Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Ahli Epidemiologi Sebut Langkah Pemkot Denpasar Tangani Pandemi Covid 19 Sudah Benar Ada Dua Cara, Menemukan Kasus Secara Agresif dan Penerapan Protokol Kesehatan Dengan Disiplin.

Ahli Epidemiologi Sebut Langkah Pemkot Denpasar Tangani Pandemi Covid 19 Sudah Benar Ada Dua Cara, Menemukan Kasus Secara Agresif dan Penerapan Protokol Kesehatan Dengan Disiplin.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2020
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  06  Juli  2020

 

Ahli Epidemiologi Sebut Langkah Pemkot Denpasar Tangani Pandemi Covid 19 Sudah Benar

Ada Dua Cara, Menemukan Kasus Secara Agresif dan Penerapan Protokol Kesehatan Dengan Disiplin.

 

 

Ahli Epidemiologi, Prof. Dr. dr. DN Wirawan MPH

 

BALI,  INDEX   –  Penanganan Pandemi Covid-19 di berbagai dunia memang menghasilkan berbagai jenis formula dalam penanganan, termasuk Pemkot Denpasar telah melaksanakan berbagai cara dan inovasi inovasi guna mendukung percepatan Penanganan Covid-19.

Ahli Epidemiologi Universitas Udayana Prof. Dr. dr. DN Wirawan MPH berpendapat bahwa langkah strategis yang dipilih Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar yang secara aktif dan masif melakukan Tes untuk menemukan kasus merupakan langkah yang tepat.

“Fokus untuk menemukan kasus yang sedang digencarkan Pemkot Denpasar bersama GTPP merupakan langkah yang tepat untuk percepatan penanganan Covid-19 saat ini, sehingga setelah ditemukan langsung dikarantina dan isolasi,” ujarnya di Denpasar, Senin (6/7).

Lebih lanjut dijelaskan, dalam penanganan wabah pandemi Covid-19 saat ini ada dua cara yang dapat ditempuh. Pertama menemukan kasus aktif sebanyak-banyaknya (active case finding) secara agresif, lalu di isolasi. Yang kedua adalah pencegahan aktif di masyarakat dengan cara menerapkan protokol kesehatan berupa cuci tangan, gunakan masker dan jaga jarak aman.

“Pelaksanan Active Case Finding hanya bisa dilaksanakan dengan testing dan tracing yang agresif di masyarakat, sedangkan untuk pencegahan oleh masyarakat diperlukan kesadaran untuk menerapkan secara disiplin,” jelasnya

Pihaknya menjelaskan bahwa dalam penyampaian data, diperlukan data jumlah tes yang dilaksanakan. Hal ini mengacu pada perhitungan jumlah positif dibagi jumlah yang di tes. Jika dalam dua minggu prosentasenya bisa sekitar 10 persen, maka penanganannya sudah masuk dalam jalur yang benar (on the right tract).

“Kalau bisa prosesntasinya sekitar 10 persen itu sudah on the right tract, dan jika bisa dibawah 10 persen, berarti kita sudah hampir berhasil menangani wabah pandemi Covid-19 ini,” jelasnya

Prof. Wirawan mengatakan bahwa patokan yang digunakan WHO dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19 ada tiga hal utama. Yakni ratio tracing sekitar 10-30 orang per satu kasus yang positif dan jumlah penduduk yang di test PCR 1 per 1000 penduduk per minggu. Sedangkan persentase positif (positive rate) yang dianggap baik oleh WHO antara 3-12%

“Untuk Denpasar, dengan jumlah penduduk sekitar 920.000, maka yang minimal harus di test PCR sebanyak 920 orang dalam satu minggu, jika perhitunganya 6 hari kerja, maka 150 orang dalam satu hari harus di tes, bila yang di test jumlahnya banyak dan yang positip dipisahkan (karantina), maka penularan akan berkurang,” paparnya.

Pihaknya juga menyarankan beberapa hal guna mendukung percepatan penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Yakni tracing yang agresif dengan juga melibatkan sejumlah relawan yang sudah dilaksanakan agar terus dilanjutkan. Kedua, melaksanakan test PCR yang masif dengan target sekitar 150 orang dalam sehari. Serta meningkatkan upaya pencegahan oleh masyarakat secara mandiri.

