Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » ILC  2025 : Berkomitmen  Dunia Tanpa Kusta

ILC  2025 : Berkomitmen  Dunia Tanpa Kusta

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • visibility 321
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nusa Dua, Senin 07  Juli  2025

ILC  2025 : Berkomitmen  Dunia Tanpa Kusta

Konferensi pers The 22nd International Leprosy Congress (ILC) 2025  bertempat di BNDCC,Nusa Dua,Bali, Senin (07/7/2025).

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Sasakawa Health Foundation menyelenggarakan International Leprosy Congress (ILC) 2025 yang akan pada 7 s/d 8 Juli 2025 di BNDCC , Nusa Dua, Bali.

Pertemuan internasional ini bertujuan untuk memperkuat komitmen percepatan eliminasi kusta (leprosy) di Indonesia. Pertemuan dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi  Sadikin, WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination Yohei Sasakawa, perwakilan organisasi internasional, lembaga non-pemerintah, peneliti, jajaran pemerintah daerah serta Penyintas Kusta (OYPMK).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia baru-baru ini merilis data yang mengkhawatirkan: Indonesia menduduki peringkat ketiga di dunia dalam kasus kusta baru. Pada tahun 2023, tercatat 14.376 kasus baru kusta, menempatkan Indonesia setelah India dan Brasil, yang masing-masing memiliki 107.851 dan 22.773 kasus baru. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam pengendalian penyakit ini.

Menkes Budi menyampaikan bahwa kusta sempat tidak menjadi prioritas utama dibandingkan penyakit menular lain seperti tuberkulosis, HIV, dan malaria. Namun demikian, pertemuan dengan Sasakawa pada World Health Assembly tahun 2023 menginspirasi komitmen baru pemerintah Indonesia dalam menghapus penyakit yang seharusnya sudah tidak ada lagi.

“Saya menyadari bahwa kusta bukan sekadar persoalan angka kasus. Kusta adalah penyakit yang membawa stigma dan diskriminasi. Karena itu, kita perlu langkah luar biasa agar Indonesia segera mencapai 0 kusta, 0 disabilitas, dan 0 stigma,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Dalam kesempatan ini, Yohei Sasakawa memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah Indonesia atas kepemimpinan yang kuat dalam upaya eliminasi kusta.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Menkes Budi atas komitmen yang luar biasa. Indonesia adalah negara besar dengan tantangan geografis yang kompleks. Namun saya percaya, dengan kerja sama semua pihak, mimpi menuju Indonesia bebas kusta bukanlah sesuatu yang mustahil. Saya sudah berusia 86 tahun, tetapi saya berharap dapat menyaksikan hari ketika Indonesia berhasil menghapus kusta sepenuhnya,” ungkap Sasakawa.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi  Sadikin di acara ILC 2025 bertempat di BNDCC,Nusa Dua,Bali, Senin (07/7/2025).

 

Pada pertemuan ini, Kementerian Kesehatan menyampaikan lima langkah strategis percepatan eliminasi kusta, yaitu:

  • Perluasan wilayah akselerasi target eliminasi kusta dari 42 menjadi 111 kabupaten/kota pada 2030.
  • Pelaksanaan skrining masif yang dimulai Juli 2025 di lima kabupaten prioritas: Tangerang, Kab. Bekasi, Kab. Brebes, Kota Jayapura, dan Kab Sampang.
  • Penerapan skrining bagi populasi dengan risiko tinggi sindrom hipersensitivitas Dapsone, khususnya di Papua, Maluku, dan Sulawesi.
  • Penguatan ketersediaan pengobatan MDT.
  • Partisipasi aktif dalam riset dan uji klinis vaksin kusta internasional.

Yohei Sasakawa juga mendorong semua pemangku kepentingan, yakni pemerintah, organisasi internasional, akademisi, pemimpin agama, hingga komunitas untuk bersatu menghadapi tantangan kusta dan diskriminasi yang ditimbulkannya.

“Saya telah mengunjungi 125 negara untuk mendorong penghapusan kusta. Saya yakin Indonesia memiliki kapasitas, semangat, dan kemauan politik yang kuat untuk menjadi teladan global dalam eliminasi kusta,” terang Yohei Sasakawa.

Sementara,  Menurut Prof.Dr.dr.M.Yulianto Listiawan,Sp.DVE,Subsp.OBK, Ketua ILC 2025 dengan terpilihnya Indonesia untuk pertama kali menjadi tuan rumah konferensi ini diharapkan semakin meningkatnya kepedulian serta kesadaran seluruh stakeholder termasuk masyarakat untuk membasmi penyakit yang kerap disebut lepra ini di Indonesia.

“Indonesia menjadi negara nomor 3 di dunia yang memiliki jumlah kasus terbesar penyakit kusta dan baru kali ini menjadi tuan rumah, diharap semua pihak ikut menyuarakan pentingnya penanggulangan penyakit ini juga menghilangkan stigma negatif pada pasien yang selama ini terjadi tak hanya di Indonesia tetapi di negara lain,” ujar Yulianto dalam jumpa pers yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center Senin 7 Juli 2025.

