Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Jadikan Sarana Edukasi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat, Ribuan Benih Lele Dibudidayakan Dengan Metode Bioflok di Tukad Bindu

Jadikan Sarana Edukasi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat, Ribuan Benih Lele Dibudidayakan Dengan Metode Bioflok di Tukad Bindu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
  • visibility 270
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat  29  November  2019

 

 

Jadikan Sarana Edukasi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat, Ribuan Benih Lele Dibudidayakan Dengan Metode Bioflok di Tukad Bindu

 

 

Kelompok Usaha Tani Yayasan Tukad Bindu mendapat bantuan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin, Kalimantan Selatan dibawah Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun area budidaya ikan lele sistem Bioflok dan penanaman sayuran sistem Yumina. Pada Kamis (28/11) di Tukad Bindu, Kelurahan Kesiman disebar ribuan benih lele jenis Sangkuriang di delapan kolam budidaya oleh tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

 

BALI,  INDEX  – Kelompok Usaha Tani Yayasan Tukad Bindu Kelurahan Kesiman Denpasar Timur mendapat bantuan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin, Kalimantan Selatan dibawah Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun area budidaya ikan lele sistem Bioflok dan penanaman sayuran sistem Yumina. Bantuan yang diserahkan Perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Khairul Anwar ini diterima Ketua Kelompok Usaha Tani Yayasan Tukad Bindu, I.B Putra Suryanta di Kawasan Tukad Bindu, Kamis (28/11/2019).

Turut hadir Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, A.A Bayu Brahmasta serta Ketua Yayasan Tukad Bindu, I Gusti Rai Ari Temaja. Dalam kesempatan tersebut di Kelurahan Kesiman, khususnya kawsan Tukad BIndu disebar ribuan benih lele jenis Sangkuriang di delapan kolam budidaya oleh tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Perekayasa dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Khairul Anwar menjelaskan, bahwa area budidaya ikan lele di Kota Denpasar, khususnya Tukad Bindu ini merupakan salah satu program Kementerian Kelautan dan Perikanan RI berupa bantuan lengkap terdiri dari bangunan, kolam berjumlah delapan unit, benih ikan berjumlah total 28.000 benih dan kelengkapan lainnya seperti mesin pompa dan lampu penerangan.

“Yang tidak kalah pentingnya Sistem pembibitan ikan lele ini menggunakan sistem Bioflok dimana sistem pembibitan ini mengolah kandungan probiotik berupa gumpalan bakteri baik yang berasal dari organisme hidup. Sistem ini juga terintegrasi dengan sistem penanamanan tanaman Yumina (Sayur Mina) berjumlah seratus pot yang untuk saat ini kita tanami jenis cabai keriting,” paparnya.

“Kami serahkan sepenuhnya kepada kelompok usaha tani untuk kedepannya pendistribusian hasil panen dan berinovasi menanam jenis sayuran lainnya. Program ini tentu diharapkan dapat dijadikan wahana edukasi dan juga sebagai wadah meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Ditambahkannya, program ini merupakan yang pertama di Kota Denpasar. Selain di Tukad Bindu, Kelurahan Kesiman juga di Kelompok Penatih Lestari di wilayah Penatih.

“Dengan program ini kami harapkan ada peningkatan produksi produk perikanan terutama ikan lele di Kota Denpasar dan tentu saja ditingkatkann dan dikelola dengan baik oleh kelompok masyarakat. Semoga saja kedepan semakin banyak kelompok usaha masyarrakat yang melaksanakan program serupa,” ujar Khairul Anwar.

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, A.A Bayu Brahmasta saat ditemui mengatakan pembibitan ikan lele di areal Tukad Bindu ini merupakan yang pertama kali dilakukan. Area ini telah dibangun sejak bulan Oktober lalu. Benih ikan lele dilepas secara simbolis di delapan kolam budidaya berdiameter 3 meter. Jenis lele yang dipilih adalah ikan lele jenis Sangkuriang karrena pertumbuhannya cepat dan tahan terhadap penyakit ikan.

“Kolam pembibitan ikan juga dilengkapi dengan pembibitan sayuran dengan sistem Yumina (Sayuran dan Mina/Ikan) dimana ditanam jenis tanaman cabai keriting yang nutrisi dan penyiramannya memanfaatkan limbah kolam lele tadi,”terang Bayu Brahmasta.

Ketua Kelompok Usaha Tani Yayasan Tukad Bindu, I.B Putra Suryanta mengapresiasi bantuan area budidaya ikan lele Kementerian Kelautan Perikanan RI di Tukad Bindu.

“Program ini sangat membantu pemberdayaan masyarakat sekitar dan juga diharapkan dapat menjadi wahana edukasi bagi pengunjung Tukad Bindu melengkapi fasilitas lain yang sudah tersedia disini,”tutupnya.

(076)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • index

    index

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Bangli, Sabtu  17   Juni 2023

  • Pemerintah  Kabupaten  Gianyar

    Pemerintah  Kabupaten  Gianyar

    • calendar_month Jumat, 26 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat 26 Februari 2021   Pemerintah  Kabupaten  Gianyar  

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  06   Juli 2022 Raja-Raja Nusantara dan Manca Negara Akan Bertemu di Bali   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Para raja se-nusantara dan mancanegara akan bertemu di Bali pada bulan Agustus 2022 mendatang dalam hajatan festival adat dan budaya nusantara. Informasi itu disampaikan Ketua DPP Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) KGPAA Mangku Alam II saat menemui Wagub […]

  • Undiksha  dorong   Wisata di  Desa  Terunyan, melalui  program PPDM Ristekdikti

    Undiksha  dorong   Wisata di  Desa  Terunyan, melalui  program PPDM Ristekdikti

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Bangli,  Selasa  01  Oktober  2019     Undiksha  dorong   Wisata di  Desa  Terunyan, melalui  program PPDM Ristekdikti BALI,  INDEX  –  Desa Terunyan merupakan desa Bali Aga yang terkenal dengan wisata prosesi penguburan mayat yang unik, terletak di kawasan geowisata gunung Batur kecamatan Kintamani, dengan luas wilayah 12 km2 dan kondisi topografi sangat curam, berbukit – […]

  • Pj. Bupati Dewa Tagel, Beri Tanggapan Terhadap PU Fraksi Terkait Ranperda APBD 2025

    Pj. Bupati Dewa Tagel, Beri Tanggapan Terhadap PU Fraksi Terkait Ranperda APBD 2025

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Gianyar, Selasa 05  November  2024 Pj. Bupati Dewa Tagel, Beri Tanggapan Terhadap PU Fraksi Terkait Ranperda APBD 2025       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Penjabat Bupati Gianyar I Dewa Tagel Wirasa memberikan jawaban atau tanggapan atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Kabupaten Gianyar terkait Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Kabupaten Gianyar […]

  • Bela Warga : Pansus TRAP DPRD Bali , Ultimatum Investor Penutup Akses Pura

    Bela Warga : Pansus TRAP DPRD Bali , Ultimatum Investor Penutup Akses Pura

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Badung, Jumat  12  Desember 2025 Bela Warga : Pansus TRAP DPRD Bali , Ultimatum Investor Penutup Akses Pura   Sidak Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali berbuah hasil dengan dipasang Satpol PP Line di akses Pura Belong Batu Nunggul Jimbaran, Kabupaten Badung, Jumat (12/12/ 2025).Foto /INDEX Bali, indonesiaexpose.co.id – Polemik […]

expand_less