Pilkel Badung 2026 : Anom Gumanti Serukan Demokrasi Damai
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 43
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mangupura, Rabu 04 November 2026
Pilkel Badung 2026 : Anom Gumanti Serukan Demokrasi Damai

Bali, indonesiaexpose.co.id — Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Deklarasi Aman dan Damai sekaligus Penandatanganan Berita Acara Deklarasi Aman dan Damai dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Kabupaten Badung Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Kriya Gosana Lantai III, Kantor Bupati Badung, Selasa (3/11/2026).
Menjelang Pemilihan Perbekel Serentak 2026, Kabupaten Badung mempertegas komitmen menjaga demokrasi yang aman, damai, dan kondusif. Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mengingatkan, pesta demokrasi di tingkat desa jangan sampai memecah persaudaraan dan merusak keharmonisan masyarakat.
Deklarasi aman dan damai ini menjadi momentum penting untuk membangun komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan Pemilihan Perbekel Serentak Tahun 2026.
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menegaskan bahwa pemilihan perbekel bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan jabatan, melainkan bagian dari proses demokrasi untuk menentukan pemimpin desa yang mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Pemilihan Perbekel harus menjadi pesta demokrasi yang menggembirakan, bukan justru menjadi sumber perpecahan. Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi persatuan, persaudaraan, dan kerukunan masyarakat harus tetap menjadi prioritas,” tegas Anom Gumanti.
Ia juga mengajak seluruh calon perbekel, pendukung, tokoh masyarakat, serta warga untuk menjaga etika politik, tidak menyebarkan berita bohong, tidak melakukan provokasi, dan menghormati hasil pemilihan.
“Siapa pun yang nantinya terpilih harus kita dukung bersama. Jangan sampai karena perbedaan pilihan, hubungan kekeluargaan dan keharmonisan di desa menjadi rusak. Badung harus tetap aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan Pemilihan Perbekel Serentak tidak hanya diukur dari terselenggaranya pemungutan suara, tetapi juga dari terjaganya keamanan, kedewasaan berdemokrasi, serta penerimaan masyarakat terhadap hasil pemilihan.
DPRD Badung pun berharap seluruh tahapan Pilkel Serentak 2026 berjalan transparan, jujur, adil, dan demokratis.
Demokrasi boleh berbeda pilihan, tetapi persaudaraan tidak boleh terpecah. Pemilihan Perbekel Serentak 2026 harus menjadi bukti bahwa masyarakat Badung mampu menjaga demokrasi sekaligus mempertahankan keharmonisan desa.
BADUNG AMAN, DEMOKRASI DAMAI, PERSAUDARAAN TETAP TERJAGA !
(110)
- Penulis: Admin
