Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Terdampak Pandemi, Gubernur Koster Gelontorkan Stimulus untuk Usaha Koperasi.

Terdampak Pandemi, Gubernur Koster Gelontorkan Stimulus untuk Usaha Koperasi.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
  • visibility 194
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa  02  Juni  2020

 

Terdampak Pandemi, Gubernur Koster Gelontorkan Stimulus untuk Usaha Koperasi.

BALI,  INDEX  – Koperasi sebagai salah satu motor penggerak ekonomi kerakyatan memiliki ketahanan yang tinggi di dalam menghadapi berbagai tantangan situasional, serta peranan fungsi sosial dari koperasi yang telah berjalan dengan baik di Bali.

Hal ini terbukti nyata tatkala koperasi mampu mempertahankan usahanya di tengah dampak dari pandemi COVID-19. Bahkan beberapa koperasi telah mampu memberikan bantuan kepada para anggota dan masyarakat untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.

Peran pemerintah pun dibutuhkan untuk mendukung keberlangsungan koperasi di Bali di tengah perlambatan ekonomi seperti saat ini. Pemprov Bali pun merancang kebijakan membantu keberlangsungan usaha koperasi di masa pandemi.

Hal ini terbukti melalui realisasi bantuan stimulus dalam bentuk Bantuan Tidak Terduga (BTT) untuk pelaku usaha koperasi yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa (2/6).

“Secara khusus untuk koperasi saya minta agar diberikan bantuan stimulus terlebih dahulu, karena program dari Pemerintah Pusat belum ada yang menyentuh koperasi secara menyeluruh. Bali yang pertama memberikan bantuan untuk mendukung kegiatan koperasi di tengah dampak wabah Covid-19 ini, daerah lain belum ada. Oleh karena itu, saya minta kepada saudara manfaatan bantuan stimulus ini secara cermat sehingga benar-benar memberikan manfaat yang optimal kepada koperasi,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Koster menyebutkan terdapat 4 ribu lebih koperasi di Bali akan menikmati bantuan tersebut. Hanya saja belum tentu semuanya akan menerima bantuan itu. Sebab disyaratkan yang boleh menerima bantuan adalah koperasi yang status operasional masih aktif, eksis dan terpenting memenuhi syarat yang ditentukan.

“Yang akan menerima semua jenis koperasi, yang terdaftar, by name, by address. Nanti diverifikasi dulu apakah masih aktif, ada pengurusnya, kegiatannya jalan, kantornya ada, sesuai alamat. Kalau yang tidak aktif ya jangan. Kalau semuanya memenuhi syarat, itu ada sekitar empat ribu koperasi,” rincinya.

Besaran nilai bantuan yang akan diterima variatif tergantung jenis koperasinya. “Untuk koperasi binaan kabupaten/kota mendapat bantuan Rp 10 juta, dan untuk binaan Pemprov sebesar Rp 30 juta. Jangan dilihat dari nilainya, mungkin terasa kecil, tapi setidaknya ada untuk meringankan biaya operasional. Karena seperti diketahui, pemerintah pun kena imbas pandemi ini yang membuat PAD menurun. Bedik ade, bedik kanggoang dum, tapi pang ajak mekejang pade maan duuman,” seloroh Gubernur Koster dengan logat Bulelengnya yang kental,

Di hadapan para penggiat koperasi, Koster juga menyampaikan rencananya untuk mencanangkan ekspor produk-produk lokal Bali, baik produk pertanian maupun kerajinan, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, sehingga tidak semata-mata bertumpu pada sektor pariwisata.

