Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 725
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  12  April  2021

 

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

 

Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Negara Indonesia adalah negara agraris terutama di Bali. Namun, semakin hari pertanian ditinggalkan dan diabaikan karena dianggap ada sektor yang lebih menguntungkan. Padahal untuk Bertani tidak perlu biaya mahal. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

” Pertanian bisa dibangkitkan lagi dan menjadi sektor ekonomi utama. Namun, dengan catatan adanya perbaikan dengan memberantas mafia maupun kartel pangan yang mengancam stabilitas harga yang justru merusak pertanian itu sendiri. Selain itu konsep dalam memajukan pertanian harus jelas, dengan menaikan anggaran di sektor pertanian.Alokasi anggaran pada pertanian dalam tahun anggaran 2021 hanya Rp 5 miliar,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi mengeluhkan saat di konfirmasi vea seluler, belum lama ini.

Lanjutnya, jangan sampai masalah pertanian hanya “wangi” saat pemilihan umum saja.Tagline sektor pertanian bangkit saat masa krisis akibat pandemi sepertinya omong kosong belaka.

” Anggaran  Rp 5 miliar itu sangat kecil meski dengan alasan banyak anggaran yang dipangkas untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi Bali ditengah pandemi yang berkepanjangan,” ungkapnya.

Kresna menjelaskan, tiap pembahasan anggaran, selalu disebutkan Bali harus memiliki sumber pendapatan lain selain sektor pariwisata.Masalahnya, ketika sektor pariwisata mati suri akibat virus Corona-19 yang berkepanjangan dan kapan akan berakhir, anggaran pada sektor pertanian masih tetap kecil.

Politisi Golkar asal Buleleng ini mengaku heran dengan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster lantaran setor pertanian sama sekali tidak mendapat perhatian.Sebagai bukti anggaran yang diberikan anggaran induk 2021 sama sekali tidak memadai. Padahal, pertanian ditengah kondisi ekonomi akibat pandemi, telah menyelematkan rakyat Bali untuk bisa bertahan hidup.

“Kita selalu berbicara prioritas, saya mau tanya ke bapak gubernur yang dijadikan prioritas untuk pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi ini sektor mana?”katanya heran.

Pihaknya juga mempertanyakan apa yang menjadi prioritas Pemprov Bali sehingga anggaran bagi sektor pertanian sangat kecil sekali.

Menurut IGK Kresna Budi kalau indikator parameter prioritas itu jelas yang ada berhubungan dengan kemakmuran rakyat.Kalau pertanian di Bali digarap dan dikelola dengan benar, bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat.

“Saya tidak mengerti, prioritas apa itu. Apa sih yang dimaksud dengan prioritas di timur (Pemprov Bali) itu,”imbuhnya sambil geleng kepala.

Kresna Budi berharap agar Pemprov Bali bisa memprioritaskan apa yang kebutuhan mendesak masyarakat sitengah pandemi.

Pandemi Covid-19 untuk memulihkan pariwisata Bali tidak semudah membalikan telapak tangan melainkan perlu waktu panjang sampai kunjungan wisatawan normal kembali.

” Untuk saat ini yang paling mendesak persoalan ekonomi yang sangat penting untuk di dahulukan,sekarang itu, yang dikatakan mendesak oleh rakyat itu ekonominya, masyarakat bisa bertahap hidup dan bisa makan,” harapnya.

(080)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Denpasar Raih Penghargaan Most Prosperous City dari FIABCI-Asia Pacific

    Kota Denpasar Raih Penghargaan Most Prosperous City dari FIABCI-Asia Pacific

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  14  September  2019   Kota Denpasar Raih Penghargaan Most Prosperous City dari FIABCI-Asia Pacific   Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara saat menerima penghargaan Indonesias Most Prosperous City dari FIABCI-Asia Pacific yang diserahkan Presiden FIABCI Asia Pacific, Soelaeman Soemawinata di Jakaarta, Kamis (13/9/2019).   BALI,  INDEX   –  Kota Denpasar kembali meraih penghargaan tingkat […]

  • Peringati HUT RI  ke-79 , Dispertan Kabupaten Semarang dan Rembang Gelar Gerakan Pangan Murah

    Peringati HUT RI  ke-79 , Dispertan Kabupaten Semarang dan Rembang Gelar Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Ungaran, Senin 12  Agustus 2024 Peringati HUT RI  ke-79 , Dispertan Kabupaten Semarang dan Rembang Gelar Gerakan Pangan Murah   (Foto/ Diskominfo Jateng)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Ratusan warga antusias menyerbu stan penjualan beras, minyak goreng dan telur, pada gerakan pangan murah (GPM) di halaman Kantor Dispertan setempat, Kamis (8/8/2024) pagi. Pasalnya, komoditas pokok […]

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  5  Juni  2020

  • R. Erwin Soeriadimadja ,KPwBI Bali   Buka  Kuta Fashion Week 2023 

    R. Erwin Soeriadimadja ,KPwBI Bali   Buka  Kuta Fashion Week 2023 

    • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Kuta, Senin  24  Juli  2023 R. Erwin Soeriadimadja ,KPwBI Bali   Buka  Kuta Fashion Week 2023   Bali, indonesiaexpose.co.id – Pulau Bali, dengan keindahan alam yang memukau, pantai yang menakjubkan, dan suasana sunset yang indah, telah menjadi destinasi wisata favorit yang juga terkenal dengan industri fashion yang berkembang pesat. Dalam rangka memajukan industri fashion lokal dan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  31  Agustus  2021   Renungan  JOGER  

  • PTPN X targetkan areal tanam tembakau 510 hektare

    PTPN X targetkan areal tanam tembakau 510 hektare

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Surabaya , Senin  13  Mei  2019   PTPN X targetkan areal tanam tembakau 510 hektare   JATIM, INDEX  – PT Perkebunan Nusantara X (Persero) menargetkan areal tanam tembakau pada 2019 seluas 510 hektare dengan jumlah produksi diproyeksikan 9.460 ton dan produktivitas rata-rata 18,55 ton per hektare. Kegiatan tanam perdana tembakau dilakukan Direktur Operasional PTPN X […]

expand_less