Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Ida Bhatara Turun Tangan?  Bawa Pesan Keras untuk Investor Perusak Alam Bali

Ida Bhatara Turun Tangan?  Bawa Pesan Keras untuk Investor Perusak Alam Bali

  • account_circle 080
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 451
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis  04 Juni  2026

Ida Bhatara Turun Tangan?  Bawa Pesan Keras untuk Investor Perusak Alam Bali

 

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Suasana audiensi Forum Pemerhati Pembangunan Bali (FOR HATI Bali) dengan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali, Rabu (3/6/2026), mendadak berubah menjadi peristiwa yang mengundang perhatian publik.

Di tengah jalannya audiensi yang membahas berbagai persoalan tata ruang dan pembangunan di Bali, seorang mahasiswi Universitas Pendidikan Nasional (UNDIKNAS), Putu Alya Vina Lestari, semester IV Jurusan Ekonomi dan Bisnis Internasional, tiba-tiba penerima pesan semesta.

Peristiwa tersebut terjadi setelah tokoh masyarakat Bali, Jro Gde Sudibya, melantunkan Tembang Sutasoma. Dalam kondisi tidak sadar, Alya terlihat memeluk Jro Gde Sudibya seolah menyampaikan pesan agar seluruh elemen masyarakat tetap mengawal tata ruang Bali dan menjaga kesucian alam Pulau Dewata dari berbagai bentuk kerusakan.

Menurut sejumlah pemerhati spiritual Bali yang hadir, peristiwa itu diyakini sebagai bentuk penyampaian pesan leluhur mengenai kondisi Bali yang semakin tertekan oleh pembangunan yang mengabaikan keseimbangan alam dan nilai-nilai kearifan lokal.

Pesan yang muncul dalam peristiwa tersebut menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak yang mencari keuntungan dengan merusak alam Bali. Dalam filosofi Bali, gunung merupakan sumber kesucian, laut menjadi tempat penyucian dan pelepasan segala kekotoran, sementara daratan adalah ruang kehidupan yang harus dijaga keseimbangannya.

Pesan spiritual itu juga mengingatkan bahwa pelanggaran terhadap tatanan alam dapat membawa berbagai konsekuensi, mulai dari berkurangnya sumber pangan, menurunnya kualitas kehidupan, hingga rusaknya hubungan sosial di tengah masyarakat.

Kejadian di ruang audiensi DPRD Bali tersebut langsung menjadi perhatian peserta rapat. Banyak yang menilai kejadian itu sebagai simbol kuat bahwa persoalan tata ruang Bali bukan hanya menyangkut aspek hukum dan pembangunan, tetapi juga menyentuh dimensi spiritual yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat Bali.

Usai peristiwa tersebut, Putu Alya Vina Lestari mengaku menyadari apa yang terjadi pada dirinya. dia sadar sepenuhnya, hanya susah mengungkapkan sehingga yang keluar teriakan dan tangis

Ia menyebut pengalaman yang dialaminya sebagai  penerima pesan semesta yang memiliki makna mendalam terkait pentingnya menjaga alam dan kesucian Bali.

Peristiwa langka di Gedung DPRD Bali ini pun memunculkan berbagai tafsir. Namun satu pesan yang dianggap mengemuka adalah seruan agar pembangunan di Bali tetap berpijak pada keseimbangan antara investasi, kelestarian lingkungan, adat, budaya, dan nilai-nilai spiritual yang diwariskan para leluhur.

“Di tengah polemik tata ruang dan derasnya arus investasi, peristiwa kerauhan dalam audiensi Pansus TRAP DPRD Bali menjadi pengingat bahwa Bali tidak hanya dibangun dengan beton dan modal, tetapi juga berdiri di atas warisan spiritual, adat, dan kesucian alam yang dijaga turun-temurun.”

Sebelumya Gubernur Bali terpilih Periode 2025-2030, Dr. Wayan Koster, menegaskan bahwa tindakan merusak alam Bali akan membawa kutukan sebagaimana diamanatkan dalam Lontar Bhisama Batur Kalawasan. Hal ini disampaikan dalam seminar bertajuk “Bali Mau Dibawa Kemana” .yang digelar Paiketan Krama Bali di Kampus IPB Internasional Denpasar, Jumat (11/1/2025).

Koster menjelaskan bahwa filosofi tersebut menjadi dasar dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang bertujuan menjaga harmoni antara manusia, alam, dan budaya. Ia menekankan konsep Sad Kerthi sebagai pedoman pembangunan, yang mencakup enam elemen, seperti Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi.

