Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Menteri Pertanian Amran Sulaiman : Target Volume Ekspor Meningkat hingga 45 Juta Ton di 2019

Menteri Pertanian Amran Sulaiman : Target Volume Ekspor Meningkat hingga 45 Juta Ton di 2019

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 8 Agt 2019
  • visibility 219
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Badung, Kamis 8 Aguatus 2019

Menteri Pertanian Amran Sulaiman : Target Volume Ekspor Meningkat hingga 45 Juta Ton di 2019



Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, meresmikan pelepasan ekspor komoditas pertanian di Area Kargo Logistik Angkasa Pura II, Denpasar, Rabu (7/8/2019).

 

BALI, INDEX – Kementerian Pertanian terus memaksimalkan dan mendorong pemanfaatan teknologi informasi pada proses bisnis karantina. Antara lain sistem untuk pertukaran data persyaratan ekspor dan sertifikat elektronik atau e-Cert.
“Hari ini kita tunjukkan langsung bahwa sertifikat kita dalam hitungan detik sudah dapat diterima negara tujuan. Dan ini untuk memudahkan ekspor kita ke negara tujuan,” kata Amran Sulaiman, Menteri Pertanian di Area Kargo Logistik Angkasa Pura II,Kab.Badung-Bali, Rabu (7/8/2019).

Lebih lanjut Mentan menginstruksikan Badan Karantina Pertanian untuk melakukan harmonisasi dan negosiasi dengan seluruh negara mitra dagang agar dapat menggunakan fasilitas layanan ini.”Sampai dengan hari ini sudah 4 negara, yaitu Selandia Baru, Australia, Belanda dan Vietnam. Baru ada 1 negara di Asean, ini yang kita dorong dahulu, seluruh negara ASEAN dan terus lanjut ke negara mitra dagang lainnya,” kata Amran. Menurut Mentan peningkatan ekspor akan memperkuat bangsa dan kebijakan impor sangat tidak berpihak pada petani.

Menurut Mentan, ekspor produk pertanian terus meningkat hingga 100% per tahun. Total volume ekspor tahun 2014 sebanyak 33 juta ton, namun pada tahun 2018 telah mencapai 42.5 juta ton. Hal ini disebabkan berbagai inovasi, kemudahan dan percepatan layanan karantina di pelabuhan/bandara. Elektronik sertifikat dan aplikasi petaan komoditas pertanian ekspor (IMACE) memudahkan eksportir untuk ekspor.


“Kami targetkan tahun 2019 volume ekspor meningkat hingga 45 juta ton. Sesuai amanat Bapak Presiden, kami gunakan teknologi informasi, permudah perijjinan dan sertifikat melalui digitalisasi untuk memudahkan layanan ekspor,” tegas Mentan.

Program Agro Gemilang sebagai upaya akselerasi ekspor produk pertanian terus digalakkan Kementan, seperti halnya pada hari Rabu (7/8/2019) Mentan melepas ekspor komoditas unggulan Bali, berupa 2,5 ton Mangga Harum Manis ke Rusia dan beberapa produk lainnya ke beberapa negara.

Mentan mentargetkan 100 ton ekspor buah mangga asal Bali mampu memenuhi pasar Rusia di tahun 2019. Ekspor pertanian ke Rusia baru mencapai 368,4 ribu ton dengan komoditas yang diekspor antara lain air kelapa, bambu, salak dan kacang tanah, dan Kementan akan terus dorong volumenya bertambah.

“Saya mengajak pemuda tani Indonesia, ayo kita mulai ekspor ke Rusia. Harganya bagus dan ekspor akan meningkatkan kesejahteraan petani,” tegas Amran.

Komoditas lainnya yang dilakukan ekspor Mentan antara lain, paprika, handicraft asal batok kelapa, jerami dan enceng gondok tujuan Belanda, daun bawang tujuan Taiwan, vanili tujuan USA, rempah tujuan Swiss. Selain itu komoditas peternakan berupa anak ayam umur sehari (DOC) sebanyak 44.500 tujuan Timor Leste, dan beberapa produk hewan lainnya. Keseluruhan total bernilai 13.5 milyar rupiah.

