Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Perayaan Diwali, Festival Cahaya :  Tarian India menjadi daya tarik utama

Perayaan Diwali, Festival Cahaya :  Tarian India menjadi daya tarik utama

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 27 Nov 2018
  • visibility 264
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa 27 November 2018

Perayaan Diwali, Festival Cahaya :  Tarian India menjadi daya tarik utama

Neeta Malhotra (tengah)saat jumpa media diawal acara perayaan Diwali, Festival Cahaya 2018 di Ballroom Hotel 100 Sunset, Bali, Minggu (25/11/2018).(Foto/INDEX/007)

BALI, INDEX – Ratusan undangan yang hadir ikut meramaikan  perayaan Diwali, Festival Cahaya 2018 yang berlangsung di Ballroom Hotel 100 Sunset, Minggu (25/11/2018). Acara yang digelar Konsulat Jenderal India di Bali dan Pusat Kebudayaan Swami Vivekananda Bali (SVCC Bali) bekerja sama dengan Balinese Indian Friendship Association (BIFA) menampilkan berbagai jenis tarian India.

Festival yang dihadiri sekitar 500 undangan itu diisi berbagai kegiatan di antaranya sejumlah tarian India yang sangat memukau.Tarian India menjadi daya tarik utama dalam acara ini. Tari klasik dan kontemporer India dibawakan oleh Malaysian Indian Cultural Group (MICG) dan SVCC, Bali. Beberapa expat India juga menampilkan tarian klasik India selama acara berlangsung. Bersamaan dengan tari klasik dan kontemporer, acara ini juga menampilkan tari Bali, live band dan kembang api sebagai atraksi utama.

Menariknya, sebagai pendukung tari bukan hanya dari masyarakat India, tetapi juga melibatkan masyarakat local di Pulau Dewata

Cahaya lampu dengan berbagai warna tampak sangat indah. Sinarnya tak hanya menerangi ruangan, tetapi memberi jiwa dalam setiap pentas. Kejernihan warnanya memberi roh para penari yang bergerak lincah, berputar disertai gemerincing gelang kaki dan menghentak ketika mengikuti irama gendang. Music yang khas dipadu sorak penonton yang membahana menyulap suasana perayaan itu menjadi lebih meriah.

Presiden BIFA, Neeta Malhotra mengatakan, tarian India menjadi daya tarik utama dalam perayaan malam itu. Baik itu berupa tarian klasik atau kontemporer India, penampilannya sangat memukau. Tarian itu dibawakan oleh Malaysian Indian Cultural Group (MICG) dan SVCC, Bali. Beberapa expat India juga menampilkan tarian klasik India. Menjelang puncak acara, menampilkan tari Bali, live band hingga kembang api sebagai atraksi utama.

“Perayaan Diwali itu sama dengan Galungan di Bali,” ungkap Neeta Malhotra saat jumpa media diawal acara.

Menurut Neeta Malhotra , Diwali adalah festival terkenal di seluruh dunia dan dirayakan oleh jutaan umat Hindu. Kalau di Bali itu mirip dengan perayaan Galungan yang itu merayakan kemenangan kebaikan atas kejahatan serta cahaya di atas kegelapan.

“Diwali merayakan permulaan baru, dengan legenda menandainya sebagai hari dimana Rama kembali ke Ayodya, bersama dengan Sita, setelah mengalahkan Rahwana,” imbuhnya.

Pada saat itu, seluruh negeri Ayodya diterangi oleh cahaya lampu untuk menyambut Rama. “Inilah mengapa Diwali juga dikenal sebagai Festival Cahaya, karena selama festival ini, seluruh kota akan diterangi oleh cahaya lampu dan kesempatan ini dirayakan bersama seluruh keluarga,” ujarnya.

Sekjen BIFA, Ramesh Sastry menambahkan, tahun ini merupakan Festival Diwali yang memasuki tahun ke-7 diselenggarakan oleh BIFA. Festival Diwali dirayakan sebagai acara publik, menyatukan orang-orang dari semua lapisan masyarakat di Bali.

