Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Sulit Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Tumpah dan Pedagang Bermobil Rawan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Sulit Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Tumpah dan Pedagang Bermobil Rawan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
  • visibility 192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis  16  Juli  2020

 

 

Sulit Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Tumpah dan Pedagang Bermobil

Rawan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

 

Suasana pasar tumpah dan pedagang bermobil di wilayah Kota Denpasar

 

BALI,  INDEX  –  Berbagai elemen di seluruh dunia saat ini sedang berjibaku untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19. Berbagai upaya telah dilaksanakan guna memaksimalkan pencegahan. Pun demikian, diperlukan dukungan semua pihak, utamanya masyarakat sehingga pencegahan dapat dimaksimalkan. Langkah sederhananya dengan menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan.

Ahli Epidemiologi Universitas Udayana Prof. Dr. dr. DN Wirawan MPH saat diwawancarai Kamis (16/7) menjelaskan bahwa pengalaman di banyak negara di dunia menunjukkan bahwa protokol kesehatan yang paling susah diatur oleh pemerintah dan diikuti oleh masyarakat adalah kerumunan manusia, hal ini baik kerumuman kegiatan ekonomi, sosial, agama, dan lain sebagainya.

“Kerumunan ekonomi yang agak menonjol di Denpasar, Bali maupun Indonesia adalah kerumunan di pasar tradisional baik kerumunan antar pedagang maupun pembeli, termasuk pasar tumpah dan pedagang bermobil, kondisi ini wajib mendapatkan perhatian serius, karena adaptasi kebiasaan normal era baru bukan berarti normal seperti dahulu sebelum ada Covid-19, ada protokol kesehatan yang harus tetap diterapkan dengan disiplin dan harus menjadi perhatian nersama, tidak bisa seperti dulu lagi,” jelasnya

Lebih lanjut dijelaskan, untuk pasar tradisional, pasar tumpah dan pedagang bermobil hambatan utamanya adalah karena ruang atau tempat yang sangat terbatas sedangkan jumlah pedagang sangat banyak. Ini adalah kendala atau hambatan yang paling pelik dicarikan jalan keluarnya. Dengan demikian protokol kesehatan yang paling sulit adalah mengatur jarak antar pedagang dan juga pembeli.

“Terlebih dengan dinyatakan bahwa virus SARS-CoV-2 bisa menular melalui udara, maka jarak antar pedagang dan juga pembeli harus lebih jauh dari yang ditetapkan selama ini,” ulasnya

Pihaknya mengakui bahwa tidak mudah membuat keseimbangan antara aspek ekonomi dan aspek kesehatan. Bila ruang yang tersedia cukup memadai maka pengaturan jarak antar pedagang akan lebih mudah. Bila tambahan ruang tidak memungkinkan maka satu-satunya jalan keluar adalah dilakukan pengaturan oleh pemerintah, termasuk jika pemerintah menyediakan lokasi yang tidak melanggar aturan yang berlaku, semisal Perda atau aturan hukum lainya.

Di beberapa tempat di Indonesia, jarak antar pedagang diisi pembatas atau partisi. Protokol kesehatan lainnya yang lebih mudah diimplementasikan adalah mengawasi secara terus menerus pemakaian masker dan face shiled (pelindung muka) bagi pedagang maupun pembeli.

“Berbagai kebijakan pasti menimbukan pro dan kontra, tetapi bila tidak diatur maka kerumunan akan tetap terjadi dan wabah Covid-19 tidak akan ada akhirnya dan masalah yang dihadapi seluruh masyarakat Bali akan semakin lama karena matinya sektor pariwisata sebagai tumpuan utama perekonomian Bali hingga saat ini,” jelasnya

Wirawan menyarankan bahwa pengaturan yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah dengan mencarikan tempat bagi pedagang tumpah dan pedagang bermobil dan mengatur mereka secara bergiliran untuk berjualan sehingga jumlah pedagang menjadi lebih sedikit sehingga jarak mereka bisa diatur menjadi lebih renggang.

“Cara kedua adalah dengan melakukan surveilens di pasar-pasar tradisional yaitu melakukan test Covid-19 secara berkala sehingga segera bisa diketahui bila ada pedagang yang terinfeksi virus SARS-CoV-2, selain cara-cara diatas, saya belum melihat solusi lainnya,” pungkasnya.

