Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Teras Dialog : Quo Vadis Demokrasi Kita, Kritik Oto Kritik Pemilu 2019

Teras Dialog : Quo Vadis Demokrasi Kita, Kritik Oto Kritik Pemilu 2019

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 29 Sep 2019
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu  29  September  2019

 

Teras Dialog : Quo Vadis Demokrasi Kita, Kritik Oto Kritik Pemilu 2019

Acara  Teras Dialog #6 bersama YYDiaz dengan tema ‘Quo Vadis Demokrasi Kita, Kritik Oto Kritik Pemilu 2019 ‘ bertempat di Warung Sang Dewi,Denpasar- Bali, Minggu  (29/9/2019)malam.(Foto/INDEX/080)

 

 

BALI,  INDEX  –  Demokrasi Indonesia pasca Pilpres 2019 cukup memberikan rasa mengkhawatirkan. Jelang  momen pelantikan Presiden terpilih pada 20 Oktober nanti, nampaknya suasana politik di negeri kita kembali memanas.

Di Jakarta dan berbagai daerah di Indonesia, ribuan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi besar-besaran untuk menolak point-point yang ada dalam Rancangan Kitab Hukum Undang-undang Pidana (RKUHP)  sampai menimbulkan korban jiwa  yakni 2 mahasiswa di Kendari dan rusaknya beberapa fasilitas umum.

Ketua YYDiaz Center Valerian Libert Wange mengatakan, situasi nasional yang mulai kondusif itu justru berubah arah seolah kembali kemasa sebelum reformasi.Sejumlah aksi unjuk rasa mahasiswa,pelajar dan rakyat yang bertujuan untuk menginterupsi transaksional politik ,justru harus bertaruh nyawa.

” Aksi protes kali ini menjadi unik dan menarik lantaran massa pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK/ dulunya STM) juga turut serta turun aksi bersama massa mahasiswa. Bahkan sempat viral di berbagai media sosial hashtag “#maaf bang kami telat, karena masih harus sekolah dulu,” ungkap Valerian di acara  Teras Dialog #6 bersama YYDiaz dengan tema ‘Quo Vadis Demokrasi Kita, Kritik Oto Kritik Pemilu 2019 ‘ bertempat di Warung Sang Dewi,Denpasar- Bali, Minggu  (29/9/2019)malam.

Menurutnya, hashtag tersebut mengatakan kepada massa mahasiswa bahwa mereka terlambat datang aksi karena harus masuk sekolah terlebih dahulu. Hashtag ini pun beredar luas, dan sempat trending di berbagai media massa maupun media sosial, berbagai komentar pun bermunculan, ada yang mengapresiasi ada yang mencaci maki.

” Banyak pihak yang menuding aksi ini ditunggangi oleh elit-elit politik dengan berbagai kepentingan politiknya. Namun banyak juga yang mendukung karena suara mahasiswa adalah suara rakyat dan mahasiswa adalah penyambung lidah rakyat untuk menyuarakan aspirasi-aspirasi rakyat,” jelasnya.

Pendiri YYDiaz Center Yosep Yulius Diaz mengatakan, alasan pemilihan topik diskusi ini karena banyaknya masukan dan pertanyaan kritis dari para sahabat.

” Demokrasi Indonesia ini mau kemana ,banyak masyarakat yang belum bisa memilah dan membedakan esensi tentang kecintaan terhadap negara dengan sikap kritisnya kepada penyelenggara negara,” tambah Yosep di sela-sela acara Teras Dialog #6 YYDiaz di Warung Sang Dewi,Denpasar- Bali, Minggu  (29/9/2019)malam.

Lanjutnya, bermunculan berbagai kegelisahan akan adanya proses pelabelan terhadap kaum kritikus yang mengkerdilkan makna bernegara dan berdemokrasi.

” Untuk seluruh masyarakat Indonesia yang berbagi perspekstif demokrasi untuk hadir dalam teras dialog. Harapan kami melalui dialog ini bisa terhimpun catatan penting guna mempertajam arah membangun tradisi Demokrasi yang sehat,” tuturnya.

Sementara Made Arka selain sebagai dosen di Universitas Warmadewa yang turut menjadi pembicara menambahkan,terkait aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa merupakan salah satu bentuk perwujudan dari sistem demokrasi kita, dan penting untuk menjaga sistem demokrasi tersebut.

Menurutnya, aksi-aksi demonstrasi tersebut harus dilakukan dengan tepat, agar jangan sampai mengganggu ketertiban umum, dan merusak fasilitas umum.

“Demonstrasi penting bagi demokrasi, tapi harus tepat juga, dan dan jangan sampai merusak fasilitas umum, dan mengganggu ketertiban umum,” tandasnya.

