Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kawasan Pantai Padanggalak Ditutup Sementara Untuk Aktivitas Melayangan, Rare Angon Diminta Maklum dan Bersabar Demi Kebaikan Bersama

Kawasan Pantai Padanggalak Ditutup Sementara Untuk Aktivitas Melayangan, Rare Angon Diminta Maklum dan Bersabar Demi Kebaikan Bersama

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2020
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  20  Juni  2020

 

 

Kawasan Pantai Padanggalak Ditutup Sementara Untuk Aktivitas Melayangan, Rare Angon Diminta Maklum dan Bersabar Demi Kebaikan Bersama

 

 

 

BALI,  INDEX  –  Untuk mencegah penyebaran covid 19 semakin meluas di Kota Denpasar, akses menuju pantai Padanggalak ditutup sementara untuk aktivitas melayangan. Dimana, penutupan ini bersifat sementara dan dilaksanakan sebagai upaya untuk mengurai kerumunan yang sangat riskan menjadi pusat penyebaran baru Covid-19.

“Iya memang ditutup, tapi sifatnya sementara, sembari terus dievaluasi, mengingat saat ini hampir semua desa dan kelurahan terdapat kasus Covid-19, jadi kita menghindari adanya orang tanpa gejala yang tidak terdeteksi, mengingat yang memanfaatkan bukan hanya masyarakat sekitar, melainkan dari berbagai daerah luar Denpasar,” ujar Wakil Bendesa Kesiman Wayan Sukana di Denpasar, Senin (20/7/2020).

Dijelaskan Wayan Sukana pada prinsipnya pihak Desa Adat tidak ada melarang masyarakat untuk menaikkan layang-layang. Namun demikian aspek pencegahan Covid-19 juga harus dikedepankan. Mengingat kasus positif Covid-19 masih tinggi terjadi di Kota Denpasar.

Penutupan sementara akses menuju pantai Padanggalak sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, namun kami memastikan ini sementara, jika dituasi sudah memungkinkan akan dibuka kembali. Terkait kondisi ini kami berharap Semeton Rare Angon untuk maklum, ini demi kebaikan bersama,” kata Sukana.

Kebijakan penutupan akses tersebut dilakukan sesuai hasil paruman prajuru Desa Adat Kesiman bersama pemerintah dari tiga desa yakni Desa Kesiman Kertalangu, Desa Kesiman Petilan, dan Kelurahan Kesiman untuk sepakat menutup akses sementara agar penghoby layangan tidak menaikan layangan di kawasan Padanggalak dan sekitarnya.

Sebab, dari pantauan yang dilakukan Desa Adat termasuk laporan kekhawatiran warga Kesiman terkait penyebaran Covid-19. Sebab, yang menaikkan layang-layang di kawasan Padanggalak bukan hanya warga Denpasar melainkan warga luar Denpasar yang ramai-ramai membawa layangan besar untuk diterbangkan.

“Bukan hanya warga Denpasar, tetapi banyak warga yang dari luar Denpasar membawa truk ramai-ramai untuk menaikkan layang-layang. Selain itu juga banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan baik Physical Distancing dan tidak memakai masker. Itu yang menjadi kekhawatiran warga kami, Satgas, dan prajuru desa adat jika salah satu ada yang terpapar sudah pasti akan menyebarkan ke yang lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya tidak pernah melarang warga bermain layang-layang dikawasan tersebut. Tetapi harusnya warga juga paham dengan masa pandemi saat ini jangan sampai membuat kerumunan. “Kami tidak melarang sebenarnya orang hoby menaikan layang-layang. Terapi harusnya mereka bisa menerapkan protokol kesehatan. Itu yang membuat kami mengambil kebijakan untuk menutup sementara akses menuju pantai, disamping juga saat ini kami sedang menerapkan PKM mandiri,” imbuhnya.

Dikatakan Sukana, penutupan tersebut akan berlangsung sampai kondisi Covid-19 ini mereda. Namun, ada pengecualian jika kedepannya warga mau membatasi orang bermain layang-layang di kawasan pantai Padanggalak. “Kami akan buka kembali jika kondisi sudah membaik. Atau pengecualian jika warga tidak lagi berkerumun. Kalau mau hanya satu dua orang dengan jarak jauh dengan warga lain posisinya mungkin kami akan toleransi untuk membuka kembali kawasan itu. Kalau tidak kami batasi dulu,” pungkasnya.

