Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Hadiri Peringatan HKN ke-56, Sekda Bali : Disiplin adalah Kunci Dari Kesehatan Melawan Covid-19.

Hadiri Peringatan HKN ke-56, Sekda Bali : Disiplin adalah Kunci Dari Kesehatan Melawan Covid-19.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 14 Nov 2020
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  14  November  2020

 

Hadiri Peringatan HKN ke-56, Sekda Bali : Disiplin adalah Kunci Dari Kesehatan Melawan Covid-19.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra selaku Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Bali,saat memberikan sambutan di acara  peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-56, di Agung Room Bali Beach, Denpasar-Bali, Sabtu (14/11/2020).

 

BALI,  INDEX  –  Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra selaku Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Bali memberi apresiasi terhadap kinerja tenaga medis dalam perjuangan menangani pasien positif Covid-19 yang mewabah sejak bulan Maret lalu.
Apabila sistem penanganan Covid-19 kita naik kepada masyarakat, maka secara otomatis Bali dengan tenaga medis yang handal dan tulus dalam menjalankan profesionalitasnya akan mampu membangkitkan kepercayaan dunia. Mengingat Bali yang ditopang oleh pariwisata sebagai mesin perekonomianya.

“Tenaga kesehatan jangan sampai sakit, karena jika sampai sakit berarti kepercayaan masyarakat juga akan semakin menurun terhadap penanganan Covid-19″, ungkap Dewa Indra dalam sambutannya di acara  peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-56, di Agung Room Bali Beach, Denpasar-Bali, Sabtu (14/11/2020).

Beberapa point tambahan yang disampaikan Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra :

1. Penanganan Covid-19 di Bali secara umum adalah penanganan terbaik di Indonesia dengan tingkat kesembuhan pasien mencapai 91,83% dan persentase kematian 3,21%. Meskipun begitu, tenaga medis harus tetap semangat dan menjaga kukuatan imun tubuhnya agar tetap fit menjalani tugas dan tanggung jawab profesinya.”Beri mereka semangat, karena selama ini para dokter dan perawat sudah bekerja dengan baik tanpa memperhitungkan dirinya. Mari kita hargai pengorbanan tenaga medis dan teman-teman instansi lainnya, karena tanpa kerjasama yang solid penanganan Covid-19 tidak akan seperti saat ini”, imbuh Dewa Indra.

2. Tenaga medis bisa ditempatkan di garda mana saja, sesuai fungsi dan tugasnya, dari hulu hingga hilir. “Jika mereka sedang menjalankan profesinya saat melakukan Tracy, testy, edukasi dan sosialisasi maka tenaga medis itu sedang berada di garda terdepan. Jika mereka sedang menjalankan tugasnya dalam penanganan pasien Covid-19 saat di karantina dan merawat pasien maka tenaga medis sedang berada di garda tengah, namun jika mereka sedang menjalankan perawatan bagi pasien Covid-19 di rumah sakit maka mereka sedang berada di garda belakang”, tambah Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Bali Dewa Indra.

3. Selama hampir sembilan (9) bulan tenaga medis baik dokter dan juga perawat sudah berkontribusi sangat besar dalam penanganan Covid-19, beberapa indikator yang terlihat jelas adalah tingkat kesembuhan pasien Covid-19 yang baik, tingkat kesehatan yang terinfeksi masih tergolong kecil dan karantina yang dilakukan selama ini menunjukkan hasil yang aman dengan penerapan protokol kesehatan disiplin.

4. Sesuai data BPS, Bali yang 54 % nya hidup dari mesin pariwisata pada triwulan ketiga mengalami kontraksi ekonomi mencapai (-12,28%) akibat pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih mewabah di seluruh dunia. “Pemulihan ekonomi saat ini tergantung dari tingkat kesembuhan dan penanganan Covid-19 yang kita lakukan, jika penanganan yang baik dengan kecakapan dan komitmen yang konsisten maka potensi kepercayaan dunia terhadap Bali diyakini akan segera pulih.