(Adv).

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Jaya Negara Buka Bimtek Pengelola Pasar se-Kota Denpasar

    Walikota Jaya Negara Buka Bimtek Pengelola Pasar se-Kota Denpasar

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin 20  November 2023 Walikota Jaya Negara Buka Bimtek Pengelola Pasar se-Kota Denpasar   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Pasar se-Kota Denpasar di Hotel Puri Ayu, Denpasar, Senin (20/11/2023). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) […]

  • Memasuki Cuaca Extrem  Pemkot Denpasar Gelar Apel Kesiapsigaan Penanggulangan Bencana

    Memasuki Cuaca Extrem Pemkot Denpasar Gelar Apel Kesiapsigaan Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 06 Januari 2020   Memasuki Cuaca Extrem Pemkot Denpasar Gelar Apel Kesiapsigaan Penanggulangan Bencana   BALI, INDEX – Cuaca ekstrem sedang terjadi di beberapa tempat di wilayah Indonesia, tak terkecuali di Bali. Hujan lebat yang berpotensi banjir, angin kencang berdampak pada tumbangnya pepohonan dan lainnya membuat masyarakat cemas akan dampak yang ditimbulkan. Mengatasi […]

  • Yosep Yulius Caleg DPRD Prov.Bali : Regulasi Pariwisata dan Pengawasan perlu Update

    Yosep Yulius Caleg DPRD Prov.Bali : Regulasi Pariwisata dan Pengawasan perlu Update

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 09 Maret 2019   Yosep Yulius Caleg DPRD Prov.Bali : Regulasi Pariwisata dan Pengawasan perlu Update Caleg Partai Gerindra DPRD Bali Yosep Yulius atau Diaz . ( Foto/indonesiaexpose.co.id/002) BALI, INDEX – Bali adalah salah satu destinasi wisata dunia yang memiliki daya tarik luar biasa bagi setiap wisatawan yang datang berkunjung. Julukan Pulau Dewata maupun Pulau […]

  • Pemkot Denpasar Gandeng Kementerian dan World Bank Optimalisasi Pengelolaan Sampah dari Hulu ke Hilir.

    Pemkot Denpasar Gandeng Kementerian dan World Bank Optimalisasi Pengelolaan Sampah dari Hulu ke Hilir.

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  05  Agustus 2025 Pemkot Denpasar Gandeng Kementerian dan World Bank Optimalisasi Pengelolaan Sampah dari Hulu ke Hilir.   Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar terus menunjukkan komitmennya dalam mengatasi permasalahan sampah secara menyeluruh, dari hulu ke hilir. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menjalin sinergi dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum […]

  • Wawali Arya Wibawa Tinjau ANBK SMP di Kota Denpasar Jadi Wahana Pengembangan Kompetensi dan Karakter Tingkatkan Mutu Pendidikan

    Wawali Arya Wibawa Tinjau ANBK SMP di Kota Denpasar Jadi Wahana Pengembangan Kompetensi dan Karakter Tingkatkan Mutu Pendidikan

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  04  Oktober  2021   Wawali Arya Wibawa Tinjau ANBK SMP di Kota Denpasar Jadi Wahana Pengembangan Kompetensi dan Karakter Tingkatkan Mutu Pendidikan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, Eko Supriadi dan Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, I […]

  • Cok Ace, Wagub.Prov.Bali : Isoter berbasis Desa, pilihan terbaik untuk menekan laju kasus Covid-19 diBali

    Cok Ace, Wagub.Prov.Bali : Isoter berbasis Desa, pilihan terbaik untuk menekan laju kasus Covid-19 diBali

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Gianyar,  Rabu  25  Agustus  2021   Cok Ace, Wagub.Prov.Bali : Isoter berbasis Desa, pilihan terbaik untuk menekan laju kasus Covid-19 diBali Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat memimpin rapat peninjauan pelaksanaan Isoter berbasis Desa, bertempat di Kantor Camat Ubud, Kab.Gianyar-Bali, Rabu 25-8-2021.   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Terjadinya gelombang kedua akibat varian baru […]

expand_less