“Festival ini dalam upaya untuk menjangkau semua orang serta menyebarkan sukacita dan harmoni yang festival ini ciptakan,” ujarnya.

Ditanya kunjungan wisatawan India ke Bali, Ramesh  mengatakan kunjungan warga India terus meningkat ke Bali setiap tahunya.

Tahun ini adalah edisi ketujuh Festival Diwali yang diselenggarakan oleh BIFA, yang dirayakan sebagai acara publik, menyatukan orang-orang dari semua lapisan masyarakat di Bali, dalam upaya untuk menjangkau semua orang serta menyebarkan sukacita dan harmoni yang festival ini ciptakan.

Gubernur Bali dalam sambutan disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Bali Dewa Putu Berata mengatakan Bali dan India memiliki hubungan historis yang erat. Diwali ini mirip Galungan di Bali yang merayakan kemenangan dharma. Ia harap kegiatan ini dapat mempererat hubungan Bali dengan India.( 007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Denpasar , Rabu  24  Mei  2023 Walikota Jaya Negara Dampingi Dirjen Bangda Kemendagri, Restuardy Daud Tinjau Operasional TPST Kesiman Kertalangu   Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mendampingi Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Ir. Restuardy Daud meninjau operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kesiman Kertalangu Kota Denpasar, Selasa […]

  • Tri Hita Karana Mulai Ditinggalkan, Guru Besar Unud Warning Arah Pembangunan Bali

    Tri Hita Karana Mulai Ditinggalkan, Guru Besar Unud Warning Arah Pembangunan Bali

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle 080
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 11  Juni  2026 Tri Hita Karana Mulai Ditinggalkan, Guru Besar Unud Warning Arah Pembangunan Bali   Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si.,   Bali,  indonesiaexpose.co.id  —   Bali dalam Bahaya? Akademisi Ungkap Ancaman terhadap Laut, Budaya, dan Ruang Hidup Masyarakat.Guru Besar Unud Soroti Tata Ruang Bali, Ingatkan Ancaman Hilangnya […]

  • Lepas Peserta “Gasbro” Sekda Rai Iswara Ajak Bangkitkan Pariwisata Sanur

    Lepas Peserta “Gasbro” Sekda Rai Iswara Ajak Bangkitkan Pariwisata Sanur

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  24  Oktober  2020   Lepas Peserta “Gasbro” Sekda Rai Iswara Ajak Bangkitkan Pariwisata Sanur     BALI, INDEX  –  Pesepeda memeriahkan gelaran acara “gasbro” yang digelar salah satu provider telekomunikasi di Indonesia dilepas Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara, Sabtu (24/10/2020) di Hotel Griya Santrian Sanur. Agenda yang bertajuk Gowes Asik Smartfren Bareng […]

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  26  Juli  2020

  • KPP Pratama Gianyar Selenggarakan ‘Pajak Bertutur’

    KPP Pratama Gianyar Selenggarakan ‘Pajak Bertutur’

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Gianyar, Kamis  26  Agustus  2021   KPP Pratama Gianyar Selenggarakan ‘Pajak Bertutur’   Bali,  indonesiaexpose.co.id – Walaupun pemerintah memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 30 Agustus 2021, KPP Pratama Gianyar tetap melaksanakan kegiatan Pajak Bertutur. Kegiatan ini merupakan penyuluhan dan edukasi perpajakan. Tahun ini mengambil Tema “Generasi Muda Sadar Pajak Wujud Bela Negara”. […]

  • Tim Yustisi Lagi Jaring 21 Pelanggar Prokes PPKM

    Tim Yustisi Lagi Jaring 21 Pelanggar Prokes PPKM

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  01  April  2021   Tim Yustisi Lagi Jaring 21 Pelanggar Prokes PPKM   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Tim Yustisi Kota Denpasar menjaring 21 orang pelanggar protokol kesehatan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jalan Raya Sesetan tepannya depan Hardys Kelurahan Sesetan Denpasar Selatan Kamis (1/4/2021) Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, […]

expand_less