Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 191
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  12  April  2021

 

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

 

Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Negara Indonesia adalah negara agraris terutama di Bali. Namun, semakin hari pertanian ditinggalkan dan diabaikan karena dianggap ada sektor yang lebih menguntungkan. Padahal untuk Bertani tidak perlu biaya mahal. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

” Pertanian bisa dibangkitkan lagi dan menjadi sektor ekonomi utama. Namun, dengan catatan adanya perbaikan dengan memberantas mafia maupun kartel pangan yang mengancam stabilitas harga yang justru merusak pertanian itu sendiri. Selain itu konsep dalam memajukan pertanian harus jelas, dengan menaikan anggaran di sektor pertanian.Alokasi anggaran pada pertanian dalam tahun anggaran 2021 hanya Rp 5 miliar,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi mengeluhkan saat di konfirmasi vea seluler, belum lama ini.

Lanjutnya, jangan sampai masalah pertanian hanya “wangi” saat pemilihan umum saja.Tagline sektor pertanian bangkit saat masa krisis akibat pandemi sepertinya omong kosong belaka.

” Anggaran  Rp 5 miliar itu sangat kecil meski dengan alasan banyak anggaran yang dipangkas untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi Bali ditengah pandemi yang berkepanjangan,” ungkapnya.

Kresna menjelaskan, tiap pembahasan anggaran, selalu disebutkan Bali harus memiliki sumber pendapatan lain selain sektor pariwisata.Masalahnya, ketika sektor pariwisata mati suri akibat virus Corona-19 yang berkepanjangan dan kapan akan berakhir, anggaran pada sektor pertanian masih tetap kecil.

Politisi Golkar asal Buleleng ini mengaku heran dengan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster lantaran setor pertanian sama sekali tidak mendapat perhatian.Sebagai bukti anggaran yang diberikan anggaran induk 2021 sama sekali tidak memadai. Padahal, pertanian ditengah kondisi ekonomi akibat pandemi, telah menyelematkan rakyat Bali untuk bisa bertahan hidup.

“Kita selalu berbicara prioritas, saya mau tanya ke bapak gubernur yang dijadikan prioritas untuk pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi ini sektor mana?”katanya heran.

Pihaknya juga mempertanyakan apa yang menjadi prioritas Pemprov Bali sehingga anggaran bagi sektor pertanian sangat kecil sekali.

Menurut IGK Kresna Budi kalau indikator parameter prioritas itu jelas yang ada berhubungan dengan kemakmuran rakyat.Kalau pertanian di Bali digarap dan dikelola dengan benar, bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat.

“Saya tidak mengerti, prioritas apa itu. Apa sih yang dimaksud dengan prioritas di timur (Pemprov Bali) itu,”imbuhnya sambil geleng kepala.

Kresna Budi berharap agar Pemprov Bali bisa memprioritaskan apa yang kebutuhan mendesak masyarakat sitengah pandemi.

Pandemi Covid-19 untuk memulihkan pariwisata Bali tidak semudah membalikan telapak tangan melainkan perlu waktu panjang sampai kunjungan wisatawan normal kembali.

” Untuk saat ini yang paling mendesak persoalan ekonomi yang sangat penting untuk di dahulukan,sekarang itu, yang dikatakan mendesak oleh rakyat itu ekonominya, masyarakat bisa bertahap hidup dan bisa makan,” harapnya.

(080)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Gianyar,  Selasa  18  Agustus  2020

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  25  Juni  2022

  • Ditlantas Polda Metro Jaya Tambah Pembatasan Mobilitas  PPKM Darurat 

    Ditlantas Polda Metro Jaya Tambah Pembatasan Mobilitas  PPKM Darurat 

    • calendar_month Sabtu, 10 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu 10  Juli  2021   Ditlantas Polda Metro Jaya Tambah Pembatasan Mobilitas  PPKM Darurat     Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Direktorat Lalu Lintas Ditlantas Polda Metro Jaya mulai hari ini Sabtu (10/7/2021) akan melakukan penyekatan ruas Jalan Simatupang, Jalan Antasari dan Jalan Raya Cijantung. Penyekatan ini dimulai pukul 06.00 sampai 10.00 WIB. Penutupan di ruas […]

  • Masyarakat Muslim Tabanan Dukung Sanjaya Sebagai Bupati Tabanan  2 Periode

    Masyarakat Muslim Tabanan Dukung Sanjaya Sebagai Bupati Tabanan  2 Periode

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Tabanan,  Senin  20  Mei 2024 Masyarakat Muslim Tabanan Dukung Sanjaya Sebagai Bupati Tabanan  2 Periode       Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Dalam rangka menyemarakkan suasana Lebaran Tahun 2024, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M hadiri kegiatan Halal Bihalal dan Pelantikan Pengurus Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kabupaten Tabanan yang berlangsung di sekretariat DPC PDI Perjuangan […]

  • Pemkab Tabanan Dan Forkopimda Siap Sukseskan Vaksinasi Usia 6-11 Tahun

    Pemkab Tabanan Dan Forkopimda Siap Sukseskan Vaksinasi Usia 6-11 Tahun

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Tabanan, Rabu 15 Desember 2021   Pemkab Tabanan Dan Forkopimda Siap Sukseskan Vaksinasi Usia 6-11 Tahun     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Sebagai langkah penting dalam menekan kenaikan kasus penularan Covid-19 di kalangan anak sekolah, terutama menjelang Nataru (Hari Raya Natal dan Tahun Baru), Kick 0ff vaksinasi serentak untuk anak usia 6-11 tahun resmi dibuka oleh […]

    • calendar_month Minggu, 27 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Semarang, Minggu  27  Maret  2022

expand_less