Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Kolaborasi Kemen PPPA – XL Axiata Program Inkubasi Sispreneur Dukung Perempuan Pelaku Usaha Mikro Dalam Masa Pandemi

Kolaborasi Kemen PPPA – XL Axiata Program Inkubasi Sispreneur Dukung Perempuan Pelaku Usaha Mikro Dalam Masa Pandemi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2020
  • visibility 289
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Rabu  12  Agustus  2020

 

Kolaborasi Kemen PPPA – XL Axiata

Program Inkubasi Sispreneur Dukung Perempuan Pelaku Usaha Mikro

Dalam Masa Pandemi

 

 

JAKARTA,  INDEX   – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meresmikan peluncuran Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan pelaku usaha mikro. Program kolaborasi Kemen PPPA dengan PT. XL Axiata Tbk (XL Axiata) ini bertekad menghubungkan perempuan pelaku usaha mikro hingga akhir 2020 dengan teknologi digital.

Sasaran perempuan pelaku usaha mikro dalam program Sispreneur adalah 200 perempuan pelaku usaha mikro binaan Kemen PPPA. Dalam hal ini, Kemen PPPA mendapatkan dukungan dari beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan, yaitu Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK), Kapal Perempuan, dan Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA).

“Usaha mikro merupakan jenis usaha yang dapat bertahan dan mampu menyelamatkan ekonomi kita pada krisis moneter pada 1997-1998, sehingga saya yakin, UMKM di Indonesia berpotensi untuk kembali menyelamatkan pemulihan ekonomi akibat pandemi yang melanda saat ini dengan memanfaatkan akses teknologi, go-online, dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru. Melalui adaptasi dengan teknologi dan pemanfaatan e-commerce, perempuan penggerak pelaku usaha mikro berpotensi menguasai pasar dan terus memperbesar kontribusi ekonomi bagi bangsa. Melalui kesempatan ini, saya perlu mengingatkan bahwa perempuan melek digital adalah sebuah keharusan,” ujar Menteri Bintang pada Webinar Strategi dan Peluang Bagi Perempuan Pelaku Usaha Mikro Go-Digital sekaligus Peluncuran Kelas Inkubasi Sispreneur.

Menteri Bintang mengatakan, tidak hanya dari segi populasinya, potensi dan peran perempuan dalam sektor ekonomi sangatlah besar. Misalnya, 99,99 persen usaha di Indonesia adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) (Kemenkop dan UKM, 2017-2018). Selain itu, berdasarkan survei dari Bank Dunia (2016), lebih dari 50 persen usaha mikro dan kecil dimiliki oleh perempuan.

“Peserta yang terpilih mengikuti program ini akan mendapatkan pembinaan secara gratis, baik secara konseptual, maupun praktek untuk mengembangkan usaha secara mandiri dan konkret. Selain itu, mereka juga mendapatkan peluang untuk memperbesar jaringan pemasaran produk, serta memperluas cakupan pasar dan meningkatkan mutu serta kualitas produknya sehingga tidak menutup kemungkinan untuk menjual produknya, baik lintas provinsi maupun hingga keluar negeri. Ini bukanlah mimpi. Di era seperti ini peluang sangat terbuka luas,” tambah Menteri Bintang.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini yang turut mendampingi Menteri Bintang saat peluncuran secara virtual mengatakan melalui program tersebut, para perempuan pelaku usaha mikro akan mendapatkan bimbingan untuk mengembangkan bisnis kecil dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Perempuan dan UMKM merupakan pihak-pihak yang paling terdampak secara ekonomi dan sosial selama masa pandemi Covid-19. Karena itu, program kelas inkubasi ini menjadi sangat relevan untuk kami selenggarakan saat ini agar dapat membantu di dua sisi sekaligus, yaitu sisi perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan UMKM yang dikelolanya agar bisa menopang ekonomi keluarga dan menggerakkan ekonomi di lingkungan sekitarnya,” tutur Dian Siswarini.

Dian menambahkan, teknologi digital menawarkan kesempatan kepada siapa saja untuk mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki. Bagi para perempuan pelaku usaha mikro, teknologi digital akan memungkinkan mereka untuk menembus pasar yang lebih luas, yang hampir mustahil bisa dijangkau jika tidak online. Teknologi digital sekaligus akan mempermudah mereka melakukan promosi produk/jasa secara lebih massif melalui kolaborasi dengan para penyedia platform e-commerce/marketplace.

Kelas Inkubasi akan dilaksanakan secara online, menyesuaikan dengan protokol kesehatan. Ada tiga hal pokok mendasar yang diajarkan. Pertama, product ready, yaitu membangun pola pikir seorang perempuan pelaku wirausaha (womenpreneur) menyangkut pengembangan usaha secara nyata, baik dari sisi manajemen keuangan, hingga pemilihan produk. Kedua, market ready, yaitu mendidik para perempuan pelaku usaha mikro untuk bisa memastikan kualitas produk sesuai dengan target market yang disasar. Ketiga, digital and marketplace ready, mengajarkan para perempuan pelaku usaha mikro cara menggunakan channel promosi agar bisa lebih menjual seperti di platform media sosial, serta didukung juga oleh Bukalapak sebagai marketplace yang berkomitmen untuk mendukung kelangsungan bisnis UMKM tanah air, para peserta akan dibimbing dalam berjualan melalui marketplace, serta produk-produk perempuan pelaku usaha mikro yang telah mengikuti program Sispreneur ini akan dipromosikan dan mendapatkan fitur push promotion.

