Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Puspa Negara Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, Soroti Kabel Semrawut, Macet dan Sampah

Puspa Negara Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, Soroti Kabel Semrawut, Macet dan Sampah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
  • visibility 255
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Badung, Rabu 28  Mei 2025

Puspa Negara Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, Soroti Kabel Semrawut, Macet dan Sampah

 

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – DPRD Kab.Badung menggelar sidang paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 bertempat di Ruang Madya Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa, 27 Mei 2025 yang dipimpin Sekda Badung.

Kemacetan, Kabel semrawut, persoalan sampah Anggota DPRD Badung Komisi I yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Badung, Wayan Puspa Negara itu mendorong ketiga masalah krusial harus masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, agar segera bisa dituntaskan pada tahun 2025 ini.

Setelah dicermati, persoalan Kabupaten Badung tidak hanya tentang macet dan sampah, tapi juga masalah overhead capital, terutama jaringan utilitas diatas kepala yang semestinya dimasukkan kedalam RPJMD 2025-2029.

“Kabel yang semrawut, tiang listrik yang beranak dan bercucu. Ini harus menjadi perhatian serius. Tampaknya tadi di RPJMD kami belum melihatnya secara spesifik,” kata Puspa Negara.

Untuk itu, Puspa Negara mengusulkan overhead capital harus segera dirapikan, minimal dilanjutkan utilitas terpadu dibawah tanah yang sudah ada dari Basangkasa menuju Bintang Supermarket di Seminyak Kuta serta Jalan Dewi Sri Kuta.

“Mohon ini dikembangkan terus di seluruh kawasan destinasi wisata, agar destinasi kita tampak bersih di area atas tanah,” terangnya.

Selain itu, Puspa Negara juga menyoroti potret RPJMD Kabupaten Badung saat ini diluar overhead capital, yakni persoalan semrawutnya lalu lintas.

“Bukan masalah macet, tapi semrawut lalu lintas kita, terutama di Jalan Raya Kerobokan, Canggu, Munggu hingga Seseh, kemudian juga kawasan Kuta yang memang klasik. Ini juga perlu mendapat pencermatan,” paparnya.

Hal tersebut dikarenakan di bidang infrastruktur hanya berupaya untuk mengatasi kemacetan di Kuta Selatan.

“Ada 10 item tadi yang disampaikan pak Sekda Badung. Untuk kawasan Kuta dan Kuta Utara, kami harap segera juga dilakukan secara komprehensif dan simultan guna mengatasi kemacetan,” tegasnya lagi.

Dalam mengejar Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nanti ditargetkan mencapai Rp 14 Trilyun pada tahun 2029, pihaknya mempertanyakan letak susu atau penghasilan PAD Kabupaten Badung, yang saat ini terlihat maintenance sangat minimal di area destinasi wisata.

Dicontohkan, kawasan Kuta meski termasuk kewenangan wilayah Provinsi Bali, tapi diharapkan terjadi kesepakatan antara Pemkab Badung dengan Pemprov Bali untuk menata Jalan Raya Kuta.

“Kawasan ini terlihat sangat kumuh, termasuk trotoar semuanya masih berlubang dan tidak elok dipandang mata,” bebernya.

Untuk itu, Puspa Negara berharap adanya Nomenklatur Beautifikasi seluruh insfratruktur di kawasan destinasi wisata Kuta Selatan, Kuta dan Kuta Utara, untuk dipersiapkan destinasi wisata Badung guna bisa bersaing dengan destinasi di dunia.

“Bukankah hari ini, kita mendengar penghargaan bahwa Bali dinobatkan sebagai World Second Best Destination,” tambahnya.

Tak hanya penghargaan yang bisa diraih di tingkat internasional, tapi sepatutnya juga dijaga kondisi insfratruktur Kabupaten Badung di area destinasi wisata.

“Prinsipnya, kita memohon adanya Nomenklatur Beautifikasi di seluruh destinasi, baik Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan yang belum terlihat dalam RPJMD tadi,” urainya.

Terkait pariwisata, Puspa Negara menyebutkan pariwisata rentan yang seharusnya terdapat langkah-langkah teknis berkaitan dengan protektif di sektor pariwisata.

“Harus ada fundamental yang kita bangun di sektor pariwisata ini guna mengatasi kerentanan itu,” kata Puspa Negara.

