Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Suarakan Darurat Lingkungan, Kunto Aji, Reality Club, Teddy Adhitya, Sukatani, dan Sederet Musisi Indonesia Bergabung dalam IKLIM

Suarakan Darurat Lingkungan, Kunto Aji, Reality Club, Teddy Adhitya, Sukatani, dan Sederet Musisi Indonesia Bergabung dalam IKLIM

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
  • visibility 301
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gianyar, Minggu  29  Juni  2025

Suarakan Darurat Lingkungan, Kunto Aji, Reality Club, Teddy Adhitya, Sukatani, dan Sederet Musisi Indonesia Bergabung dalam IKLIM

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Di tengah tantangan lingkungan yang semakin mendesak di Indonesia, 15 musisi dari berbagai daerah dan genre termasuk Kunto Aji, Reality Club, Teddy Adhitya, Sukatani, dan sejumlah nama lainnya, berkumpul di Ubud, Bali, untuk mengikuti rangkaian lokakarya.

Melalui IKLIM (The Indonesian Climate Communications, Arts & Music Lab), para musisi ini mendalami berbagai isu tentang krisis iklim serta kaitannya dengan musik, kreativitas, dan refleksi pribadi. Dalam serangkaian lokakarya yang digelar selama lima hari ini, para musisi
membahas akar penyebab krisis iklim, peran seni dan budaya dalam mendorong aksi, serta merumuskan langkah kolaboratif untuk mendorong perubahan nyata.

Lokakarya yang diselenggarakan oleh IKLIM (The Indonesian Climate Communications, Arts & Music Lab) juga mempersatukan para musisi dari berbagai daerah dan lintas genre di Indonesia, termasuk Ave The Artist, Bunyi Waktu Luang, Chicco Jerikho, Egi Virgiawan, Majelis Lidah Berduri, Manja, Peach, Scaller, The Brandals, The Melting Minds, dan Usman and The Black Stones. Bersama-sama, mereka terlibat dalam diskusi dan kolaborasi artistik yang membahas berbagai isu lingkungan yang mendesak. Seperti ancaman terhadap kawasan Raja Ampat yang memicu gerakan #SaveRajaAmpat, ekspansi pertambangan nikel di Morowali, deforestasi, hingga ketergantungan Indonesia terhadap batu bara yang masih tinggi.

Gerakan IKLIM sendiri telah berjalan sejak 2023 dan hingga kini telah melibatkan 43 musisi. Sejumlah musisi yang sebelumnya terlibat dalam album sonic/panic dan gerakan IKLIM pada 2023 dan 2024 kembali berkontribusi tahun ini sebagai fasilitator dalam berbagai sesi dan membagikan pengalaman pribadi mereka terlibat dalam IKLIM, seperti Cholil Mahmud dari Efek Rumah Kaca, Iga Massardi, Endah Widiastuti dari Endah N Rhesa, Petra Sihombing, Tuantigabelas, Stephanus Adjie dari Down For Life, Farid Stevy dari FSTVLST, dan Nova Ruth, serta Gede Robi dari Navicula yang juga merupakan co-founder gerakan IKLIM.

Kehadiran mereka memperkaya proses pembelajaran lintas generasi dan memperkuat semangat kolaboratif dalam menjawab tantangan krisis iklim melalui musik dan seni.

Bagi penyanyi dan penulis lagu ternama Kunto Aji, isu iklim memiliki resonansi yang kuat secara personal. “Saya tinggal di Tangerang Selatan, dan setiap hari harus menghadapi kualitas udara yang buruk. Saya punya dua anak kecil, dan saya ingin mereka tumbuh dengan udara yang layak, lebih baik dari yang mereka hirup hari ini,” ujarnya. “Udara itu kan gratis, tapi kenapa kita nggak bisa menikmatinya dengan baik? Kita tahu penyebab dan solusinya, tapi tidak ada tindakan nyata. Di situlah saya merasa perlu bertanya: sebagai musisi, apa yang bisa saya lakukan?”

Di tengah krisis iklim yang kian kompleks, musik dan seni memainkan peran penting dalam membangun kesadaran dan mendorong aksi publik. Didampingi para pakar dari berbagai organisasi iklim, para musisi belajar bersama tentang isu lingkungan seperti energi, hutan, laut, hingga ruang hidup komunitas adat.

“Dari berbagai pemaparan dan diskusi selama lokakarya, saya jadi semakin paham bahwa krisis iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan atau ekosistem, tetapi juga pada manusia, kebudayaan, dan struktur sosial kita. Sebagai musisi yang hidup dan berkarya di ruang-ruang sosial dan budaya, kami pun ikut terdampak. Oleh karena itu, penting bagi kami untuk turut merespons isu ini, karena pada akhirnya, perubahan iklim juga memengaruhi kami secara langsung, baik sebagai individu maupun sebagai seniman,” ujar Cipoy, gitaris Sukatani.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan, kegiatan ini ditutup dengan penanaman pohon di Gianyar, Bali. Inisiatif ini menjadi langkah kolektif para musisi untuk mengimbangi jejak emisi karbon yang dihasilkan dari perjalanan dan rangkaian aktivitas selama seminggu penuh.

