Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Penguasaan Lahan Mangrove 82 Hektar Oleh BTID  : Prof. Rumawan Salain Harus Jelas dan Transparan pada Publik

Penguasaan Lahan Mangrove 82 Hektar Oleh BTID  : Prof. Rumawan Salain Harus Jelas dan Transparan pada Publik

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 284
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Rabu  28 Januari  2026

Penguasaan Lahan Mangrove 82 Hektar Oleh BTID  : Prof. Rumawan Salain Harus Jelas dan Transparan pada Publik

 

Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si.,(pojok kanan) bersama ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr.(c) I Made Supartha S.H.,M.H., (no3 dari Kanan ) di kantor DPRD Bali. (ket.foto)

 

Bali, indonesiaexpose.co.id   – Di balik geliat pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, tersimpan persoalan serius yang selama ini nyaris luput dari sorotan publik. Sebanyak 82 hektar hutan mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai diduga telah beralih penguasaan ke PT Bali Turtle Island Development (BTID). Pengalihan ini bukan sekadar soal angka luasan, tetapi menyangkut status kawasan lindung, mekanisme perizinan, serta masa depan benteng ekologis Bali Selatan.

Informasi mengenai penguasaan lahan mangrove oleh PT BTID telah lama beredar. Namun, detail luasan dan dasar hukumnya baru terkonfirmasi setelah Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali melakukan penelusuran.

“Awalnya yang berkembang di publik 62 hektar. Setelah kami telusuri, luasnya mencapai 82 hektar. Ini bukan angka kecil,” ungkap Wakil Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. Somvir.

Mangrove Tahura Ngurah Rai selama puluhan tahun dikenal sebagai benteng alami Bali dari abrasi, gelombang laut, dan krisis iklim. Namun kini, kawasan yang seharusnya dilindungi itu justru berada di pusaran kepentingan investasi besar.

Pertanyaan mendasar pun mengemuka: dari mana izin pengalihan lahan itu berasal?

Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., angkat suara keras. Ia menilai persoalan ini tidak bisa dibiarkan mengambang tanpa kejelasan kepada publik.

“Kalau ini benar, izinnya dari mana? Ini harus dijelaskan secara terbuka. Jangan sampai kawasan lindung diambil tanpa transparansi,” tegas Prof. Putu Rumawan Salain saat dikonfirmasi di Denpasar, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, persoalan KEK Kura-Kura Bali tidak boleh dilihat semata sebagai proyek ekonomi, melainkan harus ditempatkan dalam kerangka kepentingan daerah dan keberlanjutan lingkungan Bali.

“Kalau memang ini pengembangan ekonomi, kenapa bukan Bali yang mengembangkan sendiri sebagai pendapatan Bali? Jangan biarkan orang Jakarta yang mengembangkan, sementara Bali hanya menanggung dampaknya,” ujarnya tajam.

Lebih jauh, Prof. Rumawan menyoroti minimnya pemahaman publik tentang apa itu KEK dan bagaimana kewenangannya bekerja. Ia menilai kondisi ini berbahaya jika dibiarkan.

“Tolong diumumkan secara jelas ke masyarakat, apa itu KEK, bagaimana kewenangannya, siapa yang mengatur. Jangan sampai ada negara di balik negara,” ungkapnya.

Tahura Ngurah Rai merupakan kawasan hutan dengan fungsi lindung dan konservasi. Dalam regulasi kehutanan dan tata ruang, perubahan status kawasan seperti ini seharusnya melalui proses panjang, ketat, dan transparan. Namun hingga kini, publik belum memperoleh penjelasan utuh mengenai skema hukum yang digunakan untuk mengalihkan mangrove tersebut.

Salah satu fakta yang mencuat adalah penggantian lahan mangrove Tahura dengan reboisasi di Karangasem dan Jembrana. Skema ini menimbulkan perdebatan serius di kalangan pemerhati lingkungan.

Wakil Ketua Pansus Agung Bagus Tri Candra Arka  mempertanyakan logika ekologis kebijakan tersebut.

“Mangrove pesisir tidak bisa disubstitusi dengan reboisasi di daerah lain. Fungsi ekologinya berbeda total. Ini harus dijelaskan ke publik,” ujar Gung Cok panggilan akrabnya saat di konfirmasi di Denpasar, Rabu (28/1/2026).

“Kalau memang ada kesepakatan seperti itu, dasar hukumnya apa dan siapa yang menyetujuinya?”

Hutan Mangrove Tahura Ngurah Rai memiliki fungsi strategis: menahan abrasi dan gelombang laut, menjaga stabilitas garis pantai, menyaring air asin, menyerap karbon, serta menjadi habitat alami berbagai biota laut dan burung.

Gung Cok  mengingatkan bahwa hilangnya mangrove berarti kehilangan sistem pertahanan alami.Mangrove itu benteng hidup. Ketika satu kawasan hilang, dampaknya bukan hari ini, tapi 10–20 tahun ke depan. Abrasi, banjir rob, dan rusaknya ekosistem laut adalah konsekuensi nyata,” jelas Gung Cok yang juga ketua Fraksi Golkar  DPRD Bali ini .

