Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Gubernur Jabar : ” Secara Umum         di Jawa Barat Tidak Ada Zona Merah “

Gubernur Jabar : ” Secara Umum         di Jawa Barat Tidak Ada Zona Merah “

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
  • visibility 220
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung,  Selasa  16  Maret  2021

 

Gubernur Jabar : ” Secara Umum         di Jawa Barat Tidak Ada Zona Merah “

JAWA BARAT,indonesiaexpose.co.id. Rakor kebijakan Covid-19 dan pemulihan ekonomi daerah Provinsi Jawa Barat berlangsung di Mapolda Jabar, Senin (15/3/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jabar, Kapolda Jabar, Pangdam III/ Siliwangi, Kajati Jabar beserta tokoh Forkopimda Jabar lainnya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan bahwa perkembangan Covid-19 di Jabar secara umum tidak ada zona merah, kasus-kasus juga trendnya menurun, ucapnya kepada awak media usai rakor.

“Desa-desa yang tadinya status mikronya merah dari minggu lalu mencapai tiga ratusan dan sekarang hasilnya tinggal hampir 137 turun hampir 2 kali lipat,& imbuhnya.

Dari 80.000 RT, Minggu lalu ada sekitar 3500 RT yang berstatus merah sekarang menjadi 640. Jadi PPKM ini sangat tepat, karena mengunci permasalahan di skala kecil, tanpa mengorbankan kewilayahan yang lebih luas.” ujar Ridwan Kamil.

“Jadi, kita akan terus memastikan sampai akhirnya betul-betul tidak ada lagi mikro yang zona merah dengan menguatkan pengetesan tetsting PCR, Antigen, ruang isolasi dilevel  RT,” lanjut Gubernur Jabar.

Ridwan Kamil menginformasikan, sebelum ada vaksinasi kasus-kasus covid-19 yang pernah kena terhadap tenaga kesehatan itu cenderung naik.

Tapi setelah dilakukan vaksinasi dan sudah beres hampir seratus persen tahap dua, kasus yang kena kepada tenaga kesehatan itu makin turun. Apakah gara-gara divaksin untuk tenaga kesehatan yang berjuang dirumah sakit dan tenaga kesehatan menjadi lebih imun ?

“Mudah mudahan begitu, tapi  menurut statistik kasus kepada tenaga kesehatan Jawa Barat, semenjak ada Vaksinasi ini terlihat menurun” ujar Ridwan Kamil.

Tingkat kepatuhan juga stabil, hasil laporan diatas 80 persen,  jaga jarak 83 persen, memakai masker 85 persen, mudah mudahan target Kapolda Jabar semuanya diatas 85 persen tercapai, kata Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur Jabar menyebutkan bahwa dari tingkat keisian rumah sakit juga menurun, perhari ini dilaporkan tinggal 54 persen, padahal kemarin kemarin sempat mencapai 70 hingga 80 persen diawal tahun, terus menunjukan karena ada korelasi kasusnya semakin turun makan yang kerumah sakit juga makin menurun.

Kemudian kalau dilihat secara ekonomi, kita masuk kategori yang baik yaitu, dampak ekonomi akhirnya kecil dan tingkat kematian rendah.

Jadi di dunia ini mengklasifikasi situasi hari ini, adalah yang paling konkrit tingkat ekonomi dan tingkat kematian.

&Tadi pagi saya rapat dengan kementrian kesehatan pemakaian vaksinasi untuk profesi publik Jawa Barat ranking satu, paling banyak tingkat yang sudah disuntik, seperti halnya Wartawan, TNI, Polri, dan Guru,” ungkap Gubernur Ridwan Kamil.

Untuk lansia sendiri, kata Ridwan Kamil, “Jabar masuk rangking 3, oleh karena itu Minggu ini kita akan melakukan pemaksimalan penyuntikan vaksinasi dilansia,” kata dia.

Jawa Barat butuh 150 ribu perhari penyuntikan, ternyata puskesmas tidak memadai, oleh karena itu kami membutuhkan minimal 40 gedung besar untuk bisa memaksin masal 2000 orang perhari

“Artinya, kami membuka kepada IO yang ada di Jawa Barat bisa bermitra dengan Pemprov Jabar menjadi penyelenggara vaksinasi masal dan vaksinnya dari kami,” ucap Ridwan Kamil.

