Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Pemkab Syok : Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK

Pemkab Syok : Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK

  • account_circle 002
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 424
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Rabu  11  Maret  2026

Pemkab Syok : Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK

 

 

Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan,Selasa (10/3/2026).

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari dan Hendri. Pasangan kepala daerah tersebut terjaring dalam operasi yang digelar KPK di Bengkulu pada Senin (9/3/2026) malam. Tertangkapnya Fikri dan Hendri menambah daftar panjang kepala daerah yang diamankan KPK.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diduga terkait dengan suap proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong. Sehingga dalam pemeriksaan secara intensif, pagi ini, tentu para pihak yang diamankan didalami terkait dengan konstruksi perkara tersebut,” ujar Juru di KPK, Budi Prasetyo, kepada jurnalis di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026).

Ada sejumlah pihak yang dimintai keterangan KPK di Polresta Bengkulu dan Polres Kepahyang. Kemudian, mereka dibawa ke Jakarta termasuk Bupati dan Wakil Bupati.

KPK Amankan 13 Orang,  13 orang diamankan KPK dalam OTT yang dilakukan pada Senin malam, termasuk Fikri dan Hendri. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, 13 orang tersebut sempat diperiksa di Polres Kepahiang dan Polresta Bengkulu. Kemudian, sembilan orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Dari sembilan orang yang dibawa ke Jakarta pagi ini, satu Bupati, kemudian wakil Bupati,” ujar Budi

KPK Sita Uang Tunai dan Barang Elektronik, KPK juga menyita sejumlah uang tunai dalam operasi tangkap tangan yang menjerat Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri. Budi menjelaskan, selain uang tunai, pihaknya juga mengamankan barang bukti lain berupa dokumen serta barang bukti elektronik. Ia menambahkan, dari 13 orang yang diamankan, tiga orang merupakan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan empat lainnya berasal dari pihak swasta.

Fikri-Hendri Ditangkap soal Dugaan Suap  proyek di lingkungan pemerintah daerah.

Namun, Budi belum menjelaskan secara rinci proyek apa yang menjadi perkara dalam OTT tersebut.

Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diduga terkait dengan suap proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong, setelah diamankan di Bengkulu, sembilan orang yang dibawa ke Jakarta telah tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

KPK Lakukan Penyelidikan Tertutup Budi menjelaskan, OTT terhadap Fikri dan Hendri merupakan tindak lanjut dari kegiatan penyelidikan tertutup yang dilakukan tim KPK pada Senin malam di wilayah Rejang Lebong dan Bengkulu. “Konfirm, tim melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Bengkulu. Sejumlah pihak diamankan,” ujarnya

“Iya, ini terkait dengan proyek-proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong. Ya, nanti kami akan update ya, terkait dengan proyek-proyek di dinas apa, nilainya berapa gitu, nanti kami akan sampaikan lengkap di konpers,” sambung Budi.

Pemkab Rejang Lebong Gelar Rapat Internal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong berencana menggelar rapat internal setelah OTT KPK terhadap Fikri dan Hendri. Asisten I Setdakab Rejang Lebong, Bobby Harpa Santana, mengatakan pihaknya masih terkejut dengan informasi tersebut dan belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Termasuk saat wartawan bertanya mengenai pelayanan publik dan jalannya roda pemerintahan setelah OTT tersebut.

Sejumlah pejabat di lingkungan Setdakab Rejang Lebong juga belum bersedia memberikan komentar kepada awak media. “Nanti saja, kita masih shock dan terkejut dengan informasi tersebut,” singkat Bobby Harpa Santana.

Diketahui, ini adalah OTT KPK kedelapan tahun ini dan kedua selama bulan suci Ramadan. Adapun OTT pertama KPK di 2026 menjerat Pejabat Pajak di KPP Madya Jakarta Utara, OTT kedua terkait Wali Kota Madiun, Maidi, dan terakhir terhadap Bupati Pati Sudewo.

OTT keempat menjerat Kepala KPP Madya Banjarmasin, Mulyono. Sedangkan OTT kelima terkait direktorat Bea Cukai. Keenam, OTT dilakukan terhadap Ketua dan Wakil Ketua Pengadioan Negeri Depok, Jawa Barat, terkait pengurusan perkara. Ketujuh, OTT menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.