Ajang ini mempertemukan para ilmuwan, profesional kesehatan, pembuat kebijakan, orang yang terkena kusta, dan masyarakat sipil di bawah satu tujuan bersama, “Menuju Dunia Tanpa Kusta.

” Kongres Kusta Internasional (ILC) adalah pertemuan ilmiah internasional yang diadakan untuk memajukan penelitian, pengobatan, dan pemahaman tentang kusta, yang juga dikenal sebagai penyakit Hansen.

Peluncuran Peta Jalan Kusta Global 2025–2035, yang menguraikan tonggak-tonggak strategis untuk eliminasi. Presentasi tentang diagnostik mutakhir, terapi generasi berikutnya, dan penelitian genomik. Dalam ajang ini juga digemakan suara-suara orang yang terkena kusta, berbagi kisah-kisah hebat tentang ketahanan dan advokasi.

Negara-negara seperti India, Republik Korea, Jepang, dan Indonesia telah memperbarui strategi eliminasi nasional, sementara kemitraan yang muncul dengan sektor swasta dan lembaga penelitian mempercepat inovasi di bidang ini.

Kasus kusta anak juga menjadi perhatian serius. Pada 31 Mei 2025, terdapat 484 kasus kusta anak, yang setara dengan 13% dari total kasus baru. Angka ini menurun dibandingkan dengan 1.420 kasus pada tahun 2024, namun Ina mengingatkan bahwa data dapat berubah akibat keterlambatan pelaporan dari sejumlah daerah.

” Penanganan kusta di Indonesia perlu terus diperkuat, dan investigasi lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang membuat beberapa daerah tetap mengalami tingkat penularan yang tinggi menjadi sangat penting. Edukasi serta penyuluhan kepada masyarakat tentang gejala, penularan, dan pengobatan kusta harus terus dilakukan untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam penanggulangan penyakit ini,” tutupnya.

Sebanyak 1.000 delegasi dari 12 negara yang hadir dalam acara The 22nd International Leprosy Congress (ILC) 2025 atau Kongres Kusta Internasional ke-22 tahun 2025 menggemakan 3 misi utama yaitu Zero Transmission, Zero Disability & Zero Discrimination (Nol Penularan, Nol Disabilitas dan Nol Diskriminasi).

(110)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakornas TPAKD 2025 :  Arya Wibawa Dorong Pemeraataan Akses Keuangan Seluruh Masyarakat Kota Denpasar

    Rakornas TPAKD 2025 :  Arya Wibawa Dorong Pemeraataan Akses Keuangan Seluruh Masyarakat Kota Denpasar

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 10 Oktober  2025 Rakornas TPAKD 2025 :  Arya Wibawa Dorong Pemeraataan Akses Keuangan Seluruh Masyarakat Kota Denpasar   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat mengikuti Rakornas TPAKD 2025, bersama Gubenur, Bupati, Walikota, seluruh Indonesia. Jakarta, indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri hadiri Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan […]

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  28  Mei  2022    

  • Ny. Selly Mantra Serahkan Alat Bantu Kesehatan Kepada Lansia dan Penyandang Disabilitas.

    Ny. Selly Mantra Serahkan Alat Bantu Kesehatan Kepada Lansia dan Penyandang Disabilitas.

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  06  Agustus  2020   Ny. Selly Mantra Serahkan Alat Bantu Kesehatan Kepada Lansia dan Penyandang Disabilitas.   Ketua K3S Ny. Selly Mantra bersama Wakil Ketua Ny. Antari Jaya Negara dan Ketua Dharmawanita Persatuan Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara menyerahkan bantuan alat kesehatan dan sembako kepada lansia dan disabilitas, Kamis (6/8/2020)   BALI,  INDEX  […]

  • Pemerintah   Kota  Denpasar  Mengucapkan   Selamat  Hari  Raya  Idul  Adha  1443 H

    Pemerintah   Kota  Denpasar  Mengucapkan   Selamat  Hari  Raya  Idul  Adha  1443 H

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  09  Juli  2022   Pemerintah   Kota  Denpasar  Mengucapkan   Selamat  Hari  Raya  Idul  Adha  1443 H  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Bali, Kamis 10  Juli  2025 Renungan  Joger    

  • Jelang G20, Stafsus Kemendagri Tinjau Progres Pembangunan TPST Kesiman Kertalangu.

    Jelang G20, Stafsus Kemendagri Tinjau Progres Pembangunan TPST Kesiman Kertalangu.

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 28 September 2022   Jelang G20, Stafsus Kemendagri Tinjau Progres Pembangunan TPST Kesiman Kertalangu.   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Staff Khusus (Stafsus) Bidang Keamanan dan Hukum Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Irjen Pol. Drs. Sang Made Mahendra Jaya, MH dan rombongan lakukan peninjauan terkait perkembangan pembangunan TPST Kesiman Kertalangu, Denpasar, Rabu (28/9/2022). Peninjauan ini […]

expand_less