Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » GMNI FM Denpasar : New  Normal Jadi  Momentum  Bangkitkan Bisnis  Pertanian

GMNI FM Denpasar : New  Normal Jadi  Momentum  Bangkitkan Bisnis  Pertanian

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 5 Feb 2021
  • visibility 179
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat  5  Februari  2021

 

GMNI FM Denpasar : New  Normal Jadi  Momentum  Bangkitkan Bisnis  Pertanian

 

 

BALI,  indonesiaexpose.co.id  – Negara Indonesia adalah negara agraris terutama di Bali. Namun, semakin hari pertanian ditinggalkan dan diabaikan karena dianggap ada sektor yang lebih menguntungkan. Padahal untuk Bertani tidak perlu biaya mahal. Hal itu diungkapkan oleh Harto, Expert Pertanian Organik dalam Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) ke- III lintas komisariat yang diselenggarakan oleh DPC GMNI Front Marhaenis (FM) Denpasar menghadirkan pemateri dari Komunitas 05.30 yang terdiri dari Kisman Hali Dari (Kementrian Desa), Harto/Mas Nyo (Expert Pertanian Organik), Urip Sanjaya (Anggota Komunitas 05.30), Anak Agung Fajar (Expert Pertanian Organannik) pada 1 -3 Februari.

Para ahli di bidang pertanian ini memberikan materi kepada calon kader GMNI Front Marhaenis Denpasar mengenai pertanian organik yang seharusnya bisa menyejahterakan para petani.

Harto/ Mas Nyo menyebutkan bahwa alam memiliki pupuk dan obatnya sendiri, dari alam untuk alam, yang mana artinya alam harus dihidupkan dan dirawat secara organik. Secara garis besar petani tidak perlu takut untuk merawat lahan taninya .

“Tidak semua harus di rawat dengan yang merogoh kocek yang tinggi contoh nya pupuk kimia , dan membuat menjual lahan tani nya untuk kepentingan uang sementara, sedangkan bahan baku makanan harus terus berputar” ujarnya .

Ia juga berharap kepada para kader GMNI Front Marhaenis (FM) Denpasar mau ikut dalam perjuangan memperbaiki nasib petani melalui praktik pertanian organik.

Hal senada juga disampaikan oleh Kisman Hali anak muda seperti kawan kawan GMNI bisa agar memperjuangankan petani dengan cara menyuarakan membeli hasil pertanian petani daerah sendiri.

“Kawan kawan cukup menyuarakan stop subsidi lalu beli hasil produksi masyarakat tani atau kawan-kawan memperjuangkan pemerintah daerah untuk stok pangan di daerah petani,” ujarnya.

Sedangkan, Anggota Komunitas 05.30, Urip sanjaya menilai saat ini Bali hanya memprioritaskan pariwisata bukan malah alamnya yang diperbaiki.

Ia berharap pulau dewata ini lebih mengembangkan agrowisata dengan menekankan hasil alam dan melindungi lahan taninya.

“Bukan malah dijadikan beton untuk hotel dan lain lain. Alam adalah anugerah kita sebagai orang Bali maupun Indonesia itu sendiri wisatawan dan pariwisata bonusnya coba deh kita berpikir seperti itu mungkin banyak lahan tani tidak terjual untuk hotel dan villa. Coba stop memalak petani dengan subsidi mungkin lahan taninya tidak di jual oleh mereka,”sambungnya.

Ketua DPC GMNI Front Marhaenis Denpasar Bung Putu Jody Feriawan menyatakan pertanian bisa dibangkitkan lagi dan menjadi sektor ekonomi utama. Namun, dengan catatan adanya perbaikan dengan memberantas mafia maupun kartel pangan yang mengancam stabilitas harga yang justru merusak pertanian itu sendiri. Selain itu konsep dalam memajukan pertanian harus jelas. Jangan sampai masalah pertanian hanya “wangi” saat pemilihan umum saja.

“ Tujuan PPAB ke III lintas komisariat DPC GMNI FM Denpasar untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kader GMNI. Dengan mengundang komunitas 05.30 agar para pemuda dan pemudi yang tertarik expert Pertanian bisa tahu tentang teori pertanian organik yang bisa di praktikkan langsung nantinya. Berharap kawan-kawan seperjuangan agar sadar banyaknya mafia pupuk dan ketiadaan konsep jelas mengenai memajukan kesejahteraan petani sampai saat ini,” ucapnya.

Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB III) di laksanakan mulai tanggal 1 Februari 2021 melalui daring yang moderatori oleh Dewa Gede Wahyu Pradnyana dan di isi oleh Bung Sindhu Andredita dan Bung Akara (Ketua DPC GMNI Makasar).

Kemudian pada 2- 3 Februari yang berakhir dengan peyematan pin Sukarno Kepada Kader yang dinyatakan lulus PPAB III.

Dalam penutupan sesi terakhir bung Jody Feriawan menuturkan dalam ideologi Marhaenis sudah jelas menyatakan kita harus memperjuangkan kaum petani. Bukan malah mempersulit para petani. Jangan hanya sekadar jargon pro wong cilik Buktinya lahan pertanian setiap tahun di Bali terkikis atau berkurang diakibatkan alih fungsi lahan. Berdasarkan data yang didapat per tahun bisa berkurang sekitar 700 hektar dari luas lahan pertanian di Bali 79 ribu hektar.

“ Malu kita sebagai negara agraris malah memperkosa ibu pertiwi sendiri. Maka saya berharap kawan-kawan seperjuangan dan bapak-bapak yang terhormat selaku pemateri mau bersama saling rangkul bisa memberikan waktunya untuk membatu petani tidak lagi di jebak oleh mafia -mafia pupuk kimia dan lain-lain dalam konteks bahan rawat tani yang kimia” tandasnya.

(077)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPR RI Puan Maharani :   Jenderal TNI Andika Perkasa Surpres  Calon Panglima TNI tunggal

    Ketua DPR RI Puan Maharani :   Jenderal TNI Andika Perkasa Surpres  Calon Panglima TNI tunggal

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  03  November  2021 Ketua DPR RI Puan Maharani :   Jenderal TNI Andika Perkasa Surpres  Calon Panglima TNI tunggal Ketua DPR RI Puan Maharani Menerima Surpres dari Mensesneg Pratikno turut mendampingi Wakil Ketua DPR RI Lodewijk Freidrich Paulus dari Fraksi Golkar dan Rachmat Gobel, di Senayan Jakarta, (3/11/2021)   Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Ketua DPR RI […]

  • Menparekraf Sebut Penyelenggaraan “Indonesia Ecotourism Summit” Tingkatkan Kualitas Pariwisata Berkelanjutan

    Menparekraf Sebut Penyelenggaraan “Indonesia Ecotourism Summit” Tingkatkan Kualitas Pariwisata Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat  26   Mei 2023 Menparekraf Sebut Penyelenggaraan “Indonesia Ecotourism Summit” Tingkatkan Kualitas Pariwisata Berkelanjutan   (Foto/ist)   Dorong kebangkitan ekonomi dan terciptanya lapangan kerja melalui pariwisata berkualitas dan berkelanjutan Jawa  Barat,  indonesiaexpose.co.id  – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi dan menyebutkan penyelenggaraan konferensi “Indonesia Ecotourism […]

  • Dukung Tradisi Nyepi, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Tutup Operasional Sementara

    Dukung Tradisi Nyepi, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Tutup Operasional Sementara

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Mangupura, Jumat  12 Maret 2021   Dukung Tradisi Nyepi, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Tutup Operasional Sementara     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali dukung kelancaran Nyepi Caka 1943 Tahun 2021 melalui pemberhentian jam operasional sementara yang dimulai tanggal 14 Maret 2021 pukul 06.00 […]

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Jumat, 29 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Medan, Jumat  29  Desember  2023

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  07  Februari  2023 Optimalisasi TKDN, Walikota Jaya Negara Sambut Baik Kolaborasi Apeksi dan LKPP   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara selaku Ketua Komisariat Wilayah IV APEKSI saat berfoto bersama usai pelaksanaan Audiensi yang dipimpin Ketua APEKSI yang juga Walikota Bogor, Bima Arya Sugiharto beserta jajaran Pengurus APEKSI Kepala LKPP, Hendrar Prihadi […]

  • Perumda  Bhukti  Praja  Sewakadarma 

    Perumda  Bhukti  Praja  Sewakadarma 

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  23  Maret  2020   Perumda  Bhukti  Praja  Sewakadarma  

expand_less