Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 704
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  12  April  2021

 

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

 

Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Negara Indonesia adalah negara agraris terutama di Bali. Namun, semakin hari pertanian ditinggalkan dan diabaikan karena dianggap ada sektor yang lebih menguntungkan. Padahal untuk Bertani tidak perlu biaya mahal. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

” Pertanian bisa dibangkitkan lagi dan menjadi sektor ekonomi utama. Namun, dengan catatan adanya perbaikan dengan memberantas mafia maupun kartel pangan yang mengancam stabilitas harga yang justru merusak pertanian itu sendiri. Selain itu konsep dalam memajukan pertanian harus jelas, dengan menaikan anggaran di sektor pertanian.Alokasi anggaran pada pertanian dalam tahun anggaran 2021 hanya Rp 5 miliar,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi mengeluhkan saat di konfirmasi vea seluler, belum lama ini.

Lanjutnya, jangan sampai masalah pertanian hanya “wangi” saat pemilihan umum saja.Tagline sektor pertanian bangkit saat masa krisis akibat pandemi sepertinya omong kosong belaka.

” Anggaran  Rp 5 miliar itu sangat kecil meski dengan alasan banyak anggaran yang dipangkas untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi Bali ditengah pandemi yang berkepanjangan,” ungkapnya.

Kresna menjelaskan, tiap pembahasan anggaran, selalu disebutkan Bali harus memiliki sumber pendapatan lain selain sektor pariwisata.Masalahnya, ketika sektor pariwisata mati suri akibat virus Corona-19 yang berkepanjangan dan kapan akan berakhir, anggaran pada sektor pertanian masih tetap kecil.

Politisi Golkar asal Buleleng ini mengaku heran dengan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster lantaran setor pertanian sama sekali tidak mendapat perhatian.Sebagai bukti anggaran yang diberikan anggaran induk 2021 sama sekali tidak memadai. Padahal, pertanian ditengah kondisi ekonomi akibat pandemi, telah menyelematkan rakyat Bali untuk bisa bertahan hidup.

“Kita selalu berbicara prioritas, saya mau tanya ke bapak gubernur yang dijadikan prioritas untuk pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi ini sektor mana?”katanya heran.

Pihaknya juga mempertanyakan apa yang menjadi prioritas Pemprov Bali sehingga anggaran bagi sektor pertanian sangat kecil sekali.

Menurut IGK Kresna Budi kalau indikator parameter prioritas itu jelas yang ada berhubungan dengan kemakmuran rakyat.Kalau pertanian di Bali digarap dan dikelola dengan benar, bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat.

“Saya tidak mengerti, prioritas apa itu. Apa sih yang dimaksud dengan prioritas di timur (Pemprov Bali) itu,”imbuhnya sambil geleng kepala.

Kresna Budi berharap agar Pemprov Bali bisa memprioritaskan apa yang kebutuhan mendesak masyarakat sitengah pandemi.

Pandemi Covid-19 untuk memulihkan pariwisata Bali tidak semudah membalikan telapak tangan melainkan perlu waktu panjang sampai kunjungan wisatawan normal kembali.

” Untuk saat ini yang paling mendesak persoalan ekonomi yang sangat penting untuk di dahulukan,sekarang itu, yang dikatakan mendesak oleh rakyat itu ekonominya, masyarakat bisa bertahap hidup dan bisa makan,” harapnya.

(080)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Fakultas Bisnis LSPR Gelar Festival Kampung Adat Kranggan 2023

    Mahasiswa Fakultas Bisnis LSPR Gelar Festival Kampung Adat Kranggan 2023

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  08  Februari   2023 Mahasiswa Fakultas Bisnis LSPR Gelar Festival Kampung Adat Kranggan 2023   Jakarta , indonesiaexpose.co.id  – Fakultas Bisnis LSPR melaksanakan festival budaya dengan nama Festival Kampung Adat Kranggan 2023, pada Sabtu 4 Februari 2023 berlokasikan di Paseban KLM. Jl. Jatirangga Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. Acara ini merupakan kolaborasi dari Fakultas Bisnis […]

