Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
  • visibility 260
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu 17 Oktober  2021

/Walikota Jaya Negara Resmikan Bali Blockchain Center di DNA Denpasar.Jadi Langkah Awal Pengembangan Tranformasi Digital di Masyarakat

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara meresmikan Bali Blockchain Center di Dharma Negara Alaya, Denpasar, Sabtu (16/10/2021). Peresmian tersebut dilaksanakan dengan menekan tombol digital yang dilanjutkan peninjauan serta penjualan pertama Token Kepeng (KPG) kepada publik dan peluncuran Versi Beta dari Baliola.com.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Walikota Denpasar Periode 2008-2021 IB Rai Dharmawijaya Mantra, dan Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Jaya Negara memberikan apresiasi atas diresmikannya Bali Blockchain Center ini. Hal ini merupakan jawaban atas tantantangan kemajuan jaman saat ini. Utamanya transformasi digital dalam kegidupan masyarakat.

“Ini menjadi lokomotif awal dari pengembangan Blockchain dalam kehidupan sehari-hari di Bali,” ujarnya

Jaya Negara menyambut baik peluncuran Bali Blockchain Center ini. Pihaknya juga mendorong setiap inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan potensi ekonomi kreatif dengan segala bentuk dan kiprahnya.

“Saya menyambut baik dan mendorong setiap inisiatif masyarakat di Kota Denpasar yang bertujuan memajukan perekonomian di kota ini melalui ekonomi kreatif. Yang terpenting gerakan tersebut bergandengan dengan ekonomi kerakyatan dan bermuara pada kesejehteraan masyarakat Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara

Ketua Pelaksana Harian Badan Kreatif (BKraf) Denpasar, I Putu Yuliartha mengatakan, tren investasi aset kripto semakin marak di seluruh dunia. Merujuk data Kementerian Perdagangan RI, pada Mei ini tercatat jumlah investor kripto mencapai 6,5 juta dengan total transaksi Rp 370 triliun.

“Peningkatan minat investor terhadap aset kripto di Indonesia itu perlu dibarengi gerakan literasi dan edukasi agar masyarakat memahami apa dan bagaimana sesungguhnya aset kripto tersebut. Berkait itulah BKraf Denpasar bekerjasama dengan Kepeng.io meluncurkan Bali Blockchain Center,” ujarnya

Lebih lanjut dijelaskan, peluncuran Bali Blockchain Center bertujuan memberi literasi kepada masyarakat untuk memahami teknologi crypto-currencies dan blockchain sehingga dapat mengembangkan diri di dalamnya secara benar dan efektif.

“Karena merupakan teknologi baru yang memerlukan pemahaman dan sejumlah referensi teknologi terkini, sasaran utama pendirian Bali Blockchain Center adalah kalangan mahasiswa dan masyarakat peminat aset kripto di Kota Denpasar,” ujar Yuliartha.

Pria yang akrab disapa Lengkong ini menjelaskan, dalam jangka panjang pendirian Bali Blockchain Center ini diarahkan untuk menjadikan Kota Denpasar sebagai salah satu pusat pengembangan teknologi blockchain dan tokenisasi Dunia.

“Mungkin terkesan muluk, tetapi di tengah kemajuan teknologi informasi dan teknologi finasial saat ini, keinginan tersebut bukan hal yang tak mungkin diwujudkan,” tegasnya.

Terkait Baliola.com, Putu Lengkong menjelaskan bahwa situs internet tersebut merupakan marketplace yang menjadi etalase penjualan produk kreatif seniman baik digital maupun nondigital dalam bentuk NFT (Non-Fungible Token). Ini merupakan proyek pertama dari Kepeng.io yakni aset digital (cryptocurrency) berbasis teknologi blockchain yang sedang diinkubasi oleh BKraf Denpasar.

Sementara itu CEO Kepeng.io, I Gede Putu Rahman Desyanta mengatakan bahwa peluncuran versi Beta dari Baliola merupakan momentum terbukanya wahana bagi seniman dan pegiat NFT untuk melakukan proses minting karya kreatif menjadi iten NFT. Menurutnya, pada proses minting NFT, para kreator dapat mentokenkan karya mereka dan menentukan harga jual dalam nilai Token Kepeng (KPG) yang diluncurkan hari itu juga.

“Jadi para kreator dapat ditentukan sendiri harga penjualan karya kreatif mereka  melalui tiga pilihan, yakni fix price, timed auction, serta open for bids,” papar Desyanta.

Selain itu, lanjutnya, pada proses minting NFT seniman dapat mengkolaborasikan berbagai komponen pendukung dalam karya seni itu sendiri. Baliola menyediakan fitur bagi para seniman untuk menjadikan karya kreatif mereka memiliki nilai yang lebih tinggi, dari segi estetika maupun nilai jualnya. Melalui Baliola.com berbagai properti dapat ditambahkan sendiri oleh seniman pada karya mereka, seperti dokumen pendukung, video, foto, maupun opsi bagi seniman untuk menyertakan karya seninya dalam bentuk fisik.

“Dengan menyatukan kekuatan kreativitas yang telah mengakar di Bali dengan teknologi blockchain, Bali Blockchain Center kami yakini dapat menarik industri-industri blockchain di seluruh dunia dan pada gilirannya akan turut memperkuat perekonomian di Bali, khususnya di Kota Denpasar,” tutupnya.

(Adv).

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi: Indonesia-Mikronesia Punya Peran dan Kontribusi Nyata Hadapi Tantangan Bersama

    Presiden Jokowi: Indonesia-Mikronesia Punya Peran dan Kontribusi Nyata Hadapi Tantangan Bersama

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Badung, Rabu  11 Oktober 2023 Presiden Jokowi: Indonesia-Mikronesia Punya Peran dan Kontribusi Nyata Hadapi Tantangan Bersama   Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral bersama Presiden Federasi Mikronesia, Wesley Simina, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Rabu, 11 Oktober 2023. Foto: BPMI Setpres Presiden Simina menyampaikan apresiasi atas undangan yang […]

  • Tiga Bulan Pertama 2020, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 4,7 Juta Penumpang

    Tiga Bulan Pertama 2020, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 4,7 Juta Penumpang

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Mangupura, Selasa  07  April  2020   Tiga Bulan Pertama 2020, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 4,7 Juta Penumpang   BALI,  INDEX   – Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat telah melayani sebanyak 34 ribu pergerakan pesawat udara serta 4,7 juta penumpang selama periode bulan Januari hingga Maret 2020. Selama tiga bulan pertama di […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  28  Februari  2024 Renungan  Joger

  • Diserahkan Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa, 16 Warga Terima Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Diserahkan Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa, 16 Warga Terima Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    • calendar_month Jumat, 22 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  23  Desember  2023 Diserahkan Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa, 16 Warga Terima Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni   Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa, dan Direktur Utama Perumda […]

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  07 Mei 2024

  • Sinergikan Berbagai Program Pencegahan Korupsi di Tengah Covid 19, Denpasar ikuti Rakor Online dengan KPK

    Sinergikan Berbagai Program Pencegahan Korupsi di Tengah Covid 19, Denpasar ikuti Rakor Online dengan KPK

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin  27  April  2020   Sinergikan Berbagai Program Pencegahan Korupsi di Tengah Covid 19, Denpasar ikuti Rakor Online dengan KPK   BALI,  INDEX   – Sehubungan dengan perkembangan untuk menindaklanjuti koordinasi komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Daerah terkait mengenai Progres pencegahan korupsi diantaranya tentang Indikator MCP (Monitoring Corruption Prevention) 2020, Refocussing dan Realokasi APBD […]

expand_less