Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 386
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  12  April  2021

 

IGK Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali :  Masalah Pertanian Wangi saat Pemilihan Umum

 

Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Negara Indonesia adalah negara agraris terutama di Bali. Namun, semakin hari pertanian ditinggalkan dan diabaikan karena dianggap ada sektor yang lebih menguntungkan. Padahal untuk Bertani tidak perlu biaya mahal. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi .

” Pertanian bisa dibangkitkan lagi dan menjadi sektor ekonomi utama. Namun, dengan catatan adanya perbaikan dengan memberantas mafia maupun kartel pangan yang mengancam stabilitas harga yang justru merusak pertanian itu sendiri. Selain itu konsep dalam memajukan pertanian harus jelas, dengan menaikan anggaran di sektor pertanian.Alokasi anggaran pada pertanian dalam tahun anggaran 2021 hanya Rp 5 miliar,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi mengeluhkan saat di konfirmasi vea seluler, belum lama ini.

Lanjutnya, jangan sampai masalah pertanian hanya “wangi” saat pemilihan umum saja.Tagline sektor pertanian bangkit saat masa krisis akibat pandemi sepertinya omong kosong belaka.

” Anggaran  Rp 5 miliar itu sangat kecil meski dengan alasan banyak anggaran yang dipangkas untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi Bali ditengah pandemi yang berkepanjangan,” ungkapnya.

Kresna menjelaskan, tiap pembahasan anggaran, selalu disebutkan Bali harus memiliki sumber pendapatan lain selain sektor pariwisata.Masalahnya, ketika sektor pariwisata mati suri akibat virus Corona-19 yang berkepanjangan dan kapan akan berakhir, anggaran pada sektor pertanian masih tetap kecil.

Politisi Golkar asal Buleleng ini mengaku heran dengan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster lantaran setor pertanian sama sekali tidak mendapat perhatian.Sebagai bukti anggaran yang diberikan anggaran induk 2021 sama sekali tidak memadai. Padahal, pertanian ditengah kondisi ekonomi akibat pandemi, telah menyelematkan rakyat Bali untuk bisa bertahan hidup.

“Kita selalu berbicara prioritas, saya mau tanya ke bapak gubernur yang dijadikan prioritas untuk pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi ini sektor mana?”katanya heran.

Pihaknya juga mempertanyakan apa yang menjadi prioritas Pemprov Bali sehingga anggaran bagi sektor pertanian sangat kecil sekali.

Menurut IGK Kresna Budi kalau indikator parameter prioritas itu jelas yang ada berhubungan dengan kemakmuran rakyat.Kalau pertanian di Bali digarap dan dikelola dengan benar, bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat.

“Saya tidak mengerti, prioritas apa itu. Apa sih yang dimaksud dengan prioritas di timur (Pemprov Bali) itu,”imbuhnya sambil geleng kepala.

Kresna Budi berharap agar Pemprov Bali bisa memprioritaskan apa yang kebutuhan mendesak masyarakat sitengah pandemi.

Pandemi Covid-19 untuk memulihkan pariwisata Bali tidak semudah membalikan telapak tangan melainkan perlu waktu panjang sampai kunjungan wisatawan normal kembali.

” Untuk saat ini yang paling mendesak persoalan ekonomi yang sangat penting untuk di dahulukan,sekarang itu, yang dikatakan mendesak oleh rakyat itu ekonominya, masyarakat bisa bertahap hidup dan bisa makan,” harapnya.

(080)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan   JOGER

    Renungan   JOGER

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  22  Desember  2019   Renungan   JOGER  

  • Slogan BERSIUL, BI Bali Buka Penukaran Uang Rupiah di Pantai Kuta

    Slogan BERSIUL, BI Bali Buka Penukaran Uang Rupiah di Pantai Kuta

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Kuta,  Rabu  27   Maret  2024 Slogan BERSIUL, BI Bali Buka Penukaran Uang Rupiah di Pantai Kuta   KpwBI Bali Erwin Soeriadimadja   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –   Bank Indonesia Provinsi Bali menyelenggarakan rangkaian kegiatan SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri) Tahun 2024 yang dipusatkan di Pantai Kuta. SERAMBI merupakan program tahunan Bank Indonesia untuk menyediakan kebutuhan uang […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  07  Desember  2021   Renungan  JOGER  

  • Inovasi Holistik Integeratif “Model Ginalatrik” : Percepatan Penurunan Stunting & Gizi Kurang

    Inovasi Holistik Integeratif “Model Ginalatrik” : Percepatan Penurunan Stunting & Gizi Kurang

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 04 September 2025 Inovasi Holistik Integeratif “Model Ginalatrik” : Percepatan Penurunan Stunting & Gizi Kurang     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Stunting dan gizi kurang masih menjadi tantangan permasalahan kesehatan di Indonesia, termasuk di Provinsi Bali. Permaslahan stunting dan gizi kurang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik tetapi juga perkembangan kognitif anak. Faktor utama penyebab […]

  • OJK Bali dan Pemkab Jembrana Salurkan Bibit dan Pupuk Kakao

    OJK Bali dan Pemkab Jembrana Salurkan Bibit dan Pupuk Kakao

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Jembrana, Selasa  13   Mei 2025 OJK Bali dan Pemkab Jembrana Salurkan Bibit dan Pupuk Kakao   Perwakilan OJK Provinsi Bali menyerahkan secara simbolis bantuan bibit kakao kepada anggota Kelompok Tani Kakao Rastani di Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, sebagai bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), Minggu (11/5/2025). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Otoritas Jasa Keuangan […]

  • Kurs rupiah menguat 0,11 persen Selasa pagi

    Kurs rupiah menguat 0,11 persen Selasa pagi

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa, 9 April 2019   Kurs rupiah menguat 0,11 persen Selasa pagi (Foto/Ist) JAKARTA, INDEX  – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa ini berpotensi menguat seiring dengan berkurangnya risiko global. “Potensi rupiah menguat masih berlanjut seiring dengan mulai menurunnya risiko global terkait kebijakan suku bunga The Fed dan isu […]

expand_less