 

Marina dan Kewenangan Pemerintah

Pansus TRAP DPRD Bali juga menyoroti rencana pembangunan marina di kawasan BTID. Pembangunan ini akan bersinggungan langsung dengan wilayah laut hingga 12 mil yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bali.

“Kami akan cek, kewenangan izinnya di mana. Kalau di Pemprov Bali, sejauh mana izin itu diberikan dan atas dasar apa,” ujar Dr. Somvir.
Menunggu Transparansi Negara

Kasus penguasaan 82 hektar mangrove Tahura Ngurah Rai ini membuka pertanyaan besar: siapa yang memberi izin, melalui mekanisme apa, dan dengan pertimbangan apa kawasan lindung bisa beralih ke korporasi?

“Ini bukan soal menolak investasi. Ini soal keadilan ekologis dan keselamatan Bali ke depan,” tegas Gung Cok.

Publik kini menunggu langkah lanjutan DPRD Bali dan pemerintah daerah: apakah akan ada audit lingkungan, pembukaan dokumen perizinan, atau bahkan pembatalan kesepakatan. Sebab, bagi Bali, kehilangan mangrove berarti mempertaruhkan masa depan pulau itu sendiri.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Bhayangkara ke 73, Polda Jabar Laksanakan Anjangsana Kepada Purnawirawan Polri

    HUT Bhayangkara ke 73, Polda Jabar Laksanakan Anjangsana Kepada Purnawirawan Polri

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Bandung,  Rabu  03  Juli  2019   HUT Bhayangkara ke 73, Polda Jabar Laksanakan Anjangsana Kepada Purnawirawan Polri JAWA  BARAT, INDEX  –  Kepolisian daerah (Polda) Jawa Barat, dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke 73 tahun 2019, Selasa (2/7/2019) melaksanakan kegiatan anjangsana ke kediaman Purnawirawan Polri. Kegiatan tersebut di pimpin oleh Kasubdit Bhabinkamtibmas Dit Bimmas Polda Jabar […]

  • Bupati Sanjaya Dianugrahi Satyalancana Wirakarya oleh Presiden RI

    Bupati Sanjaya Dianugrahi Satyalancana Wirakarya oleh Presiden RI

    • calendar_month Sabtu, 10 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Padang , Sabtu  10  Juni  2023 Bupati Sanjaya Dianugrahi Satyalancana Wirakarya oleh Presiden RI Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM Bupati kab.Tabanan-Bali dianugerahi penghargaan dari Presiden RI  Satyalancana Wirakarya, bertempat di di Lanud Sutan Sjahrir, Kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu, (10/6/2023).(Foto/ist).   Sumatera Barat,  indonesiaexpose.co.id  – Kerja keras seluruh jajaran Perangkat Daerah Pemkab Tabanan dibawah […]

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 6 September 2021   Wawali Arya Wibawa Tinjau Pembangunan TPS3R Desa Dauh Puri Kaja   Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa meninjau lokasi rencana pembangunan TPS3R di Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar-Bali,Senin, (6/9/2021).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Untuk mewujudkan pengolahan sampah berbasis sumber serta percepatan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  03  Februari  2023 Renungan  JOGER

  • Ajak Warga Taat Prokes, Desa Peguyangan Kangin Laksanakan Patroli Dialogis.

    Ajak Warga Taat Prokes, Desa Peguyangan Kangin Laksanakan Patroli Dialogis.

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 03  Oktober  2021   Ajak Warga Taat Prokes, Desa Peguyangan Kangin Laksanakan Patroli Dialogis.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Kegiatan Patroli Dialogis dilaksanakan diwilayah Peguyangan Kangin sekaligus pemantauan PPKM level 3 pada Sabtu (3/10) , malam diinisiasi oleh unsur Linmas, Perbekel, Satgas Desa, Bhabinkantibmas, serta Babinsa yg menyasar sejumlah titik di Desa Peguyangan […]

  • Pastikan Sinyal Lancar Jaya Selama Lebaran,  XL Axiata Perkuat Jaringan di Tiga Jalur Utama Penyeberangan Laut

    Pastikan Sinyal Lancar Jaya Selama Lebaran,  XL Axiata Perkuat Jaringan di Tiga Jalur Utama Penyeberangan Laut

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  07  April  2024. Pastikan Sinyal Lancar Jaya Selama Lebaran,  XL Axiata Perkuat Jaringan di Tiga Jalur Utama Penyeberangan Laut   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  PT XL Axiata Tbk telah memastikan kesiapan jaringannya guna melayani dan memudahkan arus mudik Lebaran tahun ini di semua lokasi yang akan dijangkau oleh Masyarakat, termasuk jalur transportasi darat dan […]

expand_less