Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Peneliti LIPI Hermawan Sulistyo :100 Hari Kerja Kapolri Memperbaiki Persoalan Yang Kompleks

Peneliti LIPI Hermawan Sulistyo :100 Hari Kerja Kapolri Memperbaiki Persoalan Yang Kompleks

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Sabtu 8 Mei 2021

 

Peneliti LIPI Hermawan Sulistyo :100 Hari Kerja Kapolri Memperbaiki Persoalan Yang Kompleks

 


Hermawan Sulistyo

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id –  Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menjabat sebagai Kapolri selama 100 hari kerja pada 8 Mei 2021. Ia resmi dilantik sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu pada 27 Januari 2021 lalu.

Sepanjang perjalannya itu, kinerja dan upaya yang dilakukan Jenderal Sigit dalam melakukan perubahan internal dan penegakan hukum dinilai sudah sesuai dengan semangat kepolisian yang demokratis (Democratic Policing).

Demikian disampaikan oleh Peneliti LIPI Prof (Ris) Hermawan Sulistyo. Menurutnya, 100 hari kerja Kapolri memperbaiki persoalan yang kompleks terjadi di seluruh Indonesia dari hulu. Hal itu terlihat dari pelunciran beberapa aplikasi yang dimanfaatkan sebagai fungsi pengawasan masyarakat maupun bagi internal kepolisian.

“Jadi yang dibenahi oleh Kapolri ini dari hulunya dulu, dengan membuat aplikasi-aplikasi pengawasan hingga lalu lintas yang memudahkan pelaporan publik kalau terjadi penyalahgunaan atau pelanggaran hukum baik dari masyarakat maupun untuk internal polisi itu sendiri,” kata Hermawan saat dihubungi awak media, Jakarta, Sabtu (8/5/2021).

Menurut Hermawan, dalam masa 100 hari kerja seorang pejabat negara apalagi sekelas Kapolri memang tidak semudah membalikan telapak tangan dalam melakukan perubahan secara komprehensif.

Pasalnya, kata Hermawan, ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam perjalanannya. Apalagi jika semangat perubahan itu belum tersampaikan dengan baik ke ruang publik.

“100 hari kan tak bisa langsung berikan apa maunya LSM, polisikan juga harus menjaga keseimbangan antara ruang publik, ruang private dan ruang negara,” ujar penulis buku Democratic Policing itu.

Sebab itu, Hermawan menekankan, apabila ada pihak-pihak yang menilai Polri saat ini belum menuju Democratic Policing itu merupakan kekeliruan atau hanya berdasarkan subjektifitas.

“Paktanya tidak tahu datanya, itu ngambil kesimpulan umum hanya mengambil dari satu dua kasus,” ucap Hermawan.

Jika dalih penindakan sewenang-wenang kepolisian dalam melakukan penanganan Pandemi Covid-19, Hermawan menyebut, di Indonesia masih jauh lebih humanis dibandingkan aparat di Negara India.

“Suruh coba ke India lihat kalau polisi itu tak bertindak tegas, atau suruh mereka ketukaran Covid-19 dulu biar tahu bahayanya. Orang itu akan berbeda ngomong soal Covid-19 itu kalau dia sudah kena Covid,” tutur Hermawan.

Kepolisian India bersikap represif, kata Hermawan, lantaran jika dibiarkan potensi penularan virus corona akan semakin berbahaya. Sebab itu, jika polisi di Indonesia masih terbilang lebih humanis dalam melakukan tindak tegas terkait dengan penanganan Covid-19.

“Lalu apa ukuran represif itu, apakah orang lewat kemudian ditembakin. Pembubaran kerumunan ini kan jauh dari refresif, karena tujuan menyelamatkan orang yang dibubarkan itu tidak tewas karena Covid,” ujar Hermawan.

Bahkan disisi lain, Hermawan justru berpandangan, yang bersikap represif adalah pihak-pihak yang menyerang tanpa tahu situasi nyata kondisi negara disaat pandemi Covid-19 tanpa adanya dukungan data yang kuat.

“Bayangkan kalau dibiarkan, seperti India kita. Ini mau Lebaran, dan itu dibebankan kepada Negara, kok dibilang represif,” tutup Hermawan.

(Tim-078)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Jabar Apresiasi Dapur Umum Sahur Polres Cimahi Yang Dibagikan Untuk Warga

    Kapolda Jabar Apresiasi Dapur Umum Sahur Polres Cimahi Yang Dibagikan Untuk Warga

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Bandung, Rabu  29 April  2020   Kapolda Jabar Apresiasi Dapur Umum Sahur Polres Cimahi Yang Dibagikan Untuk Warga   JAWA BARAT,INDEX  –  Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi, Rabu (29/04/2020) sekitar pukul 02.45 Wib dini hari melakukan pengecekan dapur umum Polres Cimahi Polda Jabar, Kodim 0609 dan Pemkot Cimahi dalam rangka PSBB di […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  08  Maret  2025 Renungan  Joger

  • STIKOM  BALI

    STIKOM BALI

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  26  Februari 2022   STIKOM  BALI  

  • HUT Bhayangkara ke 74, Polda Jabar Laksanakan Ziarah ke TMP Cikutra dan Anjangsana ke Sesepuh Polri

    HUT Bhayangkara ke 74, Polda Jabar Laksanakan Ziarah ke TMP Cikutra dan Anjangsana ke Sesepuh Polri

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin  29  Juni  2020   HUT Bhayangkara ke 74, Polda Jabar Laksanakan Ziarah ke TMP Cikutra dan Anjangsana ke Sesepuh Polri     JAWA  BARAT, INDEX  – Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi, Senin pagi (29/6/2020) bertindak sebagai inspektur upacara pelaksanaan Ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jl. Cikutra, Kota Bandung. Pelaksanaan ziarah […]

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Bangli, Senin  10  April  2023 HUT Adyaksa Ke 63, Bupati Bangli Dampingi Gubernur Bali Bagikan Ribuan Paket Sembako di Alun- Alun Bangli   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Bekerjasama dengan Yayasan Karya Bakti Adyaksa dan Kejaksaan Tinggi Bali, Bupati Bangli Samg Nyoman Sedana Arta mendampingi Gunernur Bali Wayan Koster membagikan Seribu Paket Sembako kepada Warga Kurang mampu […]

  • Pura Terancam Kawasan Investasi, Gubernur Bali Tegaskan Negara Wajib Lindungi Adat

    Pura Terancam Kawasan Investasi, Gubernur Bali Tegaskan Negara Wajib Lindungi Adat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  05  Januari  2025 Pura Terancam Kawasan Investasi, Gubernur Bali Tegaskan Negara Wajib Lindungi Adat   Pengempon pura bersama petani penggarap mengadu langsung kepada Gubernur Bali Wayan Koster. ” Perlindungan pura, hak krama adat, dan nilai sakral “. Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Persoalan PT Jimbaran Hijau tidak hanya menyangkut lahan, tetapi juga menyentuh nilai sakral […]

expand_less