“Produk-produk kita utamanya hasil pertanian sangat digemari negara-negara lain seperti manggis yang diminati Tiongkok, begitu pula hasil kerajinan perak, emas dan sebagainya. Saat ini pun sebenarnya masih jalan tapi kendala transportasi udara yang dibatasi, hanya mengandalkan jalur laut membutuhkan waktu yang lama. Kita memang sudah harus mulai memikirkan dan melakukan upaya-upaya agar tidak hanya tergantung sektor pariwisata, memajukan sektor lain untuk memperkuat sektor pariwisata. Kita akan mulai petakan negara-negara yang berpotensi menjadi pasar untuk produk-produk kita, tetapi sebelumnya kita mulai ditingkat lokal dengan mewajibkan para pelaku usaha sektor pariwisata untuk memanfaatkan produk-produk lokal petani dan pengrajin kita,” sambung Koster.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Wayan Mardiana dalam laporannya menambahkan sasaran penerima bantuan yang akan diberikan adalah koperasi binaan provinsi dan kabupaten/kota se-Bali. Untuk tahap pertama jumlah koperasi yang telah memenuhi persyaratan sebanyak 758 koperasi, dengan rincian binaan provinsi sebanyak 93 koperasi dan binaan kabupaten/kota sebanyak 665 koperasi dan sisanya menunggu proses kelengkapan administrasi. Terkait pemanfaatan stimulus tersebut oleh masing-masing koperasi penerima, menurutnya juga sudah diatur berdasarkan Petunjuk Teknis Penggunaan.

Dibsisi lain, Ketua KSU Nawa Eka Cita Denpasar I Nyoman Sudarsa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas upaya yang dilaksanakan Pemprov Bali dalam mendukung keberlangsungan usaha koperasi di Bali.

”Dalam situasi pandemi ini, usaha koperasi sangat membutuhkan bantuan likuiditas. Karena benar-benar terasa dampaknya, penurunan hampir 50 persen, bahkan lebih. Dengan adanya stimulus ini tentu akan sangat membantu penanganan biaya operasional kami semisal untuk pembayaran gaji, listrik, air, bunga-bunga pinjaman yang juga kami miliki,” tandasnya seraya menyatakan akan mendukung upaya Pemprov Bali dalam memajukan IKM dan UMKM Bali yang juga bisa dilakukan melalui koperasi.

(078)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kawal Program Balita Bebas Stunting, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya Sambangi Kabupaten Klungkung

    Kawal Program Balita Bebas Stunting, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya Sambangi Kabupaten Klungkung

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Klungkung, Kamis 19  Oktober 2023 Kawal Program Balita Bebas Stunting, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya Sambangi Kabupaten Klungkung     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Sesuai laporan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) dari Kementerian Kesehatan, Bali merupakan provinsi dengan angka balita stunting terendah secara nasional pada 2021, dengan tingkat prevalensi hanya sebesar 10,9%. Untuk itu guna terus mengawal […]

  • TPA Suwung Ditutup Agustus 2026,  Gubenur Bali & Bupati Adi Arnawa Genjot Pemilahan Sampah 

    TPA Suwung Ditutup Agustus 2026,  Gubenur Bali & Bupati Adi Arnawa Genjot Pemilahan Sampah 

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle 080
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Mangupura, Jumat  06  Maret  2026 TPA Suwung Ditutup Agustus 2026,  Gubenur Bali & Bupati Adi Arnawa Genjot Pemilahan Sampah       Bali,  indonesiaexpose.co.id   —  Menjelang penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung pada Agustus 2026, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan akan ada sanksi bagi pihak yang masih membuang sampah ke TPA tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) […]

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Nusa  Dua, Rabu  23  September  2020  

  • Ketua  Komisi I DPRD  Bali

    Ketua  Komisi I DPRD  Bali

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle 080
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  12  Maret  2026 Ketua  Komisi I DPRD  Bali  

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  14  Agustus 2022 Lepas Kirab Merah Putih MBPS, Wagub Cok Ace Gelorakan Semangat Persatuan   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali Prof.Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati melepas Kirab Merah Putih yang diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Bali, di depan Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Sabtu 13 Agustus 2022. Dalam sambutannya, […]

  • Kapolres Lumajang  : Ini bentuk  Cooling  system  ramainya isu Hoak Rasisme

    Kapolres Lumajang  : Ini bentuk  Cooling  system  ramainya isu Hoak Rasisme

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Lumajang,  Jumat  23  Agustus  2019   Kapolres Lumajang  : Ini bentuk  Cooling  system  ramainya isu Hoak Rasisme   ” Olah raga  bersama Polres  Lumajang dan warga  Papua, bukti persadauran  terjalin di kaki Gunung Semeru.”   JATIM,  INDEX  –  Setelah banyak beredar kabar hoax tentang perselisihan warga Papua yang ada di perantauan di beberapa kota di Indonesia, […]

expand_less