Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 382
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  12  April  2021

 

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

 

Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Negara Indonesia adalah negara agraris terutama di Bali. Namun, semakin hari pertanian ditinggalkan dan diabaikan karena dianggap ada sektor yang lebih menguntungkan. Padahal untuk Bertani tidak perlu biaya mahal. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

” Pertanian bisa dibangkitkan lagi dan menjadi sektor ekonomi utama. Namun, dengan catatan adanya perbaikan dengan memberantas mafia maupun kartel pangan yang mengancam stabilitas harga yang justru merusak pertanian itu sendiri. Selain itu konsep dalam memajukan pertanian harus jelas, dengan menaikan anggaran di sektor pertanian.Alokasi anggaran pada pertanian dalam tahun anggaran 2021 hanya Rp 5 miliar,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi mengeluhkan saat di konfirmasi vea seluler, belum lama ini.

Lanjutnya, jangan sampai masalah pertanian hanya “wangi” saat pemilihan umum saja.Tagline sektor pertanian bangkit saat masa krisis akibat pandemi sepertinya omong kosong belaka.

” Anggaran  Rp 5 miliar itu sangat kecil meski dengan alasan banyak anggaran yang dipangkas untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi Bali ditengah pandemi yang berkepanjangan,” ungkapnya.

Kresna menjelaskan, tiap pembahasan anggaran, selalu disebutkan Bali harus memiliki sumber pendapatan lain selain sektor pariwisata.Masalahnya, ketika sektor pariwisata mati suri akibat virus Corona-19 yang berkepanjangan dan kapan akan berakhir, anggaran pada sektor pertanian masih tetap kecil.

Politisi Golkar asal Buleleng ini mengaku heran dengan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster lantaran setor pertanian sama sekali tidak mendapat perhatian.Sebagai bukti anggaran yang diberikan anggaran induk 2021 sama sekali tidak memadai. Padahal, pertanian ditengah kondisi ekonomi akibat pandemi, telah menyelematkan rakyat Bali untuk bisa bertahan hidup.

“Kita selalu berbicara prioritas, saya mau tanya ke bapak gubernur yang dijadikan prioritas untuk pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi ini sektor mana?”katanya heran.

Pihaknya juga mempertanyakan apa yang menjadi prioritas Pemprov Bali sehingga anggaran bagi sektor pertanian sangat kecil sekali.

Menurut IGK Kresna Budi kalau indikator parameter prioritas itu jelas yang ada berhubungan dengan kemakmuran rakyat.Kalau pertanian di Bali digarap dan dikelola dengan benar, bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat.

“Saya tidak mengerti, prioritas apa itu. Apa sih yang dimaksud dengan prioritas di timur (Pemprov Bali) itu,”imbuhnya sambil geleng kepala.

Kresna Budi berharap agar Pemprov Bali bisa memprioritaskan apa yang kebutuhan mendesak masyarakat sitengah pandemi.

Pandemi Covid-19 untuk memulihkan pariwisata Bali tidak semudah membalikan telapak tangan melainkan perlu waktu panjang sampai kunjungan wisatawan normal kembali.

” Untuk saat ini yang paling mendesak persoalan ekonomi yang sangat penting untuk di dahulukan,sekarang itu, yang dikatakan mendesak oleh rakyat itu ekonominya, masyarakat bisa bertahap hidup dan bisa makan,” harapnya.

(080)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jernihkan Air dan Hilangkah Bau, Tukad Bindu Dituangi Eco Enzyme

    Jernihkan Air dan Hilangkah Bau, Tukad Bindu Dituangi Eco Enzyme

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 02 Maret 2021   Jernihkan Air dan Hilangkah Bau, Tukad Bindu Dituangi Eco Enzyme   Penuangan cairan Eco Enzyme di Kawasan Tukad Bindu pada Selasa (2/3/2021).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Berbagai upaya terus dilaksanakan untuk mendukung terciptanya sungai bersih di Kota Denpasar. Kali ini, guna menjernihkan air dan menghilangkan bau, dilaksanakam penuangan Cairan Eco Enzyme di Tukad […]

  • Sinyal Pemulihan Ekonomi Bali, Konsumsi Listrik Tumbuh 9,53 Persen di Akhir Maret 2022

    Sinyal Pemulihan Ekonomi Bali, Konsumsi Listrik Tumbuh 9,53 Persen di Akhir Maret 2022

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 16 April 2022   Sinyal Pemulihan Ekonomi Bali, Konsumsi Listrik Tumbuh 9,53 Persen di Akhir Maret 2022     “Sektor Bisnis memiliki pertumbuhan positif tertinggi jika dibandingkan dengan sektor lainnya yang tumbuh hingga 16,99 persen.   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali mencatat peningkatan penjualan tenaga listrik hingga 9,53 […]

  • Hadiri Rakornas KKP, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Tegaskan Komitmen Bali Implementasikan Program Pembangunan Ekonomi Biru

    Hadiri Rakornas KKP, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Tegaskan Komitmen Bali Implementasikan Program Pembangunan Ekonomi Biru

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Mangupura, Kamis  07  Desember  2023 Hadiri Rakornas KKP, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Tegaskan Komitmen Bali Implementasikan Program Pembangunan Ekonomi Biru       Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Provinsi Bali wilayahnya tidak terlalu luas (sekitar 5.590,21 km²), dikenal dengan sebutan Pulau Seribu Pura, Pulau Dewata, dimana alam yang indah, manusia, dan kebudayaan yang adiluhung menyatu menjadi satu […]

  • Badan Pendapatan  Kota  Denpasar 

    Badan Pendapatan  Kota  Denpasar 

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  01  Agustus  2023 Badan Pendapatan  Kota  Denpasar  

  • TPKAD Jateng dan Tapera Sinergi Sediakan Perumahan Layak Huni dan Terjangkau

    TPKAD Jateng dan Tapera Sinergi Sediakan Perumahan Layak Huni dan Terjangkau

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Semarang, Jumat  15  Desember  2023 TPKAD Jateng dan Tapera Sinergi Sediakan Perumahan Layak Huni dan Terjangkau   (Foto/ist) Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Tengah akan berisnergi dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), dalam upaya penyediaan rumah layak huni dan terjangkau bagi masyarakat. “Di tahun 2024, kita ingin […]

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  28  Februari 2022

expand_less