Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Konsisten Wujudkan Standar Keamanan dan Keselamatan Penerbangan, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Kembali Musnahkan  Prohibited Item  Sitaan

Konsisten Wujudkan Standar Keamanan dan Keselamatan Penerbangan, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Kembali Musnahkan  Prohibited Item  Sitaan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
  • visibility 210
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuta,  Rabu  07  Aguatus  2019

 

Konsisten Wujudkan Standar Keamanan dan Keselamatan Penerbangan, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Kembali Musnahkan  Prohibited Item  Sitaan

 

BALI,  INDEX   – Keamanan dan keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama dalam pengoperasian bandar udara. Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, sebagai salah satu bandar udara tersibuk di Indonesia, saat ini melayani rata-rata 63 ribu penumpang serta 400 pergerakan pesawat udara setiap harinya. Padatnya lalu lintas menuntut PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandar udara kebanggaan masyarakat Pulau Dewata ini untuk senantiasa konsisten dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan dalam penerbangan.

Sebagai perwujudan komitmen dalam menjaga standar keamanan dan keselamatan penerbangan, manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali kembali menggelar pemusnahan barang-barang dilarang atau  prohibited items.

Prohibited items yang dimusnahkan tersebut disita dari penumpang yang hendak menggunakan jasa transportasi pesawat udara, dikarenakan barang-barang tersebut tidak sesuai dengan aturan yang mengatur tentang barang yang diperbolehkan untuk dibawa masuk ke dalam pesawat udara.

Dalam kegiatan pemusnahan barang dilarang yang dilakukan pada Rabu (07/08) di halaman Gedung GOI, Komplek Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, dilakukan pemusnahan terhadap sebanyak 217 unit power bank, 112 unit korek api, 855 unit tongkat swa foto atau tongsis, serta 1 karung berisi benda tajam seperti gunting, pisau, dan cutter.

“Sesuai dengan peraturan yang berlaku, kami kembali menggelar pemusnahan barang dilarang. Prohibited items yang dimusnahkan pada hari ini merupakan barang yang disita selama periode Maret hingga Mei 2019. Hal ini merupakan perwujudan komitmen kami selaku pengelola bandar udara, untuk memastikan bahwa kegiatan penerbangan selalu dalam keadaan aman dan selamat,” ujar Airport Security Senior Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, I Made Sudiarta, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (07/8/2019).

Dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM 80 Tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional, disebutkan dalam poin 6.2.8 b bahwa prohibited items yang ditahan atau disita dapat disimpan selama satu bulan sebelum dimusnahkan.

“Tentunya, prosedur penyitaan barang dilarang pun juga didasarkan pada aturan, yaitu Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 80 Tahun 2017 dalam poin 6.2.8 a, di mana jika dalam pemeriksaan keamanan ditemukan barang dilarang yang dibawa oleh penumpang atau di dalam bagasi kabin, harus dilakukan penyitaan oleh personel keamanan bandar udara. Jadi penyitaan ini telah sesuai dengan ketentuan, dan sah secara hukum,” lanjutnya.

Sesuai aturan, dilakukan penanganan khusus terhadap pemusnahan  power bank dan korek api, dikarenakan kedua barang ini dikategorikan sebagai limbah B3 (barang beracun dan berbahaya). Pemusnahan kedua jenis barang ini dilakukan secara khusus di fasilitas TPS limbah yang dimiliki oleh bandar udara, agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

“Kami terus menerus memberikan penyuluhan dan memberikan informasi kepada para penumpang terkait ketentuan dalam membawa serta barang-barang ke dalam pesawat udara. Pengetahuan penumpang akan ketentuan prohibited items juga turut menjadi faktor kunci dalam rangka mewujudkan keamanan dan keselamatan penerbangan,” ujar Made Sudiarta.

“Mudah-mudahan dengan keterbukaan informasi, para pengguna jasa dapat semakin memahami aturan dalam membawa barang ke dalam pesawat udara, sehingga standar keamanan dan keselamatan penerbangan dapat terjamin,” tutupnya.