Sementara, Perbekel Kesiman Petilan, I Wayan Mariyana mengatakan, untuk proses penutupan tersebut pihaknya memberikan kekuatan hukum untuk desa adat. Penutupan tersebut kata dia bukan semata-mata melarang melainkan memberikan pemahaman kepada warga untuk tetap waspada dengan Covid-19 saat ini.

Mariana mengatakan, pihaknya sempat melakukan sidak Kamis kemarin dan mendapati warga sangat ramai menaikan layang-layang.

“Padahal tahun ini tidak ada festival, tetapi suasananya seperti festival. Padahal, kawasan tersebut belum dibuka untuk umum. Dari hasil sidak itulah kami membackup desa adat dari segi aturan hukumnya. Kami terapkan aturan yang ada dalam Perwali. Apalagi, PKM Khusus di Desa Kesiman Petilan masih berlangsung,” tutupnya.

(070)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Jabar Cek Pelaksanaan PSBB dan Ops Ketupat Lodaya 2020 di Wilkum Polres Karawang dan Purwakarta

    Kapolda Jabar Cek Pelaksanaan PSBB dan Ops Ketupat Lodaya 2020 di Wilkum Polres Karawang dan Purwakarta

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Bandung, Rabu 20 Mei 2020   Kapolda Jabar Cek Pelaksanaan PSBB dan Ops Ketupat Lodaya 2020 di Wilkum Polres Karawang dan Purwakarta   JAWA BARAT,INDEX  – Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi, Rabu (20/5/2020) melaksanakan kegiatan pengecekan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah hukum Polres Karawang dan Polres Purwakarta. Dalam kegiatan tersebut […]

  • Bupati Giri Prasta Hadiri Parum Tentang Program Dadia Agung Pasek Gelgel Pegatepan Klungkung

    Bupati Giri Prasta Hadiri Parum Tentang Program Dadia Agung Pasek Gelgel Pegatepan Klungkung

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Mangupura, Kamis 10 November 2022 Bupati Giri Prasta Hadiri Parum Tentang Program Dadia Agung Pasek Gelgel Pegatepan Klungkung Bupati Badung sekaligus Ketua MGPSSR Bali, Nyoman Giri Prasta menghadiri parum tentang Program Dadia Agung Pasek Gelgel Pegatepan, Desa Gelgel Klungkung di Balai Los Pesanggrahan Duwe Dadia Agung Pasek Gelgel Pegatepan Klungkung, Minggu (6/11/2022). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  […]

  • Matangkan Persiapan Jelang PKB,  Duta Seni Arja Klasik dan Wayang Parwa Kota Denpasar Dibina Tim Kesenian Provinsi Bali.

    Matangkan Persiapan Jelang PKB, Duta Seni Arja Klasik dan Wayang Parwa Kota Denpasar Dibina Tim Kesenian Provinsi Bali.

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

      Denpasar, Sabtu 04 Mei 2019   Matangkan Persiapan Jelang PKB, Duta Seni Arja Klasik dan Wayang Parwa Kota Denpasar Dibina Tim Kesenian Provinsi Bali.   Ket.Foto : Guna semakin memantapkan persiapan Duta Kesenian yang akan tampil mewakili Kota Denpasar dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) Tahun 2019, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan Kota Denpasar […]

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 10 Juni 2022

  • Walikota Jaya Negara Beri Dukungan dan Apresiasi Sashi Kirana Wakili Indonesia di Forum Internasional AYIMUN

    Walikota Jaya Negara Beri Dukungan dan Apresiasi Sashi Kirana Wakili Indonesia di Forum Internasional AYIMUN

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  14  Januari  2026 Walikota Jaya Negara Beri Dukungan dan Apresiasi Sashi Kirana Wakili Indonesia di Forum Internasional AYIMUN   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memberikan apresiasi sekaligus dukungan penuh kepada Ida Ayu Gde Kiara Sashikirana Rai atau Sashi Kirana, Puteri Anak Indonesia Pariwisata 2025, yang akan mewakili Kota Denpasar […]

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 08 September 2022 Cepat Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat, Bali Diapresiasi Tim Monitoring SP4N LAPOR Bali, indonesiaexpose.co.id – Dinilai cepat dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang disampaikan melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat atau SP4N LAPOR, Pemprov Bali mendapat apresiasi dari tim monitoring yang terdiri dari KemenPAN-RB, UNDP […]

expand_less