Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 738
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  12  April  2021

 

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

 

Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Negara Indonesia adalah negara agraris terutama di Bali. Namun, semakin hari pertanian ditinggalkan dan diabaikan karena dianggap ada sektor yang lebih menguntungkan. Padahal untuk Bertani tidak perlu biaya mahal. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

” Pertanian bisa dibangkitkan lagi dan menjadi sektor ekonomi utama. Namun, dengan catatan adanya perbaikan dengan memberantas mafia maupun kartel pangan yang mengancam stabilitas harga yang justru merusak pertanian itu sendiri. Selain itu konsep dalam memajukan pertanian harus jelas, dengan menaikan anggaran di sektor pertanian.Alokasi anggaran pada pertanian dalam tahun anggaran 2021 hanya Rp 5 miliar,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi mengeluhkan saat di konfirmasi vea seluler, belum lama ini.

Lanjutnya, jangan sampai masalah pertanian hanya “wangi” saat pemilihan umum saja.Tagline sektor pertanian bangkit saat masa krisis akibat pandemi sepertinya omong kosong belaka.

” Anggaran  Rp 5 miliar itu sangat kecil meski dengan alasan banyak anggaran yang dipangkas untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi Bali ditengah pandemi yang berkepanjangan,” ungkapnya.

Kresna menjelaskan, tiap pembahasan anggaran, selalu disebutkan Bali harus memiliki sumber pendapatan lain selain sektor pariwisata.Masalahnya, ketika sektor pariwisata mati suri akibat virus Corona-19 yang berkepanjangan dan kapan akan berakhir, anggaran pada sektor pertanian masih tetap kecil.

Politisi Golkar asal Buleleng ini mengaku heran dengan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster lantaran setor pertanian sama sekali tidak mendapat perhatian.Sebagai bukti anggaran yang diberikan anggaran induk 2021 sama sekali tidak memadai. Padahal, pertanian ditengah kondisi ekonomi akibat pandemi, telah menyelematkan rakyat Bali untuk bisa bertahan hidup.

“Kita selalu berbicara prioritas, saya mau tanya ke bapak gubernur yang dijadikan prioritas untuk pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi ini sektor mana?”katanya heran.

Pihaknya juga mempertanyakan apa yang menjadi prioritas Pemprov Bali sehingga anggaran bagi sektor pertanian sangat kecil sekali.

Menurut IGK Kresna Budi kalau indikator parameter prioritas itu jelas yang ada berhubungan dengan kemakmuran rakyat.Kalau pertanian di Bali digarap dan dikelola dengan benar, bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat.

“Saya tidak mengerti, prioritas apa itu. Apa sih yang dimaksud dengan prioritas di timur (Pemprov Bali) itu,”imbuhnya sambil geleng kepala.

Kresna Budi berharap agar Pemprov Bali bisa memprioritaskan apa yang kebutuhan mendesak masyarakat sitengah pandemi.

Pandemi Covid-19 untuk memulihkan pariwisata Bali tidak semudah membalikan telapak tangan melainkan perlu waktu panjang sampai kunjungan wisatawan normal kembali.

” Untuk saat ini yang paling mendesak persoalan ekonomi yang sangat penting untuk di dahulukan,sekarang itu, yang dikatakan mendesak oleh rakyat itu ekonominya, masyarakat bisa bertahap hidup dan bisa makan,” harapnya.

(080)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perumda  Tirta  Gemilang

    Perumda  Tirta  Gemilang

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Jawa  Tengah, Sabtu  25  Oktober  2024 Perumda  Tirta  Gemilang  

  • Menteri LH: 229 Hotel di Bali Dapat Nilai Merah, Pengelolaan Lingkungan Dinilai Buruk

    Menteri LH: 229 Hotel di Bali Dapat Nilai Merah, Pengelolaan Lingkungan Dinilai Buruk

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Badung, Sabtu  27   September  2025 Menteri LH: 229 Hotel di Bali Dapat Nilai Merah, Pengelolaan Lingkungan Dinilai Buruk   Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, meminta pelaku pariwisata menyelesaikan sendiri sampah yang mereka hasilkan. Hal tersebut ia sampaikan kepada GM dan perwakilan seluruh […]

  • Pansus Bongkar Dugaan Pelanggaran Berat dan Permainan Izin di PT Gautama Indah Perkasa dan Queens Tandoor Restaurant

    Pansus Bongkar Dugaan Pelanggaran Berat dan Permainan Izin di PT Gautama Indah Perkasa dan Queens Tandoor Restaurant

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  18  Desember  2025 Pansus Bongkar Dugaan Pelanggaran Berat dan Permainan Izin di PT Gautama Indah Perkasa dan Queens Tandoor Restaurant   Pansus TRAP  RDP  sekaligus pendalaman materi terkait kelengkapan administrasi perizinan PT Gautama Indah Perkasa dan Queens Tandoor Restaurant, bertempat di Ruang Bapemperda Lantai II, Gedung DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (18/12/2025).   Bali  […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  19  Januari 2024 Renungan  Joger

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Kamis, 17 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Bali, Jumat 18 Juni 2021   Renungan JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  04  Januari  2023 Renungan  Joger

expand_less