Sebagai informasi, penumpang dapat membawa power bank ke dalam pesawat udara dengan beberapa ketentuan, yaitu harus disimpan sebagai bagasi kabin, dan bukan sebagai bagasi tercatat. Sedangkan  power bank yang dapat dibawa masuk ke dalam pesawat udara adalah power bank yang berkapasitas kurang dari 100Wh. Untuk kapasitas 100 hingga 160Wh, setiap penumpang diperbolehkan membawa maksimal 2 unit, dengan persetujuan dari maskapai penerbangan.

Sedangkan power bank dengan kapasitas lebih dari 160Wh dan yang tidak mencantumkan keterangan kapasitas, dilarang untuk dibawa serta ke dalam pesawat udara.

Penumpang dapat membawa masuk korek api ke dalam pesawat, dengan aturan bahwa korek api yang dibawa harus memiliki bahan penyerap.

Sedangkan untuk tongkat swa foto atau tongsis, serta benda tajam seperti gunting, pisau, dan cutter, diperbolehkan masuk ke dalam pesawat dengan catatan benda-benda tersebut harus disimpan sebagai bagasi tercatat.

Kegiatan pemusnahan prohibited items kali ini merupakah yang kedua kalinya sepanjang tahun 2019. Pada pelaksanaan di akhir bulan Februari lalu, telah dilakukan pemusnahan barang dilarang berupa 268 unit power bank, 1 kardus korek api, dan 1 kardus berisi benda tajam.

(014)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Expose.co.id

    Indonesia Expose.co.id

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  09 April  2024

  • PKM Wujudkan Kemandirian dan Partisipasi Masyarakat Cegah Penyebaran Covid-19

    PKM Wujudkan Kemandirian dan Partisipasi Masyarakat Cegah Penyebaran Covid-19

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  23  Juni  2020   PKM Wujudkan Kemandirian dan Partisipasi Masyarakat Cegah Penyebaran Covid-19   Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara saat mengikuti teleconference rapat koordinasi dan evaluasi Covid-19 di Kota Denpasar bersama Perbekel Lurah se-Kota Denpasar di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Selasa (23/6)     […]

  • ITB  Stikom  Bali

    ITB  Stikom  Bali

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 602
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 21 Juli  2021 ITB  Stikom  Bali  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  23  April  2024 Renungan  Joger  

  • KPU Prov.Bali : Perhelatan Pilkada Bali, Jaga Netralitas dan Integritas Jajaran Porkompinda Bali

    KPU Prov.Bali : Perhelatan Pilkada Bali, Jaga Netralitas dan Integritas Jajaran Porkompinda Bali

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Tabanan, Minggu  10  November  2024 KPU Prov.Bali : Perhelatan Pilkada Bali, Jaga Netralitas dan Integritas Jajaran Porkompinda Bali   KPU Bali Gelar Coffee Morning dengan jajaran Porkompinda Bali, KPU Tabanan, Porkompinda Tabanan, Bawaslu Bali, Bawaslu Tabanan dan pihak terkait bertempat di Kab. Tabanan, Sabtu ( 9/11/2024)pagi.   Bali, indonesiaexpose.co.id – KPU Provinsi Bali gelar Coffee […]

  • Tim Pora Denpasar Periksa Keberadaan Sekolah Yang Mempekerjakan WNA.

    Tim Pora Denpasar Periksa Keberadaan Sekolah Yang Mempekerjakan WNA.

    • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  30  Mei  2023 Tim Pora Denpasar Periksa Keberadaan Sekolah Yang Mempekerjakan WNA.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Ditengah maraknya WNA yang banyak berulah di Bali, Pemkot Denpasar melalui Kesbangpol Kota Denpasar bersama Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) melaksanakan pemeriksaan terhadap sekolah sekolah yang mempekerjakan WNA. Pemeriksaan ini guna menyamakan persepsi serta membangun sinergitas […]

expand_less