Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 384
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  12  April  2021

 

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

 

Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Negara Indonesia adalah negara agraris terutama di Bali. Namun, semakin hari pertanian ditinggalkan dan diabaikan karena dianggap ada sektor yang lebih menguntungkan. Padahal untuk Bertani tidak perlu biaya mahal. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

” Pertanian bisa dibangkitkan lagi dan menjadi sektor ekonomi utama. Namun, dengan catatan adanya perbaikan dengan memberantas mafia maupun kartel pangan yang mengancam stabilitas harga yang justru merusak pertanian itu sendiri. Selain itu konsep dalam memajukan pertanian harus jelas, dengan menaikan anggaran di sektor pertanian.Alokasi anggaran pada pertanian dalam tahun anggaran 2021 hanya Rp 5 miliar,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi mengeluhkan saat di konfirmasi vea seluler, belum lama ini.

Lanjutnya, jangan sampai masalah pertanian hanya “wangi” saat pemilihan umum saja.Tagline sektor pertanian bangkit saat masa krisis akibat pandemi sepertinya omong kosong belaka.

” Anggaran  Rp 5 miliar itu sangat kecil meski dengan alasan banyak anggaran yang dipangkas untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi Bali ditengah pandemi yang berkepanjangan,” ungkapnya.

Kresna menjelaskan, tiap pembahasan anggaran, selalu disebutkan Bali harus memiliki sumber pendapatan lain selain sektor pariwisata.Masalahnya, ketika sektor pariwisata mati suri akibat virus Corona-19 yang berkepanjangan dan kapan akan berakhir, anggaran pada sektor pertanian masih tetap kecil.

Politisi Golkar asal Buleleng ini mengaku heran dengan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster lantaran setor pertanian sama sekali tidak mendapat perhatian.Sebagai bukti anggaran yang diberikan anggaran induk 2021 sama sekali tidak memadai. Padahal, pertanian ditengah kondisi ekonomi akibat pandemi, telah menyelematkan rakyat Bali untuk bisa bertahan hidup.

“Kita selalu berbicara prioritas, saya mau tanya ke bapak gubernur yang dijadikan prioritas untuk pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi ini sektor mana?”katanya heran.

Pihaknya juga mempertanyakan apa yang menjadi prioritas Pemprov Bali sehingga anggaran bagi sektor pertanian sangat kecil sekali.

Menurut IGK Kresna Budi kalau indikator parameter prioritas itu jelas yang ada berhubungan dengan kemakmuran rakyat.Kalau pertanian di Bali digarap dan dikelola dengan benar, bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat.

“Saya tidak mengerti, prioritas apa itu. Apa sih yang dimaksud dengan prioritas di timur (Pemprov Bali) itu,”imbuhnya sambil geleng kepala.

Kresna Budi berharap agar Pemprov Bali bisa memprioritaskan apa yang kebutuhan mendesak masyarakat sitengah pandemi.

Pandemi Covid-19 untuk memulihkan pariwisata Bali tidak semudah membalikan telapak tangan melainkan perlu waktu panjang sampai kunjungan wisatawan normal kembali.

” Untuk saat ini yang paling mendesak persoalan ekonomi yang sangat penting untuk di dahulukan,sekarang itu, yang dikatakan mendesak oleh rakyat itu ekonominya, masyarakat bisa bertahap hidup dan bisa makan,” harapnya.

(080)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kukuhkan Pengurus APBEDNAS Bali, Gubernur Koster Ingin Dana Desa Dikelola Lebih Terfokus

    Kukuhkan Pengurus APBEDNAS Bali, Gubernur Koster Ingin Dana Desa Dikelola Lebih Terfokus

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  15  Oktober  2020   Kukuhkan Pengurus APBEDNAS Bali, Gubernur Koster Ingin Dana Desa Dikelola Lebih Terfokus Gubernur Bali Wayan Koster   BALI,  INDEX   – Gubernur Bali Wayan Koster berharap anggaran yang dikelola di desa digunakan secara lebih terfokus. Hingga hasilnya dapat lebih dirasakan oleh warga desa. Misalnya sebagian diplot untuk pengelolaan sampa hingga […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 21 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  22  November  2020   Renungan  JOGER  

  • Nikmati Minggu Pagi Dengan CFD sekaligus Berbagi Sebelum Nyepi

    Nikmati Minggu Pagi Dengan CFD sekaligus Berbagi Sebelum Nyepi

    • calendar_month Kamis, 23 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Tabanan , Rabu 23 Maret 2023 Nikmati Minggu Pagi Dengan CFD sekaligus Berbagi Sebelum Nyepi     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Pemkab Tabanan Rutin menyelenggarakan Car Free Day atau yang biasa dikenal dengan CFD tiap hari Minggu pagi di Lapangan Alit Saputra Tabanan. Dalam kesempatan CFD kali ini dipimpin Bupati Tabanan diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 2 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  03  April  2022   Renungan  JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  20  April 2022   Renungan  JOGER  

    • calendar_month Jumat, 26 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat 26 Februari  2021   IGN Jaya Negara – Kadek Agus Arya Wibawa Resmi Nahkodai Ibu Kota, Bergerak Dalam Spirit ‘Vasudhaiva Kutumbakam’, Lanjutkan Estafet Pembangunan Menuju Denpasar Maju   Pelantikan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa oleh Gubernur Bali, Wayan Koster di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur […]

expand_less