  • Gubernur Koster  Tegaskan Larangan Alih Fungsi Lahan, PT BTID Akan Dipanggil Terkait Tukar Guling  Mangrove

    Gubernur Koster  Tegaskan Larangan Alih Fungsi Lahan, PT BTID Akan Dipanggil Terkait Tukar Guling  Mangrove

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle 080
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  26 April 2026 Gubernur Koster  Tegaskan Larangan Alih Fungsi Lahan, PT BTID Akan Dipanggil Terkait Tukar Guling  Mangrove       Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan akan segera memanggil PT Bali Turtle Island Development (BTID) guna meminta klarifikasi atas komitmen penggantian 22 hektare kawasan mangrove yang terdampak pembangunan. Pernyataan tersebut […]

  • I Made Supartha.SH.MH, Komis I DPRD Bali Angkat Bicara Persoalan  (KEK ) Kura-Kura Bali

    I Made Supartha.SH.MH, Komis I DPRD Bali Angkat Bicara Persoalan  (KEK ) Kura-Kura Bali

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 30 Januari  2025 I Made Supartha.SH.MH, Komis I DPRD Bali Angkat Bicara Persoalan  (KEK ) Kura-Kura Bali   I Made Supartha.SH.MH, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, DPRD Provinsi Bali, Anggota Komisi I   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Menyikapi persoalan yang sedang hangat diperbincangkan di masyarakat bahwa terdapat informasi penyematan nama suatu tempat di sekitar pulau […]

  • Kota Denpasar Raih Penghargaan Most Prosperous City dari FIABCI-Asia Pacific

    Kota Denpasar Raih Penghargaan Most Prosperous City dari FIABCI-Asia Pacific

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  14  September  2019   Kota Denpasar Raih Penghargaan Most Prosperous City dari FIABCI-Asia Pacific   Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara saat menerima penghargaan Indonesias Most Prosperous City dari FIABCI-Asia Pacific yang diserahkan Presiden FIABCI Asia Pacific, Soelaeman Soemawinata di Jakaarta, Kamis (13/9/2019).   BALI,  INDEX   –  Kota Denpasar kembali meraih penghargaan tingkat […]

  • Ketut Suhardiono, Ketum Serikat Pekerja PT Pegadaian : Rakornas Sepakat mengawal Hubungan Industrial dan mendorong Perusahaan melaksanakan PKB Transparan dan Berkeadilan

    Ketut Suhardiono, Ketum Serikat Pekerja PT Pegadaian : Rakornas Sepakat mengawal Hubungan Industrial dan mendorong Perusahaan melaksanakan PKB Transparan dan Berkeadilan

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Kuta, Rabu 31 Mei 2023 Ketut Suhardiono, Ketum Serikat Pekerja PT Pegadaian : Rakornas Sepakat mengawal Hubungan Industrial dan mendorong Perusahaan melaksanakan PKB Transparan dan Berkeadilan   Ketua Umum Serikat Pekerja Pegadaian Ketut Suhardiono (kiri) bersama Sekjen SP PT Pegadaian, Rosid Hamidi (kanan) di Kuta-Bali, Rabu (31/5/2023).   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Serikat Pekerja PT Pegadaian menggelar […]

  • Teras Dialog : Quo Vadis Demokrasi Kita, Kritik Oto Kritik Pemilu 2019

    Teras Dialog : Quo Vadis Demokrasi Kita, Kritik Oto Kritik Pemilu 2019

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  29  September  2019   Teras Dialog : Quo Vadis Demokrasi Kita, Kritik Oto Kritik Pemilu 2019 Acara  Teras Dialog #6 bersama YYDiaz dengan tema ‘Quo Vadis Demokrasi Kita, Kritik Oto Kritik Pemilu 2019 ‘ bertempat di Warung Sang Dewi,Denpasar- Bali, Minggu  (29/9/2019)malam.(Foto/INDEX/080)     BALI,  INDEX  –  Demokrasi Indonesia pasca Pilpres 2019 cukup memberikan rasa […]

expand_less