Bagi Faiz, vokalis, gitaris sekaligus penulis lagu dari band Reality Club, pengalaman selama lokakarya ini tak hanya menginspirasi karya, tapi juga memantik refleksi personal yang mendalam. “Setelah mendapat banyak hard truth selama lokakarya, saya merasa terdorong
untuk mulai mengubah hal-hal dalam hidup saya secara perlahan tapi konsisten. Saya juga ingin membagikan kesadaran ini ke orang-orang di sekitar saya, seperti fans, teman, dan keluarga, karena penting untuk saling mengingatkan soal peran kita dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Setelah lokakarya berakhir, para musisi akan menerjemahkan pengalaman dan refleksi mereka selama lokakarya ke dalam karya musik baru. Lagu-lagu ini akan dihimpun dalam sebuah album kompilasi yang direncanakan rilis pada akhir 2025, sebagai bagian dari kampanye ‘No Music OnA Dead Planet’ atau Tak Ada Musik di Planet yang Mati yang diinisiasi oleh Music Declares Emergency. Gerakan global ini juga didukung oleh sejumlah musisi dunia seperti Billie Eilish, Massive Attack, dan Tame Impala, yang sama-sama meyakini bahwa musik memiliki kekuatan untuk menyuarakan urgensi krisis iklim dengan cara yang kreatif, inklusif, dan menggugah.

(070)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Layani FIBA World Cup 2023, PLN Siapkan Skema Zero Down Time di IMS GBK

    Layani FIBA World Cup 2023, PLN Siapkan Skema Zero Down Time di IMS GBK

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Jakarta,  Minggu  30 Juli 2023 Layani FIBA World Cup 2023, PLN Siapkan Skema Zero Down Time di IMS GBK   Petugas PLN memastikan keamanan dan keandalan sistem kelistrikan lokasi venue Indoor Multifunction Stadium (IMS) Indonesia Arena di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.(Foto/ist) Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – PT PLN (Persero) kembali menyiapkan infrastruktur listrik tanpa kedip […]

  • Tak Ada Ampun! Pansus TRAP DPRD Bali  Segel 30 Villa Ilegal di Jantung Pariwisata Bali

    Tak Ada Ampun! Pansus TRAP DPRD Bali  Segel 30 Villa Ilegal di Jantung Pariwisata Bali

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Badung, Rabu 31 Desember   2025 Tak Ada Ampun! Pansus TRAP DPRD Bali  Segel 30 Villa Ilegal di Jantung Pariwisata Bali   Pansus TRAP  DPRD Provinsi Bali segel proyek  30 unit villa di kawasan Babakan, Canggu, Kabupaten Badung, Selasa, 30 Desember 2025.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD […]

  • Tim Gabungan Gelar Razia Penegakan Prokes di Desa Sanur Kaja, 8 Orang Terjaring, Tingkat Kepatuhan Terhadap Prokes Meningkat

    Tim Gabungan Gelar Razia Penegakan Prokes di Desa Sanur Kaja, 8 Orang Terjaring, Tingkat Kepatuhan Terhadap Prokes Meningkat

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 02  Oktober  2020   Tim Gabungan Gelar Razia Penegakan Prokes di Desa Sanur Kaja, 8 Orang Terjaring, Tingkat Kepatuhan Terhadap Prokes Meningkat   Pelaksanaan Razia Penegakan Prokes di Wilayah Desa Sanur Kaja dan Pantai Sanur, Senin (2/11/2020) pagi.   BALI,  INDEX  –  Tim Gabungan yang terdiri atas unsur TNI/Polri, Dishub, Sat Pol PP, […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  27  Desember  2022 Renungan  JOGER  

  • Walikota Jaya Negara: Kita Fokus Bersihkan Kota, Agar Masyarakat Nyaman Beraktivitas.

    Walikota Jaya Negara: Kita Fokus Bersihkan Kota, Agar Masyarakat Nyaman Beraktivitas.

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  17  September  2025 Walikota Jaya Negara: Kita Fokus Bersihkan Kota, Agar Masyarakat Nyaman Beraktivitas.   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negar saat turun langsung membersihkan kawasan Banjar Pemeregan, Jalan Gunung Kawi, Denpasar, Rabu (17/9/2025). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar bersama seluruh elemen masyarakat terus bergerak membersihkan sampah sisa banjir. Hal tersebut […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  14  Juni 2024 Renungan  Joger

expand_less