Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Sulit Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Tumpah dan Pedagang Bermobil Rawan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Sulit Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Tumpah dan Pedagang Bermobil Rawan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
  • visibility 131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis  16  Juli  2020

 

 

Sulit Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Tumpah dan Pedagang Bermobil

Rawan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

 

Suasana pasar tumpah dan pedagang bermobil di wilayah Kota Denpasar

 

BALI,  INDEX  –  Berbagai elemen di seluruh dunia saat ini sedang berjibaku untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19. Berbagai upaya telah dilaksanakan guna memaksimalkan pencegahan. Pun demikian, diperlukan dukungan semua pihak, utamanya masyarakat sehingga pencegahan dapat dimaksimalkan. Langkah sederhananya dengan menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan.

Ahli Epidemiologi Universitas Udayana Prof. Dr. dr. DN Wirawan MPH saat diwawancarai Kamis (16/7) menjelaskan bahwa pengalaman di banyak negara di dunia menunjukkan bahwa protokol kesehatan yang paling susah diatur oleh pemerintah dan diikuti oleh masyarakat adalah kerumunan manusia, hal ini baik kerumuman kegiatan ekonomi, sosial, agama, dan lain sebagainya.

“Kerumunan ekonomi yang agak menonjol di Denpasar, Bali maupun Indonesia adalah kerumunan di pasar tradisional baik kerumunan antar pedagang maupun pembeli, termasuk pasar tumpah dan pedagang bermobil, kondisi ini wajib mendapatkan perhatian serius, karena adaptasi kebiasaan normal era baru bukan berarti normal seperti dahulu sebelum ada Covid-19, ada protokol kesehatan yang harus tetap diterapkan dengan disiplin dan harus menjadi perhatian nersama, tidak bisa seperti dulu lagi,” jelasnya

Lebih lanjut dijelaskan, untuk pasar tradisional, pasar tumpah dan pedagang bermobil hambatan utamanya adalah karena ruang atau tempat yang sangat terbatas sedangkan jumlah pedagang sangat banyak. Ini adalah kendala atau hambatan yang paling pelik dicarikan jalan keluarnya. Dengan demikian protokol kesehatan yang paling sulit adalah mengatur jarak antar pedagang dan juga pembeli.

“Terlebih dengan dinyatakan bahwa virus SARS-CoV-2 bisa menular melalui udara, maka jarak antar pedagang dan juga pembeli harus lebih jauh dari yang ditetapkan selama ini,” ulasnya

Pihaknya mengakui bahwa tidak mudah membuat keseimbangan antara aspek ekonomi dan aspek kesehatan. Bila ruang yang tersedia cukup memadai maka pengaturan jarak antar pedagang akan lebih mudah. Bila tambahan ruang tidak memungkinkan maka satu-satunya jalan keluar adalah dilakukan pengaturan oleh pemerintah, termasuk jika pemerintah menyediakan lokasi yang tidak melanggar aturan yang berlaku, semisal Perda atau aturan hukum lainya.

Di beberapa tempat di Indonesia, jarak antar pedagang diisi pembatas atau partisi. Protokol kesehatan lainnya yang lebih mudah diimplementasikan adalah mengawasi secara terus menerus pemakaian masker dan face shiled (pelindung muka) bagi pedagang maupun pembeli.

“Berbagai kebijakan pasti menimbukan pro dan kontra, tetapi bila tidak diatur maka kerumunan akan tetap terjadi dan wabah Covid-19 tidak akan ada akhirnya dan masalah yang dihadapi seluruh masyarakat Bali akan semakin lama karena matinya sektor pariwisata sebagai tumpuan utama perekonomian Bali hingga saat ini,” jelasnya

Wirawan menyarankan bahwa pengaturan yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah dengan mencarikan tempat bagi pedagang tumpah dan pedagang bermobil dan mengatur mereka secara bergiliran untuk berjualan sehingga jumlah pedagang menjadi lebih sedikit sehingga jarak mereka bisa diatur menjadi lebih renggang.

“Cara kedua adalah dengan melakukan surveilens di pasar-pasar tradisional yaitu melakukan test Covid-19 secara berkala sehingga segera bisa diketahui bila ada pedagang yang terinfeksi virus SARS-CoV-2, selain cara-cara diatas, saya belum melihat solusi lainnya,” pungkasnya.

(Adv).

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Penyebaran Covid-19 di Pasar Tradisional , Masyarakat di Himbau Terapkan Prokes 

    Tekan Penyebaran Covid-19 di Pasar Tradisional , Masyarakat di Himbau Terapkan Prokes 

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 16 Juni 2021   Tekan Penyebaran Covid-19 di Pasar Tradisional , Masyarakat di Himbau Terapkan Prokes   operasi pemantauan protokol kesehatan di pasar tradisiona di wilayah Desa Pemogan ,Denpasar-Bali , Rabu (16/6/2021)   Bali, indonesiaexpose.co.id  – Pemerintah Desa Pemogan menggiatkan operasi pemantauan protokol kesehatan guna meminimalisir penyebaran virus covid-19 di Kota Denpasar. Giat pemantauan […]

  • Renungan   JOGER

    Renungan   JOGER

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  05  September  2020   Renungan   JOGER  

  • Seminar Nasional UNMAS Denpasar Hadirkan Dr. Hotman Paris

    Seminar Nasional UNMAS Denpasar Hadirkan Dr. Hotman Paris

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  13  Oktober  2019   Seminar Nasional UNMAS Denpasar Hadirkan Dr. Hotman Paris Teks Foto : Walikota Rai Mantra bersama Rektor UNMAS, Dr. Drs. I Made Sukamerta, dan Dr. Hotman Paris Hutapea, S.H., LL.M., M.Hum, Sabtu (12/10) di Ina Grand Bali Beach Sanur pada kegiatan Seminar Nasional UNMAS Denpasar.   ” Seminar Nasional UNMAS Denpasar […]

    • calendar_month Selasa, 26 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  26  Januari 2021

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Bangli, Selasa 11 Oktober 2022

  • Seluruh OPD Pemkot Denpasar Bagikan Bendera Merah Putih Sukseskan Gerakan 10 Juta Bendera

    Seluruh OPD Pemkot Denpasar Bagikan Bendera Merah Putih Sukseskan Gerakan 10 Juta Bendera

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  11  Agustus  2022 Seluruh OPD Pemkot Denpasar Bagikan Bendera Merah Putih Sukseskan Gerakan 10 Juta Bendera   Penyerahan Bendera Merah Putih kepada Bapak Angkat di Desa Kesiman Petilan oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar, Kamis (11/8/2022) di Kantor setempat. Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemkot Denpasar melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) […]

expand_less