Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 620
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  12  April  2021

 

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

 

Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Negara Indonesia adalah negara agraris terutama di Bali. Namun, semakin hari pertanian ditinggalkan dan diabaikan karena dianggap ada sektor yang lebih menguntungkan. Padahal untuk Bertani tidak perlu biaya mahal. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

” Pertanian bisa dibangkitkan lagi dan menjadi sektor ekonomi utama. Namun, dengan catatan adanya perbaikan dengan memberantas mafia maupun kartel pangan yang mengancam stabilitas harga yang justru merusak pertanian itu sendiri. Selain itu konsep dalam memajukan pertanian harus jelas, dengan menaikan anggaran di sektor pertanian.Alokasi anggaran pada pertanian dalam tahun anggaran 2021 hanya Rp 5 miliar,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi mengeluhkan saat di konfirmasi vea seluler, belum lama ini.

Lanjutnya, jangan sampai masalah pertanian hanya “wangi” saat pemilihan umum saja.Tagline sektor pertanian bangkit saat masa krisis akibat pandemi sepertinya omong kosong belaka.

” Anggaran  Rp 5 miliar itu sangat kecil meski dengan alasan banyak anggaran yang dipangkas untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi Bali ditengah pandemi yang berkepanjangan,” ungkapnya.

Kresna menjelaskan, tiap pembahasan anggaran, selalu disebutkan Bali harus memiliki sumber pendapatan lain selain sektor pariwisata.Masalahnya, ketika sektor pariwisata mati suri akibat virus Corona-19 yang berkepanjangan dan kapan akan berakhir, anggaran pada sektor pertanian masih tetap kecil.

Politisi Golkar asal Buleleng ini mengaku heran dengan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster lantaran setor pertanian sama sekali tidak mendapat perhatian.Sebagai bukti anggaran yang diberikan anggaran induk 2021 sama sekali tidak memadai. Padahal, pertanian ditengah kondisi ekonomi akibat pandemi, telah menyelematkan rakyat Bali untuk bisa bertahan hidup.

“Kita selalu berbicara prioritas, saya mau tanya ke bapak gubernur yang dijadikan prioritas untuk pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi ini sektor mana?”katanya heran.

Pihaknya juga mempertanyakan apa yang menjadi prioritas Pemprov Bali sehingga anggaran bagi sektor pertanian sangat kecil sekali.

Menurut IGK Kresna Budi kalau indikator parameter prioritas itu jelas yang ada berhubungan dengan kemakmuran rakyat.Kalau pertanian di Bali digarap dan dikelola dengan benar, bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat.

“Saya tidak mengerti, prioritas apa itu. Apa sih yang dimaksud dengan prioritas di timur (Pemprov Bali) itu,”imbuhnya sambil geleng kepala.

Kresna Budi berharap agar Pemprov Bali bisa memprioritaskan apa yang kebutuhan mendesak masyarakat sitengah pandemi.

Pandemi Covid-19 untuk memulihkan pariwisata Bali tidak semudah membalikan telapak tangan melainkan perlu waktu panjang sampai kunjungan wisatawan normal kembali.

” Untuk saat ini yang paling mendesak persoalan ekonomi yang sangat penting untuk di dahulukan,sekarang itu, yang dikatakan mendesak oleh rakyat itu ekonominya, masyarakat bisa bertahap hidup dan bisa makan,” harapnya.

(080)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  22  Maret 2022   Renungan  JOGER    

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 7 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  08  Desember  2022 Renungan  JOGER

  • Pemkot Denpasar Sasar 39,69 KM Jalan Rusak Untuk Diperbaiki di Tahun 2024, Sejak Tahun 2021-2023 Telah Tuntaskan 97,28 KM.

    Pemkot Denpasar Sasar 39,69 KM Jalan Rusak Untuk Diperbaiki di Tahun 2024, Sejak Tahun 2021-2023 Telah Tuntaskan 97,28 KM.

    • calendar_month Senin, 29 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 29  Januari  2024 Pemkot Denpasar Sasar 39,69 KM Jalan Rusak Untuk Diperbaiki di Tahun 2024, Sejak Tahun 2021-2023 Telah Tuntaskan 97,28 KM.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan melaksanakan pembangunan strategis di Tahun 2024 ini. Dimana, peningkatan infrastruktur jalan kota tetap menjadi […]

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 14 Oktober 2022    

  • Wawali Arya Wibawa Buka Pelatihan Produksi Film Dokumenter Bagi Pelajar.

    Wawali Arya Wibawa Buka Pelatihan Produksi Film Dokumenter Bagi Pelajar.

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 21  Maret  2022   Wawali Arya Wibawa Buka Pelatihan Produksi Film Dokumenter Bagi Pelajar.       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pelatihan Produksi Film Dokumenter Bagi Pelajar Kota Denpasar mulai digelar dan di buka langsung Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dengan melibatkan siswa SMP, SMA/SMK se-Kota Denpasar, Senin (21/3/2022) di Gedung […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Sabtu, 18 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Bali, Minggu 19 Juni 2022   Renungan  JOGER  

expand_less