Kesimpulan dialog terkait dengan tema yang diangkat, yaitu “Quo Vadis Demokrasi Kita, Kritik Otokritik Pemilu 2019” yang dibacakan oleh Valerian Libert Wangge, ketua YYDiaz Center sekaligus selaku moderator dalam dialog tersebut bahwa masih ada titik cerah untuk demokrasi kita, dengan masih adanya ruang-ruang dialog yang dapat dilakukan, serta partisipasi masyarakat dalam demokrasi harus lebih diperluas lagi, tidak hanya bertumpu pada Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif. Aspek Elektoral yaitu masyarakat harua diperkuat dengan mendorong dan melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses perumusan berbagai kebijakan-kebijakan yang strategis.

(080)

 

 

 

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkah Bulan Ramadan: Hangatnya Berbagi Takjil Pegawai PLN UP2D Bali untuk Pengendara di Senja Ramadan

    Berkah Bulan Ramadan: Hangatnya Berbagi Takjil Pegawai PLN UP2D Bali untuk Pengendara di Senja Ramadan

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle 112
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Denpasar,  Minggu  15 Maret 2026 Berkah Bulan Ramadan: Hangatnya Berbagi Takjil Pegawai PLN UP2D Bali untuk Pengendara di Senja Ramadan     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Suasana di depan Kantor PLN UP2D Bali pada Jumat sore tampak sedikit berbeda dari biasanya. Menjelang waktu berbuka puasa, sejumlah pegawai bersama tenaga alih daya (TAD) Muslim PLN UP2D Bali […]

  • KRI Nanggala – 402 Dinyatakan  Subsungk

    KRI Nanggala – 402 Dinyatakan  Subsungk

    • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Mangupura, Minggu 25  April  2021 KRI Nanggala – 402 Dinyatakan  Subsungk Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat konferensi pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Sabtu (24/4/2021).(Foto/Ist) Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 telah dinaikkan fasenya, dari fase submiss (hilang) menuju fase subsunk (tenggelam), yang membawa 53 […]

  • I Ketut Sudarsana, ST, M.Si Ketua DPRD Masa Jabatan 2024-2029.

    I Ketut Sudarsana, ST, M.Si Ketua DPRD Masa Jabatan 2024-2029.

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Gianyar, Rabu  18  September  2024 I Ketut Sudarsana, ST, M.Si Ketua DPRD Masa Jabatan 2024-2029.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Bertepatan dengan Purnama Ketiga dalam kalender Bali Selasa, 17 September 2024, empat orang pimpinan DPRD Kabupaten Gianyar masa jabatan 2024-2029 dilantik dalam rapat paripurna dewan dengan agenda penetapan dan pengucapan sumpah/janji pimpinan DPRD Gianyar periode 2024 […]

  • Kampanyekan Gaya Hidup Ramah Lingkungan, Pertamina Eco RunFest 2023 akan Dimeriahkan 20.000 Peserta

    Kampanyekan Gaya Hidup Ramah Lingkungan, Pertamina Eco RunFest 2023 akan Dimeriahkan 20.000 Peserta

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  15  November 2023 Kampanyekan Gaya Hidup Ramah Lingkungan, Pertamina Eco RunFest 2023 akan Dimeriahkan 20.000 Peserta   Corporate Secretary Pertamina Brahmantya S. Poerwadi bersama VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menunjukkan Jersey Pertamina Eco Run saat acara Press Confrence “Pertamina Eco RunFest 2023 Energizing Your Move” yang diselenggarakan di M Bloc Space, […]

  • Forum Alumni Sekolah Pariwisata Bali : Jadikan Pariwisata Indonesia terbaik di Dunia

    Forum Alumni Sekolah Pariwisata Bali : Jadikan Pariwisata Indonesia terbaik di Dunia

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Nusa  Dua, Jumat  22  November  2019 Forum Alumni Sekolah Pariwisata Bali : Jadikan Pariwisata Indonesia terbaik di Dunia   BALI, INDEX – Kegiatan “Indonesia Tourism Outlook 2020” yang diselenggarakan “Estepers” atau forum alumni Sekolah Pariwisata Bali, membahas sejumlah isu terkait pengembangan sektor pariwisata dari berbagai aspek. Indonesia Tourism Outlook 2020 yang dihadiri Menteri Pariwisata dan […]

  • Desa Dangin Puri Kangin Tertib Administrasi, Gelar Pendataan Penduduk Dan Sosialisasi Prokes

    Desa Dangin Puri Kangin Tertib Administrasi, Gelar Pendataan Penduduk Dan Sosialisasi Prokes

    • calendar_month Minggu, 22 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 22 November 2020   Desa Dangin Puri Kangin Tertib Administrasi, Gelar Pendataan Penduduk Dan Sosialisasi Prokes Kegiatan pendataan penduduk non permanen dan sosialisasi disiplin penerapan prokes covid 19 oleh Pemerintah Desa Dangin Puri Kangin telah dilaksanakan pada hari Sabtu (21/11) dipusatkan di lingkungan Br, Kreneng Kaja dari pukul 20.00 wita sampai 22.00 wita […]

expand_less