“Ingatlah pesanku, wahai anak-anakku sekalian, di kemudian hari jagalah kelestarian gunung dan laut. Gunung adalah sumber kesucian, laut tempat menghilangkan kekotoran, di tengah daratan melaksanakan kehidupan. Kalau melanggar, akan terkena kutukan, kekurangan pangan, umur pendek, dan kerusakan hubungan sosial,” ujar Wayan Koster, mengutip arti isi lontar Bhisama Batur Kalawasan.

Ia memastikan bahwa pesan leluhur ini akan terus menjadi landasan kebijakan pemerintahannya. “Jika kita menjaga alam, alam akan menjaga kita. Jika kita melanggar, kutukan itu nyata. Bali harus dibangun dengan menghormati warisan leluhur,” tandas Koster.

(080)

  • Penulis: 080
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

    Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Bali, Senin 21 April  2025 Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Hari Suci Galungan yang dimaknai sebagai kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (keburukan), jatuh setiap Budha Kliwon Wuku Dunggulan. Di awal tahun 2025 ini, hari Suci Galungan jatuh pada Rabu, 23 April 2025. Sementara Hari Suci Kuningan jatuh pada Saniscara Kliwon Wuku Kuningan yang […]

  • Perkuat Sektor Pertanian, Wawali Arya Wibawa Serahkan Bantuan Hibah Kepada Petani

    Perkuat Sektor Pertanian, Wawali Arya Wibawa Serahkan Bantuan Hibah Kepada Petani

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  06  Agustus  2024 Perkuat Sektor Pertanian, Wawali Arya Wibawa Serahkan Bantuan Hibah Kepada Petani   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan menyerahkan bantuan hibah kepada petani, Selasa (6/8/2024) bertempat di Subak Anggabaya, Kecamatan Denpasar Timur. Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Bantuan kepada para petani kembali diserahkan Pemkot Denpasar melalui Dinas Pertanian Denpasar […]

    • calendar_month Senin, 17 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Tabanan, Senin  17  Oktober  2022 Buka Parade Budaya Nusantara Puri Kukuh Marga, Bupati Tabanan Rangkul Seniman Untuk Terus Berkarya   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Suasana meriah dihadiri oleh ribuan masyarakat menghiasi Parade Budaya Nusantara di Puri Kukuh. Bahkan, kegiatan yang berlangsung di kawasan Puri Kukuh, Desa Kukuh, Marga, Tabanan itu dibuka secara langsung oleh Bupati Tabanan […]

    • calendar_month Jumat, 15 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Bali, Jumat 15 Juli 2022 Wagub Cok Ace terima kunjungan Dubes Jerman bahas kerjasama Bilateral tentang perlindungan iklim global, dan transisi energi Wagub Cok Ace menjelaskan visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ pada Dubes Jerman Ina Lepel, yakni Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.(Foto/ist) Bali, indonesiaexpose.co.id  – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha […]

  • Proyek Marina BTID: Pansus TRAP DPRD Bali Telusuri Tata Ruang, Lingkungan, dan Kewenangan Laut

    Proyek Marina BTID: Pansus TRAP DPRD Bali Telusuri Tata Ruang, Lingkungan, dan Kewenangan Laut

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  19  Januari  2026 Proyek Marina BTID: Pansus TRAP DPRD Bali Telusuri Tata Ruang, Lingkungan, dan Kewenangan Laut   Pansus Pansus TRAP DPRD Bali di Kantor Gubenur, Bali, Senin (19/1/2026). di Kantor Gubernur Bali Wiswa Sabha  , Senin (19/1/2026).   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Panitia Khusus Tata Ruang dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali menindaklanjuti aduan […]

  • Kendalikan Omicron, Pemerintah Ubah Syarat Indikator Level 1 dan 2

    Kendalikan Omicron, Pemerintah Ubah Syarat Indikator Level 1 dan 2

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Mangupura, Selasa 1 Februari  2022   Kendalikan Omicron, Pemerintah Ubah Syarat Indikator Level 1 dan 2 Menko Luhut dalam konferensi pers virtual yang dilaksanakan secara virtual di Bali, Senin (31-1-2022).   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Bali, Dihadapkan pada karakteristik yang berbeda dengan varian Delta, Menko Marves Luhut B. Pandjaitan mengungkapkan bahwa strategi dalam penanganan pandemi Covid-19 […]

expand_less