5. Saat ini kunjungan wisatawan mancanegara memang masih belum tinggi. Itu bukan karena mereka tidak percaya terhadap penanganan Covid-19 di Bali, tetapi karena negara merekalah yang belum membuka penerbangan untuk datang ke negara lain, termasuk Indonesia dan juga Bali.

6. Selama ini Bali memang tidak mengikuti semua standar atau kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah pusat termasuk lock down dan juga PSBB. Karena berbagai dampak tentu menjadi pertimbangan yang harus difikirkan lebih matang. Jika sebagian besar pelaku pariwisata mengalami dampak mulai dengan dirumahkan dan tidak menghasilkan akibat hotel dan restoran ditutup, para petani dan pemasok sayuran serta buah juga mengalami dampak yang tidak terserap lagi oleh hotel dan restoran sehingga secara otomatis mereka juga tidak ada penghasilan. Serta merta kondisi ini juga mempengaruhi sejumlah orangtua yang masih memiliki anak anak sekolah. Semua ini akan berimplikasi antar satu dengan yang lainnya, oleh sebab itu langkah untuk lock down dan PSBB tidak perlu dilakukan di Bali, karena masyarakat Bali masih memerlukan ruang untuk memutar ekonomi mereka dan bekerja.

Sementara pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya menambahkan agar masyarakat Bali turut serta menciptakan lingkungan yang sehat dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Sehingga ruang untuk penularan dan penyebaran Covid-19 dengan kluster baru dapat terhindari.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Jaya Negara Dukung Gerakan Indonesia Menabung Lewat Simpanan Pelajar (Simpel)

    Walikota Jaya Negara Dukung Gerakan Indonesia Menabung Lewat Simpanan Pelajar (Simpel)

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 02 Mei 2023 Walikota Jaya Negara Dukung Gerakan Indonesia Menabung Lewat Simpanan Pelajar (Simpel)   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mendukung gerakan Indonesia Menabung melalui Simpanan Pelajar (Simpel). Hal tersebut merupakan implementasi nyata gerakan Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) dalam mendukung Generasi Denpasar Digital (Gen Dental). Demikian terungkap saat […]

    • calendar_month Selasa, 4 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  04  Oktober  2022

  • Cegah Potensi Penularan Covid-19, Pj. Sekda Made Toya Tinjau Pelaksanaan Rapid Test Antigen Santri di Dusun Wanasari

    Cegah Potensi Penularan Covid-19, Pj. Sekda Made Toya Tinjau Pelaksanaan Rapid Test Antigen Santri di Dusun Wanasari

    • calendar_month Sabtu, 22 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  22  Mei  2021   Cegah Potensi Penularan Covid-19 Saat Arus Balik, Pj. Sekda Made Toya Tinjau Pelaksanaan Rapid Test Antigen Santri di Dusun Wanasari   Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya meninjau pelaksanaan Rapid Test Antigen bagi Santri se-Kota Denpasar di Dusun Wanasari, Sabtu (22/5/2021).   Bali, indonesiaexpose.co.id – Pj. Sekda Kota Denpasar, […]

  • Pulihkan Perekonomian Denpasar, Konjen Jepang Siap Memfasilitasi Program Vaksin Covid-19.

    Pulihkan Perekonomian Denpasar, Konjen Jepang Siap Memfasilitasi Program Vaksin Covid-19.

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin  8  Maret  2021   Pulihkan Perekonomian Denpasar, Konjen Jepang Siap Memfasilitasi Program Vaksin Covid-19.   Konjen Jepang di Denpasar Katsumata Harumi beraudiensi dengan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat  di Kantor Wali Kota Denpasar Senin (8/3/2021).   Bali, indonesiaexpose.co.id   –    Consulate General of Japan atau Konjen Jepang di Denpasar […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  01  November  2025 Renungan  Joger

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 26 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  27  Januari  2021   Renungan  JOGER  

expand_less