Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Status UNESCO Terancam! Pansus TRAP Bergerak Selamatkan Jatiluwih

Status UNESCO Terancam! Pansus TRAP Bergerak Selamatkan Jatiluwih

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • visibility 417
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  06  Desember  2025

Status UNESCO Terancam! Pansus TRAP Bergerak Selamatkan Jatiluwih

 

Ketua Pansus TRAP Dr. (c)  I Made Supartha.S.H.M.H.,

 

“Pansus TRAP DPRD Bali Perketat Pengawasan Jatiluwih, Siapkan Solusi Tanpa Merusak Sawah”

Bali, indonesiaexpose.co.id  —  Pansus TRAP (Tata Ruang, Aset dan Perizinan) DPRD Bali mengambil langkah tegas untuk menjaga Jatiluwih tetap terjaga. Agar tidak nantinya malah status WBD (Warisan Budaya Dunia) oleh UNESCO dicabut. Aksi – aksi yang muncul di masyarakat tetap akan diawasi, dan tidak membuat Pansus surut untuk mempertahankan status WBD untuk Jatiluwih.

Ketua Pansus TRAP Dr. (c)  I Made Supartha.S.H.M.H., menegaskan, kawasan Jatiluwih, yang sejak 2012 diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia dan kembali menguatkan reputasinya dengan predikat Desa Terbaik Dunia versi UN Tourism tahun 2024, kini menjadi fokus utama pengawasan Panitia Khusus Tata Ruang dan Aset Pemerintah (Pansus TRAP) DPRD Bali.

Pengawasan ini dilakukan menyikapi mulai menyempitnya lahan sawah akibat alih fungsi menjadi bangunan beton—kondisi yang dinilai mengancam identitas budaya Bali serta citra Jatiluwih sebagai destinasi sawah terindah yang dicari wisatawan mancanegara.
Pansus TRAP DPRD Bali menegaskan kehadirannya bukan untuk menghambat pembangunan, tetapi untuk memastikan penataan ruang berjalan benar, menjaga warisan budaya, dan membangun ekonomi rakyat tanpa merusak alam. Supartha mengatakan sebuah anugrah bagi warga Jatiluwih, memiliki keindahan sawah yang tak ada lawasannya di dunia.

”Aset yang membanggakan adalah keindahan sawah teras iring. Ini tak ada lawan tading di dunia, hingga UNESCO menetapkan sebagai WBD. Ini yang harus dijaga, jika ini mampu dijaga, mampu memberikan kontribusi bagi warga tanpa harus merusaknya,” jelas politisi asal Tabanan ini.

Supartha juga mengatakan, perlu perjuangan panjang sampai UNESCO menetapkan Jatiluwih sebagai WBD, jika kemudian terus terbangun otomatis nantinya akan dicabut status dari UNESCO. ”Mari jaga bersama, jangan malah sumber daya tarik ini rusak, nanti dicabut status WBD nya oleh UNESCO. Kita rugi semua,” imbuh politisi yang adalah Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali ini.

Dengan adanya reaksi dari warga memasang seng dan plastik, Ketua Pansus yang adalah adavokat senior ini, mengatakan Jatiluwih tetap mendapatkan porsi pengawasan. Untuk selanjutnya para pemilik restoran juga akan dipanggil oleh Satpol PP Bali. Dia juga berahap agar ada tindakan dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, agar tidak sampai membuat pembatalan kunjungan.

”Kami tetap berikan porsi serius, untuk pengawasan Jatiluwih. Sangat disayangkan ada aksi – aksi seperti itu. Sampai akhirnya membatalkan kunjungan ke Jatiluwih, itu merusak lumbung padi sendiri namanya. Jatiluwih citranya ndak bagus, termasuk Bali,” tegas politisi yang sedang menjalani kuliah doktoral ini.

Supartha mengatakan, setelah ada langkah tegas penutupan restoran yang melanggar ini, Pansus sedang melakukan kajian – kajian untuk memberikan solusi – solusi. Intinya mampu melestarikan sawah, tetap jadi WBD UNESCO dan rakyat tetap sejahtera. “Kami ingin Jatiluwih tetap menjadi ikon dunia. Sawahnya lestari, budayanya hidup, rakyatnya sejahtera,” tegasnya.

UNESCO kunjungi DTW Jatiluwih 2024, Rabu (21/9/2024).

 

Seperti apa? Rumah-rumah penduduk akan ditata dan diarahkan menjadi homestay berstandar internasional. Didesain pula restoran khas desa yang menampilkan kuliner lokal yang hygines bagi tamu yang berkunjung. Warga akan dilibatkan penuh dalam pengelolaan wisata, sehingga pendapatan tidak lagi didominasi pihak luar/kelompok pemodal tertentu. Kemudian wisata yang melibatkan wisatawan, untuk terlibat dalam manyi, metekap, nandur, mandi lumpur, menangkap belut dan traking di sawah, nantinya menjadi satu atraksi yang berimbas pada pendapatan atau kesejahteraan masyarakat.

