Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kawasan Pantai Padanggalak Ditutup Sementara Untuk Aktivitas Melayangan, Rare Angon Diminta Maklum dan Bersabar Demi Kebaikan Bersama

Kawasan Pantai Padanggalak Ditutup Sementara Untuk Aktivitas Melayangan, Rare Angon Diminta Maklum dan Bersabar Demi Kebaikan Bersama

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2020
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  20  Juni  2020

 

 

Kawasan Pantai Padanggalak Ditutup Sementara Untuk Aktivitas Melayangan, Rare Angon Diminta Maklum dan Bersabar Demi Kebaikan Bersama

 

 

 

BALI,  INDEX  –  Untuk mencegah penyebaran covid 19 semakin meluas di Kota Denpasar, akses menuju pantai Padanggalak ditutup sementara untuk aktivitas melayangan. Dimana, penutupan ini bersifat sementara dan dilaksanakan sebagai upaya untuk mengurai kerumunan yang sangat riskan menjadi pusat penyebaran baru Covid-19.

“Iya memang ditutup, tapi sifatnya sementara, sembari terus dievaluasi, mengingat saat ini hampir semua desa dan kelurahan terdapat kasus Covid-19, jadi kita menghindari adanya orang tanpa gejala yang tidak terdeteksi, mengingat yang memanfaatkan bukan hanya masyarakat sekitar, melainkan dari berbagai daerah luar Denpasar,” ujar Wakil Bendesa Kesiman Wayan Sukana di Denpasar, Senin (20/7/2020).

Dijelaskan Wayan Sukana pada prinsipnya pihak Desa Adat tidak ada melarang masyarakat untuk menaikkan layang-layang. Namun demikian aspek pencegahan Covid-19 juga harus dikedepankan. Mengingat kasus positif Covid-19 masih tinggi terjadi di Kota Denpasar.

Penutupan sementara akses menuju pantai Padanggalak sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, namun kami memastikan ini sementara, jika dituasi sudah memungkinkan akan dibuka kembali. Terkait kondisi ini kami berharap Semeton Rare Angon untuk maklum, ini demi kebaikan bersama,” kata Sukana.

Kebijakan penutupan akses tersebut dilakukan sesuai hasil paruman prajuru Desa Adat Kesiman bersama pemerintah dari tiga desa yakni Desa Kesiman Kertalangu, Desa Kesiman Petilan, dan Kelurahan Kesiman untuk sepakat menutup akses sementara agar penghoby layangan tidak menaikan layangan di kawasan Padanggalak dan sekitarnya.

Sebab, dari pantauan yang dilakukan Desa Adat termasuk laporan kekhawatiran warga Kesiman terkait penyebaran Covid-19. Sebab, yang menaikkan layang-layang di kawasan Padanggalak bukan hanya warga Denpasar melainkan warga luar Denpasar yang ramai-ramai membawa layangan besar untuk diterbangkan.

“Bukan hanya warga Denpasar, tetapi banyak warga yang dari luar Denpasar membawa truk ramai-ramai untuk menaikkan layang-layang. Selain itu juga banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan baik Physical Distancing dan tidak memakai masker. Itu yang menjadi kekhawatiran warga kami, Satgas, dan prajuru desa adat jika salah satu ada yang terpapar sudah pasti akan menyebarkan ke yang lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya tidak pernah melarang warga bermain layang-layang dikawasan tersebut. Tetapi harusnya warga juga paham dengan masa pandemi saat ini jangan sampai membuat kerumunan. “Kami tidak melarang sebenarnya orang hoby menaikan layang-layang. Terapi harusnya mereka bisa menerapkan protokol kesehatan. Itu yang membuat kami mengambil kebijakan untuk menutup sementara akses menuju pantai, disamping juga saat ini kami sedang menerapkan PKM mandiri,” imbuhnya.

