Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 705
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  12  April  2021

 

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

 

Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Negara Indonesia adalah negara agraris terutama di Bali. Namun, semakin hari pertanian ditinggalkan dan diabaikan karena dianggap ada sektor yang lebih menguntungkan. Padahal untuk Bertani tidak perlu biaya mahal. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

” Pertanian bisa dibangkitkan lagi dan menjadi sektor ekonomi utama. Namun, dengan catatan adanya perbaikan dengan memberantas mafia maupun kartel pangan yang mengancam stabilitas harga yang justru merusak pertanian itu sendiri. Selain itu konsep dalam memajukan pertanian harus jelas, dengan menaikan anggaran di sektor pertanian.Alokasi anggaran pada pertanian dalam tahun anggaran 2021 hanya Rp 5 miliar,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi mengeluhkan saat di konfirmasi vea seluler, belum lama ini.

Lanjutnya, jangan sampai masalah pertanian hanya “wangi” saat pemilihan umum saja.Tagline sektor pertanian bangkit saat masa krisis akibat pandemi sepertinya omong kosong belaka.

” Anggaran  Rp 5 miliar itu sangat kecil meski dengan alasan banyak anggaran yang dipangkas untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi Bali ditengah pandemi yang berkepanjangan,” ungkapnya.

Kresna menjelaskan, tiap pembahasan anggaran, selalu disebutkan Bali harus memiliki sumber pendapatan lain selain sektor pariwisata.Masalahnya, ketika sektor pariwisata mati suri akibat virus Corona-19 yang berkepanjangan dan kapan akan berakhir, anggaran pada sektor pertanian masih tetap kecil.

Politisi Golkar asal Buleleng ini mengaku heran dengan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster lantaran setor pertanian sama sekali tidak mendapat perhatian.Sebagai bukti anggaran yang diberikan anggaran induk 2021 sama sekali tidak memadai. Padahal, pertanian ditengah kondisi ekonomi akibat pandemi, telah menyelematkan rakyat Bali untuk bisa bertahan hidup.

“Kita selalu berbicara prioritas, saya mau tanya ke bapak gubernur yang dijadikan prioritas untuk pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi ini sektor mana?”katanya heran.

Pihaknya juga mempertanyakan apa yang menjadi prioritas Pemprov Bali sehingga anggaran bagi sektor pertanian sangat kecil sekali.

Menurut IGK Kresna Budi kalau indikator parameter prioritas itu jelas yang ada berhubungan dengan kemakmuran rakyat.Kalau pertanian di Bali digarap dan dikelola dengan benar, bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat.

“Saya tidak mengerti, prioritas apa itu. Apa sih yang dimaksud dengan prioritas di timur (Pemprov Bali) itu,”imbuhnya sambil geleng kepala.

Kresna Budi berharap agar Pemprov Bali bisa memprioritaskan apa yang kebutuhan mendesak masyarakat sitengah pandemi.

Pandemi Covid-19 untuk memulihkan pariwisata Bali tidak semudah membalikan telapak tangan melainkan perlu waktu panjang sampai kunjungan wisatawan normal kembali.

” Untuk saat ini yang paling mendesak persoalan ekonomi yang sangat penting untuk di dahulukan,sekarang itu, yang dikatakan mendesak oleh rakyat itu ekonominya, masyarakat bisa bertahap hidup dan bisa makan,” harapnya.

(080)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pijat  TUINA Sebagai  Terapi  Komplementer  Dalam  Upaya  Percepatan  Penurunan  Stunting

    Pijat  TUINA Sebagai  Terapi  Komplementer  Dalam  Upaya  Percepatan  Penurunan  Stunting

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  3 Oktober  2026 Pijat  TUINA Sebagai  Terapi  Komplementer  Dalam  Upaya  Percepatan  Penurunan  Stunting     Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Selama hampir sebulan lebih secara berturut – turut, Tim Peneliti Jurusan Gizi yang terdiri atas Dr. I Wayan Juniarsana, SST, M.Fis; Ir. Hertog Nursanyoto, M.Kes; dan I Made Suarjana, SKM, M.Kes serta didukung oleh perwakilan dari […]

  • Resmi Mulai 1 Januari 2021, Pengambilan Berkas Adminduk di Dukcapil Denpasar Bisa Lewat Aplikasi Grab

    Resmi Mulai 1 Januari 2021, Pengambilan Berkas Adminduk di Dukcapil Denpasar Bisa Lewat Aplikasi Grab

    • calendar_month Rabu, 30 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  30  Desember  2020   Resmi Mulai 1 Januari 2021, Pengambilan Berkas Adminduk di Dukcapil Denpasar Bisa Lewat Aplikasi Grab    Kadis Dukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata didampingi Kabid Inovasi Pelayanan, I Gusti Ngurah Agung saat penandatanganan kerjasama serta peninjauan layanan bersama Grab Indonesia di Kantor Disdukcapil Kota Denpasar, Rabu (30/12/2020)   […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 9 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  10 Juni  2021   Renungan  JOGER  

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  23  Maret  2021   35 Ribu Warga dan Pekerja Pariwisata Sanur Mulai di Vaksin     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, sudah memulai pelaksanaan program vaksinasi covid 19 bagi warga dan pekerja pariwisata di kawasan Sanur untuk menciptakan kawasan zona hijau. Pelaksanaan Vaksinasi sudah di mulai sejak Senin (22/3) kemarin. Vaksinasi […]

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  15  Juni  2020   BPK RI Perwakilan Propinsi Bali Apresiasi IPM Denpasar Tertinggi Di Bali, Delapan Kali Berturut-turut Pertahankan Opini WTP   Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat menerima LHP dengan Opini WTP dari Kepala BPK RI Perwakilan Bali, Dr. Drs. Sri Haryoso Suliyanto, […]

  • Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Beras Tak Sesuai Standar Mutu, Termasuk Direktur Utama PT FS

    Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Beras Tak Sesuai Standar Mutu, Termasuk Direktur Utama PT FS

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  02  Agustus 2025 Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Beras Tak Sesuai Standar Mutu, Termasuk Direktur Utama PT FS   Direktur Tindak Pidana Ekonomi Bareskrim Polri Brigjen Pol Helfi Assegaf Kasatgas Pangan Polri Pimpin Konferensi Pers di Mabes Polri Jakarta, Jumat (1/8/2025).(foto/hms) Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Satgas Pangan Polri menetapkan tiga pejabat dari perusahaan produsen […]

expand_less