Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Sempat buron Pemilik hiburan malam Sky Garden Bali akhirnya ditangkap di Belanda

Sempat buron Pemilik hiburan malam Sky Garden Bali akhirnya ditangkap di Belanda

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2020
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Rabu 13 Mei 2020

 

Sempat buron Pemilik hiburan malam Sky Garden Bali akhirnya ditangkap di Belanda

 

BALI, INDEX  – Sempat masuk daftar pencarian orang (DPO), Titian Wilaras (55), tersangka kasus dugaan tindak pidana perbankan, akhirnya ditahan Kejari Denpasar, Selasa (12/5/2020). Pria yang Pemegang Sahan Pengendali (PSP) alias bos PT BPR Legian ini kemudian dititip di ruang tahanan (rutan) Polresta Denpasar.

Tersangka Titian Wilaras dan barang bukti ini dilimpahkan penyidik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke Kejari Denpasar pada Selasa siang. Saat dilimpahkan, tersangka yang juga pemilik Diskotek Sky Garden di Kuta ini didampingi kuasa hukumnya. Setelah dilakukan proses administrasi, jaksa yang menangani perkara ini langsung menahan Titian. Pertimbangan penahanan ini karena tersangka tidak kooperatif dan menghilang hingga masuk DPO Mabes Polri saat disidik di OJK.

“Penahanan dilakukan di Rutan Polresta Denpasar karena LP Kerobokan belum menerima tahanan baru akibat covid-19,” tutur  Kasi Pidum Kejari Denpasar, Wayan Eka Widanta saat dikonfirmasi di Denpasar,Bali, Rabu (13/5/2020).

Titian Wilaras yang juga sekaligus pemilik hiburan malam Sky Garden ini ditahan terkait kasus Korupsi uang BPR Legian dan sebelumnya ditangkap di salah satu Kamar Hotel Bintang Lima di Belanda, Selasa (12/5/2020).

” Kasusnya tersangka sudah tahap dua dan sudah menjadi kewenangan jaksa. Sebenarnya sel tahanan kami sudah penuh. Tetapi ini adalah bentuk sinergi kami menerimanya karena di lapas tidak terima tahanan,” ungkap Mantan Kapolsek Kuta Utara ini .

Diketahui Mabes Polri menerbitkan DPO terhadap bos BPR Legian bernomor DPO/09/PPNS/XII/2019/Bareskrim. Dalam lembaran DPO yang tersebar berisi keterangan bahwa surat perintah penangkapan Titian Wilaras dikeluarkan oleh Kabareskrim Polri bernomor SP.KAP/29/PPNS/XII/2019/Bareskrim tertanggal 4 Desember 2019.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi membenarkan tersangka Titian Wilaras ditahan di sel tahanan Mapolresta Denpasar.

“Sejak Selasa, (12/5)dititip di tahanan Polresta oleh pihak Kejari Denpasar,” ucapnya. Sukadi memastikan bos PT BPR Legian itu tidak mendapatkan perlakukan istimewa.

Setiap tahanan, terangnya mendapat perlakuan yang sama sesuai aturan yang berlaku. Disinggung perihal pemeriksaan Titian Wilaras untuk kasus berbeda oleh penyidik Polresta Denpasar, Sukadi mengaku pihaknya belum memperoleh laporan.

Dikonfirmasi terpisah, Kasipidum Kejari Denpasar I Wayan Eka Widanta membenarkan bos BPR Legian, Titian Wilaras ditahan selama 20 hari ke depan.

“Benar kita telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti dari penyidik OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” katanya.

Ia menerangkan, tersangka dititip di Rutan Polresta Denpasar, sejak Selasa (12/5/20) sore dan saat ini dalam proses pemberkasan untuk segera dilimpahkan ke PN Denpasar.

Tersangka Titian Wilaras diduga melanggar Pasal 50A UU RI No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas UU RI No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. “Tahap 2 tersangka Titian Wilaras dilaksanakan Selasa (12/5/2020). TW dibawa ke Polresta Denpasar untuk ditahan pukul 17.10,” ungkap pria murah senyum itu.

Diketahui Mabes Polri menerbitkan DPO terhadap bos BPR Legian bernomor: DPO/09/PPNS/XII/2019/Bareskrim. Dalam lembaran DPO yang tersebar berisi keterangan bahwa surat perintah penangkapan Titian Wilaras dikeluarkan oleh Kabareskrim Polri bernomor SP.KAP/29/PPNS/XII/2019/Bareskrim tertanggal 4 Desember 2019.

Sehari sebelumnya, Direktur Penyidikan Sektor Jasa Keuangan (DPJK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menerbitkan surat bernomor: S-R/554/XII/2019/DPJK tanggal 3 Desember 2019 perihal permohonan bantuan teknis pencarian orang (DPO) atas nama tersangka Titian Wilaras.

Pemilik nomor KTP 5171042705650001 dan passport bernomor B 4982067 itu diduga kuat melakukan pelanggaran tindak pidana perbankan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50A Undang-undang Republik Indonesia No. 7 tahun 1992 tentang perbankan sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 10 tahun 1998 tentang perubahan atas UU RI No. 7 tahun 1992 tentang perbankan.

Dalam laporannya, Brigadir Jenderal Polisi Prasetijo Utomo, menyebut laporan yang menjerat Titian Wilaras bernomor LKTP-SJK/16/VIII/2019/DPJK tertanggal 9 Agustus 2019. Disebutkan pula bahwa berkas perkara sang DPO Titian Wilaras perkaranya telah P21 dan akan tahap 2 ke Jampidum Kejagung.

