Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 141
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  12  April  2021

 

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

 

Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Negara Indonesia adalah negara agraris terutama di Bali. Namun, semakin hari pertanian ditinggalkan dan diabaikan karena dianggap ada sektor yang lebih menguntungkan. Padahal untuk Bertani tidak perlu biaya mahal. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

” Pertanian bisa dibangkitkan lagi dan menjadi sektor ekonomi utama. Namun, dengan catatan adanya perbaikan dengan memberantas mafia maupun kartel pangan yang mengancam stabilitas harga yang justru merusak pertanian itu sendiri. Selain itu konsep dalam memajukan pertanian harus jelas, dengan menaikan anggaran di sektor pertanian.Alokasi anggaran pada pertanian dalam tahun anggaran 2021 hanya Rp 5 miliar,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi mengeluhkan saat di konfirmasi vea seluler, belum lama ini.

Lanjutnya, jangan sampai masalah pertanian hanya “wangi” saat pemilihan umum saja.Tagline sektor pertanian bangkit saat masa krisis akibat pandemi sepertinya omong kosong belaka.

” Anggaran  Rp 5 miliar itu sangat kecil meski dengan alasan banyak anggaran yang dipangkas untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi Bali ditengah pandemi yang berkepanjangan,” ungkapnya.

Kresna menjelaskan, tiap pembahasan anggaran, selalu disebutkan Bali harus memiliki sumber pendapatan lain selain sektor pariwisata.Masalahnya, ketika sektor pariwisata mati suri akibat virus Corona-19 yang berkepanjangan dan kapan akan berakhir, anggaran pada sektor pertanian masih tetap kecil.

Politisi Golkar asal Buleleng ini mengaku heran dengan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster lantaran setor pertanian sama sekali tidak mendapat perhatian.Sebagai bukti anggaran yang diberikan anggaran induk 2021 sama sekali tidak memadai. Padahal, pertanian ditengah kondisi ekonomi akibat pandemi, telah menyelematkan rakyat Bali untuk bisa bertahan hidup.

“Kita selalu berbicara prioritas, saya mau tanya ke bapak gubernur yang dijadikan prioritas untuk pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi ini sektor mana?”katanya heran.

Pihaknya juga mempertanyakan apa yang menjadi prioritas Pemprov Bali sehingga anggaran bagi sektor pertanian sangat kecil sekali.

Menurut IGK Kresna Budi kalau indikator parameter prioritas itu jelas yang ada berhubungan dengan kemakmuran rakyat.Kalau pertanian di Bali digarap dan dikelola dengan benar, bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat.

“Saya tidak mengerti, prioritas apa itu. Apa sih yang dimaksud dengan prioritas di timur (Pemprov Bali) itu,”imbuhnya sambil geleng kepala.

Kresna Budi berharap agar Pemprov Bali bisa memprioritaskan apa yang kebutuhan mendesak masyarakat sitengah pandemi.

Pandemi Covid-19 untuk memulihkan pariwisata Bali tidak semudah membalikan telapak tangan melainkan perlu waktu panjang sampai kunjungan wisatawan normal kembali.

” Untuk saat ini yang paling mendesak persoalan ekonomi yang sangat penting untuk di dahulukan,sekarang itu, yang dikatakan mendesak oleh rakyat itu ekonominya, masyarakat bisa bertahap hidup dan bisa makan,” harapnya.

(080)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik  di Rekening  Tagihan Bulan Juni 2020

    PLN Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik  di Rekening  Tagihan Bulan Juni 2020

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  10 Juni 2020   PLN Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik  di Rekening  Tagihan Bulan Juni 2020   JAKARTA,  INDEX   – PLN memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik dalam perhitungan tagihan rekening listrik bulan Juni 2020. Kenaikan tagihan listrik lebih disebabkan oleh adanya peningkatan penggunaan listrik pada saat adanya pandemi virus corona atau […]

  • Antisipasi Laju Inflasi, Walikota Jaya Negara Tinjau Pasar Murah di Banjar Buana Kubu

    Antisipasi Laju Inflasi, Walikota Jaya Negara Tinjau Pasar Murah di Banjar Buana Kubu

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat  01  Maret  2024 Antisipasi Laju Inflasi, Walikota Jaya Negara Tinjau Pasar Murah di Banjar Buana Kubu       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau pelaksanaan pasar murah serangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan di Banjar Buana Kubu, Desa Tegal Harum, Jumat (1/3/2024). Hal ini dilaksanakan guna menjaga laju […]

  • Walikota Jaya Negara Terima Konjen Australia Jo Stevens

    Walikota Jaya Negara Terima Konjen Australia Jo Stevens

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 14 November 2023 Walikota Jaya Negara Terima Konjen Australia Jo Stevens   Bahas Promosi Wisata Kawasan Sanur Untuk Tingkatkan Kunjungan Turis Australia Ke Denpasar Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar terus menggalakan promosi kawasan Sanur sebagai jantung pariwisata Kota Denpasar, terutama pada pangsa pasar internasional. Hal ini diungkapkan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya […]

  • PTPN X targetkan areal tanam tembakau 510 hektare

    PTPN X targetkan areal tanam tembakau 510 hektare

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Surabaya , Senin  13  Mei  2019   PTPN X targetkan areal tanam tembakau 510 hektare   JATIM, INDEX  – PT Perkebunan Nusantara X (Persero) menargetkan areal tanam tembakau pada 2019 seluas 510 hektare dengan jumlah produksi diproyeksikan 9.460 ton dan produktivitas rata-rata 18,55 ton per hektare. Kegiatan tanam perdana tembakau dilakukan Direktur Operasional PTPN X […]

  • Renungan  Joger

    Renungan Joger

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Bali, Jumat 22 September 2023 Renungan  Joger  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  24  Desember  2021   Renungan  JOGER  

expand_less