(Tim)

 

 

 

 

 

  • Penulis: 002
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tabanan Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat Dalam Pembangunan Pompa Hydram di Desa Tangguntiti

    Bupati Tabanan Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat Dalam Pembangunan Pompa Hydram di Desa Tangguntiti

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Tabanan,   Selasa  15  Pebruari 2022   Bupati Tabanan Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat Dalam Pembangunan Pompa Hydram di Desa Tangguntiti     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Program berlanjut, Pemkab Tabanan tekankan sinergitas dengan masyarakat dalam membangun dari desa. Melalui peresmian Pompa Hydram Pertanian Kodam IX Udayana, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M tunjukkan […]

  • Bali di Guncang Gempa 4,8 SR ,Sebabkan Longsor dan  3 Warga Meninggal Dunia

    Bali di Guncang Gempa 4,8 SR ,Sebabkan Longsor dan  3 Warga Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Bangli, Sabtu  16  Oktober  2021 Bali di Guncang Gempa 4,8 SR ,Sebabkan Longsor dan  3 Warga Meninggal Dunia     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Sebanyak tiga orang meninggal dunia akibat gempa magnitudo 4,8 yang berpusat di 8 km barat laut Kabupaten Karangasem,Bali Sabtu (16/10/ 2021) tepatnya pada pukul 04:18:23 Wita .Selain meninggal dunia, sebanyak 7 orang mengalami patah tulang. […]

  • Kapolri Menjadi Irup pada Tupdik Sespimti Polri Dikreg ke-28 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-59 T.A. 2019

    Kapolri Menjadi Irup pada Tupdik Sespimti Polri Dikreg ke-28 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-59 T.A. 2019

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Bandung, Selasa  10  Desember 2019   Kapolri Menjadi Irup pada Tupdik Sespimti Polri Dikreg ke-28 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-59 T.A. 2019   JABAR, INDEX  –  Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si Menjadi Irup pada Tupdik Sespimti Polri Dikreg ke-28 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-59 T.A. 2019 bertempat di Gedung Utaryo Suryawinata Sespim Lemdiklat […]

  • Tingkatkan Investasi dan Perekonomian, Bali-Lampung Tandatangani Kerjasama di Sejumlah Bidang

    Tingkatkan Investasi dan Perekonomian, Bali-Lampung Tandatangani Kerjasama di Sejumlah Bidang

    • calendar_month Senin, 6 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Mangupura, Senin  06  November  2023 Tingkatkan Investasi dan Perekonomian, Bali-Lampung Tandatangani Kerjasama di Sejumlah Bidang       Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Penjabat (Pj Gubernur Bali SM Mahendra Jaya menyambut baik dan mengapresiasi tinggi pelaksanaan Lampung Investment Summit yang dirangkaikan dengan penandatangan Kerjasama di sejumlah bidang antara Bali-Lampung guna meningkatkan iklim investasi di dua daerah. “ […]

  • Penetapan Nomor Urut Paslon Cabup-Cawabup Banyuwangi 2024 : Ipuk-Muji Nomor 1, Gus Makki-Ali Ruchi Nomor 2

    Penetapan Nomor Urut Paslon Cabup-Cawabup Banyuwangi 2024 : Ipuk-Muji Nomor 1, Gus Makki-Ali Ruchi Nomor 2

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Banyuwangi, Senin 23  September  2024 Penetapan Nomor Urut Paslon Cabup-Cawabup Banyuwangi 2024 : Ipuk-Muji Nomor 1, Gus Makki-Ali Ruchi Nomor 2     Jawa Timur, indonesiaexpose.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuwangi akhirnya menetapkan nomor urut pasangan calon (Paslon) Calon Bupati-Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Banyuwangi. Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam Pilkada Serentak 2024, […]

  • MMDP Denpasar Kukuhkan Bendesa Adat Intaran Sanur Rai Mantra: Mari Bersama Jaga Desa Adat

    MMDP Denpasar Kukuhkan Bendesa Adat Intaran Sanur Rai Mantra: Mari Bersama Jaga Desa Adat

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  12  Mei  2019   MMDP Denpasar Kukuhkan Bendesa Adat Intaran Sanur Rai Mantra: Mari Bersama Jaga Desa Adat     Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima kue pertama Hut LPD Intaran ke-28 dari Bendesa Adat Intaran, I Gusti Ngurah Alit Kencana di Wantilan Pura Bale Agung Desa Adat Intaran, Sabtu (11/5/2019). […]

expand_less