Dikatakan Sukana, penutupan tersebut akan berlangsung sampai kondisi Covid-19 ini mereda. Namun, ada pengecualian jika kedepannya warga mau membatasi orang bermain layang-layang di kawasan pantai Padanggalak. “Kami akan buka kembali jika kondisi sudah membaik. Atau pengecualian jika warga tidak lagi berkerumun. Kalau mau hanya satu dua orang dengan jarak jauh dengan warga lain posisinya mungkin kami akan toleransi untuk membuka kembali kawasan itu. Kalau tidak kami batasi dulu,” pungkasnya.

Sementara, Perbekel Kesiman Petilan, I Wayan Mariyana mengatakan, untuk proses penutupan tersebut pihaknya memberikan kekuatan hukum untuk desa adat. Penutupan tersebut kata dia bukan semata-mata melarang melainkan memberikan pemahaman kepada warga untuk tetap waspada dengan Covid-19 saat ini.

Mariana mengatakan, pihaknya sempat melakukan sidak Kamis kemarin dan mendapati warga sangat ramai menaikan layang-layang.

“Padahal tahun ini tidak ada festival, tetapi suasananya seperti festival. Padahal, kawasan tersebut belum dibuka untuk umum. Dari hasil sidak itulah kami membackup desa adat dari segi aturan hukumnya. Kami terapkan aturan yang ada dalam Perwali. Apalagi, PKM Khusus di Desa Kesiman Petilan masih berlangsung,” tutupnya.

(070)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puspa Negara Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, Soroti Kabel Semrawut, Macet dan Sampah

    Puspa Negara Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, Soroti Kabel Semrawut, Macet dan Sampah

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Badung, Rabu 28  Mei 2025 Puspa Negara Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, Soroti Kabel Semrawut, Macet dan Sampah     Bali, indonesiaexpose.co.id – DPRD Kab.Badung menggelar sidang paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 bertempat di Ruang Madya Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa, 27 […]

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  30  Agustus  2021    

  • Wakil Bupati Tabanan Terpilih Hadiri Rakor Persiapan “Magelang Retreat” untuk Kepala Daerah

    Wakil Bupati Tabanan Terpilih Hadiri Rakor Persiapan “Magelang Retreat” untuk Kepala Daerah

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Tabanan, Sabtu 15  Pebruari  2025 Wakil Bupati Tabanan Terpilih Hadiri Rakor Persiapan “Magelang Retreat” untuk Kepala Daerah     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Bupati Tabanan Terpilih, I Made Dirga, S.Sos, mewakili Bupati Tabanan Terpilih, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., mengikuti rapat koordinasi persiapan kegiatan Orientasi Kepala Daerah Terpilih se-Indonesia, “Magelang Retreat” pada Sabtu […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 02  Februari  2022   Renungan  JOGER  

  • Hari ke 6 Operasi Patuh Lodaya 2020, Sat Lantas Polres Majalengka Bagikan Masker Guna Memutus Penyebaran Virus Covid-19

    Hari ke 6 Operasi Patuh Lodaya 2020, Sat Lantas Polres Majalengka Bagikan Masker Guna Memutus Penyebaran Virus Covid-19

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Bandung, Selasa  28  Juli  2020   Hari ke 6 Operasi Patuh Lodaya 2020, Sat Lantas Polres Majalengka Bagikan Masker Guna Memutus Penyebaran Virus Covid-19     JAWA  BARAT, INDEX – Memasuki hari ke 6 (enam) pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2020, Sat Lantas Polres Majalengka, Selasa pagi (28/7/2020) membagikan masker kepada para pengguna jalan. Kegiatan tersebut […]

  • Rai Mantra Panen Sayuran di Kebun Pekarangan Rumah  Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Ciptakan Ketahanan Pangan Skala Keluarga

    Rai Mantra Panen Sayuran di Kebun Pekarangan Rumah Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Ciptakan Ketahanan Pangan Skala Keluarga

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  03  September  2020   Rai Mantra Panen Sayuran di Kebun Pekarangan Rumah Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Ciptakan Ketahanan Pangan Skala Keluarga   Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama sang istri yang juga Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Selly Dharmawijaya Mantra saat panen sayuran di kebun pekarangan rumah pada Kamis (3/9/2020). BALI,  […]

expand_less