Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Menkumham RI  Yasonna H Laoly, tandatangani  perjanjian ekstradisi RI-Rusia 

Menkumham RI  Yasonna H Laoly, tandatangani  perjanjian ekstradisi RI-Rusia 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 31 Mar 2023
  • visibility 287
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nusa Dua, Jumat 31  Maret  2023

Menkumham RI  Yasonna H Laoly, tandatangani  perjanjian ekstradisi RI-Rusia

 

(Foto/ist)

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly, menandatangani Perjanjian ekstradisi antara Republik Indonesia (RI) dengan Federasi Rusia (Rusia) di Nusa Dua, Bali, Jumat (31/3/2023).

Penandatanganan perjanjian ekstradisi itu disebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia untuk memperkuat kerja sama penegakan hukum lintas batas negara dengan negara-negara mitra. Penandatanganan perjanjian ekstradisi melanjutkan capaian kesuksesan atas ditandatanganinya perjanjian bantuan timbal balik dalam masalah pidana/Mutual Legal Assistance in Criminal Matters antara RI dan Rusia di Moskow, pada tanggal 13 Desember 2019.

Hubungan diplomatik RI-Rusia telah terjalin dengan baik selama 73 tahun sejak 3 Februari 1950. Terlebih, secara geografis, baik Indonesia maupun Rusia memiliki wilayah teritorial yang sangat luas sehingga rentan dimanfaatkan sebagai tempat melarikan diri pelaku tindak pidana.

Meskipun mekanisme pemulangan para pelaku tindak pidana juga dapat dilakukan melalui mekanisme deportasi dan kerja sama keimigrasian, namun kerja sama ekstradisi tetap menjadi opsi yang utama karena ekstradisi bersifat formal dan mengikat.

Perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Rusia yang baru saja ditandatangani merupakan perjanjian ekstradisi pertama yang dimiliki Indonesia dengan negara di Benua Eropa. Posisi strategis Rusia sebagai Anggota Dewan Keamanan PBB, G20, serta Eurasian Economic Union diharapkan dapat dimanfaatkan oleh RI untuk membangun reputasi dan kredibilitas dalam hal keamanan dan penegakan hukum serta membuka jaringan kerja sama yang lebih luas dengan negara-negara yang telah memiliki kerja sama dengan Rusia.

Sebagaimana diketahui bahwa Rusia merupakan salah satu negara paling berpengaruh di bidang ekonomi. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan RI, nilai perdagangan Indonesia-Rusia tahun 2021 sebesar US$ 2,746 miliar dengan total ekspor Indonesia ke Rusia sebesar US$ 1,492 miliar. Sementara, pada tahun 2022 nilai perdagangan kedua negara tumbuh sebesar 29,87% menjadi sebesar US$ 1,386 miliar dari tahun sebelumnya. Nilai perdagangan tumbuh signifikan dengan masuknya 10 komoditas unggulan ke pasar Rusia, yaitu produk minyak sawit (CPO), karet alam, produk kopra, cocoa butter dan minyak nabati, alas kaki, stainless steel, tekstil, produk mainan, minyak hewani dan peralatan elektronik. Bisa dikatakan, Rusia merupakan pasar potensial (untapped market) bagi produk Indonesia, karena juga meliputi pasar Eurasian Economic Union.

Demikian pula di bidang pariwisata. Menurut Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia tahun 2019 mencapai 158.943 orang. Bahkan pada tahun 2022, ketika masih di dalam masa pandemi Covid-19, jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia naik 783,50% menjadi sebanyak 74.143 orang, dibandingkan dengan tahun 2021 yang hanya sebanyak 8.392 orang. Kedepannya, jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia diprediksi akan terus meningkat.

Secara politis, penandatanganan perjanjian ekstradisi antara RI dan Rusia yang memiliki dampak positif karena merupakan perjanjian ekstradisi pertama antara RI dengan negara di Benua Eropa. Posisi strategis Rusia sebagai Anggota Dewan Keamanan PBB, G20, serta Eurasian Economic Union diharapkan dapat dimanfaatkan oleh RI untuk membangun reputasi dan kredibilitas dalam hal keamanan dan penegakan hukum serta membuka jaringan kerja sama yang lebih luas dengan negara-negara yang telah memiliki kerja sama dengan Rusia.

” Penandatanganan perjanjian ekstradisi ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam upaya RI untuk menjadi anggota tetap Financial Action Task Force (FATF) guna membangun dan memelihara stabilitas dan integritas sistem keuangan serta penegakan hukum yang berfokus pada pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana pendanaan terorisme,” ungkap Menkumham RI  Yasonna H Laoly melalui siaran tertulisnya di Nusa Dua, Bali, Jumat (31/3/2023).

Lebih lanjut, perjanjian ekstradisi antara RI dan Rusia ini juga merupakan sinyalemen kuat untuk mendukung pemberantasan tindak pidana yang mengancam stabilitas dan integritas sistem keuangan.

(110)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  17  Juli  2020

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  06  Oktober  2022

  • Wujudkan Lingkungan Permukiman Di Perkotaan Layak Huni, Pemkot Denpasar Adakan Lokakarya Perencanan Evaluasi Kota Tanpa Kumuh

    Wujudkan Lingkungan Permukiman Di Perkotaan Layak Huni, Pemkot Denpasar Adakan Lokakarya Perencanan Evaluasi Kota Tanpa Kumuh

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  23  November  2020   Wujudkan Lingkungan Permukiman Di Perkotaan Layak Huni, Pemkot Denpasar Adakan Lokakarya Perencanan Evaluasi Kota Tanpa Kumuh Pj. Sekda Kota Denpasar I Made Toya saat membuka kegiatan Lokakarya Perencanaan dan Evaluasi Program Kotaku, Selasa (24/11/2020) di Ruang Praja Madya Kantor Walikota Denpasar   BALI,  INDEX  –  Program Kota Tanpa Kumuh […]

  • Apel Gelar Pasukan Pengamanan KTT World Water Forum ke-10 di Bali

    Apel Gelar Pasukan Pengamanan KTT World Water Forum ke-10 di Bali

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  16  Mei  2024 Apel Gelar Pasukan Pengamanan KTT World Water Forum ke-10 di Bali     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida Bagus Ketut Surya Wedana Turut serta dalam apel gelar pasukan pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 Tahun 2024 yang dipimpin oleh Pangkogabwilhan II (Marsdya […]

  • Krimsus  Polda  Merto  Jaya , Ringkus  Dokter  WNA  Ilegal di Klinik  Sunter

    Krimsus  Polda  Merto  Jaya , Ringkus  Dokter  WNA  Ilegal di Klinik  Sunter

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jakarta,  Jumat  24   Januari  2020   Krimsus  Polda  Merto  Jaya , Ringkus  Dokter  WNA  Ilegal di Klinik  Sunter       JAKARTA,  INDEX  –  Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya,menangkap pelaku tindak pidana pelayanan kesehatan klinik yang memperkerjakan dokter tanpa izin kerja.   Kepala  Bidang  Humas  Polda Metro  Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkapkan,  dokter yang berasal dari negara […]

  • Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

    Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Bali, Senin  02   Januari  2022   Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

expand_less