Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Tri Hita Karana Mulai Ditinggalkan, Guru Besar Unud Warning Arah Pembangunan Bali

Tri Hita Karana Mulai Ditinggalkan, Guru Besar Unud Warning Arah Pembangunan Bali

  • account_circle 080
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 282
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis 11  Juni  2026

Tri Hita Karana Mulai Ditinggalkan, Guru Besar Unud Warning Arah Pembangunan Bali

 

Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si.,

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  —   Bali dalam Bahaya? Akademisi Ungkap Ancaman terhadap Laut, Budaya, dan Ruang Hidup Masyarakat.Guru Besar Unud Soroti Tata Ruang Bali, Ingatkan Ancaman Hilangnya Ruang Hidup Generasi Mendatang.

Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi tata ruang dan arah pembangunan di Bali yang dinilai semakin menjauh dari nilai-nilai dasar masyarakat Bali.

Menurut Prof. Rumawan Salain, pembangunan yang berlangsung saat ini harus kembali berpijak pada filosofi Tri Hita Karana, yakni harmoni hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam. Ia mengingatkan, jika pembangunan terus berjalan tanpa kendali dan mengabaikan keseimbangan lingkungan serta budaya, maka generasi mendatang berpotensi kehilangan warisan berharga yang selama ini menjadi identitas Pulau Dewata.

“Jangan sampai anak cucu kita nanti tidak lagi bisa menikmati laut yang bersih, lingkungan yang lestari, maupun budaya Bali yang menjadi kebanggaan dunia. Saat ini kita melihat adanya gejala pembangunan yang mulai menyimpang dari semangat Tri Hita Karana,” tegasnya.

Ia menilai, berbagai persoalan tata ruang yang muncul belakangan menjadi sinyal perlunya evaluasi menyeluruh terhadap arah pembangunan Bali. Tidak hanya soal fisik dan investasi, pembangunan juga harus mempertimbangkan daya dukung lingkungan, keberlanjutan budaya, serta kepentingan masyarakat lokal sebagai pemilik ruang hidup.

Lebih jauh, Prof. Rumawan Salain menyoroti mulai tergerusnya nilai menyama braya, konsep persaudaraan dan kebersamaan yang selama ini menjadi fondasi kehidupan sosial masyarakat Bali. Menurutnya, pembangunan yang tidak berpihak pada kepentingan bersama berpotensi memunculkan kesenjangan sosial dan konflik ruang yang pada akhirnya merugikan masyarakat.

“Semangat menyama braya harus tetap menjadi roh dalam setiap kebijakan pembangunan. Bali tidak boleh hanya dilihat sebagai komoditas ekonomi, tetapi sebagai ruang hidup yang harus dijaga bersama untuk generasi sekarang dan generasi yang akan datang,” ujarnya Prof. Rumawan Salain saat audiensi Forum Pemerhati Pembangunan Bali (FOR HATI Bali) di Wantilan  DPRD Bali di Renon, Denpasar, Rabu siang (3/6/2026).

Pernyataan Guru Besar Unud tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan Bali tidak semata-mata mengejar pertumbuhan ekonomi dan investasi, melainkan juga harus menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan, perlindungan budaya, serta kesejahteraan masyarakat. Di tengah meningkatnya tekanan pembangunan di berbagai kawasan strategis, suara akademisi dinilai penting untuk memastikan arah pembangunan Bali tetap sejalan dengan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan para leluhur.

Sejumlah kalangan menilai, peringatan tersebut relevan dengan berbagai dinamika tata ruang yang tengah menjadi perhatian publik. Evaluasi terhadap kebijakan pembangunan yang berpotensi mengancam ruang hidup masyarakat, kawasan pesisir, serta keberlanjutan budaya Bali dinilai menjadi langkah penting agar Pulau Dewata tetap lestari dan berdaya saing tanpa kehilangan jati dirinya.

(080)

  • Penulis: 080
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  16  November  2025 Renungan  Joger

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  24  September  2020   Renungan  JOGER    

  • Dewa Made Swardana, S.sos : Bendesa Adat Gianyar 2021-2024.

    Dewa Made Swardana, S.sos : Bendesa Adat Gianyar 2021-2024.

    • calendar_month Minggu, 20 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Gianyar,  Minggu  20  Desember  2020   Dewa Made Swardana, S.sos : Bendesa Adat Gianyar 2021-2024. Bendesa Adat Gianyar Dewa Made Swardana foto bersama Babinsa Kelurahan Gianyar di depan Pura Desa dan Puseh Desa Adat Gianyar, usai menerima sumbangan alat cuci tangan dari Pangdam IX Udayana sebagai Bentuk kepedulian terhadap merebaknya pandemi covid-19 Minggu 20 Desember […]

  • Bank Emas Pegadaian: Investasi Aman, Mulai dari Nominal Kecil

    Bank Emas Pegadaian: Investasi Aman, Mulai dari Nominal Kecil

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  19  September  2025 Bank Emas Pegadaian: Investasi Aman, Mulai dari Nominal Kecil   Suasana nasabah lagi bertransaksi di CP Pegadaian Renon,Denpasar-Bali .   ” Bank Emas Pegadaian bukan sekadar tabungan, tapi juga langkah nyata untuk mempersiapkan masa depan dengan lebih bijak dan aman.” Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  PT Pegadaian terus berinovasi menghadirkan layanan keuangan yang […]

  • Berlaga di Liga 3 PSSI ,Walikota Jaya Negara Siap Support Perseden 

    Berlaga di Liga 3 PSSI ,Walikota Jaya Negara Siap Support Perseden 

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  30  September  2021    Berlaga di Liga 3 PSSI ,Walikota Jaya Negara Siap Support Perseden   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Persatuan Sepak Bola Denpasar (Perseden)  siap berlaga dalam ajang Liga 3 PSSI putaran pertama di Kabupaten Jembrana  pada bulan Oktober mendatang. Sebelum bertanding  Perseden Kota Denpasar mohon doa restu agar bisa berjalan lancar. Hal ini […]

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  8  September  2021   Walikota Jaya Negara Tinjau Vaksinasi Massal Covid-19 ,Ibu Hamil dan Menyusui, Lansia Hingga Disabilitas   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara tinjau vaksinasi massal Covid-19  di Dharma Negara Alaya,Denpasar-Bali, Rabu 8-9-2021   Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Pemkot Denpasar terus menjalin sinergitas guna mendukung percepatan cakupan vaksinasi Covid-19. Kali ini, […]

expand_less