Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 419
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  12  April  2021

 

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

 

Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Negara Indonesia adalah negara agraris terutama di Bali. Namun, semakin hari pertanian ditinggalkan dan diabaikan karena dianggap ada sektor yang lebih menguntungkan. Padahal untuk Bertani tidak perlu biaya mahal. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

” Pertanian bisa dibangkitkan lagi dan menjadi sektor ekonomi utama. Namun, dengan catatan adanya perbaikan dengan memberantas mafia maupun kartel pangan yang mengancam stabilitas harga yang justru merusak pertanian itu sendiri. Selain itu konsep dalam memajukan pertanian harus jelas, dengan menaikan anggaran di sektor pertanian.Alokasi anggaran pada pertanian dalam tahun anggaran 2021 hanya Rp 5 miliar,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi mengeluhkan saat di konfirmasi vea seluler, belum lama ini.

Lanjutnya, jangan sampai masalah pertanian hanya “wangi” saat pemilihan umum saja.Tagline sektor pertanian bangkit saat masa krisis akibat pandemi sepertinya omong kosong belaka.

” Anggaran  Rp 5 miliar itu sangat kecil meski dengan alasan banyak anggaran yang dipangkas untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi Bali ditengah pandemi yang berkepanjangan,” ungkapnya.

Kresna menjelaskan, tiap pembahasan anggaran, selalu disebutkan Bali harus memiliki sumber pendapatan lain selain sektor pariwisata.Masalahnya, ketika sektor pariwisata mati suri akibat virus Corona-19 yang berkepanjangan dan kapan akan berakhir, anggaran pada sektor pertanian masih tetap kecil.

Politisi Golkar asal Buleleng ini mengaku heran dengan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster lantaran setor pertanian sama sekali tidak mendapat perhatian.Sebagai bukti anggaran yang diberikan anggaran induk 2021 sama sekali tidak memadai. Padahal, pertanian ditengah kondisi ekonomi akibat pandemi, telah menyelematkan rakyat Bali untuk bisa bertahan hidup.

“Kita selalu berbicara prioritas, saya mau tanya ke bapak gubernur yang dijadikan prioritas untuk pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi ini sektor mana?”katanya heran.

Pihaknya juga mempertanyakan apa yang menjadi prioritas Pemprov Bali sehingga anggaran bagi sektor pertanian sangat kecil sekali.

Menurut IGK Kresna Budi kalau indikator parameter prioritas itu jelas yang ada berhubungan dengan kemakmuran rakyat.Kalau pertanian di Bali digarap dan dikelola dengan benar, bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat.

“Saya tidak mengerti, prioritas apa itu. Apa sih yang dimaksud dengan prioritas di timur (Pemprov Bali) itu,”imbuhnya sambil geleng kepala.

Kresna Budi berharap agar Pemprov Bali bisa memprioritaskan apa yang kebutuhan mendesak masyarakat sitengah pandemi.

Pandemi Covid-19 untuk memulihkan pariwisata Bali tidak semudah membalikan telapak tangan melainkan perlu waktu panjang sampai kunjungan wisatawan normal kembali.

” Untuk saat ini yang paling mendesak persoalan ekonomi yang sangat penting untuk di dahulukan,sekarang itu, yang dikatakan mendesak oleh rakyat itu ekonominya, masyarakat bisa bertahap hidup dan bisa makan,” harapnya.

(080)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 6 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  7  Februari  2021   Renungan  JOGER  

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 04 Juli 2025

  • Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari Tinjau Gudang Logistik KPU Kota Denpasar di GOR Kompyang Sujana

    Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari Tinjau Gudang Logistik KPU Kota Denpasar di GOR Kompyang Sujana

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 14 Desember 2023 Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari Tinjau Gudang Logistik KPU Kota Denpasar di GOR Kompyang Sujana   Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari meninjau Gudang Logistik KPU Kota Denpasar di GOR Kompyang Sujana pada Rabu (13/12/2023) sekitar pukul 22.30 Wita kemarin.   Pemkot Denpasar Siap Sukseskan Pelakaanaan Pemilu Tahun […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  28  Oktober  2024 Renungan  Joger

  • TPA Suwung Ditutup Agustus 2026,  Gubenur Bali & Bupati Adi Arnawa Genjot Pemilahan Sampah 

    TPA Suwung Ditutup Agustus 2026,  Gubenur Bali & Bupati Adi Arnawa Genjot Pemilahan Sampah 

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle 080
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Mangupura, Jumat  06  Maret  2026 TPA Suwung Ditutup Agustus 2026,  Gubenur Bali & Bupati Adi Arnawa Genjot Pemilahan Sampah       Bali,  indonesiaexpose.co.id   —  Menjelang penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung pada Agustus 2026, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan akan ada sanksi bagi pihak yang masih membuang sampah ke TPA tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) […]

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  18  Februari  2024

expand_less