Sementara, jika dilihat dari perkembangan kasus positif yang saat ini berjumlah 698 orang, jika dibandingkan dengan jumlah tes sebanyak 3.559, maka angka prosesntasi positif berada di kisaran 16,8 persen.

“Bila bisa kita tingkatkan menjadi 900 orang yang test dalam 1 minggu ini, dan yang positif segera dikarantina, kemungkinan bisa turun menjadi sekitar 14%. Dengan syarat semua kegiatan pencegahan tetap dilakukan dengan ketat, seperti kurangi kerumunan, masker, cuci tangan, mobilitas masyarakat,” pungkasnya.

(070)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menparekraf Dorong Santri Manfaatkan Teknologi Digital Guna Ciptakan Peluang Usaha

    Menparekraf Dorong Santri Manfaatkan Teknologi Digital Guna Ciptakan Peluang Usaha

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Magelang, Sabtu  22  Juli 2023 Menparekraf Dorong Santri Manfaatkan Teknologi Digital Guna Ciptakan Peluang Usaha   Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat hadir di Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur’an dan Bahasa Arab Bina Madani Putri, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (21/7/2023)(Foto/ist)   Jawa Tengah, indonesiaexpose.co.id  – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan […]

  • Wawali Jaya Negara Buka Kejuaraan Tenis Meja Se-Bali di Desa Peguyangan Kaja

    Wawali Jaya Negara Buka Kejuaraan Tenis Meja Se-Bali di Desa Peguyangan Kaja

    • calendar_month Sabtu, 19 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  19  Desember  2020   Wawali Jaya Negara Buka Kejuaraan Tenis Meja Se-Bali di Desa Peguyangan Kaja Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat membuka kejuaraan Tenis Meja Jaya Laksana Cup 1, ditandai dengan pemukulan bola bersama salah satu peserta di balai Br. Benbiu, Desa Peguyangan Kaja, Denut, pada Sabtu (19/12).   BALI,  indonesiaexpose.co.id  […]

  • Sat Brimob Polda Jabar Sediakan Wifi Gratis Untuk Siswa Belajar

    Sat Brimob Polda Jabar Sediakan Wifi Gratis Untuk Siswa Belajar

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu 22  Agustus  2020   Sat Brimob Polda Jabar Sediakan Wifi Gratis Untuk Siswa Belajar   JAWA  BARAT, INDEX – Akibat sulitnya akses sinyal di Jatiroke, Kabupaten Sumedang membuat para siswa tak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar. Hal tersebut memantik perhatian dari Satuan Brimob Polda Jabar untuk menyediakan layanan internet gratis agar para siswa […]

  • Kembali Bergeliat, 44 Ribu Lebih Wisatawan Berkunjung ke Temanggung Selama Libur Lebaran

    Kembali Bergeliat, 44 Ribu Lebih Wisatawan Berkunjung ke Temanggung Selama Libur Lebaran

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Temanggung, Selasa 10 April 2022   Kembali Bergeliat, 44 Ribu Lebih Wisatawan Berkunjung ke Temanggung Selama Libur Lebaran   Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Temanggung Saltiyono Atmaji (Foto/ist).   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id   – Kebijakan pemerintah untuk memperbolehkan mudik pada Lebaran tahun 2022 dan membuka objek wisata ternyata berdampak cukup signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  03  Oktober  2025 Renungan  Joger

  • Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali : Pelayanan Penerima BPJS Kesehatan PBI dengan data Valid

    Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali : Pelayanan Penerima BPJS Kesehatan PBI dengan data Valid

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  17  Januari  2020   Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali : Pelayanan Penerima BPJS Kesehatan PBI dengan data Valid Suasana rapat DPRD Bali Komisi IV terkat penanganan permasalahan pelayanan Kesehatan (JKN-KIS) tentang program 2020,bertempat di Ruang Rapat Baleg DPRD Bali, Kamis (16/1/2020).   BALI,  INDEX  –  Sebanyak 34 Ribu warga Bali dari 1.500.000 peserta […]

expand_less