Para peserta Kelas Inkubasi berdomisili tersebar di 4 (empat) provinsi, yaitu Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Mereka juga merupakan pelaku usaha mikro yang selama ini memang belum online. Mereka memiliki produk atau jasa antara lain makanan dan kerajinan tangan. Lalu juga para peserta mendapatkan starter pack/sim card XL Biz secara gratis dengan benefit Paket Data 5 GB, Unlimited Call & SMS ke sesama XL, 30 Menit + 30 Sms ke operator lain, Unlimited WA, Line, free akses Facebook & Instagram sebesar 1 GB, dan Pulsa sebesar Rp 5.000.

” Diluncurkan pertama kali pada 23 April 2015, Sisternet kini memiliki lebih dari 26 ribu anggota. Untuk terus meningkatkan nilai manfaat bagi kaum perempuan Indonesia, Sisternet menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas dan organisasi perempuan, juga dengan banyak pegiat sosial di berbagai daerah. Selain itu, Sisternet juga aktif bekerja sama dengan sejumlah instansi pemerintah, selain dengan Kemen PPPA juga dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta Kementerian Kesehatan,” tutupnya.

(007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Kenyamanan Arus Mudik Hari Suci Idul Fitri Tahun 2019, Pemkot Denpasar Sediakan Posko Pemantauan di Terminal Ubung.

    Pastikan Kenyamanan Arus Mudik Hari Suci Idul Fitri Tahun 2019, Pemkot Denpasar Sediakan Posko Pemantauan di Terminal Ubung.

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  04  Juni  2019   Pastikan Kenyamanan Arus Mudik Hari Suci Idul Fitri Tahun 2019, Pemkot Denpasar Sediakan Posko Pemantauan di Terminal Ubung. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara didampingi Kadis Perhubungan Kota Denpasar Ketut Sriawan, Kasat Pol-PP Dewa Anom Sayoga, Kadis Kesehatan Luh Putu Sri Armini, Camat Denut Nyoman Lodra serta unsur […]

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  26  April 2022   Wagub Cok Ace Buka Layanan Kas Keliling Bersama Bank Indonesia dan Perbankan     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Gubernur Bali Prof.Tjokorfa Oka Artha Ardana Sukawati secara resmi ditandai dengan pemotongan pita membuka layanan kas keliling bersama Bank Indonesia dan Perbankan Provinsi Bali di Parkir Timur Lapangan Puputan Renon, Denpasar , […]

  • Gandeng Mahasiswa, Polri Gelar Vaksinasi Massal Covid-19

    Gandeng Mahasiswa, Polri Gelar Vaksinasi Massal Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu 17  Juli  2021   Gandeng Mahasiswa, Polri Gelar Vaksinasi Massal Covid-19   Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – Polri bersinergi bersama Mahasiswa menanggulangi Covid-19 dalam kegiatan vaksinasi nasional yang di inisiasi oleh beberapa aliansi mahasiswa, diantaranya BEMNUS, BEMSI, PTMI, PTKIN, PTAI, PERMIKOMNAS, dan AMAN INDONESIA di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (14/7/2021). Kegiatan ini diselenggarakan dengan […]

  • OJK pilih Bali dalam Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu(SEPMT)

    OJK pilih Bali dalam Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu(SEPMT)

    • calendar_month Jumat, 1 Feb 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Nusa Dua, Jumat 01 Februari 2019   OJK pilih Bali dalam Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu(SEPMT)   Jajaran Otoritas Jasa Keuangan Bidang Pengawasan Sektor Pasar Modal melakukan giat penanaman pohon mangrove di Pantai Samana, Tanjung Benoa, Nusa Dua,Bali,Kamis (31/1/2019). (Foto/indonesiaexpose.co.id/071/2019) BALI, INDEX – Otoritas Jasa Keuangan Bidang Pengawasan Sektor Pasar Modal menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi […]

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 22 Agustus 2022    

  • Jadi Pembicara Di Seminar Stimik Stikom Bali, Rai Mantra Motivasi Mahasiswa, Ajak Tingkatkan Kompetensi.

    Jadi Pembicara Di Seminar Stimik Stikom Bali, Rai Mantra Motivasi Mahasiswa, Ajak Tingkatkan Kompetensi.

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  01 Desember  2019   Jadi Pembicara Di Seminar Stimik Stikom Bali, Rai Mantra Motivasi Mahasiswa, Ajak Tingkatkan Kompetensi.   Walikota Rai Mantra saat memotivasi mahasiswa STIMIK STIKOM Bali dalam seminar Nasional, Minggu (1/12) di di ruang pertemuan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi di Kota Denpasar.   BALI, INDEX – Memasuki Era Industri […]

expand_less