Disebutkan, bahwa Peraturan Daerah Provinsi Bali tentang Standar Penyelenggaraan Pariwisata Budaya Bali yang sudah sangat jelas dicantumkan, sehingga pihaknya berharap adanya fundamental kuat yang dibangun berkaitan dengan pariwisata menyangkut empat hal meliputi insfratruktur pariwisata minimal Five Star Fasility, lalu perkuat Safety dan Security di RPJMD ini.

“Pariwisata itu intinya keamanan dan kenyamanan. Tanpa itu pariwisata kita terdegradasi, sehingga bagaimana kita memberdayakan Satpol PP Pariwisata kita secara institusional vertikal,” kata Puspa Negara.

Selanjutnya, perlu diperhatikan Service atau Pelayanan, karena pariwisata itu adalah Hospitality dan juga dilakukan penguatan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) khusus di sektor pariwisata buat masyarakat kita di Kabupaten Badung, terutama Pokdarwis atau Kelompok Masyarakat Sadar Wisata.

“Ini harus kita gencarkan agar memperkuat destinasi kita, tapi belum tampak juga di RPJMD,” tambahnya.

Terakhir, sebutan “Tidak Ada Turis Tanpa Promosi”, lantaran pendapatan besar bersumber dari sektor pariwisata.

“Jangan takut tentang hal ini, karena memang pariwisata itu basic-nya promosi. Ayo kita perkuat juga promosi, jangan kita terlena,” jelasnya.

Meski ada Perpres Nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi, bukan berarti hal-hal yang penting dilakukan efisiensi, yang intinya, Promosi seharusnya dimasukkan kedalam RPJMD 2025-2029.

“Artinya kami tetap berharap, promosi juga menjadi bàgian penting dan esensial dalam RPJMD, terutama punya event wajib di dunia, karena daerah kita adalah pariwisata,” pungkasnya.
(110)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan   JOGER

    Renungan   JOGER

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  05  September  2020   Renungan   JOGER  

  • Implementasi 100 Hari Program Presisi, Kapolri : Kepercayaan dan Kepuasan Publik ke Polri Meningkat

    Implementasi 100 Hari Program Presisi, Kapolri : Kepercayaan dan Kepuasan Publik ke Polri Meningkat

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu 16 Juni  2021   Implementasi 100 Hari Program Presisi, Kapolri : Kepercayaan dan Kepuasan Publik ke Polri Meningkat   Jakarta,indonesiaexpose.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa tingkat kepercayaan dan kepuasan publik terhadap Polri terus meningkat, saat implementasi 100 hari kerja program Presisi. Hal itu berdasarkan dari hasil penilaian lembaga survei nasional […]

  • Ogi Prastomiyono  :  OJK Perkuat Industri Asuransi dengan Penerapan PSAK  74

    Ogi Prastomiyono  :  OJK Perkuat Industri Asuransi dengan Penerapan PSAK  74

    • calendar_month Kamis, 9 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  09  Maret  2023 Ogi Prastomiyono  :  OJK Perkuat Industri Asuransi dengan Penerapan PSAK  74   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan upaya peningkatan kredibilitas industri asuransi nasional sebagai salah satu program kerja prioritas antara lain dengan memastikan kesiapan para pelaku industri untuk mengimplementasikan PSAK 74 tentang Kontrak Asuransi pada 1 Januari […]

  • Delapan Bulan Berjalan, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Catat Layani 15,7 Juta Penumpang

    Delapan Bulan Berjalan, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Catat Layani 15,7 Juta Penumpang

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Mangupura, Senin 9  September  2019   Delapan Bulan Berjalan, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Catat Layani 15,7 Juta Penumpang   BALI, INDEX  – Delapan bulan berjalan di tahun 2019, jumlah penumpang yang dilayani oleh Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali tercatat telah menyentuh angka 15,7 juta penumpang. Dengan […]

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  07  Februari  2023 Optimalisasi TKDN, Walikota Jaya Negara Sambut Baik Kolaborasi Apeksi dan LKPP   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara selaku Ketua Komisariat Wilayah IV APEKSI saat berfoto bersama usai pelaksanaan Audiensi yang dipimpin Ketua APEKSI yang juga Walikota Bogor, Bima Arya Sugiharto beserta jajaran Pengurus APEKSI Kepala LKPP, Hendrar Prihadi […]

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  08  September  2022 Walikota Jaya Negara Terima Kunjungan Silaturahmi Kajari Denpasar Rudy Hartono Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima kunjungan Kajari Denpasar, Rudy Hartono di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (8/9/2022). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima kunjungan Kajari Denpasar, Rudy Hartono di Kantor Walikota Denpasar, Kamis […]

expand_less