sabtu (7/3) di ruang Teater Taksu Dharma Negara Alaya. Ratusan anak muda dari akademisi, mahasiswa, seniman, dan sekaa teruna hadir membahas kretifitas dan tantangan dalam industri 4.0 yang dibuka Kadis Pariwisata Denpasar Dezire Mulyani didampingi Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Denpasar, I Wayan Hendaryana.

 

Kadis Pariwisata, Dezire Mulyani membacakan sambutan Walikota Denpasar mengatakan Bali khususnya Denpasar memikiki potensi besar di era ini. Sehingga Pemkot Denpasar sangat fokus pada ekonomi kreatif mendukung aktifitas generasi muda. Banyak ruang pubkik dapat dimanfaatkan pemuda Denpasar seeprti Youth Park, Skate Park hingga Dharma Negara Alaya. Generasi muda Denpasar yang berada disetiap lingkungan banjar telah mampu berbicara ditingkal nasional dan internasional. seperti pemuda Banjar Gemeh dan Banjar Tainsiat mampu menciptakan komunitas kreatif serta telah memberikan dampak pada peningkatan kreatifitas anak muda yang ada.

 

Pembahasan awal Marmar Herayukti selaku seniman ogoh-ogoh dari Banjar Gemeh Denpasar menyampaikan bahwa pada era industri 4.0 mampu membawa hal kreatif pada setiap bidang yang digeluti serta memebrikan dampak perekonomian. Seperti pada kreatifitas ogoh-ogoh yang mampu memberikan dampak perekonomian. Terlebih saat ini merebaknya penyebaran coronavirus disease (COVID-19) dan Bali memiliki potensi lokal melalui berkesenian terus dibangun bersama berkolaborasi kreatif sehingga tidak tergantungan kepada orang lain. Seperti halnya perkembangan dalam pembuatan ogoh-ogoh terus mengalami perubahan hingga masuk pada penggunaan stayrofoam yang sangat mempengaruhi kesehatan kita. Dari tantangan ini kami bersama sekaa teruna mencoba kembali pada kearifan lokal yakni ulat-ulatan serta diterima kembali dan sudah menjadi sebuah industri kreatif. Dampak ini pula berpengaruh pada penggiat ulat-ulatan mulai kembali bergairah serta para penggiat seni Bali menampilkan ulat-ulatan diterima dengan baik khalayak banyak.

 

Kedux mengaku tantangan ada disekitar lingkungan kita sendiri. Kreatif melihat tantangan ini dan mencurahkan pada setiap ide yang ada dengan keterlibatan tim untuk berkolaborasi. Kreatif menurut Kedux dibagi menjadi tiga yakni kreatif murni, adopsi dan modifikasi. Pada tataran ketiga hal tersebut tidak terlepas dari pada menejemen mulai dari waktu, kerja, SDM, dan keuangan. Disamping itu juga tidak terlepas dari sistem informasi dan koordinasi. Berkolaborasi kreatif melihat peluang dan tantangan serta jangan meninggalkan identitas budaya kita sebagai generasi muda.

 

“Semua ide, kreatifitas serta berkolaborasi dalam satu balutan sistem menejemen ini mampu memberikan imbas pada sebuah kebahagiaan kita bersama untuk terus berkreatifitas,” ujarnya

 

Hal senada disampaikan Arya Brata dan Duwi Arsana mengaku setiap kreatifitas yang dihasilkan dari karya-karyanya selama ini tidak jauh dari tantangan sehari-hari yang ingin memudahkannya disetiap aktifitas. Menggali dan mengasah kreatifitasnya juga tidak terlepas dari kolaborasi dan ide dari pergaulan sehari-hari.

 

“Bentuk kebersamaan terus memacu diri dalam kreatifitas dan menggali mampu memberikan dampak positif dalam sebuah karya,” tutupnya.

(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 15 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  16  Desember  2020   Renungan  JOGER  

  • Mencicipi Bebek krispi  lembut dan Lezat di Shrida Taste of Ubud

    Mencicipi Bebek krispi  lembut dan Lezat di Shrida Taste of Ubud

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Ubud, Jumat  02  Juli  2019   Mencicipi Bebek krispi  lembut dan Lezat di Shrida Taste of Ubud Executive Chef Shrida Restaurant, Made Suwendra (foto/Ist)   BALI, INDEX  – Apabila anda bertanya, apa saja tempat wisata di Bali yang sangat populer selain pantai pasir putih, baik untuk wisatawan mancanegara dan wisatawan Indonesia? Maka jawabannya adalah tempat wisata […]

  • Jadi Tuan Rumah The Climate Leadership Program Workshop Phase III, Jaya Negara Tekankan Strategi Inovatif Manajemen Perkotaan Berkelanjutan

    Jadi Tuan Rumah The Climate Leadership Program Workshop Phase III, Jaya Negara Tekankan Strategi Inovatif Manajemen Perkotaan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  19  November  2019     Jadi Tuan Rumah The Climate Leadership Program Workshop Phase III, Jaya Negara Tekankan Strategi Inovatif Manajemen Perkotaan Berkelanjutan     Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat membuka The Climate Program Workshop Phase III City Net yang ditandai dengan pemukulan Gong di Prama Sanur Beach, Denpasar, Senin (18/11/2019). […]

  • Ida Nabe Shri Bhagawan Yogananda :  Bali krisis Dharma Ksatria.

    Ida Nabe Shri Bhagawan Yogananda :  Bali krisis Dharma Ksatria.

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle 080
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 20 Mei 2026 Ida Nabe Shri Bhagawan Yogananda :  Bali krisis Dharma Ksatria.   Tokoh besar agama Hindu  Bali Ida Nabe Shri Bhagawan Yogananda.   Bali,  indonesiaexpose.co.id   —  Pulau Bali  tanah yang selama ribuan tahun dijaga doa, yadnya, dan kesucian leluhur, kini disebut sedang menghadapi ujian terbesar dalam sejarah spiritualnya. Di tengah kontroversi […]

  • Disel : Penutupan  ATLAS Beach Club Bali Menunggu Kajian Secara Global

    Disel : Penutupan  ATLAS Beach Club Bali Menunggu Kajian Secara Global

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  8  Pebruari  2025 Disel : Penutupan  ATLAS Beach Club Bali Menunggu Kajian Secara Global   Bali, indonesiaexpose.co.id – Keteledoran yang dilakukan pihak ATLAS Beach Club Bali yang menayangkan simbol Dewa Siwa sebagai latar belakang music DJ berbuntut panjang. Ratusan massa aksi dari Yayasan Ksatria Keris Bali mendatangi DPRD Bali , Jumat (7/2/2025) untuk mendesak […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  15 Juni  2021   Renungan  JOGER  

expand_less