Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Konsep WFA Potensi Kurangi Kemacetan di Mudik Lebaran dan Nyepi 2025

Konsep WFA Potensi Kurangi Kemacetan di Mudik Lebaran dan Nyepi 2025

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • visibility 324
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Senin  27  Januari  2025

Konsep WFA Potensi Kurangi Kemacetan di Mudik Lebaran dan Nyepi 2025

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mendukung wacana bekerja dari mana saja atau work form anywhere (WFA) yang disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Usulan tersebut dalam rangka untuk menekan potensi kemacetan mudik lebaran dan nyepi 2025. Menurut Huda, penerapan WFA di kalangan pegawai negeri sipil maupun swasta akan memberikan waktu lebih panjang bagi para pemudik mempersiapkan perjalanan ke kampung halaman masing-masing.

“Konsep WFA ini layak dikaji agar para pemudik lebaran maupun hari raya nyepi tidak menempuh perjalanan di satu waktu sehingga mengurangi potensi kemacetan di jalur tol, akses bandar udara, maupun ke pelabuhan,” ujar Syaiful Huda dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (26/1/2025).

Untuk diketahui, Menhub Dudy Purwagandhi mengusulkan konsep WFA menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2025. Konsep WFA ini diusulkan diterapkan mulai tanggal 24-27 Maret 2025 dan 8-11 April 2025.

Huda mengatakan Lebaran 2025 diperkirakan jatuh pada tanggal 31 Maret atau 1 April 2025. Sedangkan hari raya Nyepi jatuh pada tanggal 29 Maret 2025. Mepetnya dua hari besar berpotensi menganggu arus mudik karena berhentinya layanan di Pelabuhan Gilimanuk maupun Bandara Ngurah Rai selama perayaan Nyepi.

“Situasi ini harus diantisipasi jauh hari dan konsep WFA yang disampaikan oleh Menhub Dudy cukup masuk relevan diterapkan sehingga pemudik terutama dari Bali dan sekitarnya bisa jauh hari menyiapkan diri,” kata Politisi Fraksi PKB ini.

“Situasi adanya dua hari raya yang jatuh dalam kurun waktu hampir bersamaan harus diantisipasi secara serius”

Dia menilai akan ada peningkatan signifikan pergerakan orang dan barang jelang mudik lebaran dan hari raya Nyepi. Jika rata-rata pergerakan orang saat mudik lebaran saja mencapai 193 juta jiwa, maka dengan adanya mudik nyepi yang waktunya berdekatan bisa meningkatkan pergerakan orang hingga hampir 197 juta jiwa.

“Meskipun angka pasti pergerakan orang ini menunggu hasil survei Kemenhub, tetapi situasi adanya dua hari raya yang jatuh dalam kurun waktu hampir bersamaan harus diantisipasi secara serius,” katanya.

Huda pun menegaskan kemacetan adalah momok bagi para pemudik, dan juga bagi pemerintah, karena menimbulkan komplikasi penanganan yang tidak mudah diselesaikan, baik di jalan tol, jalan nasional dan jalan lainnya. Kemacetan di berbagai ruas jalan pada saat mudik tidak jarang menimbulkan korban jiwa akibat tingkat kelelahan yang tinggi (travel fatigue).

“Tentu saja tidak bisa diabaikan, total kerugian materil yang sulit diukur besarannya,” katanya.

Dengan konsep WFA, lanjut Huda para pemudik lebaran maupun Nyepi bisa jauh hari memulai perjalanan ke kampung halaman. Menurutnya, pemudik tidak akan menumpuk perjalanan mereka di cuti hari raya yang biasanya berjarak 3-4 hari menjelang hari H.

“Dengan konsep ini maka rekayasa lalu lintas bisa dilakukan jauh hari sehingga potensi adanya kemacetan panjang tidak akan terjadi,” katanya.

Kendati demikian, kata Huda perlu ada kesiapan matang jika WFA benar-benar diterapkan. Menurutnya harus ada guidelines jelas, kesiapan semua stakholders, serta dukungan infrastruktur digital yang kuat. “Harus dipastikan dukungan dan aturan jelas bagi bagi pegawai atau karyawan yang akan bekerja jauh dari kantornya,” pungkasnya.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  12  September 2023 Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 19 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 642
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  20  Desember  2021   Terima kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI, Wawali Arya Wibawa Perkenalkan Teba Majelangu Sebagai Wahana Edukasi Ekowisata Ramah Anak   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menerima kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI di Teba Majelangu, Desa Kesiman Kertalangu, Kota Denpasar, Senin (20/12/2021).       Bali,  indonesiaexpose.co.id  […]

    • calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Bangli, Minggu  09  April  2023 Penkab Bangli  Ngaturang  Bakti  Penganyar di Pura   Agung  Besakih   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Serangkaian Karya Ida Batara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih. Pemerintah Kabupaten Bangli, ngaturang bakti penganyar di Pura Penataran Agung Besakih Kab. Karangasem, Minggu 09/04/2023. Bakti Penganyar dipimpin oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta beserta Ny. […]

  • Kapolda Jabar Menerima Tatap Muka Anggota Paskibraka Tingkat Provinsi Jawa Barat

    Kapolda Jabar Menerima Tatap Muka Anggota Paskibraka Tingkat Provinsi Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Bandung,  Senin  19  Agustus  2019   Kapolda Jabar Menerima Tatap Muka Anggota Paskibraka Tingkat Provinsi Jawa Barat Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi (duduk ditengah) didampingi Wakapolda Jabar dan Pendamping/ pelatih anggota Paskibraka Prov Jabar dalam tatap muka di Aula Herman Sujana Diwirya, Mapolda Jabar Jalan Soekarno Hatta 748 Bandung, Senin (19/8/2019) (Foto:A.Hasibuan/indonesiaexpose.co.id)   […]

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Tabanan, Selasa  24  Agustus  2021   Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ajak Membangun Pola Hidup Hemat Tabanan – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster mengajak semua orang untuk disiplin protokol kesehatan yang dimulai dari diri sendiri, karena perjuangan membebaskan diri, keluarga dan lingkungan dari paparan Covid-19 belum […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Bali, Senin  14  Maret  2022   Renungan  JOGER  

expand_less