*E-cert Perkuat Layanan Ekspor*

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil menjelaskan, bahwa dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pertanian No 19/2019 tentang Akselerasi Ekspor, pihaknya telah melalukan beberapa aksi strategis. Selain penerapan e-Cert dan inline inspektion, juga menggagas Agro Gemilang dan sosialisasi aplikasi petaan komoditas pertanian ekspor atau IMACE diawal tahun 2019. Di unit pelaksana teknis Karantina Pertanian Denpasar telah membuahkan hasil tercatat peningkatan negara tujuan, pada Juli 2018 : 40 negara, sedangkan di bulan Juli 2019 telah menjadi 50 negara, meningkat 25%.

Sementara melalui program Agro Gemilang, pada bulan Juli 2018 tercatat telah diikuti 65 eksportir, sementara bulan Juli 2019 meningkat menjadi 78 eksportir yang sudah mampu mengekspor, atau peningkatan 11%.

Dan peningkatan nilai ekspor, per sub sektor yakni komoditas hortikultura mengalami peningkatan pesat dimana Juli 2018 sebanyak 17 ,6 M sedangkan Juli 2019 naik menjadi 87,9M. Ekspor komoditas perkebunan juga mengalami peningkatan dari 18,7 M pada Juli 2018 menjadi 42,6 M pada Juli 2019.

Kuntoro Boga Andri, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan secara khusus melakukkan pengiriman sertifikat elektronik dalam ekspor produk pertanian Indonesia ke Belanda. Sistem yang menjembatani kedua negara terhubung secara online, dan sertifikat telah diterima secara langsung oleh pemerintah Belanda.

“Sistem elektronik sertifikat ini telah berjalan baik, dan kami senang ekspor kita bisa diterima lebih cepat,” tandasnya.

(012)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Bali, Minggu 10 Juli 2022   Renungan  JOGER  

  • Dit Lantas Polda Jabar Sosialisasi Operasi Zebra Lodaya 2020 Melalui Media Eletronik di Stasiun Radio Kota Bandung

    Dit Lantas Polda Jabar Sosialisasi Operasi Zebra Lodaya 2020 Melalui Media Eletronik di Stasiun Radio Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat  30  Oktober  2020   Dit Lantas Polda Jabar Sosialisasi Operasi Zebra Lodaya 2020 Melalui Media Eletronik di Stasiun Radio Kota Bandung     JAWA BARAT, INDEX  – Jajaran Dit Lantas Polda Jabar melaksanakan kegiatan sosialisasi Ops Zebra Lodaya 2020 terhadap pengguna jalan, kegiatan sosialisasi ini tidak hanya dilakukan langsung kepada pengguna jalan. Namun […]

  • Dukung Industri Smelter di Sulawesi, PLN Jamin Pasokan Listrik Terpenuhi

    Dukung Industri Smelter di Sulawesi, PLN Jamin Pasokan Listrik Terpenuhi

    • calendar_month Selasa, 8 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Kendari, Selasa 8 Juni 2021   Dukung Industri Smelter di Sulawesi, PLN Jamin Pasokan Listrik Terpenuhi   Sulawesi Tenggara, indonesiaexpose.co.id – PT PLN (Persero) memastikan bakal memenuhi seluruh kebutuhan listrik bagi industri pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) di Sulawesi. Komitmen PLN tersebut kembali disampaikan dalam acara ‘Customer Smelter dan Stakeholder Gathering’ yang digelar di Hotel […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 16 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Bali, Senin  17  Januari 2022   Renungan  JOGER  

  • Indonesia Expose.co.id

    Indonesia Expose.co.id

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 08 Mei 2024  

    • calendar_month Sabtu, 27 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 27 Februari 2021   Peringati Hut Kota Denpasar ke 233 Tahun Jaya Negara : Bangun Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju Dengan Konsep Menyama Braya     Bali, indonesiaexpose.co.id  – Kota Denpasar kini genap memasuki usianya yang ke-233 Tahun pada 27 Februari 2021 ini. Beragam kegiatan telah dilaksanakan serangkaian HUT Ibu Kota […]

expand_less