Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » BMKG peringatkan pasang air laut di Indonesia empat hari ke depan

BMKG peringatkan pasang air laut di Indonesia empat hari ke depan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 18 Jan 2019
  • visibility 241
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta , Sabtu 19 Januari 2019

BMKG peringatkan pasang air laut di Indonesia empat hari ke depan

 

JAKARTA, INDEX – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis peringatan dini pasang maksimum air laut di sejumlah wilayah di Indonesia yang diperkirakan terjadi sejak Sabtu hingga Selasa (22/1).

“Adanya fenomena Supermoon (posisi perigee atau jarak terdekat bulan terhadap bumi) disertai dengan bulan purnama, hal ini mempengaruhi kondisi pasang maksimum air laut di Indonesia,” demikian cuitan BMKG dalam media sosial Twitter dikutip Antara di Jakarta pada Sabtu dini hari.

Masyarakat diimbau untuk waspada terkait fenomena pasang maksimum air laut yang terjadi pada 19-22 Januari 2019 tersebut.

Sejumlah wilayah yang diperkirakan akan mengalami pasang air laut yakni pesisir utara DKI Jakarta, pesisir utara Jawa Tengah, pesisir utara Jawa Timur, pesisir Cilacap, pesisir Tanjung Benoa Bali, pesisir Kalimantan Barat, dan pesisir Makassar Sulawesi Selatan.

“Hal ini dapat berdampak kepada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam, dan perikanan darat serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan,” jelas BMKG.

Lembaga tersebut juga meminta masyarakat untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut dan terus memantau kabar lanjutan cuaca maritim dari BMKG.

Sementara itu, Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Slamet Wiyono, di Semarang menjelaskan fenomena “supermoon” terjadi akibat posisi bulan berada pada jarak terdekat ke bumi.

Pasang permukaan air laut diprakirakan terjadi mulai malam hingga dini hari dengan durasi mencapai enam jam.
(ANT)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  06  September  2025 Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 19  Oktober  2020

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  16  November 2023 Renungan  Joger

  • Hari Pertama Puncak KTT G20, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

    Hari Pertama Puncak KTT G20, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Nusa Dua, Selasa 15  November  2022 Hari Pertama Puncak KTT G20, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di The Apurva Kempinski, Nusa Dua, Bali, Selasa (15/11/2022). Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan hingga […]

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jembrana, Senin 25  Juli  2022

  • Indonesia Health Economic Assosiation : Munculnya diabetes lebih dominan akibat Pola makan

    Indonesia Health Economic Assosiation : Munculnya diabetes lebih dominan akibat Pola makan

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Nusa Dua, Rabu  06  November  2019   Indonesia Health Economic Assosiation : Munculnya diabetes lebih dominan akibat Pola makan   Prof.DR. dr. Ketut Suastika Sp.PD – KEMD yang juga mantan Rektor Unud, saat menjadi salah satu nara sumber dalam acara “Indonesia Health Economic Association (InaHEA) di BNDCC Nusa Dua,Badung-Bali, Rabu (6/11/2019).   BALI,  INDEX  –  Kadar  […]

expand_less