Selanjutnya, perlu juga diketahui bahwa yang diperbolehkan di sawah yang masuk posisi WBD ini juga ada. ”Ada area yang bisa dibangun, yaitu 3 kali 6 meter. Ini yang disebut badan sampi (kandang sapi), tapi bisa nantinya difungsikan tidak hanya untuk kandang sapi,” sambung Supartha.

Area bangunan 3 kali 6 meter ini, bisa dibangun satu unit disetiap bidang sawah yang dimiliki. Bisa nantinya dimanfaatkan untuk area usaha. Untuk menjual kopi, jajajanan Bali, kelapa muda dan lainnya. ”Konsep ini nanti mau dijelaskan, dibuat nantinya yang artistik dan nanti memang dimiliki oleh pemilik lahan, bukan investor luar. Badan sampi ini mampu menjadi area komersial, kecil namun bisa menjadi sumber kesejahteraan petani, selain lahan pertaniannya,” urai Anggota Komisi I DPRD Bali ini

Pansus juga menegaskan bahwa petani sebagai penjaga utama bentang sawah akan mendapat perhatian khusus. Salah satu langkah konkret memberikan insentif penyediaan sarana produksi dengan menyalurkan bantuan benih, pupuk, memperhatikan irigasinya, memperhatikan pengenaan pajak juga asuransi nya pertaniannya dan memperkuat sistem subak agar produksi pertanian tetap stabil dan tidak terganggu serta memperhatikan pemasarannya sehingga pemerintah hadir kepada petani yang tidak mengalihkan lahannya sabagaimana konsep LSD dan LP2B yang sudah diatur.

”Bisa saja para pemilik lahan nanti disentuh dari program pemerintah, misalnya beasiswa pendidikan satu KK satu sarjana,” pungkasnya.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesiaexpose.co.id

    Indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Tabanan, Kamis 03 April  2025

  • Pembukaan Sidang Paripurna ke-6 DPRD Kota Denpasar. Bahas Ranperda APBD TA 2020, Berharap Hasil Maksimal Dukung Pembangunan

    Pembukaan Sidang Paripurna ke-6 DPRD Kota Denpasar. Bahas Ranperda APBD TA 2020, Berharap Hasil Maksimal Dukung Pembangunan

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 08 Oktober 2019   Pembukaan Sidang Paripurna ke-6 DPRD Kota Denpasar. Bahas Ranperda APBD TA 2020, Berharap Hasil Maksimal Dukung Pembangunan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Wakil Walikota, IGN Jaya Negara saat menyaksikan penyerahan Ranperda APBD Tahun 2020 oleh Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede kepada pimpinan fraksi saat […]

  • Ir.Senantara DPR RI Kawal  Pembenahan  Tata  Kelola  Taspen  Dan  Asabri

    Ir.Senantara DPR RI Kawal  Pembenahan  Tata  Kelola  Taspen  Dan  Asabri

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle 002
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  08  Agustus  2026 Ir.Senantara DPR RI Kawal  Pembenahan  Tata  Kelola  Taspen  Dan  Asabri   Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Nengah Senantara yang juga Ketua DPW Partai NasDem Bali Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   —  Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Nengah Senantara yang juga Ketua DPW Partai NasDem Bali  menegaskan komitmennya mengawal pembenahan tata kelola […]

  • Walikota Jaya Negara Tetapkan Sanur Sebagai Kawasan Rendah Emisi

    Walikota Jaya Negara Tetapkan Sanur Sebagai Kawasan Rendah Emisi

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle 112
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  21  Pebruari  2026 Walikota Jaya Negara Tetapkan Sanur Sebagai Kawasan Rendah Emisi   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mencanangkan Sanur, Denpasar sebagai Kawasan Rendah Emisi (KRE) dengan pelepasan Burung Dara serta pemotongan pita di Sanur Seaside Denpasar, Sabtu (21/2/2026). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara […]

  • Public Expose LIVEE 2021 : Memfasilitasi Masyarakat mendapatkan informasi dan pemahaman seputar Pasar Modal

    Public Expose LIVEE 2021 : Memfasilitasi Masyarakat mendapatkan informasi dan pemahaman seputar Pasar Modal

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin 6 September 2021   Public Expose LIVEE 2021 : Memfasilitasi Masyarakat mendapatkan informasi dan pemahaman seputar Pasar Modal     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Sebagai upaya penyebaran informasi mengenai Perusahaan Tercatat kepada investor, khususnya di tengah pandemi COVID-19 saat ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT […]

  • KPK Perkenalkan Instrumen Asesmen Mandiri Bagi PTN

    KPK Perkenalkan Instrumen Asesmen Mandiri Bagi PTN

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Jakarta,  Kamis  14   Maret  2024 KPK Perkenalkan Instrumen Asesmen Mandiri Bagi PTN   Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Wawan Wardiana (foto/ist)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkenalkan Instrumen Asesmen Mandiri bagi perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi keagamaan negeri (PTKN) di Indonesia sebagai salah satu strategi pendidikan antikorupsi pada jenjang […]

expand_less