RAPBD 2027 Dibedah, Graha Soroti Program OPD
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 41
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mangupura, Selasa 03 November 2026
RAPBD 2027 Dibedah, Graha Soroti Program OPD

Komisi IV DPRD Badung gelar Raker membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau RAPBD Tahun Anggaran 2027 bertempat di Ruang Gosana II Lantai II Kantor Sekretariat DPRD Badung Selasa (3/11/2026).
Bali, indonesiaexpose.co.id — Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, Nyoman Graha Wicaksana, memimpin Rapat Kerja Komisi IV DPRD Badung membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau RAPBD Tahun Anggaran 2027. bertempat di Ruang Gosana II Lantai II Kantor Sekretariat DPRD Badung ,Selasa (3/11/2026).
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, Nyoman Graha Wicaksana menegaskan, pentingnya memastikan setiap program perangkat daerah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Anggaran Pemerintah Kabupaten Badung Tahun 2027 disebut sudah terkunci! Komisi IV DPRD Badung kini menguji kesiapan program masing-masing organisasi perangkat daerah. Mulai dari kesehatan, pendidikan, kesejahteraan rakyat hingga kebudayaan, seluruhnya menjadi perhatian dalam pembahasan anggaran.
Ketua Komisi IV DPRD Badung, Nyoman Graha Wicaksana, mengatakan rapat kerja difokuskan pada pemaparan program kerja masing-masing perangkat daerah untuk Tahun Anggaran 2027, sekaligus mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program.
Graha menegaskan, alokasi anggaran 2027 telah terkunci dan disusun melalui mekanisme by name, by address.
Artinya, penganggaran diarahkan agar program memiliki sasaran dan penerima manfaat yang jelas.
“Apabila nantinya ada program yang belum terlaksana, kemungkinan akan dianggarkan kembali pada Anggaran Perubahan 2027,” tegas Graha Wicaksana.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, dr. Made Padma Puspita, memaparkan program perawatan komprehensif bagi lansia dengan kondisi bedridden atau hanya bisa berbaring.
Program tersebut menjadi bagian dari inovasi pelayanan kesehatan melalui program Mantap Nak Badung, sebagai upaya memperkuat perhatian pemerintah terhadap kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan pendampingan dan perawatan khusus.
Rapat kerja ini menghadirkan empat organisasi perangkat daerah, yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Bagian Kesejahteraan Rakyat, serta Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung.
Dalam memimpin rapat, Nyoman Graha Wicaksana didampingi Wakil Ketua Komisi IV I Made Suwardana serta anggota I Wayan Joni Pargawa dan Ni Luh Putu Sekarini.
Pembahasan RAPBD 2027 ini menjadi momentum penting untuk memastikan anggaran daerah tidak sekadar terserap, tetapi benar-benar menghasilkan program yang bermanfaat bagi masyarakat.
( 110 )
- Penulis: Admin