“Kolaborasi ini kalau berhasil, akan membuat Jabar sukses dalam penyelenggaraan vaksinasi, tapi kalau tanpa ada dukungan vaksinasi masal dengan jumlah yang banyak, kami khawatir target tidak tercapai, dan vaksin keburu kedaluarsa” kata Ridwan Kamil.

Sementara yang kedaluarsa selama ini tidak terjadi di Jawa Barat, karena vaksin diproduksi dengan tanggal yang berbeda, yang kemarin ramai dimedia sosial itu, di Jawa Barat yang tanggal 26 Maret kedaluarsa tanggal 18 itu sudah akan habis

“Jadi sebenarnya tolong sampaikan juga ke publik jangan takut, jangan khawatir, di Jawa Barat itu tidak ada vaksin kadaluwarsa karena vaksin yang harus habis di tanggal 26 dan tanggal 18 juga sudah mau habis, untuk itu kita tidak pernah melanggar prosedur,& jelas Ridwan Kami.

&Mudah-mudahan PPKM Mikro berhasil, kasusnya turun, vaksinasi berhasil, ekonominya meningkat sehingga dapat normal kembali menuju akhir tahun 2021,& tandas Gubernur Jabar.

(078)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegadaian Gelontorkan Rp.1,5 Triliun Dana PIP untuk Pelaku Usaha Ultra Mikro

    Pegadaian Gelontorkan Rp.1,5 Triliun Dana PIP untuk Pelaku Usaha Ultra Mikro

    • calendar_month Sabtu, 27 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Februari 2021   Pegadaian Gelontorkan Rp.1,5 Triliun Dana PIP untuk Pelaku Usaha Ultra Mikro     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – PT Pegadaian (Persero) konsisten mendukung pemerintah untuk membuat pengusaha Ultra Mikro naik kelas dan mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional dengan menyalurkan dana oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP) untuk pelaku usaha Ultra Mikro (Umi) sebesar Rp.1,5 […]

    • calendar_month Minggu, 2 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Karangasem, Minggu  02  April  2023 Serangkaian IBTK di Pura Agung Besakih, Ny Cok Ace Ngaturang Ayah Mejejaitan     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali Ny. Tjokorda Putri Hariyani Ardhana Sukawati (Ny.Cok Ace) , di tengah kesibukan berkesempatan ngaturang ayah mejejaitan di Pura Agung Besakih pada Minggu ( 2/4/2023) siang. Kegiatan […]

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Banten, Rabu 16  Februari 2022

  • 2 Pengedar dan 4 Pemakai Narkoba Dibekuk Polisi Gianyar

    2 Pengedar dan 4 Pemakai Narkoba Dibekuk Polisi Gianyar

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Gianyar, Selasa  07  Mei  2024 2 Pengedar dan 4 Pemakai Narkoba Dibekuk Polisi Gianyar   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Polres Gianyar berhasil mengamankan 6 orang tersangka pengedar dan pemakai narkoba. Diantaranya 2 tersangka merupakan pengedar dan 4 tersangka lainnya merupakan pemakai. Dari 6 tersangka ini, berhasil diamankan 31,54 gram sabu. AKBP Ketut Widiada, Kapolres Gianyar, didamping […]

  • Gubernur Koster :  Harga Pembebasan Lahan Kawasan Turyapada Tower  Berdasarkan Appraisal

    Gubernur Koster :  Harga Pembebasan Lahan Kawasan Turyapada Tower  Berdasarkan Appraisal

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle 080
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Buleleng, Senin  18   Mei  2026 Gubernur Koster :  Harga Pembebasan Lahan Kawasan Turyapada Tower  Berdasarkan Appraisal       Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Gubernur Bali, Wayan Koster bersama masyarakat di sekitar kawasan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng menyepakati pembebasan lahan untuk penguatan pembangunan kawasan menara komunikasi setinggi 115 […]

  • Kejati Kalbar Peringkat 1 Penyerapan Anggaran T.A 2022

    Kejati Kalbar Peringkat 1 Penyerapan Anggaran T.A 2022

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Pontianak, Minggu  04  Desember  2022 Kejati Kalbar Peringkat 1 Penyerapan Anggaran T.A 2022 (Foto/ist)   Kalimantan  Barat,  indonesiaexpose.co.id  –  Kajati Kalbar, Dr. Masyhudi, SH, MH bersama Forkopimda Propinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten / kota, Kementrian Keuangan, Perwakilan Kementrian dan Lembaga, menghadiri acara Penyerahan DIPA APBN Dan TKDD Tahun Anggaran 2023, bertempat di Aula […]

expand_less