Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » PLN Dukung Kementerian PPN/Bappenas Lewat Pemanfaatan Data Kelistrikan

PLN Dukung Kementerian PPN/Bappenas Lewat Pemanfaatan Data Kelistrikan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Jumat  25 September 2020

 

PLN Dukung Kementerian PPN/Bappenas Lewat Pemanfaatan Data Kelistrikan

 

JAKARTA,  INDEX  – PLN mendukung penuh upaya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) dalam melakukan perencaan pembangunan nasional melalui pemanfaatan data kelistrikan.

Dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (NKB) antara Direktur Utama PLN, Zulkilfi Zaini dan Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia, Sunarso bersama Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Himawan Hariyoga. Penandatanganan NKB ini, disaksikan langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Direktur Utama PLN, Zulkilfi Zaini mengatakan ruang lingkup kerja sama dengan Kementerian PPN/Bappenas meliputi data konsumsi dan produksi listrik di Indonesia, penyediaan energi konvensional dan energi baru terbarukan dan penguatan serta perluasan pelayanan pasokan energi dan tenaga listrik.

“Kerja sama juga mencakup pemanfaatan data pemanfaatan energi listrik oleh masyarakat dan dunia usaha. Ada juga data peningkatan efisiensi pemanfaatan energi dan tenaga listrik. Selain itu, data pengembangan kebijakan pendanaan dan pembiayaan proyek infrastruktur kelistrikan,” kata Zulkifli melalui siaran tertulisnya, Jumat (25/9/2020).

PLN antusias menandatangani kerja sama ini. Pasalnya, data kelistrikan akan mendukung analisis denyut perekonomian nasional dan daerah, perumusan kebijakan perencanaan pembangunan Indonesia, serta menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan Satu Data Indonesia.

Nantinya, pemanfaatan data dari PLN dan PT Bank Rakyat Indonesia yang telah dirintis Kementerian PPN/Bappenas berbentuk rancangan awal dari Indeks Kapasitas Ekonomi Daerah yang terdiri dari dua komponen.

Pertama, Indeks Kapasitas Konsumsi Rumah Tangga, menunjukkan kemampuan stimulus ekonomi daerah tersebut untuk mendukung konsumsi rumah tangga.

Kedua, Indeks Kapasitas Bisnis daerah, menunjukkan ketahanan aktivitas perekonomian di daerah tersebut, terutama di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, masih terdapat banyak ruang analisis dan ruang penajaman perumusan kebijakan yang bisa dikembangkan.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menjelaskan, pihaknya perlu melakukan diagnosis terhadap kondisi perekonomian dan sosial Indonesia secara cepat dan tepat.

“Di sinilah peran penting dari data-data yang lebih lengkap dan bervariasi untuk mendukung perumusan kebijakan yang berbasis pada fakta atau evidence-based policy. Saya harap kerja sama ini merupakan langkah kita bersama untuk mewujudkan koordinasi dan manajemen data yang lebih baik untuk pengambilan keputusan yang juga lebih baik,” kata Menteri Suharso.

Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Himawan Hariyoga menambahkan kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia dan PLN ini merupakan kerja sama pemanfaatan data yang pertama dengan pihak non-kementerian/lembaga pemerintah, terutama dalam kerangka Satu Data Indonesia.

“Kami tentunya memberikan apresiasi kepada PT Bank Rakyat Indonesia dan PT Perusahaan Listrik Negara yang telah bersedia menjadi pionir dalam hal ini,” tutupnya.

Selain mendukung kebijakan perencaan pemerintah, PLN juga bersinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membantu mengawasi jalannya tugas perseroan dalam mengamankan, memelihara, sekaligus mendayagunakan aset-aset yang dipercayakan kepada PLN dalam upaya menghadirkan listrik yang berkualitas ke seluruh pelosok negeri.

(007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  23  Juni 2021   Renungan JOGER  

  • Dalam rangka menciptakan Good Governance dan Clean Government , Wabup Diar  Gelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Kab. Bangli Tahun 2022

    Dalam rangka menciptakan Good Governance dan Clean Government , Wabup Diar  Gelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Kab. Bangli Tahun 2022

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Bangli,  Rabu  21  Desember  2022 Dalam rangka menciptakan Good Governance dan Clean Government , Wabup Diar  Gelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Kab. Bangli Tahun 2022   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Dalam rangka menciptakan Good Governance dan Clean Government dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Pemkab Bangli menggelar Pengawasan Pemerintah Kabupaten Bangli Tahun 2022 yang dibuka oleh Wakil Bupati Bangli I […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Bali, Senin  23  September   2024 Renungan  Joger  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 7 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  08  Desember  2022 Renungan  JOGER

  • Pemerintah  Provinsi  Bali  Mengucapkan Selamat Hari  Raya  Idul  Fitri  1444 H

    Pemerintah  Provinsi  Bali  Mengucapkan Selamat Hari  Raya  Idul  Fitri  1444 H

    • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Bali, Senin  17  April  2023 Pemerintah  Provinsi  Bali  Mengucapkan Selamat Hari  Raya  Idul  Fitri  1444 H  

    • calendar_month Minggu, 12 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Nusa  Penida, Sabtu  11  Februari 2023 Faskes di Nusa Penida tidak Layak, DPRD Kab.Klungkung sarankan Pemerintah bertindak     Bali, indonesiaexpose.co.id – Kerusakan Pustu Desa Sakti Nusa Penida akhirnya mendapat perhatian DPRD Klungkung.Komisi III DPRD Klungkung mendesak eksekutif terkait banyaknya fasilitas kesehatan (Faskes) yang sudah tidak layak di desa-desa. Seperti Pustu di Desa Sakti, Nusa […]

expand_less