Titian Wilaras yang diduga memiliki perusahaan sekaligus peternakan Kuda di Belanda ini diamankan di salah satu Hotel Bintang 5 di kawasan di Belanda, Selasa (12/5/2020). Setelah itu, ia digiring ke Bali dan diserahkan ke kejaksaan dan kini, ia ditahan di Mapolresta Denpasar.

Pria kelahiran Medan, 13 Mei 1965 yang tercatat sebagai warga Jalan Tukad Unda No. 8/6 Denpasar, Sasih Panjer, Denpasar Selatan itu diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi yakni, dalam kurun waktu Agustus 2017 hingga Oktober 2018 di PT BPR Legian, di Jalan Gajah Mada, Denpasar.

Modus sang pemegang saham pengendali (PSP) PT BPR Legian dengan sengaja menyuruh direksi atau pegawai bank untuk melakukan tindakan yang mengakibatkan bank tidak melaksanakan hal yang tidak taat. Yakni langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan ketaatan bank terhadap ketentuan dalam undang-undang dan ketentuan perundang-undangan lainnya yang berlaku bagi bank.

Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan “Pro Justisia” sesuai sampul berkas perkara nomor: SBP/19/XI/2019/DPJK pada 13 November 2018 juga mengungkapkan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan titian wilaras.

Dijabarkan, Titian Wilaras menyuruh direksi dan pegawai bank menggunakan telepon seluler atau pesan singkat whatsapp dan komite yang dibentuknya (terdiri dari Direktur Utama, Direktur Kepatuhan, Kepala Bisnis, dan General Affair dan HRD) untuk membayar dan mengirimkan atau transfer sejumlah uang.

Titian Wilaras menggunakan uang atau dana PT BPR Legian untuk keperluan pribadinya. Terhadap perbuatan tersebut tersangka TW selaku pemegang saham patut diduga melanggar Pasal 50 A UU RI No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas UU RI No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.

” Rontoknya BPR Legian ini duduga berkaitan dengan kepemilikan saham Titian Wilaras di Sky Garden, Kuta. Dana para nasabah dari BPR Legian diduga sebagian digunakan untuk membeli saham Sky Garden, di samping banyak digunakan untuk kepentingan pribadi,” pungkasnya.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Cup Ke-13  Gali Potensi Atlet Binaraga 

    Walikota Cup Ke-13  Gali Potensi Atlet Binaraga 

    • calendar_month Minggu, 25 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  26  Juni  2023 Walikota Cup Ke-13  Gali Potensi Atlet Binaraga   Kejuaraan binaraga man’s pishyque untuk katagori binaraga kelas yakni 65, 75 dan 85, man’s sport pishyque dan man’s athletc pishyque bertempat di Wantilan DPRD Bali, Denpasar,Bali, Minggu (26/6/2023).   Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Cup Ke-13 Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Kota […]

  • Ditresnarkoba Polda Jatim, Bongkar Sindikat Peredaran Narkoba Jaringan Internasional

    Ditresnarkoba Polda Jatim, Bongkar Sindikat Peredaran Narkoba Jaringan Internasional

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Surabaya, Selasa  28  September  2021   Ditresnarkoba Polda Jatim, Bongkar Sindikat Peredaran Narkoba Jaringan Internasional       Jawa Timur, indonesiaexpose.co.id – Subdit I Ditresnarkoba Polda Jawa Timur, berhasil meringkus empat orang tersangka pengedar Narkotika jenis sabu jaringan Internasional. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menjelaskan, bahwa anggota Direktorat Narkoba Polda Jatim, […]

  • Bandara I Gusti Ngurah Rai Raih Protokol Kesehatan Terbaik se-Asia Tenggara

    Bandara I Gusti Ngurah Rai Raih Protokol Kesehatan Terbaik se-Asia Tenggara

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  8 September 2021   Bandara I Gusti Ngurah Rai Raih Protokol Kesehatan Terbaik se-Asia Tenggara       Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali masuk ke dalam peringkat 10 besar bandara dengan protokol kesehatan terbaik di Asia Tenggara. Bandara kelolaan PT Angkasa Pura I (Persero) tersebut berada di peringkat 8 […]

  • Saat Nyepi Internet dan Siaran TV, Radio berhenti selama 24 jam

    Saat Nyepi Internet dan Siaran TV, Radio berhenti selama 24 jam

    • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  07  Maret  2023 Saat Nyepi Internet dan Siaran TV, Radio berhenti selama 24 jam Bali,  Index  –  Selama Hari Raya Nyepi pada 22 Maret 2023 mendatang  di Bali,   tak hanya internet yang dimatikan sementara. Siaran televisi pun akan berhenti tayang selama 24 jam. Imbauan tersebut tertuang dalam nota kesepahaman, yang telah ditandatangani oleh […]

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Bangli, Minggu 23 Juli 2022

  • OJK Sambut baik usulan Gubernur Bali tentang Perpanjangan Restrukturisasi Kredit Perbankan di Bali hingga 31 Maret 2024

    OJK Sambut baik usulan Gubernur Bali tentang Perpanjangan Restrukturisasi Kredit Perbankan di Bali hingga 31 Maret 2024

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Bali, Senin 28  November  2022 OJK Sambut baik usulan Gubernur Bali tentang Perpanjangan Restrukturisasi Kredit Perbankan di Bali hingga 31 Maret 2024     Bali, indonesiaexpose.co.id – Gubernur Bali Wayan Koster secara khusus mengajukan permohonan adanya kebijakan spasial yang dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi pada khususnya sektor pariwisata Bali. Permohonan ini ditujukan kepada Ketua Dewan […]

expand_less