Thursday , August 13 2020
Home / Jawa Barat / Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi : “Laksanakan Penindakan Hukum Dengan Humanis, Tidak Pakai Merengut”

Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi : “Laksanakan Penindakan Hukum Dengan Humanis, Tidak Pakai Merengut”

Bandung,  Kamis  29  Agustus  2019

 

Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi : “Laksanakan Penindakan Hukum Dengan Humanis, Tidak Pakai Merengut”

 

Jawa Barat,INDEX  –  Untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, guna terwujudnya Keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) dalam rangka cipta kondisi menjelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden serta Pelantikan anggota DRD, DPR, dan DPRD, Polda Jabar serta seluruh Polda se-Indonesia menggelar Operasi Patuh Lodaya 2019.

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2019 tingkat Polda Jabar mengawali kegiatan operasi yang akan berlangsung 14 (empat belas) hari dari tanggal 29 Agustus s/d- 11 September 2019).

Acara apel gelar pasukan tingkat Polda Jabar langsung di Pimpin oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi bertempat di halaman Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta 748 Bandung, Kamis (29/8/2019) pagi.
Hadir dalam kesempatan tersebut Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Tri Soewandono, Wakapolda Jabar Brigjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.S.I., M.M., Para pejabat utama Polda Jabar, Kabag Asuransi PT Jasa Raharja Cabang Jabar Mochamad Saleh Priyadana, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Kepala Jasa Marga Jawa Barat, Jajaran Dit Lantas Polda Jabar dan undangan lainnya.

“Tujuan Operasi Patuh Lodaya 2019 ini untuk meminimalisir laka lantas dan pelanggaran kasat mata, titik rawan kemacetan, dengan prioritas prosentase 60 % penegakan hukum, 40 % preventif dan preemtif guna mendukung keamanan, keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamtibcarlantas),” kata Kakorlantas Irjen Pol Drs Refdi Andri, M.Si dalam amanatnya yang dibacakan Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Rudy Sifahriadi.

Adapun Sasaran Operasi Patuh tahun 2019 ini diprioritaskan terhadap 8 (delapan) prioritas pelanggaran lalu lintas, antara lain pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar SNI, Pengemudi Roda 4 yang tidak menggunakan safety belt, Pengemudi Roda-4 yang melebihi batas maksimal kecepatan, Pengedara kendaraan bermotor (Ranmor) yang melawan arus, mabuk pada saat mengemudikan ranmor, Pengendara ranmor yang masih dibawah umur, Menggunakan handphone pada saat mengemudikan ranmor serta ranmor yang menggunakan lampu strobo/rotator/sirine.

Oleh sebab itu pelaksanaan Operasi Patuh tahun 2019 ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi, yaitu tercapainya situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar pada lokasi rawan kecelakaan lalu lintas, rawan pelanggaran lalu-lintas dan rawan macet serta meningkatnya ketertiban, kepatuhan serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

“Saya tegaskan disini, seluruh anggota Polantas dalam melaksanakan kegiatan operasi patuh lodaya 2019 ini dapat humanis. Sampai 2019 ini tingkat kecelakaan meningkat, ada juga yang turun dan harus kita turunkan. Artinya jumlah kecelakaan harus turun lagi. Meski itukan tidak semudah yang kita buat hari ini,” kata Kapolda

Perlu diingat operasi ini tujuannya adalah untuk membuat rasa nyaman, rasa aman masyarakat berlalu lintas, dengan ditertibkan mudah-mudahan berlalu lintas akan lebih baik lagi, itu pertama. Kedua saya tekan penegakan hukum dalam operasi ini harus humanis, perhatikan itu, tutur mantan Kakor Brimob itu.

Lebih jauh Jenderal bintang dua itu menegaskan bahwa Pelanggaran apapun juga yang dilakukan oleh masyarakat, lakukan penindakan secara humanis, imbuhnya.

Saat disinggung oleh awak media contoh kongkrit penindakan, Kapolda Jabar langsung memberi contoh yaitu “kalau memberhentikan kendaraan tidak perlu pakai merengut, cukup dengan senyum kendaraan akan berhenti karena polisinya kan memakai pakaian polisi lalu lintas. Kalau dialog masyarakatnya marah jangan ikut-ikutan marah kitanya, diam saja sampaikan pak / buk ini tugas hukum yang harus kita lakukan dalam operasi patuh ini dan banyak lagi contoh lain bahwa polisi bisa humanis, in syaa Allah,” pungkas Kapolda Jabar.

(A.Hasibuan)

Check Also

Bandung, Rabu  12  Agustus  2020

Program Ramah Anak, Kapolres Majalengka Raih Penghargaan Komisi Nasional Perlindungan Anak

Bandung, Rabu  12  Agustus  2020   Program Ramah Anak, Kapolres Majalengka Raih Penghargaan Komisi Nasional …