Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 712
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  12  April  2021

 

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

 

Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Negara Indonesia adalah negara agraris terutama di Bali. Namun, semakin hari pertanian ditinggalkan dan diabaikan karena dianggap ada sektor yang lebih menguntungkan. Padahal untuk Bertani tidak perlu biaya mahal. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

” Pertanian bisa dibangkitkan lagi dan menjadi sektor ekonomi utama. Namun, dengan catatan adanya perbaikan dengan memberantas mafia maupun kartel pangan yang mengancam stabilitas harga yang justru merusak pertanian itu sendiri. Selain itu konsep dalam memajukan pertanian harus jelas, dengan menaikan anggaran di sektor pertanian.Alokasi anggaran pada pertanian dalam tahun anggaran 2021 hanya Rp 5 miliar,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi mengeluhkan saat di konfirmasi vea seluler, belum lama ini.

Lanjutnya, jangan sampai masalah pertanian hanya “wangi” saat pemilihan umum saja.Tagline sektor pertanian bangkit saat masa krisis akibat pandemi sepertinya omong kosong belaka.

” Anggaran  Rp 5 miliar itu sangat kecil meski dengan alasan banyak anggaran yang dipangkas untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi Bali ditengah pandemi yang berkepanjangan,” ungkapnya.

Kresna menjelaskan, tiap pembahasan anggaran, selalu disebutkan Bali harus memiliki sumber pendapatan lain selain sektor pariwisata.Masalahnya, ketika sektor pariwisata mati suri akibat virus Corona-19 yang berkepanjangan dan kapan akan berakhir, anggaran pada sektor pertanian masih tetap kecil.

Politisi Golkar asal Buleleng ini mengaku heran dengan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster lantaran setor pertanian sama sekali tidak mendapat perhatian.Sebagai bukti anggaran yang diberikan anggaran induk 2021 sama sekali tidak memadai. Padahal, pertanian ditengah kondisi ekonomi akibat pandemi, telah menyelematkan rakyat Bali untuk bisa bertahan hidup.

“Kita selalu berbicara prioritas, saya mau tanya ke bapak gubernur yang dijadikan prioritas untuk pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi ini sektor mana?”katanya heran.

Pihaknya juga mempertanyakan apa yang menjadi prioritas Pemprov Bali sehingga anggaran bagi sektor pertanian sangat kecil sekali.

Menurut IGK Kresna Budi kalau indikator parameter prioritas itu jelas yang ada berhubungan dengan kemakmuran rakyat.Kalau pertanian di Bali digarap dan dikelola dengan benar, bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat.

“Saya tidak mengerti, prioritas apa itu. Apa sih yang dimaksud dengan prioritas di timur (Pemprov Bali) itu,”imbuhnya sambil geleng kepala.

Kresna Budi berharap agar Pemprov Bali bisa memprioritaskan apa yang kebutuhan mendesak masyarakat sitengah pandemi.

Pandemi Covid-19 untuk memulihkan pariwisata Bali tidak semudah membalikan telapak tangan melainkan perlu waktu panjang sampai kunjungan wisatawan normal kembali.

” Untuk saat ini yang paling mendesak persoalan ekonomi yang sangat penting untuk di dahulukan,sekarang itu, yang dikatakan mendesak oleh rakyat itu ekonominya, masyarakat bisa bertahap hidup dan bisa makan,” harapnya.

(080)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesiaexpose.co.id

    Indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  02  November  2024

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Tabanan,  Senin  19  Februari  2024

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  28  Maret  2021   Renungan  JOGER  

  • Bulog Raih 4 Penghargaan Dalam Ajang BUMN Marketeers Award 2020

    Bulog Raih 4 Penghargaan Dalam Ajang BUMN Marketeers Award 2020

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  17  September  2020   Bulog Raih 4 Penghargaan Dalam Ajang BUMN Marketeers Award 2020 (Foto/ist)   JAKARTA,  INDEX  – Perum Bulog meraih 4 penghargaan sekaligus pada ajang BUMN Marketerrs Award 2020 yang diselenggarakan oleh BUMN Marketerrs di Jakarta. Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Divisi Komunikasi Pemasaran Perum Bulog , Siti Kuwati di acara […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Bali, Senin  10  Juni 2024 Renungan  Joger

  • Waktu Pendaftaran Lomba Desain Rumah dari FABA Diperpanjang Hingga 17 Juni 2021

    Waktu Pendaftaran Lomba Desain Rumah dari FABA Diperpanjang Hingga 17 Juni 2021

    • calendar_month Minggu, 13 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  13  Juni  2021   Waktu Pendaftaran Lomba Desain Rumah dari FABA Diperpanjang Hingga 17 Juni 2021       “Total hadiah dan bantuan implementasi Program Capai Rp 457 juta.   Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – Batas waktu pendaftaran Lomba Desain Rumah Sehat, Terjangkau dan Ramah Lingkungan dari Material Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) PLTU […]

expand_less